Beranda blog Halaman 1026

IM3 Indosat Ooredoo Trophy Project Open Grasstrack 2021 Sukabumi : Persiapan Mepet, Demi Gelar Seri 2

0

OtomotifZone.com – Sukabumi. Persiapan yang mepet demi di gelarnya seri 2 terlihat di ajang IM3 Indosat Ooredoo Trophy Project Open Grasstrack 2021 berlangsung di sirkuit Bukit Hanjeli, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, (10-11/4). Event kali ini merupakan putaran lanjutan dari total 3 seri yang akan di gulirkan.

Semua dilakukan oleh Griksi, selaku klub penyelenggara lokal Kabupaten Sukabumi, yang dibantu oleh Bhieghos Concept sebagai perancang sirkuit dan di dukung Pakusarakan Racing Committe yang membuka lahan di atas perbukitan untuk di sulap jadi sirkuit dadakan balap tanah sepanjang kurang lebih 800 meter.

Kolaborasi Griksi, Bhieghos Concept dan Pakusarakan

Dengan target waktu yang mepet ini, sesepuh grasstrack seperti Agus Emon yang juga sebagai Ketua Umum Griksi serta Asep ‘Huis’ pun turun tangan membantu kelancaran ajang ini sekaligus untuk meramaikan dan membina kembali potensi muda pembalap lintasan tanah di Jabar khususnya yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Riefky di apit Asep Huis dan Agus Emon, sesepuh grasstrack Kabupaten Sukabumi

“Kami merasa event ini memang perlu di dukung semua pihak. Intinya demi bisa gelar ajang balap yang pastinya sudah lama di nantikan dan semoga dapat dimanfatkan oleh bibit baru para pembalap pemula yang punya potensi di grasstrack,” tutur Asep Huis mewakili sesepuh grasstrack Kabupaten Sukabumi.

“Kerjasama dengan IM3 Indosat Ooredoo dalam menggelar ajang ini cukup membantu proses regenerasi pembalap. Dan semoga ke depannya event grasstrack dapat terus di gelar untuk semakin mematangkan para potensi muda di tiap daerah,” ungkap Riefky Widiagiri, dari Griksi.

Panitia penyelenggara bersama IM3 Indosat selaku sponsor

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Eshark Rok Cup Seri 3: Kerja Keras Rafael Kamal Terbayar Lunas

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Tidak ada usaha yang menghianati hasil. Mungkin ini yang cocok untuk pebalap cilik Rafael Kamal. Pebalap cilik yang pada putaran ketiga Eshark Rok Cup Indonesia menjadi juara Mini Rok (11/4/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Kerja kerasa Rafa dan tim membuahkan hasil manis. Ini semua dilakukan setelah evaluasi besar besaran setelah melihat hasil putaran sebelumnya.

Pada putaran 1 dan 2, hasil kurang maksimal memang didapat dirinya. Raffa mengalami kendala dari tunggangannya dan kondisi fisik yang kurang maksimal. Semua menjadi pelajaran bagi tim dan dirinya agar mampu membalas dengan kemenangan di putaran ketiga.

” Persiapan matang saya lakukan sebelum putaran tiga berjalan. Dari fisik dan latihan di Sentul Paddock. Dari hasil latihan di Sentul paddock saya lebih percaya diri main di Sentul Karting. Terlebih jenis sirkuit di Sentul parkiran lebih teknikal,” ujar Rafa langsung kepada Otomotifzone.

Rafa memang terlihat beberapa kali berlatih di lahan parkirSirkuit Sentul besar yang disulap sebagai sirkuit sebelum putaran ketiga berjalan. Dirinya terus latihan sekaligus mencari set up terbaik pada mobilnya. Dan akhirnya buah manis bisa dipetik Rafa pada putaran ketiga ini.

” Kuncinya percaya dengan kerja mekanik dan tim mas. Karena berkat mereka dan doa orang tua, saya bisa juara,” tutup Rafa.

“Berkah dari tidak latihan disirkuit permanent kami menemukan setingan yang pas saat race, sangat membawa berkah hukuman untuk Rafa”, ujar Otong sang mekanik senior diamini Mul.

Selamat Rafa semoga karirnya terus meningkat dan mampu menjadi pebalap hebat kedepannya, bersahaja, semangat dan visioner.

Penasaran dengan hebohnya kemenangan Rafa diseri 3, tunggu berita selanjutnya.

