Beranda blog Halaman 183

Kab. Sidrap Akan Jadi Tuan Rumah Oneprix 2025, Balap Malam Tersaji

OtomotifZone.com – Jakarta. Tahun 2025 Kab. Sidrap masuk dalam radar penyelenggaraan Oneprix 2025. Yang mana ini menjadi kali pertama Kab. Sidrap jadi tuan rumah Oneprix. Meski tahun sebelumnya Sulawesi Selatan sudah pernah menjadi Tuan Rumah namun Sirkuit Ratona Motorsport jadi pilihan. Kali ini Kab. Sidrap yaitu Sirkuit Puncak Mario Sidrap akan menjadi tuan rumah dan balapan akan diselenggarakan malam hari.

Mesih mengusung tema tahun sebelumnya, balap malam tetap akan dijalankan di 2025. Dan pilihan jatuh pada Sirkuit Puncak Mario Sidrap. Ada alasan tersendiri dari Arlan memilih Sidrap menjadi tuan rumah Oneprix.

” Sektor sport tourism menjadi salah satu yang kami usung beberapa musim belakangan. Bagaimana kemudian di kota-kota tempat OnePrix terlaksana akhirnya memperkenalkandestinasi wisata lokal, menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar, serta menciptakan dampak sosial yang positif” ujar CEO PT OMM, Arlan Perkasa Lukman.

Lanjutnya,” Tahun lalu Palopo sudah kita sambangi. Dan tahun ini kita pilih Puncak Mario Sidrap di Kab. Sidenreng Rappang. Karena kita tidak hanya bekerjasama dengan Kemenpora, tapi Mentri Pariwisata juga kita gandeng dan menjadi pengawas untuk Oneprix,”

Kab. Sidenreng Rappang memiliki banyak tempat yang belum banyak orang ketahui. Selain itu ditangan H. Syaharuddin Alrif selaku Bupati Kab. Sidenreng Rappang pembangunan terus dilakukan. Kuliner Indonesia yang enak juga banyak disana. Kalian wajib mencicipinya bila Oneprix hadir di Sidrap.

Deal Oneprix Akan Bergulir, Empat Putaran Siap Berjalan di 2025

Deal Oneprix Akan Bergulir, Empat Putaran Siap Berjalan di 2025
OnePrix 2025

OtomotifZone.com – Jakarta. Deal!!! Akhirnya Oneprix 2025 adakan launching event mereka (30/4/25) di Media Center, Kemenpora, Jakarta. Dalam acara ini dihadiri banyak wartawan dan beberapa pegiat otomotif salah satunya owner tim balap. Omm selaku penyelenggara Oneprix umumkan akan jalankan empat putaran ditahun 2025.

Berkaca dari tahun sebelumnya, pastinya banyak evaluasi yang akan dilakukan ditahun 2025. Mereka mempersiapkan lebih matang event mereka agar tahun 2025 berjalan dengan sukses. Dalam event Oneprix 2025, empat putaran yang akan dijalankan sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Yang mana ada daerah baru sebagai tuan rumah Oneprix 2025.

Dalam launching ini mereka akan memastikan Sirkuit Internasional Karting Sentul menjadi partai pembuka pada (24-25/5/25). Lalu dilanjut putaran kedua di Sirkuit Puncak Mario Sidrap (5-6/6/25) yang akan bermain pada malam hari. Putaran ketiga Jawa Barat kembali mendapatkan jatah yaitu Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya (27-28/9/25). Dan partai penutup ada di Surabaya (22-23/10/25)

Putra Pea Melejit Pakai Motor Baru di 2T FFA Large Frame

Putra Pea Melejit Pakai Motor Baru di 2T FFA Large Frame

Otomotifzone.com — Sentul. Ajang balap 2T FFA Large Frame kembali menjadi sorotan dengan munculnya kejutan dari Putra Pea. Mengandalkan motor barunya, Putra sukses tampil melejit dan mencatatkan performa impresif di tengah persaingan ketat.

