Beranda blog Halaman 1068

MXGP 2021 Segera Bergulir, Siapa Saja Para Rider Musim Ini

0

OtomotifZone.com. Ajang kejuaraan Motocross Grand Prix alias MXGP 2021 akan segera bergulir, banyak yang penasaran siapa saja para rider yang akan berlaga musim ini. Dari sederat nama para pembalap dan tim peserta kali ini, membuat peta pertarungan di kelas MXGP maupun MX2 akan semakin sengit lagi.

Dari jadwal balapan MXGP yang telah resmi di rilis oleh Infront Moto Racing, selaku penyelenggara, untuk seri perdana rencananya akan di mulai pada 3 April 2021 mendatang yang berlangsung di sirkuit Muscat, Oman.

Adapun untuk susunan daftar pembalap yang berlaga di musim ini pada kelas MXGP di huni oleh 36 pembalap, sedangkan di kelas MX2 ada 37 crosser.

Daftar pembalap MX2, ajang MXGP 2021

Musim ini sang juara MXGP tahun 2020 asal Slovenia, Tim Gajser masih akan bersanding dengan Mitchell Evans di HRC Team. Kemudian crosser Antonio Cairoli tetap berada di tim Red Bull KTM Factory Racing bersama Jorge Prado dan Jeffrey Herlings.

Berikut adalah susunan daftar para pembalap MXGP 2021 :

Team HRC

  1. Tim Gajser
  2. Mitchell Evans

Team Red Bull KTM Factory Racing

  1. Antonio Cairoli
  2. Jorge Prado
  3. Jeffrey Herlings

Monster Energy Kawasaki Racing Team

  1. Romain Febvre
  2. Ivo Monticelli

Team Monster Energy Yamaha Factory MXGP Racing

  1. Glenn Coldenhoff
  2. Ben Watson
  3. Jeremy Seewer

Team Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing

  1. Thomas Kher Olsen
  2. Arminas Jasikonis

Team Standing Construct GASGAS Factory Racing

  1. Paula Jonass
  2. Brian Bogers

Team Gebben Van Venrooy Yamaha Racing

  1. Brent Van Doninck
  2. Calvin Vlaanderen
  3. Kevin Strijbos

Team Hostettler Yamaha Racing

  1. Arnaud Tonus
  2. Valentin Guillod

Team JM Honda Racing

  1. Michele Cervellin
  2. Henry Jacobi

Team JWR Honda Racing

  1. Miro Sihvonen
  2. Vsevolod Brylyakov

Team Honda SR Motoblouz

  1. Nathan Watson
  2. Benoit Paturel

Team SDM Corse (Beta)

  1. Jeremy Van Horebeek
  2. Jimmy Clochet

Team Hitachi KTM fuelled by Milwaukee

  1. Adam Sterry

Team JK Racing

  1. Alvin Ostlund

Team KMP Honda Racing

  1. Petar Petrov

Team JT911 KTM Racing

  1. Jordi Tixier

Team SS24 KTM MXGP

  1. Shaun Simpson

Team KTM Kosak Team

  1. Tom Koch

Team Motostar.se

  1. Anton Gole

Team MRT Racing

  1. Alessandro Lupino

JD Gunnex Racing Team
TBA

Penulis : Obeth | Foto : mxgp.com

Yamaha WR155: Modifikasi Apik Inspirasi Valentino Rossi

0
YAMAHA-WR-155
Kiri : Iduy IJM. Kanan : Izay IMS

OtomotifZone.com – Bandung. Secara default motor gasruk tanah pabrikan yamaha satu ini emang udah ganteng banget alias cakep bawaan lahir, hal itulah yang menjadikan Jaelani Safari sang pemilik kepincut untuk meminang motor Yamaha WR 155 ini.

Yamaha WR155

“Saya lihat motor ini memiliki karakteristik desain yang udah racer banget mas, jadi untuk modifikasinya tingal menambahkan sedikit ubahan saja sudah sesuai dengan yang saya harapkan.” ujar Jaelani Safari atau biasa disapa izay.

Yamaha WR155

“Secara warna dan tampilan sudah gahar, jadi saya modifikasi tipis-tipis aja dan untuk urusan ini saya serahkan ke ahlinya aak Iduy sama teman-teman dari Iduy Jaya Motor, pesan saya minta untuk sedikit ubahan saja, biar motornya tetap enak dipake harian tapi tetap gaya mas.” tambah izay fans dari valentino rossi kepada otomotifzone.