Hasil Perdana FFA Campuran BBP TYL Racing Langsung Nge-Jet!!!

0
Ninja FFA Bayu Bangun Persada TYL Racing Dengan Pembalapnya, Ilham Unyil

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Sebanyak 24 kelas diperlombakan selama dua hari, 9 kelas di hari pertama, lalu 15 kelas di hari berikutnya guna mengurangi angka tinggi di jumlah yang hadir di Sirkuit. Kelas yang amat dinanti oleh yang hadir pada hari akhir terselenggaranya balapan adalah FFA Campuran. Sebab Kejuaraan Drag Bike Bodisa 201 Meter Seri 1 2021 yang berlokasi di Sirkuit NP Lanud TNI-AU, Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat disambangi oleh berbagai motor kencang dan pembalap hebat tanah air.

Ada total 14 starter pembalap hebat yang datang ke hajat milik Bodisa ini. Tentunya ini semua memiliki khans untuk juara. Sebab tidak ada yang bisa menduga siapa yang bakalan jadi juaranya. Masing-masing kuda besi bersama jokinya memiliki peluang tersebut.

Pembalap silih berganti untuk menjinakan motor balapnya masing-masing sekaligus menaklukan kerasnya aspal Sirkuit NP Lanud TNI-AU, Cicangkal, Rumpin. Bukan hanya pembalap yang merasa deg-degan atau was-was untuk hasil yang keluar di setiap selesainya pembalap lepas start sampai finish, tetapi juga yang menyaksikannya termasuk Penulis.

ilham unyil
Ilham Unyil Di Atas Kuda Besi Ninja FFA Bayu Bangun Persada TYL Racing

Mengejutkan, pembalap yang berhasil ialah pembalap dari Bayu Bangun Persada TYL Racing, yakni Ilham Unyil yang memiliki julukan Trondolo Kudus. Dirinya berhasil menjinakan motor dan menaklukan kerasnya aspal Sirkuit dengan catatan 06,750 detik. Disusul oleh rekan satu timnya, Nanda Wijaya yangharus rela berada di posisi kelima dengan waktu 06,889 detik.

“Motor ini pertama kali lari di event. Sebelumnya belum pernah sama sekali. Ini Ninja FFA terbaru dari BBP TYL Racing. Sebelumnya Cuma setting aja, itu dapat 6,6 detik. Lalu di sini 6,7 detik memang karena kontruksi aspal Cicangkal sendiri ini berbeda juga. Jadi pembalap yang mau lepas start harus pintar jalur mana yang aman dan bagus,” pungkas Ilham Unyil sang pencetak waktu tercepat Bodisa Seri 1 2021 langsung kepada Penulis.

adul bbp
Adul Manager Bayu Bangun Persada

Selain itu, ternyata ini merupakan armada anyar dari Bayu Bangun Persada garapan dari Yahya TYL Racing. Ilham juga melanjutkan mengenai pertama balap dengan motor balap terbaru BBP TYL Racing ini, “Ini tentnya berbeda sama FFA sebelumnya, secara spek juga berbeda. Detailnya ini seher besar yang lama kecil. Jadi ini lebih kuat banget dari bawah ke tengahnya, ke atasny pun masih terus tajam. Gear by gearnya juga enak banget, perubahan pengapian pakai Astech juga. Sip oke ini motor,” tutupnya.

Ilham Unyil BBP YB55 Cetak Time Terbaik Sendiri FU 200cc

0
Ilham Unyil Dengan FU 200cc BBP YB55

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan – Begitu banyak drama yang terjadi dalam perjalanan karapan drag bike besutan Haji Pesek bersama teamnya, Bodisa Motor Sport. Bodisa Motor Sport menggelar hajat drag bike di Sirkuit Non Permanen Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat akhir pekan kemarin (10-11/4/2021).

Salah satu diantara yang lain terjadi drama adalah, kelas bebek 4t 200cc tune up open. Di mana para petarung kuda besi kebut ini harus mampu menjadi yang terbaik, di tengah gempuran waktu yang tidak main-main yakni 7,2 detik. Tentunya seluruh pembalap menampilkan seluruh kemampuannya untuk dapat mencetak waktu terbaik.

