Beranda blog Halaman 157

9 Hari Lagi! Polewali Mandar Bersiap Dibakar Panasnya Sulawesi Road Race Championship 2025

OtomotifZone.com – Polewali Mandar. Para pecinta balap motor tanah air bersiap! Tepat sembilan hari lagi, ajang Sulawesi Road Race Championship 2025 putaran pertama akan resmi digelar. Event balap bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 12-13 Juli 2025 di Sirkuit Sport Center Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Antusiasme para pembalap dan tim dari berbagai daerah mulai terasa. Tak hanya rider lokal, sejumlah tim kuat dari luar Pulau Sulawesi pun dikabarkan akan ambil bagian demi memanaskan atmosfer persaingan di lintasan Polewali Mandar yang dikenal menantang.

Event ini menjadi panggung pembuktian para pebalap muda dan berpengalaman untuk menunjukkan taji mereka. Apalagi, gelaran Sulawesi Road Race Championship selalu dikenal sebagai salah satu ajang bergengsi dan barometer kekuatan tim-tim di kawasan timur Indonesia.

Panitia juga memastikan persiapan lintasan, keamanan, hingga dukungan fasilitas bagi pembalap dan penonton telah dilakukan secara matang. Ribuan pasang mata diprediksi akan memadati area sirkuit demi menyaksikan duel-duel seru antar rider terbaik.

Dengan sisa waktu sembilan hari, seluruh mata kini tertuju ke Polewali Mandar. Akankah muncul juara baru, atau justru nama-nama langganan podium kembali mendominasi? Tunggu kabar selengkapnya hanya di OtomotifZone.com!

Motoprix Batam Terancam! Honda Indako Bawa Formula Penghancur!

OtomotifZone.com – Batam. Kembali hadirnya Kota Batam sebagai tuan rumah Kejurnas Motoprix Region A setelah tujuh tahun absen disambut antusias banyak tim, termasuk pasukan Honda Indako. Putaran ke-4 Kejurnas Motoprix 2025 yang akan berlangsung pada 5-6 Juli di Sirkuit Non Permanen (NP) Temenggung Abdul Jamal, dipastikan menyuguhkan duel panas, terutama dengan kehadiran tim-tim besar.

Honda Indako menjadi salah satu tim yang mencuri perhatian sepanjang musim ini. Lewat racikan tangan dingin sang mekanik, Suhartanto alias Kupret, mereka siap tampil beda di Batam. Terlebih sirkuit yang digunakan merupakan sirkuit non permanen—karakter yang menurut Kupret memerlukan pendekatan berbeda dari sisi teknis.

“Mesin kita masih pengembangan dari tahun lalu. Tidak banyak perubahan. Tapi untuk Batam, karena karakter sirkuitnya non permanen dan ada banyak patahan serta bumpi, kita fokus di setelan suspensi,” jelas Kupret yang dikenal sebagai tuner kawakan bermarkas di Bogor.

Kupret bukan nama baru dalam dunia balap nasional. Pengalamannya mengantarkan banyak pebalap ke tangga juara menjadikan setiap langkah teknisnya selalu ditunggu. Kali ini, ia mengusung Aan Riswanto di kelas Expert, pebalap yang beberapa putaran terakhir kerap menjadi duri dalam dominasi pasukan Yamaha, termasuk Suhandi Padang 88.

Aan dikenal punya gaya balap agresif dan mental baja, kombinasi yang menjadikannya ancaman nyata bagi siapa pun di lintasan. Dengan sentuhan teknis dari Kupret, peluang Aan untuk merebut kemenangan di Batam terbuka lebar.

Kini pertanyaannya, apakah ramuan khusus dari tim Honda Indako mampu menjegal dominasi Yamaha dan mengunci podium tertinggi di Batam? Kita tunggu saja kabar panasnya hanya di OtomotifZone.com!

Maruli Akan Buat Sejarah Untuk Suhandi Padang 88 di Motoprix Batam

OtomotifZone.com – Jakarta. Harapan besar dibawa Tim Suhandi Padang 88 jelang Kejurnas Motoprix Region Sumatera putaran ke-4 yang akan digelar pada 5-6 Juli 2025 di Sirkuit NP Temenggung Abdul Jamal, Batam. Salah satu andalan mereka, Maruli Laden, siap turun di kelas Expert dengan tekad menaklukkan kembali tanah Batam yang sempat memberi cerita manis tujuh tahun silam.

