Beranda blog Halaman 154

Jangan Asal Gas, Jaga Keseimbangan Biar #Cari_Aman

Jangan Asal Gas

Keseimbangan merupakan salah satu aspek paling krusial dalam berkendara sepeda motor. Tanpa keseimbangan yang baik, risiko kecelakaan bisa meningkat, bahkan di jalan yang tampak aman sekalipun.

Melalui program edukasi yang rutin digelar oleh tim Safety Riding Center Honda Jawa Barat, masyarakat terus diajak untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan sebagai bagian dari budaya keselamatan berkendara, sejalan dengan semangat kampanye #Cari_Aman.

Para instruktur safety riding menegaskan bahwa keseimbangan bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi juga berkaitan dengan postur tubuh, kondisi motor, dan tingkat konsentrasi pengendara. Berikut beberapa tips praktis untuk menjaga keseimbangan saat mengendarai motor:

●      Posisi duduk di tengah jok

Hindari duduk terlalu ke depan atau ke belakang agar distribusi berat tubuh merata.

●      Pandangan lurus ke depan

Fokus pada arah jalan dan kondisi sekitar, hindari terlalu sering melihat ke bawah.

●      Gunakan tangan dan kaki dengan benar

Pegang setang dengan rileks dan letakkan kaki di footstep agar stabil.

●      Jaga kecepatan tetap stabil

Hindari kecepatan terlalu rendah atau tinggi, terutama di jalan bergelombang atau sempit.

●      Gunakan perlengkapan berkendara yang tepat

Helm, jaket, dan sarung tangan yang nyaman membantu menjaga posisi tubuh tetap stabil.

●      Periksa kondisi dan tekanan ban secara rutin

Ban yang aus atau tekanan tidak sesuai dapat mengurangi kendali dan keseimbangan.

●      Latihan manuver ringan secara berkala

Seperti slalom, zig-zag, atau manuver lambat di area aman untuk meningkatkan kendali tubuh dan motor.

“Menjaga keseimbangan bukan soal gaya, tapi soal keselamatan. Pengendara yang tidak seimbang bisa terjatuh kapan saja, bahkan saat posisi motor sedang berhenti,” jelas salah satu instruktur dari Safety Riding Center Honda Jawa Barat.

Edukasi ini menjadi bentuk komitmen Honda dalam menanamkan kesadaran bahwa berkendara aman bukan ditentukan dari seberapa cepat atau jauh perjalanan kita, tetapi dari seberapa siap dan seimbang kita dalam mengendalikan motor.

Ingat, apapun tujuannya, pastikan untuk selalu #Cari_Aman saat naik motor!

Aditya Fauzi Siap Ukir Sejarah Baru di Motegi Bersama JPNW

OtomotifZone.com – Motegi. Atmosfer panas kembali terasa bagi Aditya Fauzi jelang seri Asia Road Racing Championship (ARRC) Jepang 2025. Pebalap asal Jawa Barat ini kembali menatap peluang besar di sirkuit Twin Ring Motegi, sirkuit yang pernah memberinya kenangan manis tahun lalu saat naik podium di kelas UB150.

Kala itu, Adit—sapaan akrabnya—mencetak prestasi membanggakan dengan meraih podium bersama tim Racetech Sixty Racing menggunakan motor Yamaha MX King. Namun tahun ini, cerita baru dimulai. Adit kini tergabung bersama tim JPNW Racing dan mengendarai Honda GTR150. Bila mampu kembali podium, maka Adit akan mencatatkan sejarah pribadi sebagai pebalap yang dua kali podium di Motegi dengan dua motor berbeda.

Meski tunggangan berganti, ada satu hal yang tetap: sentuhan teknis Racetech Performance masih menjadi andalan. Baik Yamaha MX King tahun lalu maupun Honda GTR tahun ini, keduanya merupakan hasil racikan tim yang sama. Konsistensi performa Adit pun mulai terlihat, terutama dalam dua putaran terakhir yang menunjukkan peningkatan meskipun sempat terkena penalti.

