Beranda blog Halaman 21

Tenang di Tengah Kekacauan, Kenzie Erizananda Menang Final B MiniRok

OtomotifZone.com – Jakarta, Drama penuh ketegangan terjadi pada Final B kelas MiniRok di ajang Eshark Rok Cup Seri 2 yang berlangsung Minggu (19/4) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat. Kali ini giliran Kenzie Erizananda yang menunjukkan performa gemilang dengan keluar sebagai juara setelah melalui balapan yang penuh insiden.

Balapan Final B MiniRok langsung diwarnai drama sejak awal. Crash yang terjadi sesaat setelah start membuat jalannya lomba menjadi tidak kondusif. Tidak hanya itu, jump start yang terjadi secara berjamaah membuat pimpinan lomba mengambil keputusan tegas dengan menghentikan balapan untuk memberikan briefing kepada seluruh peserta.

Setelah situasi kembali kondusif, balapan pun dimulai ulang. Meski dihuni pebalap-pebalap belia, persaingan di kelas MiniRok tetap berlangsung sengit. Namun drama kembali terjadi, beberapa pebalap kembali melakukan jump start. Kali ini pimpinan lomba memilih untuk tidak menghentikan balapan dan memutuskan lomba tetap dilanjutkan.

Pertarungan sengit langsung terjadi di barisan depan. Para pebalap muda ini saling salip dan memberikan tekanan satu sama lain hingga memasuki lap-lap akhir. Kenzie Erizananda yang sempat berada dalam rombongan depan mulai menunjukkan strateginya. Secara perlahan dirinya mencoba melepaskan diri dari rombongan.

Upaya tersebut berhasil. Kenzie mampu menciptakan jarak dan memimpin jalannya balapan. Namun tekanan datang menjelang akhir lomba dari Rex Alexander yang terus mencoba mendekat. Meski demikian, Kenzie tampil sangat rapi dan minim kesalahan, sehingga tidak memberikan celah bagi lawannya untuk menyalip.

Dengan performa tenang dan konsisten hingga garis finis, Kenzie Erizananda akhirnya berhasil mengamankan posisi pertama pada Final B MiniRok Eshark Rok Cup Seri 2 setelah melalui balapan yang penuh drama dan persaingan ketat hingga akhir.

JRC 2026 Seri 1 : ​Trah Juara! Davi Alvaleri Rebut Juara Pertama Bebek 4T 150cc Beginner Langsung Dapat Bonus dari Pakdhe Bima Aditya

​OtomotifZone.com – Semarang – Darah balap nampaknya benar-benar mengalir deras dalam nadi Davi Alvaleri. Pembalap muda berbakat ini membuktikan kualitasnya dengan meraih podium tertinggi di kelas Bebek 4T 150cc (Spek Beginner) pada ajang Java Race Championship (JRC) 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mijen.

​Nama Davi bukanlah sosok sembarangan di dunia balap tanah air. Ia merupakan saudara dari mekanik papan atas Bima Aditya sekaligus kerabat dari pembalap nasional ternama, Gupita Kresna. Tak heran jika mental bertanding dan teknik balapnya sudah terlihat matang meski bertarung di kelas Beginner.

​Membela tim RMF TRANS, Davi tampil impresif sepanjang 8 lap balapan. Ketangguhannya di atas lintasan berbuah manis dengan posisi juara pertama. Keberhasilan ini pun disambut haru dan bangga oleh sang paman atau “Pakdhe”, Bima Aditya.

​Ada momen menarik seusai penyerahan piala di atas podium. Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Bima Aditya langsung memberikan bonus khusus berupa 216 Ringgit kepada Davi. Bonus ini menjadi simbol kasih sayang sekaligus pelecut semangat agar sang keponakan terus konsisten di jalur juara. Ini bukan hadiah cuma cuma. Hanya saja ini untuk memotivasi agar dirinya lebih semangat.

​Di balik kesuksesan Davi, dukungan keluarga menjadi faktor kunci. Sang ibu yang setia mendampingi turut mengungkapkan rasa syukur dan harapan besarnya. Beliau berpesan agar Davi tidak cepat puas dengan hasil yang diraih saat ini.


​”Harapannya ke depan Davi bisa lebih baik lagi, terus giat belajar dan berlatih agar suatu saat nanti bisa membanggakan Indonesia dan go internasional,” ungkap sang Ibu penuh harap.

​Kemenangan di Sirkuit Mijen ini menjadi langkah awal yang sangat solid bagi Davi Alvaleri. Dengan dukungan teknis dari sang pakdhe dan doa dari sang ibu, jalan menuju jenjang balap yang lebih tinggi kini terbuka lebar bagi pembalap muda asal DIY ini.