Catatan sejarah mencatat, pada tahun 2018, Suhandi Padang 88 gagal merebut podium tertinggi di Batam. Saat itu balapan hanya memperlombakan satu race dan masih menyertakan kelas Bebek 4T 125 cc. Di kategori MP1, tim hanya mampu finis ketiga. Di MP2 (Expert) dan MP3 (Novice), mereka juga harus puas di posisi kedua, termasuk di MP4 yang juga berakhir di posisi runner-up.

Kini, dengan sistem baru dua race per kelas dan hanya mempertandingkan kategori Bebek 4T 150 cc untuk Expert, Novice, Rookie, dan Beginner, tim asal Sumatera Barat ini datang dengan ambisi besar. Apalagi, mereka kembali diperkuat Maruli Laden, pembalap yang punya kenangan manis di Batam tahun 2018.

“Sudah tujuh tahun saya tidak balap di Batam. Rindu sekali, Mas, balapan di sini. Saya akan ulangi cerita manis di Batam bersama Suhandi Padang 88. Semoga rezekinya di saya dan bisa podium pertama Mas, race nanti,” ungkap Maruli dengan penuh semangat kepada redaksi.

Kala itu di 2018, Maruli masih berlaga di kategori Novice dan sukses mengunci podium pertama di dua race berbeda. Kini di kelas Expert, dirinya siap membawa Suhandi Padang 88 mengakhiri dahaga podium utama di Batam.

Dengan persiapan matang dan semangat membara, tim Suhandi Padang 88 datang ke Batam bukan sekadar partisipasi, tapi membawa misi penaklukan. Akankah mimpi mereka terwujud di 2025? Kita tunggu duel panas akhir pekan ini!

Batam Bangkitkan Gairah Motoprix Sumatera, Suhandi Padang 88 Siap Tempur

OtomotifZone.com – Batam. Gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Region Sumatera 2025 kembali menghidupkan semangat balap di Kota Batam. Terakhir kali digelar pada 2018, kehadiran Batam sebagai tuan rumah tahun ini memberi warna tersendiri dalam perhelatan balap motor bergengsi ini. Hal tersebut diungkapkan oleh tim balap kawakan, Suhandi Padang 88.

Melalui sang manajer, Korik, tim asal Sumatera Barat itu menyambut positif hadirnya Sirkuit Non Permanen (NP) Temenggung Abdul Jamal sebagai medan laga baru. “Seru tahun ini ada Batam. Jadi ada warna sendiri. Selain itu, persaingan lebih sengit dan berwarna,” ujar Korik kepada media.

Suhandi Padang 88 dikenal sebagai salah satu tim paling konsisten dan disegani di kancah balap Kejurnas Motoprix Region Sumatera. Tim ini tak hanya membawa nama besar, tapi juga prestasi mentereng yang sudah mereka ukir selama bertahun-tahun.

Namun di musim 2025, tim-tim rival terutama dari pabrikan Honda, tampil dengan kekuatan penuh. Peluang untuk merajai kembali Motoprix Sumatera tak semudah tahun-tahun sebelumnya. Tekanan dari lawan pun membuat atmosfer kompetisi kian menegangkan.

Meski demikian, semangat tim Suhandi Padang 88 tak surut sedikit pun. Dengan pengalaman dan materi pembalap yang mumpuni, mereka siap menghadapi tantangan di lintasan Batam.

Akankah pasukan senior ini kembali menunjukkan dominasi mereka di Tanah Melayu? Kita nantikan kiprah mereka di lintasan panas Kejurnas Motoprix Batam 2025!

Barelang Motor Sport Beri Layanan VIP untuk Peserta Kejurnas Motoprix dan Andalas di Batam

OtomotifZone.com – Batam. Jelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix dan Andalas Drag Series yang akan digelar di Batam, para peserta dari berbagai daerah di Sumatera mulai memadati kota kepulauan ini. Kedatangan mereka tak sembarangan, karena sejak keberangkatan hingga penyebrangan ke Batam, para pebalap mendapat pengawalan dan penjemputan khusus yang diakomodir langsung oleh panitia penyelenggara.

