Beranda blog Halaman 197

Ulti X Produk Baru Siap Penuhi Permintaan Peserta Balap Nasional, Produknya?

OtomotifZone.com – Jakarta. Ikatan Motor Indonesia Pusat sudah umumkan produk produk apa saja yang sudah terdaftar dan bisa digunakan para pecinta balap Indoenesia dalam gelaran bertitle Kejuaraan Nasional. Dari MotoPrix, Oneprix sampai Mandalika Racing Series. Terlihat ada hal yang baru dalam belantara Otomotif Nasional. Produk Ulti X terdaftar dalam beberapa katagori part yang bisa digunakan para pecandu balap Nasional.

Apa itu Ulti X? Ternyata produk ini sebenarnya dari tahun lalu tim redaksi sudah mulai meriset beberapa part yang bisa digunakan diajang balap. Pelakunya masih dalam Astra Grup. Kalian tau pasukan Astra Grup kalau mau meluncurkan barang tidak main main. Mereka langsung turun ke lapangan untuk menguji dan mengevaluasi barangnya sebelum dipasarkan. Setelah berhasil, baru mereka muncul dengan gebrakan yang luar biasa.

Terdaftar part Ulti X ada banyak sekali partnya. Dan part ini bisa digunakan untuk Kejurnas Motoprix, Kejurnas Oneprix dan Kejurnas Mandalika Racing Series. Ini berarti partnya ada dari motor Underbone sampai motor sport. Wawwww banyak juga partnya. Lalu apa saja partnya, berikut daftarnya:

  • Master Rem
  • Kaliper Rem
  • Selang Rem
  • Disc Brake
  • Rantai dan Gear Depan Belakang
  • Velg

Merah Putih di Lintasan Asia: Pembalap Indonesia Naik Podium Di GT World Challenge Asia 2025, Sepang Circuit

Pembalap Indonesia Naik Podium Di GT World Challenge Asia 2025

Sepang, 12 April 2025 – Seri pembuka GT World Challenge Asia 2025 resmi digelar di Sepang International Circuit, Malaysia, pada 11–13 April 2025. Seri kedua akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Indonesia, pada 9–11 Mei 2025. Ajang di Mandalika Circuit akan menandai momen bersejarah karena untuk pertama kalinya sirkuit kebanggaan Tanah Air ini menjadi tuan rumah balapan mobil kelas internasional dengan standar FIA.

Setelah Mandalika, kompetisi berlanjut ke Chang International Circuit, Thailand (30 Mei – 1 Juni), lalu ke Jepang dengan dua seri di Fuji International Speedway (11–13 Juli) dan Okayama International Circuit (29–31 Agustus), sebelum ditutup dengan balapan jalan raya di Beijing Street Circuit, Tiongkok, pada 17–19 Oktober 2025.

Indonesia akan diwakili oleh sejumlah pembalap andalan Indonesia yang siap membawa semangat Merah Putih dan Indonesia Raya di atas lintasan Pertamina Mandalika International Circuit. Di antaranya adalah David Tjiptobiantoro, AM Driver dari tim Garage 75, yang akan mengendarai Ferrari 296 GT3. Kemudian Setiawan Santoso dari tim EBM dengan mobil Mercedes-AMG GT3 EVO, serta Anderson Tanoto, Pro-AM Driver dari tim Absolute Corse, yang juga akan mengandalkan Ferrari 296 GT3. Ketiganya merupakan nama-nama yang telah membuktikan kapabilitas mereka di berbagai ajang balap bergengsi di Asia.

Dengan persaingan yang ketat dan atmosfer kompetisi yang mendebarkan, para pembalap Indonesia ini diharapkan akan mampu menampilkan performa terbaik dan mengharumkan nama bangsa di pentas internasional terutama di Pertamina Mandalika International nantinya.

Priandhi Satria selaku Direktur Utama MGPA, perusahaan yang ditunjuk oleh Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola Pertamina Mandalika International Circuit, menyatakan “Kehadiran para pembalap Indonesia ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri di tengah persaingan ketat para pembalap Asia dan internasional lainnya. Kita patut memberikan appresiasi setinggi-tingginya bagi para pembalap Indonesia yang mengikuti ajang balap tersebut. Mereka tidak hanya membawa harapan tinggi untuk mengharumkan nama bangsa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda pecinta motorsport di Tanah Air”.