JRC 2026 Seri 1 : Akhirnya Chessy Meilandri Persembahkan Podium Tertinggi untuk No Limit Racing Team di Bebek 4t 150cc Novice

​OtomotifZone.com – Semarang – Persaingan kelas Novice Bebek 4T 150cc TU dalam gelaran Java Race Championship (JRC) 2026 di Sirkuit Mijen benar-benar menyedot perhatian. Pertarungan papan atas yang mempertemukan Chessy Meilandri dan M. Jordan Badaru menjadi sajian utama yang mendebarkan sepanjang 15 lap jalannya balapan.

​Sejak lampu start padam, Chessy Meilandri yang membela No Limit Racing Team langsung terlibat duel wheel-to-wheel dengan M. Jordan Badaru. Keduanya saling kejar dan bergantian mengisi posisi terbaik. Jarak yang sangat rapat membuat tensi di lintasan Mijen semakin memanas, di mana kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal.

​Strategi menyerang dan bertahan diperagakan dengan apik oleh kedua pembalap muda ini. Penonton disuguhi aksi saling overtake yang membuat posisi juara sulit diprediksi hingga memasuki putaran-putaran akhir.

​Kematangan mental Chessy Meilandri teruji saat memasuki final lap. Dengan kecermatannya melihat celah, pembalap bernomor start 99 ini mampu mengamankan posisi terdepan. Meski terus ditekan oleh Jordan Badaru hingga garis finish, Chessy berhasil unggul tipis dengan selisih waktu hanya 0.182 detik.

​Hasil ini sekaligus memastikan kemenangan manis bagi tim No Limit Racing Team di seri pembuka JRC 2026 ini.

​Ditemui seusai naik ke podium tertinggi, Chessy mengungkapkan bahwa balapan kali ini menuntut konsentrasi penuh dan fisik yang prima.

​”Sepanjang race memang dipaksa untuk terus berjuang. Maju-mundur posisi itu hal biasa dalam balapan, yang penting tetap tenang. Tadi begitu ada celah langsung kita masukin, dan di lap akhir kita coba sedikit ngepush untuk menjaga jarak,” ungkap Chessy dengan bangga.

​Dengan hasil ini, Chessy Meilandri membuktikan dirinya sebagai ancaman serius di kategori Novice musim ini, sekaligus membawa pulang trofi kemenangan untuk tim kebanggaannya

Dominasi Harits Sejak Awal, Juara Final Senior Rok Eshark Rok Cup Seri 2

OtomotifZone.com – Jakarta, Muhammad Harits tampil impresif dengan meraih kemenangan pada Final Senior Rok Eshark Rok Cup Seri 2 yang berlangsung, Minggu (19/4), di Sirkuit Internasional Karting Sentul. Crash yang terjadi di awal lap justru menjadi momentum bagi Harits untuk meninggalkan para pesaingnya dan menguasai jalannya balapan.

Sejak lampu start padam, tensi balapan langsung meningkat. Insiden crash yang terjadi di awal lap membuat rombongan pebalap terpecah. Muhammad Harits yang berhasil lolos dari insiden tersebut langsung memanfaatkan situasi dengan tancap gas dan mengambil alih posisi terdepan.

Setelah memimpin, Harits tampil tanpa cela. Pebalap muda ini mampu menjaga ritme balapan dengan konsisten dan terus memperlebar jarak dari lawan-lawannya. Tidak hanya cepat, Harits juga tampil tenang dan matang dalam mengendalikan gokartnya sepanjang balapan.

Muhammad Harits terus mendikte jalannya balapan hingga pertengahan lap. Para pesaingnya kesulitan mengejar karena Harits mampu menjaga pace yang stabil dan minim kesalahan. Keunggulan tersebut bertahan hingga lap-lap akhir.

Saat bendera finis dikibarkan, Muhammad Harits berhasil mempertahankan posisinya di depan dan keluar sebagai juara pertama Final Senior Rok Eshark Rok Cup Seri 2.

Kemenangan ini menjadi bukti performa solid Muhammad Harits yang mampu memanfaatkan momentum dengan sempurna dan tampil dominan hingga akhir balapan.

JRC 2026 Seri 1 : Fahmi Basam Rajai Kelas Expert 130cc, Strategi “Save Tire” Berbuah Manis

​OtomotifZone.com – Semarang – Seri perdana Java Race Championship (JRC) 2026 yang digelar di Sirkuit Mijen, Semarang, langsung menyajikan tensi tinggi sejak awal. Salah satu aksi yang paling mencuri perhatian adalah perjuangan luar biasa Fahmi Basam di kelas Bebek 4Tak TU 130cc Expert.