Panitia dari Barelang Motor Sport bekerja sama dengan pihak kepolisian memberikan fasilitas penuh kepada para peserta demi menjamin keamanan dan kenyamanan selama perjalanan. Kolaborasi ini menjadi bukti keseriusan tuan rumah dalam menyukseskan ajang balap bergengsi ini.

“Kita sengaja mengadakan fasilitas seperti ini. Setiap kali kami menjadi tuan rumah event besar, pasti kami memberi fasilitas kepada peserta. Tujuannya hanya satu, memberi kenyamanan dan kemudahan kepada pebalap yang datang ke Batam,” ungkap Willy Octra, perwakilan dari Barelang Motor Sport kepada tim redaksi.

Dukungan penuh ini tak hanya diapresiasi peserta, tetapi juga menjadi bukti komitmen Batam sebagai tuan rumah yang siap menyambut ajang otomotif nasional dengan profesional. Tak heran, gelaran ini selalu dinantikan oleh pebalap dan tim dari seluruh penjuru Sumatera.

Dengan segala kemudahan yang diberikan, Kejurnas Motoprix dan Andalas di Batam diyakini akan berlangsung lebih semarak dan kompetitif. Para peserta kini bersiap untuk adu gengsi dan kecepatan di lintasan balap, membawa semangat dari daerah masing-masing.

MGPA dan ITDC Gelar Audiensi dengan BPS NTB: Bahas Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak MotoGP dan Event Mandalika

MGPA dan ITDC Gelar Audiensi dengan BPS NTB Bahas Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak MotoGP dan Event Mandalika

Mataram, 2 Juli 2025 – Setelah melakukan audiensi MotoGP 2025 bersama Gubernur NTB pada 1 Juli lalu, jajaran Mandalaika Grand Prix Association (MGPA) dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) kembali melanjutkan agenda strategis dengan menggelar audiensi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang berlangsung di kantor BPS Nusa Tenggara Barat.

Pertemuan ini dibuka langsung oleh Kepala BPS NTB, Dr. Wahyudin, MM, yang menyampaikan data pertumbuhan ekonomi NTB selama beberapa tahun terakhir. Dalam paparannya, Wahyudin menekankan bahwa salah satu kontributor positif terhadap peningkatan ekonomi daerah adalah penyelenggaraan event-event berskala nasional maupun internasional, termasuk MotoGP Mandalika yang telah digelar sejak 2022 hingga 2024.

“Sejak kehadiran MotoGP di Mandalika, kami mencatat pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, perhotelan, UMKM hingga transportasi. Ini menjadi bukti bahwa event besar seperti MotoGP memberi dampak nyata bagi masyarakat NTB,” ujar Wahyudin.

Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan MGPA dan ITDC, yaitu Priandhi Satria selaku Direktur Utama MGPA, Samsul Purba (Wakil Direktur Utama MGPA), Donny Mahardjono (VP Motorsport MGPA), serta Pari Wijaya, selaku Head of Operation & Services The Mandalika ITDC.

Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk menyamakan persepsi antar-lembaga mengenai kontribusi event MotoGP dan kegiatan lainnya di Mandalika terhadap pertumbuhan ekonomi NTB, serta menjajaki potensi kolaborasi strategis yang lebih solid di masa mendatang.

“Kami berharap di tahun 2025 ini MGPA dan ITDC dapat menjalin kerja sama lebih erat dengan Bappenas, tentunya dengan dukungan data dari lembaga seperti BPS. Data BPS sangat penting dalam memberikan gambaran objektif atas dampak ekonomi yang dihasilkan dari event-event besar di Mandalika. Ini akan menjadi bahan penting untuk perencanaan jangka panjang.” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Priandhi juga memaparkan berbagai data dan insight mengenai dampak ekonomi NTB yang ditimbulkan oleh MotoGP 2024 dan event-event lainnya di Sirkuit Mandalika, termasuk peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, okupansi hotel, aktivitas UMKM lokal, dan geliat ekonomi di sekitar kawasan KEK Mandalika.