“Tahun ini pertarungan semakin ketat. Sekarang rata-rata kencang semua. Saya harus bisa podium di Jepang lagi. Dua putaran terakhir saya sudah punya hasil cukup baik bersama JPNW, meski sempat kena penalti,” ungkap Adit kepada OtomotifZone.com.

Harapan besar pun tertuju pada sang pebalap muda ini. Kembalinya Adit ke Motegi seperti pulang ke medan juang yang pernah ia taklukkan. Pertanyaannya kini: akankah Aditya Fauzi mengukir sejarah kembali bersama JPNW dan mengulang kejayaan di Jepang?

Jawabannya akan ditentukan akhir pekan ini. Yang pasti, semangat, pengalaman, dan racikan motor terbaik sudah ia genggam. Saatnya Adit membuktikan, bahwa panasnya podium Motegi bisa kembali jadi miliknya.

Dirawat Intensif, Enea Bastianini Dipastikan Absen MotoGP Jerman

OtomotifZone.com – Jogja. Enea Bastianini dirawat di rumah sakit karena sakit radang usus buntu yang dideritanya jelang berlangsungnya GP Sachsenring, Jerman akhir pekan ini dan dipastikan tidak bisa ikut balapan akhir pekan ini.

Sebelumnya telah diumumkan oleh tim bahwa keikutsertaan pembalap Italia itu di GP Jerman akhir pekan ini diragukan setelah ia terserang demam tinggi, yang membuatnya terlalu sakit untuk bepergian.

Enea Bastianini | KTM Tech3

“Dengan demamnya yang tak kunjung turun dan rasa sakitnya masih hebat, Enea Bastianini memilih pagi ini untuk pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut, dokter mendiagnosis Enea menderita radang usus buntu dan sedang menjalani perawatan untuk menghindari operasi”.

Jika penggantinya dicari, KTM Tech3 bisa memanggil pembalap pengujinya Pol Espargaro atau Dani Pedrosa.

Foto : KTM Tech3/MotoGP

Debut di Jepang, Riky Ibrahim Siap Balas Kepercayaan H. Putra dengan Prestasi!

OtomotifZone.com – Jepang. Kejuaraan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 seri Jepang akan menjadi panggung debut internasional bagi Riky Ibrahim bersama tim LFN HP969. Meski sebelumnya Riky juga pernah bermain saat ARRC di Mandalika. Pebalap muda asal Kuningan yang akrab disapa Bokir ini resmi ditunjuk untuk menggantikan Awhin Sanjaya di kelas Underbone 150 (UB150).

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh tim LFN HP969, dengan H. Putra Rizky selaku owner memberikan kepercayaan penuh kepada Riky untuk mengisi posisi penting tersebut. Riky sendiri mengusung nomor start 127 dan mengaku siap memberikan performa terbaiknya.

“Terima kasih kepada Pak Haji yang sudah mempercayakan saya bergabung dengan tim untuk turun di putaran Jepang. Saya tidak mau mengecewakan H. Putra untuk kesempatan emas ini. Saya akan memberikan yang terbaik,” ungkap Riky dengan penuh semangat.

Meski belum pernah mencicipi atmosfer balap di Negeri Sakura secara langsung, Riky punya cara unik untuk memahami karakter lintasan. Ia mengaku mempelajari sirkuit Motegi dari permainan balap di PlayStation.

“Saya belum pernah balap di Jepang, tapi saya sudah banyak belajar mengenai karakter Sirkuit Motegi dari game PlayStation. Saya sudah pelajari, jadi sedikit banyak saya tahu karakter sirkuit ini. Doakan saya bisa membawa bendera merah putih berkibar di Jepang,” tambahnya.

Partisipasi Riky di ARRC Jepang menjadi momen penting dalam kariernya, sekaligus memperkuat representasi Indonesia di level Asia. Semua mata kini tertuju padanya untuk melihat sejauh mana kemampuan anak muda Kuningan ini bersaing dengan pebalap terbaik dari berbagai negara.