Tetapi secara mengejutkan, ada satu nama pembalap yang lewat aksinya mencetak waktu terbaik sendiri di antara pesaingnya yang lain. Dia adalah Ilham Unyil asal Kudus bersama team Bayu Bangun Persada YB55, dengan kuda besi berbaju kuning kombinasi biru ini meraih waktu 07,149 ditambah dengan tembakan lampu yang menghasilkan reaksi time ciamik 0:00,002 detik.

ilham bbp
Ilham Unyil Bersama Bos Besar Bayu Bangun Persada

“Alhamdulillah bisa waktu terbaik 7,1 sendiri. Di belakang itu motor ini engga ada persiapan sama sekali. Soalnya niat motor ini kemarin balap di Gadhuro tetapi karena batal yauda taro bengkel saja. Pas sampai mau balap sini yaudah tinggal masukin mobil dan berangkat aja ke sini engga pakai setting-setting juga lagi,” ungkap Ilham Unyil 54 kepada Penulis langsung.

Hasil yang bagus dimiliki oleh pembalap dan tim ini, serta kisah sebelum berangkat menuju hajat balap Bodisa ini. Ternyata di balik itu, motor ini juga tidak alami perubahan dan prepare maksimal untuk mesin dan juga yang lainnya.

Adul BBP
Adul Manager Bayu Bangun Persada Bersama Owner Bayu Bangun Persada

“Ini masih spek lama, Cuma lakukan penyegeran refresh aja sama motor. Perubahan besar engga ada kok mas,” ujar Adul selaku Manager Bayu Bangun Persada kepada Penulis

Kian Santang Mengamuk di Bodisa

0
Dwi AW Dengan Matic 200cc Garapan Sandi Ikhsan Taufik

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Kejuaraan drag bike yang diselenggarakan oleh Bodisa Motor Sport pada akhir pekan kemarin (11/4/2021) nampaknya menjadi ajang bulan-bulanan bagi Kian Santang. Bodisa yang menggelar hajat balapnya dengan tajuk, Kejuaraan Drag Bike Bodisa 201 Meter Seri 1 2021 tersebut, menjadi tempat peramukan bagi matic 200cc TU garapan Sandi Ikhsan Taufik.

Berlokasi di Sirkuit NP Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat menjadi lokasi amukan dahsyat dari matic 200cc fenomenal ini. Mengapa demikian? Pasalnya motor balapan mekanik dengan sapaan Andi ini merenggut secara paksa podium dari 1 hingga 4. Bersama bendera HRT Group Bos Muda Trans Papua.

Siapa pemimpin dari dalang amukan Kian Santang ini? Dia adalah Dwi AW pembalap asal Jogjakarta. Didampingi oleh rekan satu timnya yang lain, seperti Beng Beng di posisi kedua. Eza Yudha ketiga, dan Andri Setiawan di posisi keempat. Kian Santang mempin dengan catatan 07,311 detik.

dwi aw
Dwi AW Sang Eksekutor Matic 200cc Kian Santang

“Motornya sip mas. Engga ada masalah sama sekali. Udah nyaman juga aku sama ini. Di Pemula harusnya aku bisa sangat baik hasilnya tapi kurang fokus aku. Aku bilang ke A Andi di Open aku pasti pertama. Alhamdulillah mas hasilnya terwujud,” ujar Dwi AW langsung kepada Penulis.

Andi
Sandi Ikhsan Taufik, Atau Andi Nama Bekennya

Dari segi sang mekanik, Andi pun menyampaikan hal yang senada dengan pembalapnya. “Alhamdulillah hasilnya maksimal semua. Persiapan juga maksimal matang semua mas. Ini bawa 3 motor, Kian Santang, Injeksi, dan satu lagi yang biru. Ini sekalian mau coba yang Injeksi bagaimana. Pemula memang belum rezekinya, tapi selesai kelas Pemula Dwi bilang sama saya, kalau dia bakalan bisa pertama di Opennya. Terbukti mas Alhamdulillah,” Jelas Sandi Ikhsan Taufik selaku mekanik langsung kepada Penulis.

Dari hasil akhir Matic 200cc TU Open, mengapa tidak Kian Santang dapat mengamuk. Sebab hasilnya menunjukan bahwa begitu rapatnya catatan waktu diangka 7,3 detik. Beng Beng kedua denga 07,345 detik, Eza Yudha Ketiga 07,345 detik, Andri Setiawan 07,358 detik, dan terakhir kelima Asep Robot dari Erje Motoshop Ciwidey WBM dengan 07,376 detik.