Sementara, Samsul Purba, Wadirut MGPA mengatakan, “Ke depan, kami ingin membangun kolaborasi yang lebih solid dalam menyamakan persepsi dan metodologi penghitungan dampak ekonomi yang dihasilkan oleh event seperti MotoGP. Harapannya, data yang kita sajikan benar-benar sesuai dengan realita di lapangan.”
Dari sisi ITDC, Pari Wijaya selaku Head Operation & Service The Mandakila ITDC mengatakan, “Kami dari sisi operasional melihat pentingnya langkah-langkah teknis yang harus dilakukan agar dampak ekonomi bisa lebih terasa secara nyata. Fokus kami adalah bagaimana meningkatkan pengembangan kawasan pariwisata di selatan NTB dan menarik lebih banyak investor untuk berinvestasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika.”

Audiensi ini menjadi langkah penting untuk membangun sinergi lintas lembaga, menyatukan perspektif, dan menciptakan landasan data yang kuat untuk mendukung kebijakan dan pengembangan ke depan.

“Audiensi ini menjadi angin segar bagi kami semua. Kolaborasi antara MGPA, ITDC, dan BPS bukan hanya soal data, tapi bagaimana kita bersama-sama menyiapkan fondasi yang kuat dalam menyongsong MotoGP 2025. Harapan kami, semua pihak bisa saling mendukung demi kemajuan NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Mari kita jaga semangat ini agar dampak positif event-event di Mandalika benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.”

Ini sesuai dengan arahan dari induk holding kami yaitu Injourney Holding, sebagai holding dibawah Kementrian BUMN di sektor pariwisata dan pendukungnya, yang terus memperkokoh perannya dalam mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Mandalika Circuit bukan milik MGPA, namun milik Indonesia. Ini harus terus menerus kita besarkan dengan baik, benar dan glorifikasi demi Indonesia. Mari kita semua berbuat maksimal untuk membesarkan Indonesia melalui berbagai kegiatan di Mandalika Circuit”, tutup Priandhi Satria.

Pantau terus informasi terbaru melalui:
🌐 Situs resmi: www.themandalikagp.com
📱 Instagram: @themandalikagp

Laga Nostalgia Membara! Irfan Chupenk Kuasai Kelas Ex Rider LFN HP969 Road Race 2025″

OtomotifZone.com – Surabaya. Laga penuh emosi dan adrenalin tersaji dalam kelas Ex Rider pada ajang LFN HP969 Road Race Championship 2025 seri perdana yang digelar (29/6) di Sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kelas ini menjadi daya tarik tersendiri karena mempertemukan para mantan pebalap yang dulu pernah mewarnai kancah balap nasional.

H. Putra Rizky, sang penggagas event dan pemilik LFN HP969, secara khusus membuka kelas ini sebagai wadah reuni sekaligus ajang pembuktian bahwa nyali dan skill para pebalap lawas belum pudar. Hasilnya? Sambutan luar biasa dari berbagai daerah, dengan deretan nama legendaris kembali menunggang motor balap.

Satu nama yang mencuri perhatian adalah Irfan Chupenk, mantan pebalap asal Jawa Barat yang pernah dikenal dengan gaya balap agresifnya. Dalam gelaran kali ini, Chupenk tampil luar biasa dan berhasil menjadi penguasa di dua kelas sekaligus: Ex Rider Bebek 2T 116 STD dan Bebek 2T 125 STD.

Aksi Chupenk membuktikan bahwa insting dan kelihaiannya di atas motor belum hilang termakan usia. Ia tampil dominan sejak awal hingga akhir lomba dan memborong poin penuh. Dengan total 50 poin, Irfan Chupenk kini memimpin klasemen sementara kelas Ex Rider.

” Saya sudah percaya diri dengan motor saya dan saya sendiri. Meski ini baru pertama kali saya injak Surabaya, tapi saya sudah melihat lawan lawan saya dan saya yakin bisa double podium,” ujar Irfan Chupenk langsung kepada Otomotifzone

Kelas Ex Rider sendiri dipastikan akan berlanjut di seri-seri berikutnya sebagai kelas poin, menambah sengitnya persaingan dan kenangan manis bagi para mantan jagoan lintasan.

