OtomotifZone.com-Bogor. Team karting jas almamater Universitas Pasundan Bandung sapu bersih podium kelas Shifter seri 3 kejurnas Eshark Rok Cup Indonesia 2021 Minggu kemaren (11/4) di Sentul International Karting Circuit, Bogor,
Turun dengan 3 pegokart andalannya, Kart HMM Unpas, Muhammad Iqbal Tawakal, Imam Muhammad Shayid dan Shidqii Rihhhadatul Aqillah mampu mengacak-acak podium, baik dikelas Shifter 150 maupun shifter universitas, ketiganya tanpa kompromi, Jika Parilla Budi Putra tidak mengalami trouble, kemungkinan podium dihuni barudak Unpas.
Kart HMM Unpas kuasai podium shiter 150
Team yang mendapat support dan bantuan konsultasi dari SN Racing ini meraih podium tertinggi dikelas Shifter 150, dimana juara bertahan M Iqbal Tawakal raih podium tertinggi disusul Imam Muhamad Shayid diposisi runner up dan, Shidqii berada dipodium 5.
Sementara dikelas Shifter universitas, Imam Muhammad Shayid merebut podium tertinggi, sementara Shidqii Rihhhadatul Aqillah raih podium ke 3.
Saat penulis berbincang dengan ketiganya, semuanya terlihat sumringan penuh rasa bangga atas prestasi yang dicapainya, “Alhamdulillah, kami bisa kembali raih podium di 2 kelas, semoga kami tetap bisa mempertahankan juara ini, dan semoga kemenangan ini menjadi motivasi teman-temang yang lain untuk berpartisipasi dalam kejuaraan ini”.papar Iqbal diamini yang lainnya. Partisipasi apa nih Bal, sponsor dan sumber pendanaan? hanya senyuman penuh arti yang terlihat.
kart HMM Unpas podium 1 dan 3
Shifter universitas atau lebih dikelas dengan kelas gearbox ini memang menjadi rohnya kejurnas Eshark Rok Cup Indonesia, kelas yang menjadi bibit lahirnya karting di Indonesia ini selalu ramai diikuti peserta dari kalangan universitas dan selalu bikin seru gelaran.
OtomotifZone.com-Sentul. Kembali Daffa AB raih podium kelas Junior Rok ajang Eshark Rok Cup Indonesia 2021 putaran 3 Minggu kemaren (11/4) meski dirinya tidak menjadi yang tercepat sejak Qualifying, heat dan Pre final, namun Daffa tetap juaranya, dan menciptakan hattrick 3 seri berturut-turut.
Hadirnya Aditya Wibowo memang membuat pertarungan dikelas junior rok semakin seru, dan terbukti, Aditya Wibowo menguasai 3 race kelas junior sebelum akhirnya Adit mendapat hukuman DQ karena underweight, dan Daffa saat prefinal finish diurutan 3 akhirnya bertengger diposisi 1 setelah Adit dan Kanaka mendapat hukuman.
Keberuntungan bisa juga, tapi itulah race, Daffa menjalani race dengan relax dan tanpa beban, Daffa sabar menjalani race, naiknya Daffa menjadi terdepat pre final menempatkan pegokart P-Five racing team menempati grid terdepan dilaga final dan tidak tersentuh sama sekali oleh lawan-lawannya selama 20 putaran dan menjadi juara ke 3 kalinya dikelas junior rok, meski beberapa lap akhir mendapat perlawanan keras M Kaenan R Rito Sini dari MBHS Racing team, namun jam terbang Daffa membuat dirinya lebih tenang, jika saja Kaenan berani push dan tampil agresif, peluang podium terbuka lebar, itu terlihat dari waktu yang diciptakan Kaenan lebih cepat 0.018 detik namun Daffa tampil lebih tenang.
Dengan raihan 3 kali juara, Daffa bertengger diposisi tertinggi klasemen championship kelas Junior dengan total point sementara 1060 point unggul 264 point dari Kaenan dengan total point 769.