Debut motor anyar tersebut langsung membuahkan hasil positif, menandai awal yang menjanjikan bagi sang rider. Tercatat dalam gelaran awal balap Vespa, Sirkuit Internasional Sentul Karting, Bogor – Jawa Barat (27/4/2025).

Putra Pea memang dikenal sebagai pembalap berbakat dengan gaya balap agresif dan penuh perhitungan. Namun kali ini, performanya semakin meningkat berkat dukungan motor baru yang sudah dioptimalkan dari sisi mesin, akselerasi, dan handling.

Motor Baru Tunggangan Putra Pea di 2T FFA Large Frame

Hasilnya, Putra berhasil bersaing di posisi atas sejak sesi QTT hingga race berlangsung. “Motor baru, dan garapan terbaru dari mekanik Kikuk Project bersama tim WP Sport,” jelas Putra Pea langsung kepada Penulis usai balap.

Motor baru yang diturunkan oleh timnya menunjukkan respons luar biasa di lintasan. Tarikan bawah yang galak dan top speed stabil, Putra mampu menjaga ritme tanpa kesulitan berarti. Adaptasinya terhadap spek motor baru juga berjalan mulus, membuktikan kualitas dan jam terbangnya di kelas 2T FFA Large Frame.

Tak hanya soal kecepatan, keberhasilan ini juga tak lepas dari kerja sama solid antara Putra dan tim mekanik. Proses setting dan riset motor dilakukan dengan detail, mulai dari karakter trek hingga pemilihan ban dan rasio final gear. Semua itu berpadu memberikan hasil maksimal di race kali ini.

Berkat performa gemilang ini, Putra Pea tak hanya membuktikan kemampuan pribadi, tetapi juga memberi sinyal bahwa dirinya siap bersaing memperebutkan posisi puncak di seri-seri berikutnya.

Paksa Kinerja Velg, Ahmad Saugi Menang Dramatis FFA Small Frame

Paksa Kinerja Velg, Ahmad Saugi Menang Dramatis FFA Small Frame

Otomotifzone.com — Sentul. Balapan kelas FFA Small Frame kembali menyajikan aksi penuh tensi tinggi, dan kali ini spotlight jatuh pada Ahmad Saugi. Dalam kondisi motor yang tidak sepenuhnya ideal, Saugi tetap tampil maksimal dan meraih kemenangan dramatis dengan memaksa kinerja velg hingga batasnya.

Sejak awal balapan (27/4/2025) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor – Jawa Barat. Saugi sudah menunjukkan niat besar untuk tampil agresif. Ia langsung menekan sejak lampu start padam, berani ambil risiko untuk menjaga posisi terdepan. Perebutan posisi satu terbukti olehnya. Namun di tengah usaha tersebut, Saugi menghadapi kendala teknis pada sektor kaki-kaki— tepatnya pada bagian velg.

Velg yang yang secara mendadak menunjukkan gejala ketidakstabilan. Namun alih-alih bermain aman, Saugi memilih untuk memaksimalkan performa yang tersisa. Dengan pengendalian yang presisi dan insting balap tinggi, ia tetap menjaga ritme tanpa membiarkan lawan-lawan mendekat terlalu dekat.

Paksa Kinerja Velg, Ahmad Saugi Menang Dramatis FFA Small Frame (1)
Ahmad Saugi Menang Dramatis FFA Small Frame Paksa Kinerja Velg

“Dipaksakan sampai akhir lap dan finish, posisi 4. Secara tiba-tiba baut-baut velg lepas. Selebihnya aman apalagi untuk soal mesin sudah bertarung,” ucap Chix Racing Scooter kepada Penulis langsung.

Keputusan itu terbukti tepat. Meski harus berjudi dengan kondisi teknis yang riskan, Saugi berhasil mempertahankan keunggulan hingga garis finish. Kemenangan ini tidak hanya menunjukkan ketangguhan mentalnya, tapi juga kecerdikan dalam mengatur ritme dan mengelola risiko sepanjang race.