MGPA dan ITDC Audiensi ke Gubernur NTB, Bahas Fakta MotoGP 2024 dan Persiapan MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika

MGPA dan ITDC Audiensi ke Gubernur NTB, Bahas Fakta MotoGP 2024 dan Persiapan MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika

Mataram, 1 Juli 2025 – Manajemen Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bersama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) melakukan audiensi ke kantor Gubernur NTB, dalam rangka menyampaikan laporan kegiatan MotoGP 2024 serta memaparkan rencana pelaksanaan MotoGP 2025 yang akan digelar pada 3–5 Oktober 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.

Hadir dalam audiensi ini Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, Wakil Direktur Utama MGPA Samsul Purba, Vice President Motorsport MGPA Donny Mahardjono, serta Pari Wijaya selaku Group Head Operation & Services The Mandalika ITDC. Rombongan diterima langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal di ruang kerjanya.

Dalam audiensi tersebut, Priandhi Satria menjelaskan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk melaporkan capaian kegiatan tahun 2024 sekaligus memberikan gambaran rencana kegiatan tahun 2025. Ia juga menyebutkan bahwa pihak ITDC membawa laporan tersendiri terkait perkembangan kawasan Mandalika.

Priandhi menyampaikan secara rinci beberapa fakta ekonomi dan sosial dari penyelenggaraan MotoGP 2024 yang telah dikaji secara independen oleh Litbang Kompas. Berdasarkan riset tersebut, total perputaran uang dari penonton MotoGP 2024 diestimasikan mencapai Rp544,41 miliar, yang dihitung dari estimasi belanja penonton sebesar Rp320,24 miliar dengan metode multiplier effect sebesar 1,7 kali.

Lebih lanjut, event ini juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, di mana PDB Indonesia meningkat sebesar Rp542,9 miliar, sementara PDB NTB naik sebesar Rp291,9 miliar. Selain itu, UMKM lokal mengalami peningkatan pendapatan antara 3% hingga 100% selama periode MotoGP berlangsung, berdasarkan hasil wawancara langsung oleh tim Litbang Kompas kepada para pelaku usaha.

Priandhi juga menekankan bahwa pelaku usaha penginapan dan sektor pariwisata di sekitar Mandalika mengalami peningkatan kunjungan dan okupansi dibandingkan hari biasa. Bahkan, sebagian besar destinasi wisata di Lombok mengalami lonjakan kunjungan selama event MotoGP berlangsung.

Dari sisi sosial, fakta menarik lainnya adalah keterlibatan relawan lokal yang sangat tinggi, dengan total sekitar 2.750 volunteer, hampir seluruhnya berasal dari berbagai daerah di NTB.

“Komitmen kami di MGPA adalah mengutamakan warga lokal NTB, khususnya yang berada di sekitar sirkuit, dalam pelaksanaan semua event, baik berskala nasional maupun internasional,” ujar Priandhi.

Namun demikian, ia juga menyoroti pentingnya dukungan promosi dari Pemerintah Provinsi NTB, yang menurutnya masih perlu ditingkatkan untuk mendongkrak eksposur event-event internasional yang digelar di Sirkuit Mandalika.

Samsul Purba, selaku Wakil Direktur Utama MGPA, turut memaparkan perkembangan digitalisasi yang telah dilakukan MGPA. Ia menyebut bahwa seluruh event kini telah didukung dengan siaran langsung (live streaming) melalui berbagai kanal, seperti YouTube Tribun Lombok, KompasTV.com, TheMandalikaGP, serta kanal milik masing-masing penyelenggara.

“Dengan pendekatan ini, kami mencatat lebih dari 1,5 juta penonton digital yang menyaksikan langsung rangkaian event kami. Ini menunjukkan potensi besar yang bisa kita optimalkan bersama melalui kolaborasi promosi dengan Pemprov NTB,” jelasnya.

Sementara itu, dari pihak ITDC, Pari Wijaya menjelaskan bahwa audiensi ini juga menjadi kesempatan untuk memberikan update terbaru mengenai kesiapan infrastruktur dan kawasan menjelang pelaksanaan MotoGP 2025.

Ia menegaskan bahwa ITDC terus mendorong peningkatan layanan dan fasilitas di kawasan The Mandalika agar siap menjadi tuan rumah event skala dunia.