Yamaha WR155
Yamaha WR155
Yamaha WR155
Yamaha WR155
Yamaha WR155

Data Modifikasi :
Nama Pemilik : JAELANI SAFARI ( Izay Motor Sport )
Pelek Depan-belakang : DID JAPAN 1.60×21 / 2.15×18
Ban Depan : IRC TRAILS GP-21F 2.75-21
Ban Belakang : IRC TRAILS GP-22R 4.10-18
Karbu : Injeksi
Setang : N1 PROTAPER CARMICEL
Cover Engine : PNP WR155
Spakbor Belakang : STOP LAMP BRAKE TRAIL LIGHT PNP KTM
Radiator : SELANG SAMCO SPORT
Decal : TEAM SUPPORT- TUNGGAL PRINTING
Handguard : PROTAPER

Modifikator : IDUY JAYA MOTOR, Jl. Sukamenak No.154 Kec. Margahayu Kab. Bandung
Telepon : 089648214666

Editor : Suhendri Wibowo | Foto : Suhendri Wibowo

Akan Dijalankan 10 Putaran, Berikut Jadwal MCP 2021

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Kali ini redaksi Otomotifzone akan membahas balap di negri sebrang, Malaysia. Ajang balap roda dua Malaysian Cub Prix menjadi salah satu sorotan dunia. Karena banyak juga jebolan event ini yang berkarir ditingkat balap dunia. Untuk tahun 2021 mereka sudah mengumumkan jadwal balap mereka. Akan ada 10 putaran yang dijalankan pada tahun 2021.

Dari 10 putaran yang akan dijalankan, Sepang Selatan akan menjadi tuan rumah pertama. Dan putaran pertama ini akan diselenggarakan bulan depan (20-21/3/21) di Sirkuit Sepang Selatan, Malaysia. Tapi sangat disayangkan, meski akan jalani 10 putaran panitia masih belum bisa pastikan semua sirkuit yang akan menjadi tuan rumah.

Namun panitia sudah memberikan tanggal berapa saja putaran dijalankan. Seperti halnya putaran lima. Panitia sudah menentukan tanggal putaran lima yang akan diselenggarakan (9-10/7/21). Akan tetapi penyelenggara belum bisa pastikan di mana putaran lima dijalankan.

Ada dua putaran yang belum ditentukan di mana akan dijalankan. Pertama putaran lima dan kedua putaran sembilan. Dua putaran ini belum ditentukan tapi segera akan diberitau di mana akan diselenggarakan.

Wah ajang balap bergengsi di Malaysia sudah keluar jadwal dan tempat. Lalu Indonesia kapan akan mulai ya ajang balap berskala Nasional? Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di Otomotifzone. Dan berikut jadwal Malaysian Cub Prix.

Jawaban Medya Saputra tentang Multazam : Rotasi Dan Regenerasi

0
Medya Saputra, Kabid R2 PP IMI
Medya Saputra, Direktur On Track R2 PP IMI

OtomotifZone.com-Bandung. Pro kontra dalam berorganisasi memang lumrah adanya, nada protes yang dilayangkan pelaku otomotif roda 2 region D tentang tidak munculnya nama Multazam dalam deretan komisi Balap Motor PP IMI periode 2021-2024 ditanggapi langsung On the Track R2, Medya Saputra.

“Saya sudah mendengar juga ketidak puasan teman-teman region D dengan tidak ada nama Multazam dijajaran komisi R2, terutama Balap Motor, kami sangat menghargai kompetensi dan pengalaman beliau dibidang itu, banyak orang-orang hebat dilahirkan oleh Multazam, dan karena pertimbangan itulah, orang-orang yang dibesarkannya diberi kesempatan untuk mengabdi kepada PP IMI lewat bidangnya masing-masing, biar ada penyegaran, rotasi dan regenerasilah”, papar Medya Saputra.

“Meski namanya tidak ada dalam jajaran komisi Balap Motor, tetap akan ditugaskan selama lisensi masih berlaku, lagian komisi juga masa baktinya setahun, jadi ditahun berikutnya ada peluang untuk menempati posisi tersebut, dimanis aja sifatnya, tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan, kami sangat mendengarkan aspirasi dari arus bawah”, tambah Raja Air.

jadi bukan urusan suka dan tidak suka kayaknya, tapi alasan regenerasi dan rotasi saja, jawaban diatas mungkin sudah sedikit membuka jendela diskusi teman-teman region D, semua mempunyai tujuan yang sama, memajukan otomotif di wilayah Indonesia Timur, semua pasti sepakat akan hal tersebut, urusan rumors selain otomotif, tanyakan sama rumput yang bergoyang.