Kemenangan dramatis Ahmad Saugi di kelas FFA Small Frame, balap perdana gelaran Vespa, menjadi bukti bahwa dalam balap, keberanian dan strategi bisa mengubah segalanya. Meski motor tidak dalam kondisi 100%, kepercayaan diri dan fokus menjadi kunci utama menuju podium tertinggi.

Cahaya X Toko8 Perkecil Fokus 1 Pembalap, Aan Riswanto Buktikan Kemampuannya

Cahaya X Toko8 Perkecil Fokus 1 Pembalap

Otomotifzone.com — SENTUL. Persaingan di lintasan balap semakin ketat, namun tim Cahaya X Toko8 mengambil langkah berani dengan memperkecil fokus hanya pada satu pembalap: Aan Riswanto.

Keputusan ini terbukti tepat, karena Aan mampu membuktikan kapasitasnya dan tampil menonjol di tengah tekanan tinggi kompetisi. Dalam perhelatan balap skuter tahun 2025 (26-27/4/2025) di Sirkuit Internasional Sentul Karting, Bogor – Jawa Barat.

Keputusan tim untuk memusatkan dukungan penuh pada satu pembalap tentu bukan tanpa alasan. Cahaya X Toko8 mengandalkan sepenuhnya Aan Riswanto sebagai tumpuan utama, dengn back up enginer Ganesha Lathe. Hasilnya, performa Aan langsung terlihat solid sejak sesi latihan hingga race berlangsung.

Aan tampil fokus dan konsisten. Didukung oleh motor dengan settingan yang sudah matang serta pengawasan teknis ketat dari tim, ia mampu menjaga kecepatan stabil dan membuat tekanan kepada pembalap-pembalap unggulan lainnya.

Meskipun harus menanggung beban besar sebagai satu-satunya yang dijagokan, Aan membalas kepercayaan tim dengan performa maksimal.

“Ini kali pertama saya balap Vespa, baru 3x cona. Latihan, Qtt, dan Race. Alhamdulillah hasilnya maksimal. Tinggal melakukan penyesuaian kembali untuk selanjutnya,” buka Aan langsung kepada Penulis saat ditemui langsung di Sirkuit.

Balapan berlangsung sengit, namun Aan tak goyah. Ia menunjukkan kematangan sebagai pembalap yang bukan hanya mengandalkan kecepatan, tapi juga strategi dan insting balap yang tajam.

Keberhasilannya mencatat waktu kompetitif dan mempertahankan posisi di papan atas membuktikan bahwa fokus satu pembalap bukan langkah keliru.

“Tahun ini fokus kelas Promosi dan Reguler, rider Pemula di kelas matic dulu. Targetnya bisa Juara Umum. Untuk hasilnya Alhamdulillah,” ungkap Cahaya Racing saat dihubungi Penulis.

Sebagai daya gedor bantuan, Toko8 yang kerap selalu beriringan jalan dengannya. Turut menyampaikan serupa. “Kali ini tetap Collabs bersama Cahaya. Bagaimana Cahaya, kita ikut,” singkat dari Toko8 yang mana Penulis hubungi juga.

Keputusan strategis Cahaya X Toko8 dan pembuktian Aan Riswanto menjadi kombinasi sukses yang layak mendapat sorotan. Ini juga menjadi pembelajaran bahwa dengan kepercayaan dan perencanaan matang, tim kecil bisa bersaing di level atas.

GTS Pilih Maksimalkan Putra Daerah, Pembalap Buktikan

GTS Pilih Maksimalkan Putra Daerah, Pembalap Buktikan

Otomotifzone.com — SENTUL. Dalam atmosfer balap yang makin kompetitif, GTS (Gaz Truz Scooter) mengambil langkah berbeda dari kebanyakan tim papan atas. Mereka memilih untuk memaksimalkan potensi putra daerah dalam formasi timnya. 

Hasilnya? Strategi ini langsung membuahkan pembuktian di lintasan (26-27/4/2025), di Sirkuit Internasional Sentul Karting, Bogor – Jawa Barat. 

