Otomotifzone.com — Sentul. Balapan kelas FFA Small Frame kembali menyajikan aksi penuh tensi tinggi, dan kali ini spotlight jatuh pada Ahmad Saugi. Dalam kondisi motor yang tidak sepenuhnya ideal, Saugi tetap tampil maksimal dan meraih kemenangan dramatis dengan memaksa kinerja velg hingga batasnya.
Sejak awal balapan (27/4/2025) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor – Jawa Barat. Saugi sudah menunjukkan niat besar untuk tampil agresif. Ia langsung menekan sejak lampu start padam, berani ambil risiko untuk menjaga posisi terdepan. Perebutan posisi satu terbukti olehnya. Namun di tengah usaha tersebut, Saugi menghadapi kendala teknis pada sektor kaki-kaki— tepatnya pada bagian velg.
Velg yang yang secara mendadak menunjukkan gejala ketidakstabilan. Namun alih-alih bermain aman, Saugi memilih untuk memaksimalkan performa yang tersisa. Dengan pengendalian yang presisi dan insting balap tinggi, ia tetap menjaga ritme tanpa membiarkan lawan-lawan mendekat terlalu dekat.

“Dipaksakan sampai akhir lap dan finish, posisi 4. Secara tiba-tiba baut-baut velg lepas. Selebihnya aman apalagi untuk soal mesin sudah bertarung,” ucap Chix Racing Scooter kepada Penulis langsung.
Keputusan itu terbukti tepat. Meski harus berjudi dengan kondisi teknis yang riskan, Saugi berhasil mempertahankan keunggulan hingga garis finish. Kemenangan ini tidak hanya menunjukkan ketangguhan mentalnya, tapi juga kecerdikan dalam mengatur ritme dan mengelola risiko sepanjang race.
Kemenangan dramatis Ahmad Saugi di kelas FFA Small Frame, balap perdana gelaran Vespa, menjadi bukti bahwa dalam balap, keberanian dan strategi bisa mengubah segalanya. Meski motor tidak dalam kondisi 100%, kepercayaan diri dan fokus menjadi kunci utama menuju podium tertinggi.