Penulis dan photo : Edi Batrawan

Region D Protes….!!!! Multazam Tidak Masuk Jajaran Komisi Balap Motor Kabinet Bamsoet

0
Ir. Multazam, Senior Otomotif R2 Region D

OtomotifZone.com-Bandung. Meski kepengurusan IMI Pusat dibawah kepemimpinan Bamseot periode 2021-2024 belum dilantik, nada-nada kegaduhan sudah merebak terdengar, mulai dari bongkar pasang calon pengurus yang mengisi berbagai pos, baik roda 2 dan roda 4, gemuknya kepengurusan hingga riak riak protes arus bawah sudah mulai terdengar.

Gelombang protes sangat santer kembali terdengar dari Region D, region penggabungan Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat di roda 2 ini sedang menghangat, teriakan arus bawah sangat mengemuka diinternal grass root, pasal protes adalah ketidak munculan Ir. Multazam, senior otomotif roda 2 Sulawesi, tokoh senior nan sentral yang sudah malang melintang dikancah balap motor/road race region 5 dan region 6 sebelum menjadi region D.

Penulis mendapat bocoran susunan kepengurusan dibawah Sadikin Aksa, Waketum olah raga bidang sepeda motor, baik on track dan of track, memang benar nama Ayah, panggilan akrab Multazam memang tidak ada dalam susunan jajaran komisi, disitulah teman-teman region D protes dan tidak mengerti mengapa tokoh panutan region D tidak masuk dalam komisi, rata-rata protes dan mempertanyakan kenapa tidak ada nama beliau dan apa alasannya.

Suara protes terdengar keras keluar dari rekan pengprov, baik dari Sulsel, Sulbar, Gorontalo, Sulteng dan pengprov lainpun bernada sama. Suara protes muncul dari Upind Pakaya, Sekertaris IMI GTO, “Yang jadi pertanyaan ini kenapa pak multazam gak masuk ya ?? Padahal pengalaman dan kualitas beliau sdah tidak d ragukan lagi, hampir 20 tahun beliau menguasai sepak terjang region Indonesia timur, semoga ini bukan arah krna faktor suka tidak suka atau ada faktor lain ??”, nada protes pun bersambut dari rekan lain, “sepakat, kok hilang??”, kata Didi Laode dari Maluku Utara, pengurus naturalisasi dari Sulawesi Tenggara.

“Saya juga baru lihat satu-satu sampai berulang-ulang, tapi namanya Ayah gak ada memang, aneh ya?!, Tapi gak ada Ayah, gak asik”, protes Eby, dari Maluku, protes terus bermunculan, “Timpang ini, region D kiblatnya ke Sulawesi malah tidak ada satupun perwakilan untuk Roadrace, Mogok aja lah kita” papar Rezki Thaha dari Sulawesi Barat.

“Melihat komposisi Komisi khususnya balap motor saya merasa tidak dimasukanya nama Multazam adalah hal yang sangat merugikan khususnya kami di Sulawesi, kemampuan dan kapabilitas beliau sudah tidak diragukan lagi, tolong ini bisa jadi perhatian direktur On track PP IMI yang dikasih wewenang memilih komisi dan anggota komisi oleh ketum dan waketum IMI Pusat, Dan penilaian standar apa yang di pakai oleh IMI pusat khsususnya on track dalam menentukan anggota komisi,,. Anda2 juga d pusat dipilih ada andil besar karena dorongan dan perhatian dari IMI Provinsi..” tambah Upin dari Gorontalo.

Nada heran juga muncul dari Glen Sangaji, ketua IMI Malut pun bersuara, “Sabar teman-teman sekalian saya lagi coba diskusi dengan teman-teman di PP yg susun SK ini, mudah-mudahan ada jalan keluarnya, mungkin saja saya orang pertama yg mempertanyakan tentang tidak masuknya nama Multazam….jadi saya usul kepada teman-teman region D ketemuan mari kita sama-sama pertanyakan masalah ini kesana biar jadi bahan pertimbangan mereka,,menurut saya percuma kalau kita saling bertanya disini…kira” begitu sahabatku sekalian….ayo kita semua japri ke bang Medya dan mas Donny untuk hal ini, Nama Multazam tidak pernah hilang bukan cuma di region D tapi di Indonesia….saya yakin kalo kita semua pertanyakan hal ini & minta dipertimbangkan”.