“GT World Challenge Asia 2025 yang akan dilangsungkan di Mandalika pada tanggal 9-11 Mei 2025, adalah bagian dari komitmen kami di MGPA, dalam turut serta membangun Mandalika, Lombok, NTB sebagai pusat sport tourism Indonesia, baik motorsport maupun non-motorsport. Kehadiran berbagai ajang sport-tourism tersebut diharapkan tidak hanya membawa prestasi olahraga yang baik, tetapi juga dapat memberikan manfaat langsung bagi sektor pariwisata dan perekonomian lokal” tutup Priandhi Satria.

Penyisihan SDW RCT 2025 Seri 1 : No Debat!! Jupi 130cc Injeksi NO LIMIT MBKW2 Emang Gila

OtomotifZone.com – Yogyajarta. Bikin Geleng-geleng kepala, kuda besi berkapasitas 130cc Karya dari Sakty Mlethiz Yang mengusung nama tim hebat tahun ini yaitu NO LIMIT Racing Team membikin ulah karena mencatat waktu 07.278 detik.

Tiada Lawan dengan catatan waktu fantastis tersebut, Wildan Anharu Selaku eksekutor senyum-senyum sendiri pasca mencatat waktu terbaik karena hampir sulit untuk dilawan ataupun menyamai di angka yang sama 7.2 detik.

Tanggung Jawab Penuh dari sebuah kepercayaan dari bos No Limit dan sang mekanik yang mempercayai dirinya, “Alhamdulillah diseri pertama ini sudah bikin senyum tim yang sudah mempercayai saya, Meski hanya babak penyisihan namun catatan waktu tempuh tersebut jadi sejarah baru dikelas Bebek 4t tu 130cc”. Bilang Wildan.

Meski tak di dampingi sang mekanik karena ada tugas khusus di Mandalika Racing Series, Dikatil selaku pengawal motor tersebut yang di percaya oleh Pak Mlethiz mengatakan, “Motor sudah Onfire kita sudah setting jauh-jauh hari jadi di sirkuit sini kita tinggal atur aja mappingan menyesuaikan suhu dan kondisi di sirkuit”, pungkasnya

Penyisihan SDW RCT 2025 Seri 1 : Mx King 200cc DOS AKRM Langsung FOR SALE Pasca Cetak 6.6 Detik!

Motor yang baru di rakit oleh Andis DOS beserta para pasukannya langsung menggebrak jalannya Race Bebek 4t tu 200cc pada SDW RCT Ekitoyama Saber 2025 Putaran Pertama.

Ditunjuk sebagai juru tembak, Kiki Paiko tanpa ampun langsung menorehkan angka 06.651 Detik dan berhasil memimpin kelas ini yang diisi 17 Starter.

Meski sudah terlihat jelas angkanya, Andis DOS tak berpuas diri, Dia mengakui akan berbenah lagi untuk memaksimalkan motor tersebut. Hari ini sabtu (12/04) pasukan DOS melakoni setting tipis-tipis salah satunya setting Quick Shifter dan finishing motor sebelum dibawa ke Babak Final di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta.

“Ngomong-ngomong Motor ini Kami FOR SALE alias Dijual, nominal tentu sudah kami tentukan angkanya yang pasti dibawah 200jt, motor sudah menempuh best time 06.651 Detik mungkin baru kali dikelas Bebek 4t tu 200cc tembus waktu tersebut”, bilang Andis.

P1 Mode Tarung M. Zidane Di FFA Pro Setelah Start Buruk Seri 1 AKRM Wonosobo

OtomotifZone.com – Wonosobo. Pertarungan para pembalap papan atas grasstrack tanah air tersaji pada Moto 1 FFA Pro seri 1 AKRM Kejurnas Motocross Grasstrack 2025, 12 – 13 April sirkuit AKRM, Wonosobo, Jawa Tengah.

Selepas start dilakukan, Rubin Caesar dari tim Rizky Motorsport Team86 langsung memimpin jalannya balapan hingga 2 lap pertama, sayangnya Rubin melakukan kesalahan yang membuatnya terjatuh dan tercecer ke posisi 4 hinggal akhir balapan.

Zidane yang juga melakukan kesalahan saat start dan harus tercecer diposisi buncit melakukan mode menyerang dengan perlahan merangsek kedepan.

“Pokoknya harus kuat fisik kali ini. Trek beratnya istimewa. Selain itu juga jaga kondisi biar mesin jangan sampai ambrol. Asli menyiksa mesin race kali ini,” ucap Cah Blitar ini.