OtomotifZone.com Bandung. Usai sudah gelaran Streetwell Kapota Matic Race 2021 yang di selenggarakan di Sirkuit NP Yon Armed II Sadang, Purwakarta (11/4). Event garapan Streetwell yang menggandeng Kapota ini dipenuhi oleh pembalap asal luar maupun dalam purwakarta.
Pada balap tercatat 561 Starter dan 310 Peserta mengikuti event ini. Pada ajang kali ini penyelenggara tentunya tetap mengutakamakan protokol kesehatan dan menghimbau menggunakan masker kepada seluruh peserta.
OtomotifZone.com – Jakarta. Kali ini PT Daya Adicipta Motora ingin berbagi tips kepada anda pengguna sepeda motor. Terutama pada kalian yang sudah menggunakan motor Injeksi untuk keperluan sehari hari. Dan lampu indikator motor anda menyala dan bekedip itu menandakan adanya permasalahan pada kendaraan anda. Tapi jangan panik, sebab dari kedipan lampu kalian bisa tau apa yang rusak pada motor anda.
Saat ini semua sepeda motor Honda telah menggunakan sistem PGM-FI, dimana salah satu kelebihan dari sistem ini dapat mendiagnosa permasalahan yang terjadi pada sepeda motor. Hasil diagnosa ini akan disampaikan melalui malfunction indicator lamp (MIL) yang terletak pada bagian speedometer Honda.
Pada kondisi normal, ketika kunci kontak dalam posisi ON maka MIL akan menyala sekitar 2 detik kemudian mati kembali dan motor siap dinyalakan. Selama kegagalan pada sistem PGM-FI belum diperbaiki, maka MIL akan terus berkedip. Jumlah kedipan pada MIL memiliki arti tersendiri untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada sistem PGM-FI.
Kedipan MIL pun terdapat dua jenis, yaitu kedipan cepat yang berlangsung selama 0,3 detik dan kedipan panjang yang berlangsung selama 1,3 detik. Dalam mendeteksi kedipan MIL, untuk satu kedipan panjang akan dihitung sama seperti 10 kedipan cepat. Lalu untuk satu kedipan cepat akan dihitung 1.
Berikut indikator permasalahan motor berdasarkan kedipan motor:
1 Kedipan Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor atau Manifold absolute pressure (MAP) yang mendeteksi tingkat kevakuman pada intake manifold. Bila tidak segera diatasi akan menimbulkan akselerasi kurang baik dan performa mesin pun tidak maksimal pada putaran atas.
7 Kedipan Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor temperatur mesin atau biasa disebut Engine Coolant Temperature (ECT) Atau Engine Oil Temperature (EOT). Akibat dari hal ini dapat membuat mesin agak susah dihidupkan pada saat mesin kondisi dingin.
8 Kedipan Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor throttle position (TP), bila dibiarkan maka mesin akan mudah mati dan akselerasi pun tidak maksimal.
9 Kedipan Menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor Intake air temperature (IAT). Akibat yang ditimbulkan performa mesin tidak maksimal, mudah mati, emisi gas buang yang dihasilkan pun tidak bagus.
11 Kedipan Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor kecepatan sehingga indikator speedometer tidak berfungsi atau bila telah menggunakan fitur Idling Stop System (ISS) tidak akan berfungsi.
12 Kedipan Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem injector sehingga sepeda motor tidak bisa dinyalakan.
21 Kedipan Hal ini menunjukan kode potensi gangguan pada area sistem O2 sensor (Oxigen sensor). Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi gas buang dan kondisi pembakaran mesin. Akibat yang ditimbulkan mesin sulit dihidupkan dan terdapat suara letupan pada knalpot
29 Kedipan Hal ini menunjukan kode potensi gangguan pada area sistem Intake Air Control Valve (IACV) yang membuat putaran stationer tidak stabil, mesin sulit dihidupkan dan boros bahan bakar
33 Kedipan Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem Engine Control Module (ECM) yang merupakan sumber dari seluruh pengaturan sistem PGM-FI. Akibatnya sepeda motor tidak dapat dihidupkan.