Begini Hasil Perdana Bebek 200cc Injeksi SRG X HDS

0
MX King Injeksi SRG X HDS Racing Team

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Belakangan ini tengah ramai menjadi perbincangan di dunia otomotif tanah air tepatnya, sebuah bengkel yang namanya tenar di seluruh penjuru Indonesia hingga Asia ini. Di mana bengkel tersebut tengah mempersiapkan sebuah pacuan kuda motor balapnya untuk turut serta meramaikan karapan drag bike 201 meter. Secara ekslusif Penulis berhasil menangkap moment dan mewawancarai langsung kepada sang pembalap.

Siapa yang sedang menjadi ramai diperbincangkan? Dia adalah SRG X HDS Racing Team. Bengkel ini sedang melakukan persiapan untuk kuda besi balapnya, dengan spek bebek 4t 200cc injeksi. Motor garapan hawadis ini yang namanya tidak akan asing ditelinga pecandu balap, menurunkan  motor fenomenalnya di Kejuaraan Drag Bike Bodisa 201 Meter Seri 1, di Sirkuit NP Lanud TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat (11/4/2021).

injeksi hawadis srg
Aksi Bhogel Eche Di Atas MX King Injeksi SRG X HDS Racing Team

Mengandalkan pembalap Kuncinya Bhogel Eche yang diduetkan juga bersama Adi S Tuyul. Motor ini akhirnya langsung menapaki tangga podium, meski harus puas di posisi ke lima, lewat Bhogel Eche. Pembalap yang santer terkenal dengan balap 500 meternya ini berhasil mencatatkan waktu 07,263 detik.

“Untuk hasil motornya Alhamdulillah mas. Tapi untuk puas engganya pasti belum mas. Ini juga masih ada pr nya. Terutama pada bagian kaki-kaki mas. Saat race tadi kendala ditambah juga bagian velg yang kurang besar lebar. Jadi motor sledding terus. Mas Adi sendiri juga sledding. Selain  itu mesin juga butuh sentuhan, dan persneling gearnya juga. Motor ini masih lambat operannya dan keras,” terang pembalap dari SRG X HDS Racing Team ini kepada Penulis langsung.

bhogel
Bhogel Eche Pembalap SRG X HDS Racing Team

Pembalap yang besar namanya lewat dunia balap 500 meter ini juga mengungkapkan bahwa, dirinya mengalami grogi dalam ajang balapan Bodisa ini. meski begitu dirinya tidak mau main-main untuk hasil target yang diinginkan bersama tim.

“Karena biasa 500 meter lalu ini 201 meter ketemu lampu jadi masih kurang adaptasi. Latihan juga Cuma seminggu di Klaten sekalian setting motor. Target pastinya ingin banget bisa 6,9 detik mas. Terus saya juga mau nekunin di 201 meter ini selagi ada yang support juga,” tutup dirinya kepada Penulis.

Race Result Bodisa Drag Race 201 Meter 2021

0
Kejuaraan Bodisa Drag Race 201M 2021

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Selesai sudah perjalanan drag race selama dua hari yang dilangsungkan oleh Bodisa Motor Sport, di Sirkuit NP Cicangkal, Bogor, Jawa Barat (10-11/4/2021). Cuaca yang sangat cerah menemani perjalan kejuaraan drag race Bodisa Motor Sport hingga akhir acara. sebanyak 359 starter padati Sirkuit NP ini. Berbagai aksi ngotot ditunjukan oleh peserta guna mampu menghasilkan waktu catatan terbaiknya. Berikut hasil balapan mobil di hari pertamanya yang dapat dirangkum oleh Penulis.

hasil
hasil
hasil

Eshark Rok Cup Seri 3: Strategi Jitu Bikin Prassetyo Hardja Hattrick

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Penampilan Prassetyo Hardja memang sudah tidak perlu dipungkiri. Terlebih saat dirinya jalani balapan di Eshark Rok Cup Indonesia seri 3 (11/4/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Pebalap muda berbakat ini mampu Hattrick dalam tiga putaran yang sudah berlangsung. Kemenangan ketiga ini berkat strategi jitu yang dirinya miliki.

Pada balapan kemarin, Prassetyo Hardja kembali menjadi juara dikelas Senior. Pebalap SN Racing ini mampu memberi penampilan memukau. Terlebih dirinya ternyata memiliki strategi yang ampuh untuk kembali juara di seri tiga ini.