Dalam pertemuan ini, Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, menyambut baik audiensi dari MGPA dan ITDC. Ia menyampaikan sejumlah masukan strategis agar pelaksanaan MotoGP tidak berdiri sendiri, melainkan dihubungkan dengan berbagai event lain untuk memperluas dampaknya.

“MotoGP itu hanya 3 hari. Kalau ingin dampaknya lebih besar, maka harus diintegrasikan dengan acara lainnya. Contohnya Senggigi Jazz Festival, yang akan saya dorong menjadi 6 hari dan terhubung dengan kegiatan MGPA. Banyak tawaran event lain yang bisa kita kolaborasikan,” ujarnya.

Mengakhiri audiensi, Priandhi Satria menyampaikan harapannya atas sinergi yang lebih erat ke depan antara MGPA, ITDC, dan Pemerintah Provinsi NTB.

“Kami sangat menghargai dukungan Gubernur NTB. Audiensi ini menjadi langkah awal untuk menyamakan visi. Harapan kami, ke depan seluruh event internasional di Mandalika dapat terus diperkuat dari sisi promosi, dukungan lintas sektor, dan sinergi dengan program-program lokal, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat NTB.”

Ini sesuai dengan arahan dari induk holding kami yaitu Injourney Holding, sebagai holding dibawah Kementrian BUMN di sektor pariwisata dan pendukungnya, yang terus memperkokoh perannya dalam mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Mandalika Circuit bukan milik MGPA, namun milik Indonesia. Ini harus terus menerus kita besarkan dengan baik, benar dan glorifikasi demi Indonesia. Mari kita semua berbuat maksimal untuk membesarkan Indonesia melalui berbagai kegiatan di Mandalika Circuit”, tutup Priandhi Satria.

Pantau terus informasi terbaru melalui:
🌐 Situs resmi: www.themandalikagp.com
📱 Instagram: @themandalikagp

Ledakan Semangat Otomotif! Merceday-Benz 2025 Siap Guncang Asia Tenggara dari Bandung

Ledakan Semangat Otomotif! Merceday-Benz 2025 Siap Guncang Asia Tenggara dari Bandung

OtomotifZone.com – Bandung. Para pecinta Mercedes-Benz dan dunia otomotif bersiap menyambut perhelatan akbar 6th Indonesia International Merceday-Benz 2025, yang akan digelar pada 5–6 Juli 2025 di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Ajang ini disebut sebagai pertemuan terbesar komunitas dan penggemar Mercedes-Benz di Asia Tenggara.

Diselenggarakan oleh Mercedes-Benz W210 Club Indonesia Bandung Chapter dan didukung penuh oleh Mercedes-Benz Club Indonesia—asosiasi nasional yang menaungi 117 klub dari seluruh Indonesia—gelaran ini bukan hanya sekadar pameran otomotif, melainkan sebuah perayaan budaya dan komunitas.

Dari Perayaan Ulang Tahun Klub Menuju Ajang Internasional

Merceday-Benz pertama kali digelar pada tahun 2013 sebagai bentuk perayaan ulang tahun klub. Namun, antusiasme tinggi dari para penggemar membuat acara ini berkembang pesat. Sejak 2017, Merceday-Benz resmi mengusung skala internasional dengan mengundang berbagai klub dari luar negeri.

Pada edisi kelima di tahun 2023, ajang ini dinobatkan sebagai “The Biggest Mercedes-Benz Club Gathering in South Asia” serta meraih penghargaan dari Rekor Otomotif Indonesia sebagai “Most Automotive Meetup Event with Similar Brand”.

Tema “United in Passion, Driven by Excellence”

Mengusung tema “United in Passion, Driven by Excellence”, Merceday-Benz 2025 ingin menegaskan semangat persatuan di antara komunitas otomotif—baik penggemar Mercedes-Benz maupun pencinta otomotif secara umum. Acara ini menjadi wadah untuk mengekspresikan kecintaan terhadap mobil klasik hingga modern, sekaligus mencerminkan dedikasi terhadap keunggulan dalam kehidupan.