Langkah GTS ini dianggap cukup berani, mengingat banyak tim lebih memilih pembalap nasional yang sudah punya jam terbang tinggi. Namun GTS melihat sesuatu yang berbeda. 

Segenap pembalap pilihan andalan GTS berhasil menunjukkan performa impresif di kelas yang diikuti. Sejak sesi QTT hingga race, pembalap ini tampil begitu kompetitif, bersaing dengan nama-nama besar dengan penuh percaya diri.

“Alhamdulillah untuk hasil yang baik ini. Selain saya, ada nama Herlian Dandi dan Dion Mamesah untuk line up pembalap dari GTS di 2025 balap Vespa ini,” terang dari Revin Yuridistira selaku salah satu pembalap kunci GTS langsung kepada Penulis.

Tim GTS pun memberikan dukungan penuh, mulai dari riset motor, penyesuaian kaki-kaki, hingga pembacaan data teknis yang optimal. Kombinasi kerja keras tim dan kemampuan pembalap lokal ini menghasilkan performa yang bukan hanya menjanjikan, tapi juga cukup untuk menembus posisi depan.

“Seri pembuka di 2025, seluruh kami Pembalap mendapatkan hasil podium. Hanya beberapa kelas saja yang luput dari juara,” tambah dari Revin. 

Kemenangan moral ini jadi bukti bahwa pembinaan dan kepercayaan pada talenta lokal tidak bisa dipandang sebelah mata. GTS berhasil membalikkan anggapan bahwa hanya pembalap berlabel Nasional yang bisa bersaing di level tinggi.

Hasil Kejuaraan Nasional Dragbike 201M Bone 2025

Hasil Kejuaraan Nasional Dragbike 201M Bone 2025

OtomotifZone.com – Bone. Sukses digelar, Kejuaraan Nasional Dragbike 201M Regional V dan VI Putaran 2 tahun 2025 resmi berakhir di Sirkuit Andi Celleng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada 26-27 April 2025. Ribuan penonton memadati area sirkuit untuk menyaksikan persaingan sengit antar jagoan dragbike terbaik dari kawasan regional V dan VI.

Event ini menjadi ajang unjuk gigi bagi banyak rider muda bertalenta maupun nama-nama besar di dunia dragbike nasional. Dengan kondisi cuaca cerah, lintasan sepanjang 201 meter menjadi saksi pertarungan kecepatan, ketepatan start, dan penguasaan teknik para peserta.

Berikut beberapa hasil terbaik Kejurnas Dragbike 201M Bone 2025:

  • DB1 – Bracket 8 Detik Open Kejurnas:
    Juara pertama diraih oleh M Ilham (Chebonk) dari Gowa bersama 028 Racing Team LMS dengan catatan waktu 8,098 detik.
    Disusul oleh M Ikhsan DM (Gowa) dan Andika (Bulukumba) di posisi kedua dan ketiga.
  • DB2 – Bracket 9 Detik Open Kejurnas:
    Muh Irwan Rafi (Maros) dari MGI Racing Team sukses menjadi juara setelah mencatatkan waktu 9,005 detik.
  • DB3 – Bracket 10 Detik Open Kejurnas:
    Akmal Jaunardi (Bone) dari Kajuara Motor tampil konsisten dan keluar sebagai pemenang dengan waktu 10,008 detik.
  • DB4 – Sport Tune Up 2T Rangka Standar s/d 155cc Open Kejurnas:
    Andi Riski (Bone) dari HRS Motor berhasil mengunci kemenangan dengan waktu 8,506 detik.
  • DB5 – Bracket 8.5 Detik Open:
    M Nuzul Qadri (Gowa) dari CV Restu Ibu x Garasi SP CSR-RJAM tampil dominan dengan waktu 7,265 detik.
  • DB6 – Bracket 9.5 Detik Open:
    Andri Setiawan (Madiun) dari NRL Basto Stavoll Fam Gallery berhasil menjadi yang tercepat dengan waktu 6,722 detik.
  • DB7 – Sport Tune Up s/d 155cc Open:
    Dheni Apriawan (Makassar) dari 79 Bone Racing Team kembali menunjukkan dominasinya dengan catatan waktu 6,571 detik.
  • DB8 – Free For All (FFA) s/d 350cc Open:
    Dheni Apriawan (Makassar) sekali lagi mengunci podium tertinggi dengan waktu 7,854 detik.