52 Kedipan Hal ini menunjukan potensi gangguan pada area sistem sensor crankshaft position (CKP) sehingga sepeda motor tidak dapat dihidupkan.
54 Kedipan Hal ini menunjukan kode potensi gangguan pada area sistem sensor bank angle. Sensor ini berfungsi untuk mematikan mesin ketika sepeda motor terjatuh atau mengalami kemiringan hingga 60 derajat dengan toleransi + 5 derajat, dalam waktu 5 detik. Namun sepeda motor tetap bisa di hidupkan kembali dengan mematikan kunci kontak terlebih dahulu kemudian dihidupkan kembali.
67 Kedipan
Hal ini menunjukan potensi gangguan pada sistem Honda Selectable Torque Control (HSTC) terkait putaran roda depan dan belakang yang dibaca oleh ECM. Sensor ini bekerja ketika sepeda motor dalam kondisi diam dengan standar tengah, kemudian dinyalakan dan tuas gas dibuka selama 20 detik, maka bila terdeteksi masalah, MIL pun akan berkedip. Kode ini hanya muncul pada sepeda motor yang memiliki sistem HSTC seperti Honda PCX160 tipe ABS, XADV dan Forza.
Sebagai contoh untuk melakukan pembacaan kedipan MIL ialah sebagai berikut; apabila MIL pada Honda Scoopy berkedip panjang dalam satu kali kemudian dilanjutkan dengan dua kedipan cepat maka akan dihitung sebagai 12 kedipan. Lalu dapat diindikasikan bahwa sepeda motor tersebut mengalami potensi gangguan pada sistem injector.
Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno mengatakan MIL merupakan teknologi terpadu dari PGM-FI untuk mempermudah konsumen maupun teknisi dalam mendiagnosa masalah pada sepeda motor Honda. Sehingga perbaikan yang dilakukan lebih efektif.
“Kehadiran MIL pada sepeda motor Honda bukan merupakan sesuatu yang baru. Kemudahan dalam mendeteksi permasalahan sepeda motor Honda pun dapat diketahui oleh konsumen secara mudah. Namun kami tetap sarankan agar konsumen dapat menuju AHASS terdekat agar sepeda motor kesayangannya dapat ditangani dengan tepat oleh teknisi AHASS,” ujar Endro.
OtomotifZone.com – Sukabumi. Mungkin ini yang bisa dibilang piknik racing sebenarnya. Yang mana kita ikut balap namun bisa menikmati pemandangan Indonesia yang luar biasa. Gelaran Grasstrack Im3 Indosat Ooredoo Trophy Projek Seri 2 yang berlangsung (10-11/4/21) di Sukabumi. Ini menjadi event yang dimaksud.
Pada ajang balap kali ini aroma persaingan memang panas. Sebab peserta yang hadir tidak hanya dari tim ataupun pebalap sekitar Sukabumi. Namun juga hadir pebalap dari luar Jawa. Aroma panas persaingan namun sejuk akan suasana. Ini yang terjadi. Penyelenggara memang sengaja mengadakan event di ” Negri diatas Awan” kawasan Sukabumi. Sirkuit non permanen ini dibangun di atas bukit tinggi menjulang. Masyarakat sekitarnya menyebutnya Bukit Hanjeli, berada di wilayah Bungur, Jampang Tengah, Sukabumi.
Balapan berjalan dengan sukses. Dan pastinya penyelenggara tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Terlebih sekarang masih berada di masa pandemi Covid 19. Oleh sebab itu penyelenggara menekankan kepada masyarakat yang hadir tentang pentingnya protokol kesehatan.
“Alhamdulillah semua izin sudah kita dapat sebelum event berlangsung. Dan pastinya tetap dengan terapkan Protokol kesehatan ketat saat berlangsungnya event bagi siapapun nanti yang berada di area sirkuit. Terlebih wajib patuhi 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta Menjaga jarak),” ungkap Tommy perwakilan promotor acara.
Nah sebenarnya, event ini adalah projek dsri Trophy Projek. Yang mana mereka mengadakan event diatas ketinggian seperti ini. Dan balapan terasa sambil piknik. Ada tujuan sendiri dari konsep event itu sendiri.