Momen datang disaat yang tepat, dimana ketika Zidane berhasil memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh Rubin Caesar untuk memimpin jalannya balapan hinggal akhir balapan. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Bayu Seto dari tim RPMX dan Rizky HK dari TRT91.

Skema Formasi Menyerang, Squad Kades Muda Blora Kolaborasi Lagi Dengan ABK Wonogiri

OtomotifZone.com-Blora. Casytha Manahadap Road Race Championship 2025 sudah dimulai, balap roda dua seriesnya di Jateng ini sudah sangat siap dipentaskan di sirkuit NP. Alun-alun Blora 12-13 April 2025.

Pasukan tuan rumah Kades Muda Laga Kusuma terjun dengan kekuatan penuh meskipun bukan yang kali pertama featuring dengan ABK Wonogiri. Namun mereka siap bertarung lagi. Intinya ingin tampil all out mengingat juga lokal hero dan siap memberikan sajian terbaik di depan publik sendiri yang bersemangat tinggi untuk mengejar prestasi.

Selain itu tampil di depan publiknya sendiri, Kades Muda juga berkolaborasi dengan Gafa. Untuk pembalapnya sendiri mempercayakan Ciko Mbape, Rizky KN dan Atorix AP mereka masing-masing bermain di kelas Poin Open, Pemula, Kejurprov dan beberapa kelas lainnya.

Untuk spek pacuan hasil garapan Zulfikar Kiyul yang di asisteni oleh Ajis ABK ini tetap di istimewakan meskipun sang owner bengkel ABK tak bisa ikut mendampingi dikarenakan Fikar berangkat ke Lombok mengikuti MRS Sirkuit Mandalika, 12-13 April 2025.

Penyisihan SDW RCT 2025 Seri 1 : Usung Tim RMS, CONKS ft PDKPCU23 Keluarkan Jurus Baru, Pimpin Sport 2t Tu 155CC!

Terdengar Seperti Angin Yang Berhembus begitu sejuk rasanya, Fauzan Conks FT PaddockPacu23 meracik Ninja Tu 155cc dibawah bendera Rizky Motorsport (RMS) Langsung memimpin babak penyisihan Sport 2t Tu 155cc.

Gelaran event SDW Racertees Ekitoyama Saber 2025 Putaran Pertama jadi awal momentum jurus baru dari Conks Speed keluar, sudah lama memang rasanya Conks Speed Jarang terdengar namanya. Biasanya muncul dengan racikan Bebek 4t tu 200cc.

Tangan dingin pembalap asal Lombok mampu menuntaskan babak penyisihan Kelas Sport 2t Tu 155cc dengan catatan waktu 06.699 detik. Karakter motor sudah cocok nampaknya dengan Yudies Kurcaci.

Fauzan Conks selepas Race mengatakan “Yudies melakukan tugasnya dengan baik karakter motor yang liar dibawah sudah pas sesuai dengan Yudies terbukti dititik 60Ft muncul angka 1.565 detik. Sedangkan Arya Supe kemarin saat Start RPM bawahnya kurang jadi powernya tak begitu maksimal dan untuk top speed sudah nyaman semuanya”.

Penyisihan SDW RCT 2025 Seri 1 : Kopling Selip Jupi 200cc GUU TJS Mempimpin, Lanjut Berbenah & Ganti Kampas MCR!

Hasil yang baik tentu dibelakangnya ada beberapa hal yang mungkin jadi hambatan, namun dengan hal tersebut kita harus berfikir bagaimana meminimalisir hambatan yang dihadapi demi hasil yang memuaskan.

Seperti halnya yang dihadapi oleh Bengkel TJS Kediri dari kemarin terus berbenah terutama di sektor Kopling, sempat beberapa kali trouble dan selip saat dipacu untuk memperebutkan waktu terbaik.

Demikian pula saat digeber oleh Deby Ap pembalap yang mengusung nama tim Gak Udah-Udah MCR TJS Djayanta Donta Pilotter, saat berada di lintasan sedikit mengalami selip Kopling dan sedikit kesulitan saat perpindahan gigi ke-2 pindah ke-3. Namun hasilnya masih bisa memimpin prosesi penyisihan di time 07.038 detik.

“Saat ini kita fokus berbenah di sektor tersebut mas, kita usahakan agar meminimalisir resiko atau kejadian tidak di inginkan di sirkuit.”