” Untuk balapan seri 3 ini saya punya strategi matang. Dari latihan fisik dan latihan dilintasan sebelum seri tiga berjalan. Terlebih saat Putaran tiga ini, saya tidak ikut semua sesi latihan bebas. Ini semua saya lakukan salah satunya untuk menjaga energi. Karena kalau kita ikuti semua sampai race pastinya menguras tenaga mas,” ujar Prassetyo Hardja langsung kepada Otomotifzone.

Laga pre final menjadi salah satu strategi Prass, setelah Rava Mahpuf mendapat hukuman pinalty 3 detik karena jump start ketika race baru berjalan, Prass mengendurkan laju go-kartnya dan tidak ngotot untuk overtake, meski waktu yang ditempuh lebih cepat satunya, Prass hanya menjaga jarak Aman agar hasil prefinal tetap didepan, dan betul terjadi, laga final Prass berada digrid Paling depan hasil official yang direlease, strategi tersebut menjadi kenyataan, dan Prass dinyatakan sebagai juara kelas senior setelah COC memutuskan Force majeure dibuletin ke 2 yang dikeluarkan pukul 15.40 WIB.

Dengan demikian, Prassetyo sampai saat ini menjadi pemuncak klasemen sementara. Bagaimana tidak, tiga putaran dia jalani dan ketiganya dirinya sapu bersih point. Sekali lagi selamat untuk Prassetyo Hardja. Kita tunggu aksimu di putaran selanjutnya. Pokoknya untuk kabar berita selanjutnya tunggu hanya di Otomotifzone.

Eshark Rok Cup Seri 3 : Dua Sesi Ditunda, Balap Tetap Sukses

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Putaran ketiga Eshark Rok Cup Indonesia diselenggarakan (10-11/4/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Pada putaran ketiga ini ada yang sedikit berbeda. Dua kelas gagal jalankan sesi final. Namun balapan tetap sukses berjalan.

Hari pertama balapan berjalan dengan tidak ada kendala. Sesi latihan bebas dijalankan pada hari pertama. Lalu untuk sesi selanjutnya dijalankan pada hari minggu (11/4). Namun menjelang akhir akhir sesi, penyelenggara menyetop jalannya balapan. Yaitu ketika balapan tersisa dua kelas lagi.

” Kita terpaksa stop karena faktor cuaca. Petir yang besar kita tidak mau ambil resiko. Karena bisa beresiko untuk peserta yang lakukan balapan di sirkuit. Setelah itu hujan besar. Kita sudah tunggu 30 menit sampe 1 jam lebih dan ternyata hujan juga tidak reda. Terpaksa kita berhentikan. Jadi dua kelas kita berhentikan dan hasil diambil dari Pre Final,” ujar Mago Sarwoni, selaku Pemimpin Lomba.

Saat kelas Mini Rok akan melakukan Final, tiba tiba petir besar pun menyambar nyambar. Akhirnya balapan ditunda sementara. Padahal setelah kelas Mini Rok, kelas Senior sudah menanti. Namun semua mau bagaimana lagi, kondisi cuaca yang kurang bersahabat menjadi halangan.

Tapi sudah lah, yang penting peserta memaklumi dan memahami keadaan. Balapan berjalan dengan baik dan sukses. Untuk ingin tau berita selengkapnya, baca terus berita terupdate hanya di OtomotifZone.com

Jabar Dan DKI Ambil Jatah MP Region Jawa 2021, Total Tetap 4 Seri

0

OtomotifZone.com-Bandung. Sempat gaduh Dan bikin Dedek gemes Dan akhirnya jadi bahan pergunjingan, akhirnya Jawa Barat dan DKI mengambil masing-masing 1 Seri kejurnas MotoPrix Region B yang sebelumnya diambil semua oleh Indiel dari Pengprov IMI Jateng akhirnya menggelar 2 Seri, total tetap 4 Seri tahun 2021 ini.

Kepastian tentang Jabar dan DKI mengambil Jatah kejurnas MotoPrix Region B 2021 setelah penulis mendapatkan agenda terbaru beberapa saat lalu langsung dari Medya Saputra, direktur On road R2 IMI Pusat.

Dengan keluarnya jadwal tersebut sekaligus memupus nada minor Tentang MP Region Jawa.

Semoga jadwal yang dikeluarkan berjalan sesuai rencana.

Informasi yang berkembang, Club Jawa Barat yang mengambil jadwal 1 Seri adalah klub Sumber Production atas dorongan Rio Teguh Pribadi demi kemajuan otomotif Jawa Barat

Penulis :Edi Batrawan