Rangkaian Acara yang Meriah dan Edukatif

Tak sekadar ajang kumpul komunitas, Merceday-Benz 2025 menghadirkan berbagai program menarik, antara lain:

Charity Program

Golf Tournament

President Gathering

Museum of Merceday-Benz

Sell & Buy Car Area

Kits Area & Culinary Corner

Booth Club & Showcase

Miss Merceday & Ladies Program

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh panggung hiburan dengan tarian adat Sunda serta penampilan musik dari band-band kenamaan seperti KSP, BROWNSU, dan FAME ALL STAR (FAST).

Dukungan dari ATPM dan Industri Otomotif

Hadir pula PT. Inchcape Indomobil Distribution Indonesia sebagai pemegang merek resmi Mercedes-Benz di Indonesia, melalui perwakilannya di Jawa Barat, PT. Citra Karya Pranata. Mereka akan menghadirkan berbagai penawaran menarik seperti promo mobil terbaru, pemeriksaan mesin gratis, penjualan suku cadang, koleksi MB, hingga mobil pre-owned yang bisa langsung dibeli di lokasi acara.

Terbuka untuk Umum dan Dorong UMKM Lokal

Tidak hanya untuk member komunitas Mercedes-Benz, acara ini juga terbuka untuk masyarakat umum. Selain menjadi ajang silaturahmi otomotif, acara ini juga diharapkan dapat menjadi platform edukatif dan inklusif bagi generasi muda, sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif dan UMKM lokal melalui kehadiran brand-brand lokal dan tenant kreatif.

Selain itu, Merceday-Benz 2025 juga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-18 Kabupaten Bandung Barat, serta momentum untuk memperkenalkan Kota Baru Parahyangan sebagai destinasi wisata keluarga yang sarat nilai dan budaya.

Paling Konsisten, Rizky HK Dua Kali Juara Di Kejurnas GTX Reg. 2 Karanganyar

Paling Konsisten, Rizky HK Dua Kali Juara Di Kejurnas GTX Reg. 2 Karanganyar
OtomotifZone.com – Karanganyar. Pembalap Pro hanya bermain dua kelas saja yaitu Trail Standar 4T 155cc dan Trail Tune-Up 4T 180cc. Seri 2 Kejurnas Grasstrack Region 2 sirkuit Sentana Alaska, Mojogedang, Karanganyar 28 – 29 Juni 2025 sosok Rizky HK dari team TRT91 menjadi pembalap yang bisa mengoleksi kemenangan terbanyak.

Urut hari pertama dari kelas Trail Tune-Up 4T 180cc Moto 1. Perjalanan balapnya agak berat karena Rizky harus terseok-seok untuk tembus di lima besar. Setelah start dirinya mengalami slide di tikungan pertama. Membuat pembalap 105 ini harus mengejar dari belakang. Beruntung Rizky HK tembus lima besar.

Pembalasan di Moto 1 Trail 4T Tune-Up 180cc. Meski kaget dengan aksi Rubin Caesar yang alami jump start tapi masih bisa ia atasi di lap pertama. Rizky ambil posisi Rubin di roller barat. 10 lap tersaji Rizky memimpin balap sampai di garis finish.

Hari kedua kembali kelas Trail Tune-Up 4T 180cc di mulai. Harapan cerah bagi team asal Sumedang ini ketika motor warna kuning 105 menjadi pimpinan balap. Tampak tenang dan konsisten jalur. Tapi apa mau dikata, perjalanan baru akan menyentuh setengah race motor tiba-tiba mati! Pupus sudah harapan team TRT91 untuk koleksi kemenangan lagi. Rizky pulang di kawal team membawa motornya ke paddock.

Lanjut di Race penutup Trail Standar 4T 155. Seperti Moto pertama dia bagai membalas sesuatu yang mengganjal hasil pada balap sebelumnya. Dua kali gagal di kelas TU membuat Rizky harus benar-benar menjaga motor juga riding stylenya. Masih 10 lap yang diberikan panitia untuk menjalani putaran balap pada kelas ini. Full pusingan kata orang melayu Rizky HK memimpin sampai garis finish.

“Tetap Alhamdulillah apapun yang terjadi. Setidaknya ada hasil juara yang kami bawa pulang,” ucap Rizky HK. Kira-kira point klasemen sementara berapa ya?