“Kita coba ganti Kampas MCR Racing dulu sama coba oplos Kampas Kopling pake ori dan MCR, mana yang lebih baik digunakan besok ya itu yang akan kita pakai nantinya, semoga besok tidak ada masalah agar bisa mempertahankan posisi terbaik”. Jelas Farid TJS.

Hindari Terjatuh Saat Bermanuver di Tikungan

Hindari Terjatuh Saat Bermanuver di Tikungan

Berkendara motor sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Dari pergi ke sekolah, bekerja, hingga sekadar jalan-jalan, sepeda motor selalu jadi andalan. Namun masih banyak pengendara yang belum memahami cara berkendara yang aman dan benar. Alhasil, sering kali kita lihat pengendara yang melaju terlalu cepat tanpa mempertimbangkan kondisi jalan—padahal, kesalahan kecil bisa berujung pada kecelakaan yang serius.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma mengatakan, “Kondisi jalan raya di Indonesia yang beragam menuntut pengendara untuk menguasai teknik dasar berkendara yang sesuai, salah satunya saat melewati tikungan. Tanpa teknik menikung yang tepat, berbagai bentuk tikungan bisa menjadi sumber bahaya.”

Nah, biar aman dan tetap nyaman saat menikung, ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan:
 1. Persiapan sebelum menikung,

 2. Postur tubuh saat menikung, dan

 3. Aksi setelah melewati tikungan.

1. Sebelum Menikung

Pastikan untuk mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan. Tidak ada patokan pasti soal berapa kecepatan ideal saat menikung, karena setiap tikungan punya karakteristik berbeda. Namun yang penting, usahakan untuk tetap berada di tengah jalur, tidak terlalu masuk ke dalam maupun keluar dari garis jalan. Pengalaman dan rasa berkendara akan membantu kamu menyesuaikan kecepatan yang aman.

2. Postur Saat Menikung

Postur tubuh juga berperan besar saat melewati tikungan. Salah satu yang paling penting adalah arah pandangan. Saat menikung, arahkan pandangan jauh ke depan, ke arah tujuan, bukan ke roda atau jalan di depan ban. Dengan begitu, kamu bisa lebih cepat mendeteksi potensi bahaya—seperti pasir, lubang, atau bahkan pejalan kaki yang tiba-tiba menyebrang. Pandangan yang jauh membantu tubuh dan motor beradaptasi lebih baik terhadap tikungan yang dihadapi.

3. Setelah Menikung

Begitu keluar dari tikungan, segera sesuaikan kembali kecepatan, terutama jika lalu lintas sedang ramai. Hal ini penting agar kamu tidak mengganggu pengendara di belakang dan bisa tetap mengikuti arus lalu lintas dengan aman.

Selalu berhati-hati dan waspada saat akan berkendara kemanapun, selalu gunakan helm, jaket, celana panjang, sarung tangan dan sepatu saat kita berkendara kemanapun, untuk  #Cari_Aman saat naik motor.

Penyisihan SDW 2025 Seri 1 : Lama Tak Terdengar Ninja Std 155cc Karya Agung Boter Bikin Gebrakan 6.9 Detik

OtomotifZone.com – Yogyakarta. Siapa tak kenal dengan kliker asal Magelang. Agung Boter yang namanya sekarang jarang muncul diberbagai media dengan konsistensi di seputar mesin 2tak. Hasil karyanya menunujukan hasil yang positif di kancah balap lurus roda dua di Indonesia.

Event bergengsi sekelas SDW Racertees Ekitoyama Saber 2025 Putaran Pertama, jadi saksi akan keganasan hasil tangan dingin Agung Boter. Ninja Frame Std 155cc berbendera Pura Pura Garage KJR Indonesia berkuasa di angka 6.9 Detik.

Hasil tersebut dicetak oleh dua pembalap yaitu Nanda Kotak dengan time 06.953 detik berada di urutan terbaik. Kemudian ada Ilham Alviano 06.985 detik menyusul di urutan ketiga.

Sudah termasuk konsisten dua pembalap yang membetot Ninja tersebut tembus 6.9 Detik, namun Kedua pembalap tersebut diancam oleh Wildan Anharu dengan Ninja No Limit Racing Team torehkan 06.960 detik berada di urutan kedua.

“Ada Jeda satu hari kita check-up & mungkin ini kita setting sedikit agar besok tampil maksimal, kalau kendala tidak ada di sektor mesin atau rangka. pembalap sudah cocok dengan karakter motor ini”, tandas Agung.