Gelar HMC 2025, AHM Gali Bakat Ribuan Modifikator Tanah Air

Gelar HMC 2025

OtomotifZone.com, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghangatkan dunia modifikasi Indonesia melalui gelaran modifikasi sepeda motor terbesar yakni Honda Modif Contest (HMC) 2025. Hadir lebih dari satu dekade, gelaran tahun ini menjadi wadah bagi sekitar 1.200 modifikator yang tersebar di seluruh Indonesia akan menuangkan hasil karyanya di atas sepeda motor Honda.

Hadir dengan tema #Ridecreation, gelaran HMC akan digelar di 10 kota besar dengan membuka 9 kelas yang dilombakan serta menghadirkan wadah baru bagi para pecinta modifikasi. Menariknya, HMC 2025 menghadirkan Showcase Arena yang dapat dimanfaatkan bagi modifkator yang ingin menampilkan hasil karya modifikasinya dan mengikuti di ajang HMC dalam satu hari. Kompetisi yang dilombakan pada HMC 2025 yakni All stock & Advance untuk kategori sepeda motor produksi di bawah tahun 2006, serta juga dibuka kategori Matic & Cub Stock/Bolt On, Matic & Cub Advance, Matic & Cub Community Touring, Sport Community Touring, All Sport (Naked & Fairing) dan kelas Show Off untuk kategori sepeda motor dengan produksi di atas tahun 2006.

Melengkapi 7 kelas lainnya, untuk kategori semua tahun produksi akan hadir dalam dua yakni Racing Style yang mendapatkan antusias tinggi sejak tahun lalu dan dilengkapi oleh kelas Free For All untuk semua kategori skutik, cub, dan sport Honda. Para jawara terbaik dari setiap kelas akan dipertemukan dalam persaingan gelaran putaran final HMC 2025 untuk merebutkan gelar 3 modifikator terbaik untuk kategori National Champion Matic & Cub, National Champion Sport, dan National Champion Free For All. Para 3 modifikator terbaik pada gelaran HMC 2025 berkesempatan mengikuti Honda Dream Ride Project.

Selain 9 kelas utama, terdapat pula kategori special achievement di tahun ini yang mengeksplorasi Matic Honda yaitu Honda Scoopy, Honda Stylo160, Honda PCX160, Honda ADV160 dan Honda Vario 160. Melengkapi kelas-kelas special achievement, HMC 2025 hadir dengan achievement lainnya seperti Best Fun Community, Best Media Pick dan Best Regional Class.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM Andy Wijaya mengatakan ajang HMC yang secara konsisten diselenggarakan lebih dari satu dekade ini merupakan bukti keseriusan AHM dalam memberikan wadah serta mengembangkan kreativitas para modifikator dan para pecinta sepada motor Honda di Tanah Air dalam berkarya menggunakan sepeda motor Honda.

“Selama lebih dari satu dekade, HMC telah menjadi wadah bagi modifikator dan pencinta modifikasi dalam memamerkan karya terbaiknya. Selain itu, kami juga percaya ajang ini juga melahirkan karya-karya terbaik sekaligus menginspirasi perkembangan dunia modifikasi sepeda motor di seluruh Indonesia,” ujar Andy.

Penentuan pemenang di seluruh rangkaian HMC melibatkan juri-juri kompeten yang berpengalaman di bidang modifikasi yakni Hendra Cahyono dari PapNMam Modified, Agus Ficdiyanto dari Alpha Sierra Custom dan Haris Fatchurahman dari Manasi Ride.

Manahadap Management Backup Motoprix Round 2 Demi Kemajuan Balap di Jateng

OtomotifZone.com – Solo. Motoprix 2025 Putaran 2 siap digelar pada tanggal 12-13 Juli 2025 di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah. Event bergengsi ini tak hanya jadi ajang pembuktian para pembalap berbakat tanah air, namun juga bukti nyata komitmen Manahadap Management dalam mendukung perkembangan dunia balap motor, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Sebagai salah satu pilar utama dalam penyelenggaraan event ini, Manahadap Management tampil total dalam mem-backup seluruh rangkaian kegiatan Motoprix. Tak hanya mendukung dari sisi teknis dan logistik, tapi juga memberikan ruang yang luas bagi para pembalap muda untuk berkembang lewat berbagai kelas yang dilombakan.