Selain nama-nama di atas, banyak juga pebalap muda lainnya yang tampil mengesankan dan layak diperhitungkan dalam putaran-putaran berikutnya.

Berikut ini terlampir hasil lengkap dari kejuaraan ini:

Dengan berakhirnya event ini, semakin memperkuat posisi Dragbike 201M sebagai salah satu cabang balap paling bergairah di Indonesia. Kita nantikan aksi-aksi seru di putaran berikutnya!

Tetap di OtomotifZone.com untuk update berita balap nasional lainnya!

Kawahara Djava K2R IDC 2025 Seri 1 : Ketat 6.7 Detik, Gery Percil Rebut Podium Pertama Geber Ninja Tu 155cc ADM Official

Wonosari – Kelas Ninja Tu 155cc di ajang Kawahara Djava K2R IDC 2025 yang berlangsung di Sirkuit NP Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta, kembali menyajikan pertarungan yang sangat sengit. Tim ADM Official membawa kuda besi garapan Sanjaya Jet Yogyakarta, tampil memukau dengan motor Ninja Tu 155cc mereka,. Di babak penyisihan, Joko Percil memimpin namun di Final harus puas di urutan kelima, Rekan satu tim yaitu Gery Percil, tampil gemilang di babak final dan berhasil mengunci podium pertama dengan catatan waktu 6.706 detik.

Persaingan di kelas ini sangat ketat, dengan lima besar pembalap mencatatkan waktu yang hanya terpaut beberapa detik saja. Gery Percil, yang tampil sangat konsisten, berhasil menorehkan waktu tercepat dan mengalahkan sejumlah pembalap lainnya yang juga memiliki potensi besar.

“Ini adalah hasil yang membanggakan terutama bagi Tim ADM Official. Persaingan kali ini sangat sengit, saya kira semua motor yang bertarung memiliki power yang hampir sama rata semuanya, tinggal faktor pembalap sebagai eksekutornya” ujar Gery Percil dengan wajah cerah.

Joko Percil, yang memimpin penyisihan, akhirnya harus puas berada di urutan kelima dengan waktu 7.785 detik. Meskipun tidak berhasil meraih podium, Joko tetap mengungkapkan rasa puas atas performa yang dia tunjukkan di sepanjang ajang ini.

Di posisi kedua, ada pembalap lain yang mencatatkan waktu sangat tipis, dengan lima besar semua mencatatkan waktu di angka 6.7 detik, menandakan betapa ketatnya persaingan di kelas ini.

Komentar Yudha Kemo, mekanik dari bengkel Sanjaya Jet Yogyakarta, memberikan komentar mengenai performa motor yang digunakan oleh Gery Percil. “Riset terus berlanjut dan untuk Motor Gery sebagian menggunakan spek yang sama seperti tahun kemarin seperti krukas QTT Racing Stroke Up 1mm (total 2mm) kita masih mempertahankan, Krukas ini terbukti ampuh dalam memberikan akselerasi yang maksimal, Meskipun krukas ini sekarang sedang langka, kami beruntung masih bisa menggunakannya dan memberikan hasil yang optimal. Pastinya kami akan terus berinovasi untuk seri-seri berikutnya,” jelas Yudha dengan penuh kebanggaan.

KWR Djava K2R IDC 2025 Seri 1 402m : Rizky Motorsport x DND BSHK Amankan Poin Konstruktor!

OtomotifZone.com – Wonosari. Gelaran Kawahara Djava K2R IDC 2025 kembali menghadirkan persaingan ketat di lintasan 402m. Salah satu tim yang mencuri perhatian adalah Rizky Motorsport x DND BSHK, yang berhasil mengamankan poin penting dalam klasemen konstruktor berkat performa luar biasa dari dua pembalap andalan mereka, Yudies Kurcaci dan M. Dhiba.