Dedhi Berdhi perwakilan dari Sulsel juga bersuara, “Kalau pendapat kami pribadi, tidak masuknya saudara Multazam yang mewakili teman-teman IMI di Sulawesi Selatan untuk bergabung masuk komisi balap motor di PP. Hal yang sangat perlu dipertanyakan…!!.

Nada protes juga muncul dari Helmy Umar, “Melihat dan membaca semua keluh kesah teman-teman, sangat miris dengan keadaan ini, saya dengan pak Mul di komisi sudah hampir 20 tahun masih jaman pak Bambang Gunardi (alm), yagn saya sesalkan kenapa di Medya Saputra di PP tidak mampu memperjuangkan teman-teman reg Sulawesi untuk masuk didalam komisi balap motor, Semua kita yang ada di Timur ini pernah di perjuangkan oleh pak Mul termasuk saya”.

gelombang protes mengerucut hanya kenapa Multazam tidak ada namanyanya, tidak mempermasalahkan nama lainnya, nada sumbang juga terdengar di grup tersebut karena ada faktor internal buntut panggung politik? biarkan itu bergulir menurut pendapat pribadi masing-masing, namun ketidak munculan Multazam menjadi kunci gelombang protes Indonesia timur jilid 2.

Penulis dan photo : Edi Batrawan

Dapat Fasilitas Oke, Nakagami Harus Bisa Lebih Dari Makoto Tamada

0
Dapat Fasilitas Oke, Nakagami Harus Bisa Lebih Dari Makoto Tamada
Dapat Fasilitas Oke, Nakagami Harus Bisa Lebih Dari Makoto Tamada

OtomotifZone.com-Jepang. Masih ingat Makoto Tamada? Ya yang pasti baca namanya tau dia rider MotoGP asal Jepang dengan motor Honda RC211V setelah kejayaan Tohru Ukawa dan Daijiro Kato di era MotoGP. Nah kenapa Takaaki Nakagami harus lebih baik dari Makoto Tamada. Karena dia adalah pembalap dari negeri Matahari Terbit paling sukses walau saat itu tak banyak mendapat support langsung dari HRC.

Flashback sebentar tentang Makoto Tamada, tahun pertama di MotoGP bareng Pramac Honda 2003 silam sebenarnya bisa di podium 3 kala Gp Motegi walau akhirnya di diskualifikasi karena menyenggol Sete Gibernau. Dan aksi heroik Tamada ada di tahun berikutnya yaitu tahun 2004 bersama Camel Honda Pons Racing. Dia sukses mengenyam juara 1 dalam dua seri. Yaitu kala GP Rio de Jenerio Brazil dan Motegi  Jepang, serta runner-up di Estoril, Portugal.

Dapat Fasilitas Oke, Nakagami Harus Bisa Lebih Dari Makoto Tamada
Podium pertama di tahun pertama bagi Tamada..

Lawan kala tahun itu tak mudah, pasukan sesama Honda ganas-ganasnya karena ada Biaggi, Hayden, Barros, Sete Gibernau, Colin Edwards. Di luar ada Rossi muda dan Ducati dengan serangan Loris Capirossi juga berbahaya. Selesai tahun tersebut Tamada mengendur walau sering di barisan 5 besar ketika race. 2005 bersama JIR Konica Minolta Honda, faktor luck kurang menghampiri Tamada sampai berpisah 2006.

Balik lagi dengan Takaaki Nakagami, tahun ketiganya ini harusnya dia lebih moncer di banding Tamada yang kurang support pabrikan. Perang kencang di HRC hanya di isi empat joki saja saat ini. Support 2021 kabarnya dia mendapat spek motor baru juga sama dengan Repsol Honda. Jadi mental fighter serta kecerdasan Nakagami harus lebih di banding pendahulunya.

Penulis : Hafid | Foto : MotoGP

Inovasi Double Velocity Dari Donta Motor, Power Baru Terasa Di Underbone 2T

0

OtomotifZone.com-Solo. Inovasi tiada henti memang slogan lama salah satu pabrikan motor di Indonesia era 2000. Tapi slogan ini sekarang di pakai semua orang. Termasuk Donta Motor yang berdomisili di Solo. Lama tak bersua di sirkuit tetapi tak berhenti juga berinovasi.