” Memang untuk event yang kami selenggarakan, selain menonjolkan aktifitas olah raga balap motornya dalam ha ini grasstrack. Kita juga mencoba untuk memberikan sentuhan distinasi wisata dimanapun kami menggelar event. Karena dengan begitu kita juga ingin membantu memperkenakan aset wisata di setiap daerah yang kebetulan dijadikan lokasi event kita. Selain itu biar para crosser yang ikut berkompetisi maupun pengunjung luar kota bisa juga menikmati suasana wisata alam, seperti di lokasi sirkuit Bukit Hanjeni pada kejuaraan grasstrack Im3 seri kedua yang lagi berlangsung sekarang ini,”ungkap Tubagus Wira dari Tropy Projek yang ditugaskan sebagai kordinator Lapangan.
OtomotifZone.com – Jakarta. Akhir pekan kemarin gelaran Eshark Rok Cup Indonesia putaran 3 berhasil diselenggarakan (11/4/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Dan pada kesempatan kali ini, balapan semaki seru. Sebab ada beberapa muka lama yang baru turun kembali. Setelah mereka absesn pada putaran pertama dan kedua.
Kedatangan muka lama di putaran 3 ini semakin menambah seru pertandingan. Pasalnya mereka langsung tampil habis habisan dan ingin unjuk gigi. Dan membuat beberapa pebalap sedikit kewalahan menangani pebalap yang baru datang di putaran tiga ini.
Agar lebih jelas, berikut daftar juara di setiap kelasnya:
OtomotifZone.com-Jakarta. Berikut Hasil Seri 1 Baja Otomotif Superblock Jakarta 10-11 April 2021 sirkuit Hidden Valley Track, Pulo Gadung, Jakarta. Sirkuit yang berada di antara kawasan industri tersebut mampu melepas rasa kangen para pembalap motocross yang tahun ini kembali merasakan gelaran sesungguhnya.Berikut hasil lengkapnya.
Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Usai sudah rangkaian acara kejuaraan drag bike yang digelar oleh Bodisa Motor Sport (10-11/4/2021). Sebanyak 24 kelas telah dilangsungkan di Sikruit NP TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor-Jawa Barat. Cuaca cerah mengiringi jalannya balapan besutan Haji Bahrudin bersama rekan-rekannya.
Bodisa melakukan 2 hari penyelenggaraan drag bike dengan melakukan pergantian kelas per harinya. Ini juga bertujuan untuk mengurangi tingkat para peserta yang hadir dalam arena Sirkuit.Berikut hasil yang dapat dirangkum oleh Penulis pada gelaran hari pertama drag bike Bodisa Motor Sport.
Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Telah usai berlangsungnya karapan drag bike maupun drag race sepanjang 201 meter, yang diadakan oleh Bodisa Motor Sport di Sirkuit NP Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Di mana kegiatan balap motor dan balap mobil ini dilaksanakan selama 2 hari lamanya (10-11/4/2021). Pada balapan kali ini Bodisa mengadakan event balap berseri, lalu ini masuk ke dalam Seri 1 pada tahun 2021.
Klub motor asal Kota Tangerang Selatan tepatnya Pamulang ini, secara keseluruhan berhasil menjalankan 2 event sekaligus dalam satu lingkungan Sirkuit. Hanya saja beda jalur perjalanan balapan. Pada balap mobil Bodisa berhasil meraup total peserta 359 starter, dan balap motor sebanyak 606 starter.
“Alhamdulillah pastinya selalu panjatkan syukur atas apa yang kita dapat serta telah lakukan ini. Ini juga merupakan jalan pembuka untuk seri-seri selanjutnya. Ini menjadi awalan seri 1 di 2021, secara jadwal nanti kita ada 4 seri totalnya termasuk ini.” Buka Haji Bahrudin pentolan Bodisa Motor Sport kepada Penulis di Sirkuit.