Kelas MP (Motoprix) dan Supporting Melimpah, Event ini menghadirkan sederet kelas utama yang terbagi dalam empat kategori utama:

MP1 Bebek 4T TU 150cc Expert
MP2 Bebek 4T TU 150cc Novice
MP3 Bebek 4T STD 150cc Rookie
MP4 Bebek 4T STD 150cc Beginner

Selain itu, ada banyak kelas supporting dan kelas MiniGP yang turut memeriahkan balapan, termasuk Kelas Matic, Bebek 2T, hingga MiniGP usia 5 tahun ke atas.

Selain itu juga ada Kelas ex rider yang memberikan kesempatan bagi mantan pembalap untuk kembali beraksi dan Kelas khusus pembalap lokal Jateng untuk menunjang talenta daerah.

“Manahadap Management menegaskan bahwa dukungannya terhadap event ini bukan semata demi gengsi, namun sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan kompetisi sehat, regenerasi pembalap potensial, dan mendorong ekosistem balap yang berkelanjutan di Jateng”, Pungkas Danung Selaku Pantia.

“Dengan semangat penuh, Manahadap ingin menjadikan Motoprix bukan hanya ajang balap, tetapi juga festival otomotif rakyat yang menyatukan pembalap, tim, dan komunitas” . katanya

Info Event :
Santo: 081-3266-93262
Danung: 0857-2883-0008

Tiga Minggu Berturut Manahadap Management Gas Event Nasional, Pekan Ini Motoprix Reg 2 Boyolali!

OtomotifZone.com – Solo. Event Organizer Manahadap Management selama tiga minggu berturut-turut mengerjakan tugas tanpa lelah beberapa agenda balap area Jawa Tengah. Mulai Kejurnas Grasstrack Karanganyar, Drag Bike Purwodadi, lanjut minggu kemarin Seri 2 Casytha Manahadap Pekalongan.

Dan pekan ini mereka langsung kembali garap Seri 2 Kejurnas Motoprix Reg 2 sirkuit Boyolali. Tentu dengan jadwal padat ini mereka tetap di tuntut profesional mengemas balap dengan mode siap tempur. Tanggung jawab besar membuat tontonan dan jalannya level Kejurnas rapi tanpa suatu halangan apapun.

Pastinya kelas utama Motoprix adalah menu point wajib yang akan di ambil team-team di Seri pertama sudah berpartisipasi. Namun jangan terlena dengan kelas wajib tersebut. Kelas pendukung lainnya juga patut di pantau para pembalap non point untuk bisa gas di gelaran Kejurnas tersebut.

Motoprix 2025 Region B Kembali ke Subang, Hadiah Juara Umum Menggoda!

OtomotifZone.com – Subang. Panasnya persaingan Kejurnas Motoprix 2025 akan kembali bergulir! Kali ini giliran Region B Putaran 3 yang bakal menggetarkan Sirkuit Gery Mang, Subang – Jawa Barat, pada 19-20 Juli 2025. Event balap paling bergengsi di tanah air ini kembali membawa tajuk Pirelli Motoprix, dan akan mempertandingkan puluhan kelas seru untuk semua kalangan.

Kelas Motoprix Siap Tempur

Lima kelas utama dalam kategori Motoprix Class akan menjadi daya tarik utama, antara lain:

Bebek 4T TU 150cc Expert (MP1)

Bebek 4T TU 150cc Novice (MP2)

Bebek 4T STD 150cc Rookie 16 TH (MP3)

Bebek 4T 150cc Standart Beginner (MP4)

Matic 130cc STD Wanita

Ajang ini menjadi panggung pembuktian para pebalap nasional dari berbagai tim papan atas yang siap tempur demi mengejar poin Kejurnas 2025.

Kelas Supporting Penuh Warna

Tak kalah menarik, 12 kelas Supporting turut dibuka, mulai dari bebek 2T, sport 2T, matic pemula hingga pocketbike. Peserta dari berbagai usia dan level pengalaman bisa unjuk gigi di lintasan Subang.

Juara Umum Disiapkan Hadiah Besar!