Sejalan dan seiring ramainya motor 2T yang bangkit dari status anak tiri menjadi anak favorit di kelasnya. Banyak perished yang mencoba memaksimalkan underbone 2-tak baik 110cc sleep engine maupun 125CC sleep engine juga tetapi tak sedikit pula yang yang membuat inovasi lain di underbone 125cc seperti pada Yamaha 125 Z.

Doni sebagai punggawa Donta Motor di area ruko pasar Notoharjo, Solo ini membuat Velocity model tingkat. “Sudah di coba sama teman-teman darias Ari V-Reinz dan mas Thoriq dari Haka Tech. Coba tanya pembalap yang mencoba memberikan input bagus mas. Besok mungkin jajal variasi lain baik yang model besar kecil dan panjang pendek,” jelas Doni. Dengan moncong modifikasi velocity ini kemungkinan sedotan udara menuju karburasi bisa mengerucut dengan baik. Jadi terukur dan rapi..

Inovasi Double Velocity Dari Donta Motor, Power Baru Terasa Di Underbone 2T
Agus Setyawan komen langsung setelah pakai..ngisi…

Kombinasi beragam karena bisa dengan mudah ganti variasi ukuran ketika berada di sirkuit. Plug and play deh pokoknya. Setelah hasil di atas Dynotest serta hasil test langsung di sirkuit menunjukkan progres bagus pada minggu kemarin, produk ini sudah siap jual. Selain itu Donta Motor juga membuat velocity model seperti ini untuk motor-motor injeksi juga. Ready untuk semua jenis TB motor injeksi. Mungkin bisa order dan kalau berminat bisa coba produk ini..

Inovasi Double Velocity Dari Donta Motor, Power Baru Terasa Di Underbone 2T
Untuk TB injeksi juga sudah ready…

Donta Motor

+62 812-1938-1303

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Tiga Event Diserbu Peserta, Protokol Tetap Terjaga di Muara Bungo!!!

0

OtomotifZone.com – Jambi. Akhir pekan kemarin Jambi menyelenggarakan tiga event sekaligus. Dan hasilnya ramai sekali peserta yang ikut dalam gelaran yang berlangsung (6-7/2/21) di Sirkuit NP Swarnadwipa, Perum Bungo Green City, Muara Bungo, Jambi. Meski ramai diserbu peserta, event berjalan dengan skema tetap patuhi protokol kesehatan.

Swarnadwipa Gaspoll 201M Sekawan Bungo
Swarnadwipa Gaspoll 201M Sekawan Bungo

Mungkin bisa dibilang pihak IMI Jambi sudah lebih paham dalam protokol kesehatan. Sudah beberapa kali mereka menggelar event ditengah pandemi. Seperti halnya awal mula Pandemi Covid 19 menyerang ditahun 2020. Jambi mampu menggelar event dengan rapih dan patuhi protokol kesehatan.

Lalu kali ini ditahun 2021, ada event lagi di Muara Bungo, Jambi. Tidak tanggung-tanggung mereka menggelar tiga event sekaligus. Event Drag Bike, Drag Race dan Kontes motor. Dalam event IMI Jambi yang ikut mengawal jalannya event memberi arahan yang sangat istimewa. Peserta yang tertib dan event bisa berjalan dengan patuhi protokol kesehatan.

Memang sulit menyelenggarakan event balap ditengah pandemi Covid 19. Tidak semudah dahulu ketika Covid 19 belum masuk Indonesia dan menyerang dunia. Semoga saja negri kita dan dunia ini pulih seperti sedia kala. Dan event event bisa berjalan lancar dan disaksikan seksama. Kita doakan saja semoga Covid 19 cepat pergi dan kita harus melakukan pencegahan untuk memutuskan rantai penyebaran.

Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Kalau bukan kita siapa lagi? Ayo kita putuskan rantai penyebarannya. Dan pastinya terus pantengin berita Otomotif Dunia Terpercaya hanya di OtomotifZone.com

Swarnadwipa Motor Contest 2021 Muara Bungo, Diramaikan 40 Kontestan

0

OtomotifZone.com – Muara Bungo. Gelaran Swarnadwipa Motor Contest 2021 yang berlangsung di seputaran Perum Bungo Green City, Muara Bungo, Jambi, Minggu (7/2) lalu diramaikan oleh 40 kontestan. Para peserta di ajang kali ini tidak hanya berasal dari sekitaran Muara Bungo atau Jambi saja, namun ada pula yang datang dari Riau.