Haji Asep Bahrudin (Kiri)
Lelaki asli Pamulang, Kota Tangsel yang faseh berbicara Sunda ini juga melanjutkan, “Untuk mobil kali ini merupakan penentuan JU Bracket yang sempat tertunda beberapa waktu lalu, kemudian untuk motor ada kelas tambahan terbaru yaitu FFA Motor Listrik, Ninja Sunmori, dan Matic 130 Wanita. Alhamdulillah juga sukses semuanya,” terang Haji Pesek nama bekennya langsung kepada Penulis.
Lalu bagaimana dengan keselanjutan dari event miliknya di mana dijelaskan bahwa akan ada total 4 seri banyaknya? Secara eksklusif dirinya langsung membeberkannya kepada Penulis.
“InsyaAllah untuk selanjutnya akan kami adakan kembali pada 5-6 Juni mendatang masuk ke putaran kedua alias seri dua. Dalam waktu dekat kita akan adakan balap grasstrack, mancing saat bulan puasa, lalu ada drag bike kelas OMR Kawasaki tapi ada supporting class seperti umumnya,” ungkap dirinya yang baru saja menggenapi usianya.
Selamat ulang tahun untuk Bapak Haji Asep Bahrudin, selaku ketua Bodisa Motor Sport. Panjang umur, sehat, serta berkah selalu. Jangan putus untuk selalu mewadahi kegiatan-kegiatan positifnya terutama bidang otomotif tepatnya Tangerang Selatan. Salam jaya!
Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Pada perjalanan Kejurda Drag Bike Bodisa 201 Meter 2021 Seri 1 yang telah terselenggara di Sirkuit NP Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat (10-11/4/2021) menjadi awalan seri berikutnya untuk lanjut terlaksana kegiatan balap motor drag seri 2 hingga seri 4. Selain itu juga, ini juga menjadi awalan untuk kelas FFA Motor Listrik.
Di mana pada event yang dihelat oleh Bodisa Motor Sport ini, menjadi pertama di laksanakan oleh pihak panitia sepanjang sejarahnya, dan juga perdana di Indonesia. Sebab belum ada yang membuka kelas FFA Motor Listrik ini. Namun untuk awalan balap yang dipimpin oleh Haji Asep Bahrudin selaku Ketua Bodisa Motor Sport, baru dipadati oleh 8 starter.
Haji Pesek alias Haji Bahrudin
“Alhamdulillah awalan yang baik, walau memang bisa dibilang sedikit secara total peserta. Namun ini juga memang ada kesalahan miss informasi. Sebab para team dan pembalap mengira bahwa balapan kelasnya ini akan dijadwalkan hari Minggu, tapi ternyata kami itu membuat jadwal di hari Sabtunya. Andai tidak miss info, bisa jadi ramai kelas tidak ada bunyi ini, Bismillah selanjutnya,” jelas Haji Pesek nama keren yang kerap diterimanya kepada Penulis langsung.
Beberapa Motor FFA Motor Listrik
Menurut kacamata dan penglihatan langsung dari Penulis, pada event di mana kelas FFA Motor Listrik ini menjadi salah satu kelas yang ditunggu oleh para hadirin yang berada di Sirkuit. Sebab memang bisa terbilang “aneh” akan kelas yang belum pernah dilihat sebelumnya. Terlebih lagi untuk pembalap yang line up memang juga bukan pembalap yang kerap lepas start seperti pada kelas-kelas yang lain.
Secara langsung, Penulis berhasil mewawancarai kepada salah satu pembalap tenar Indonesia yang berkesempatan untuk menjajal uniknua motor listrik dari team yang berhasil menjadi jawara FFA Motor Listrik.
Yudha AP, Pembalap Drag Bike Nasional
“Pertama kali jajal ini engga sangka bakalan bisa kebut motor ini. Lepas start engga terlalu berasa cuma beberapa meter kemudian motor langsung ngacir gacor banget mas nusuk sampao finish. Kalau motor yang aku pakai lebih pendek pasti time lebih bagus. Saya yakin ini kelas bakalan ramai kalau dilanjut dan cari joki yang lain seperti dari luar. Jadi kelas baru terutama di Bodisa ini,” terang Yudha saat bertemu langsung bersama Penulis.