Yudies Kurcaci tampil konsisten dan impresif sepanjang seri, mengumpulkan total 70 poin. Berkat teknik balap yang matang dan strategi yang tepat, Yudies berhasil mengungguli rival-rivalnya. Sementara itu, M. Dhiba juga memberikan kontribusi besar dalam menjaga kekuatan tim di papan atas klasemen.

Dalam persaingan, Tim No Limit Racing berada di urutan kedua mengumpulkan 58 poin, serta pembalap dari Bara Bere Lart yang mengantongi 51 poin.
Sementara itu, di klasemen konstruktor, Rizky Motorsport x DND BSHK sukses mempertahankan keunggulan mereka dengan total poin yang solid, membuktikan kekompakan dan kekuatan tim di musim ini.

“Ini semua berkat kerja keras dari semua pihak, mekanik, kru, dan tentunya para pembalap kami. Kami sangat bersyukur dengan hasil ini dan bertekad untuk terus mempertahankan performa hingga akhir musim,” ujar Manager Tim Andy Rahman dari Rizky Motorsport x DND BSHK.

Dengan hasil seri pertama ini menjadikan semangat tim Rizky Motorsport x DND BSHK semakin membara. Mereka optimistis bisa menjaga momentum dan menutup musim Kawahara Djava K2R IDC 2025 sebagai juara konstruktor 402m.

Pentas Perdana Bolang di RAW Racing Memukau! P3, Tembus 57.088 Detik!!!

Screenshot

Otomotifzone.com — SENTUL. Debut Damar Abi Yoga alias Bolang, di ajang balap perdana Vespa 2025 (27/4/2025) dengan tim barunya RAW Racing benar-benar mencuri perhatian di Sirkuit Sentul Internasional Karting, Bogor — Jawa Barat.

Tampil untuk pertama kalinya bersama tim Juara Umum 4T 220cc Tune Up 2024 di lintasan bergengsi tersebut, Bolang sukses membuktikan kualitasnya dengan langsung finis di posisi ketiga (P3), mencatatkan waktu impresif 57.088 detik!

Sejak awal sesi, Bolang tampil percaya diri. Meski statusnya sebagai pendatang baru di tim, tidak ada rasa ragu yang terlihat. Ia langsung menunjukkan kecepatan stabil dan konsistensi mempertajam catatan waktu dalam setiap lap, membuat para pesaing harus ekstra waspada.

Motor yang dikendarai Bolang juga tampil dalam kondisi optimal. Didukung setelan mesin dan sasis yang mumpuni, racikan Rully. Bolang mampu mengeluarkan potensi penuh dari tunggangannya. Kombinasi skill, strategi cerdas, dan adaptasi cepat terhadap karakteristik sirkuit menjadi kunci performa apiknya bersama RAW Racing.

Tak hanya mencatat waktu cepat, Bolang juga menunjukkan mental kuat sepanjang lomba. Terbukti, saat alami crash dibeberapa lap akhir usai usaha curi posisi pertama. Dirinya langsung bangkit mengejar garda terdepan. 

Raw
Foto: JW VISUAL

“Hasilnya Alhamdulillah masih bisa mengamankan podium. Meski sayang, crash engga bisa dihindari. Mohon maaf untuk tim dan seluruh Crew yang bertugas dari Bolang,” pungkas #133 langsung kepada Penulis. 

Tekanan dari pembalap lain tidak membuatnya panik. Ia tetap fokus menjaga ritme balap hingga berhasil memberi catatan waktu luar biasa — 57.088 detik, sebuah angka yang mengesankan.

Hasil ini tentu menjadi sinyal kuat bahwa Damar Abi “Bolang” layak diperhitungkan di putaran balap berikutnya. Dengan pengalaman pertama yang sudah sebrilian ini, menjadi modal penting RAW Racing melangkahkan pijakannya. 

“Hasil ini menjadi data penting untuk putaran selanjutnya,” singkat Rully RAW Racing usai balapan kepada Otomotif Zone.