Tiga kategori Juara Umum bakal diganjar hadiah tunai:

Mix Rider 2T: Rp 3.000.000

Matic Mix Rider: Rp 2.500.000

Matic Pemula: Rp 2.500.000

Keseriusan penyelenggara terlihat dari hadiah dan pengelolaan event yang melibatkan banyak sponsor besar, termasuk Pirelli, Aspira Premio, KYB, Yamaha, Honda, dan dukungan dari IMI Jawa Barat dan IMI Kabupaten Subang.

Ketagihan!!! Agung Harap Batam Jadi Tuan Rumah Motoprix Lagi!!!

OtomotifZone.com – Batam. Gelaran Kejurnas Motoprix Region A Putaran 4 yang berlangsung pada 6 Juli 2025 di Sirkuit NP Temenggung Abdul Jamal, Batam, benar-benar tampil luar biasa. Atmosfernya seperti babak final Kejurnas, dengan hadiah melimpah dan konsep megah yang disuguhkan oleh Barelang Motor Sport (BMS) selaku penyelenggara.

Bukan hanya menghadirkan persaingan seru di lintasan, tetapi juga memberikan hadiah besar untuk seluruh peserta, baik di kelas Kejurnas maupun Supporting Class. Salah satu bentuk apresiasi tertinggi adalah penghargaan Juara Umum yang kali ini diberikan dalam bentuk satu unit sepeda motor!

Agung Septian Alba Juara Umum, Sapu Bersih Poin Tertinggi

Nama Agung Septian Alba keluar sebagai Juara Umum setelah mengumpulkan poin tertinggi dari beberapa kelas yang diikutinya, termasuk MP1 Expert dan sejumlah kelas Supporting. Pebalap asal Jambi ini berhasil menyisihkan ratusan pesaingnya dan berhak membawa pulang satu unit motor dari penyelenggara.

“Alhamdulillah rezeki di Kejurnas Motoprix Batam. Semoga Motoprix bisa diadakan di Batam lagi. Ini seperti final, hadiah banyak dan atmosfer luar biasa,” ungkap Agung penuh syukur.

Penganugerahan Mewah di Infinity Beach Club

Tidak hanya dari segi balap, suasana mewah juga hadir dalam sesi malam penganugerahan yang digelar di Infinity Beach Club Batam. Di sana, para pemenang menerima hadiah secara langsung, termasuk Agung Alba yang diberikan secara simbolis oleh Wakapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo.

Konsep luar biasa ini membuktikan bahwa Batam layak jadi tuan rumah Motoprix nasional secara rutin, bukan hanya karena fasilitas dan penyelenggaraan yang apik, tapi juga karena totalitas penghargaan kepada para peserta.

Meleleh!!! 1.140 Starter Serbu Andalas Drag Series Batam

OtomotifZone.com – Batam. Gelaran Andalas Drag Series Putaran 2 sukses digelar pada Sabtu (6/7) di Sirkuit NP Temenggung Abdul Jamal, Batam. Event bergengsi ini benar-benar membara dengan total 1.140 starter yang turun di dua kategori: Drag Bike dan Drag Race.

Pecinta kecepatan dari berbagai penjuru datang membanjiri sirkuit. Bahkan, panitia terpaksa menutup pendaftaran lebih awal karena jumlah peserta membeludak dan melebihi prediksi awal. Kategori Drag Race mencatatkan 620 starter, sementara Drag Bike diikuti 520 starter.

“Alhamdulillah jumlah starter luar biasa. Ini di luar prediksi semua. Untuk Drag Race awalnya saya kira cuma 300 starter, tapi ini luar biasa, balap sampai malam hari. Itu juga kita sudah stop pendaftaran. Makanya di Drag Bike kita batasi, karena kalau terus dibuka takutnya membludak,” ungkap Willy Octra, Founder Andalas Drag Series.

Event ini menjadi bukti bahwa gairah balap lurus di Tanah Air—khususnya di wilayah barat seperti Batam—masih sangat tinggi. Terlebih dengan hadirnya Barelang Motor Sport (BMS) sebagai penyelenggara, membuat event berlangsung lebih tertata dan profesional.

Dengan antusiasme luar biasa ini, tak heran bila Andalas Drag Series kian kokoh sebagai salah satu barometer drag race nasional!