Event kontes motor ini di adakan berbarengan dengan ajang balap drag bike serta drag race di lintasan sepanjang 201M di dalam satu spot yakni di jalan sekitar Perum Bungo Green City.

Meskipun ajang kali ini berlangsung dengan tanpa adanya penonton, namun penyelenggara event dari Sekawan Bungo asal Muara Bungo, Jambi, tetap mengutamakan protokol kesehatan serta mematuhi anjuran pemerintah sesuai dengan kondisi di tengah pandemi Covid-19.

Dan hal itu tidak menyurutkan animo para peserta yang hadir untuk unjuk kebolehan dalam memajang motor konstes andalannya dan bertarung di masing-masing kelas yang di ikuti. Tentunya semua ini karena para konstestan maupun pembalap di gelaran tersebut memang sudah sangat lama tidak terlibat aktif dalam kegiatan otomotif terutama di wilayah Muara Bungo maupun Jambi.

Kawasaki Ninja RR 2010: Penasaran Jadi Kebablasan

0
Kawasaki Ninja RR 2010 Made By MRT Ride Fast

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Hobi dalam dunia otomotif tentunya sangat menarik apalagi jika hobi itu dapat tersalurkan dan juga apa yang kita inginkan, dan konsepkan dapat tertuang dalam sebuah karya seni di objek karya itu sendiri. Seperti lelaki yang gemar dan hobi dalam dunia otomotif khususnya roda dua 2 tak.

Sebut saja lelaki tanggung, memang karena usianya belum terlalu dewasa namun kegemarannya terlebih terhadap si motor ngebul pabrikan Kawasaki ini terbilang sangat edan. Dari segi penampilan hingga bicara mesin bukan main. Pria yang sudah tidak terhitung nilai rupiah dari apa yang sudah ia keluarkan untuk motor kesayangannya ini, terbayar dengan hasil yang didapatkannya.

Aulia Ramadhan, Owner

“Main motor dari 2014an pertama megang Matic an, kedua herex an, baru ninja, ninja sekitaran 2019 akhir. Pegang ninja karena mau ngerasain 2 tak penasaran aja. Pas ngerasa perbedaannya lebih sensasi. Ini dulu dapet second mas kisaran 17jt, dari ngebangun sampai sekarang kurang lebih dapat 5 unit lagi dari harga awal. Selama proses sampai sekarang masih belum puas, masih ada sedikit ada yang masih mau jajal,” ucap Aulia Ramadhan kepada Penulis langsung yang baru saja menggenapkan umurnya.

Laki-laki yang memiliki sapaan dekat Aul ini mempercayakan kuda besi berbaju merah kesayangannya kepada bengkel kecil yang berada di kawasan Bambu Apus, Kota Tangerang Selatan – Banten yakni MRT Ride Fast yang dikomandoi oleh lelaki yang kerap ikut balap di kelas Sport Arvan atau nama bekennya ialah Mering.. Meski disebut sebagai bengkel yang kecil tapi jangan salah Otozoners, hasil yang diberikan bisa disandingkan dengan yang lain.

Oke, jangan terlalu banyak basa-basinya. Untuk kalian yang kepo apa saja detailnya, berikut keterangannya. Check this out!

Tampak Depan dan Belakang
Tampak Detail
Tampak Detail

Velg: Daichi Alloy 185/250

Disc Brake: Depan Marzocchi, Belakang Standard

Ban: Depan IRC Fasti 2 90/80, Belakang Dunlop 110/70

Master Rem: Brembo RCS 19 Corsa Corta Ori Italy

Handle Kopling: Accosato Ori Italy

Kaliper: Depan Brembo 4P Ori Italy, Belakang Brembo 2P Ori Italy

Stering Damper: Ohlins Ori

Shock Belakang: Ohlins Ori

Selang Rem: Depan Hel, Belakang RCB

Handgrip: Ariette Ori

Stang: Bpro 10 derajat

Radiator: Bpro Big

Data Loager: Mycrhon5 2T

Struk: Non Struk

Kruk as: ZX

Ex: Naik 30, Lebar: 40

Transfer: Standard

Gear: 37-15, 415

Rasio: 1-4,6 ganti, 5 standard by Geulis Motor Official

Knalpot: Toshtec 23mm, Perut Custom by MRT Ride Fast

Stang piston: Standard

Magnet: AC

Cdi: RC

Karburator: Sudco PJ 34

Valve: V-Force 3

Piston: Standard