​Kondisi aspal Sirkuit Mijen yang tricky—perpaduan antara bagian yang mulai mengering dan sisa-sisa basah akibat hujan—menjadi tantangan berat bagi para pembalap kelas Expert. Di tengah situasi krusial ini, Fahmi Basam menunjukkan kematangan mental dan teknik manuver yang luar biasa.

​Sepanjang balapan, penonton disuguhkan pemandangan posisi yang terus berubah-ubah. Basam sempat terlihat melorot ke belakang lalu merangsek kembali ke depan.

Strategi “maju-mundur” ini ternyata merupakan bagian dari taktik cerdik untuk menjaga performa motor dan ban di lintasan yang tidak menentu.

​Eksekusi Sempurna di Dua Lap Terakhir
​Setelah bersabar menjaga ritme di barisan depan, momen yang ditunggu akhirnya tiba. Memasuki dua lap terakhir, Basam langsung melakukan push habis-habisan. Dengan sisa grip ban yang masih mumpuni, ia berhasil melesat memimpin balapan dan mempertahankan posisinya hingga bendera finish berkibar.

​Ditemui seusai balapan, Fahmi Basam mengakui bahwa balapan kali ini adalah salah satu yang paling menegangkan di seri pembuka ini.

​”Race kali ini sungguh menegangkan dan sangat keras. Bisa berada di barisan depan saja sudah luar biasa dengan kondisi aspal yang sebagian kering dan sebagian basah,” ungkap Basam.

​”Kami sepanjang race sedikit menghemat ban, makanya posisi sempat maju-mundur. Baru di dua lap terakhir kita push. Alhamdulillah, bisa lolos memimpin sampai garis finish,” tutupnya.

​Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Fahmi Basam untuk menatap seri-seri berikutnya di ajang JRC 2026, sekaligus membuktikan bahwa kecerdasan dalam mengatur strategi ban sangat krusial di sirkuit teknikal seperti Mijen.

Joe Wilson Yaptonaga Bangkit dan Rajai Final Entry Level Eshark ROK Cup Sentul

OtomotifZone.com – Jakarta, Joe Wilson Yaptonaga membuat kejutan dengan tampil gemilang dan meraih kemenangan pada Final Entry Level di Eshark ROK Cup Seri 2 yang berlangsung Minggu (19/4) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor.

Pebalap dari tim Barcode Akuma Racing Squad tersebut tidak menjalani balapan dengan mudah. Pada awal lap, Joe Wilson sempat menghadapi situasi kurang menguntungkan. Namun, kondisi tersebut tidak mematahkan semangatnya untuk terus berjuang.

Dengan ketenangan dan fokus tinggi, Joe Wilson mulai memperbaiki posisinya. Ia bekerja keras untuk menyalip satu per satu rivalnya hingga akhirnya berhasil merebut posisi terdepan. Setelah memimpin balapan, Joe tampil semakin percaya diri.

Lap demi lap dijalani dengan konsisten. Bahkan, Joe Wilson sempat menciptakan jarak dengan para pesaingnya, menunjukkan performa yang solid sepanjang balapan Final.

Hingga bendera finis dikibarkan, Joe Wilson Yaptonaga berhasil mempertahankan posisi pertama dan memastikan dirinya menjadi raja kelas Entry Level di Eshark ROK Cup Seri 2 Sentul.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan performa impresif Joe Wilson sepanjang akhir pekan, setelah sebelumnya juga tampil kuat di sesi Pre Final.

JRC 2026 Seri 1 : Drama Hujan Turun Saat Race, Kecerdikan Hafid Fahril Rasyadan Bawa TOGER JuaraBebek 2T STD 116cc

​OtomotifZone.com – Semarang – Gelaran Java Race Championship (JRC) 2026 di Sirkuit Mijen, Semarang, kembali membuktikan bahwa mentalitas juara diuji saat kondisi sulit. Di kelas Bebek 2T Standar 116cc, pembalap asal Probolinggo, Hafid Fahril Rasyadan, sukses keluar sebagai pemenang setelah melewati drama cuaca yang tak terduga.

​Lintasan Basah, Barisan Depan Kocar-Kacir
​Balapan awalnya berlangsung panas dengan persaingan rapat di rombongan depan. Namun, memasuki pertengahan race, awan mendung pecah dan hujan langsung membasahi sirkuit. Kondisi ini sempat membuat barisan pembalap kocar-kacir karena harus beradaptasi cepat dengan aspal yang mendadak licin.

​Di tengah situasi tersebut, Hafid Fahril Rasyadan yang membela tim Toger AnTi Virus tetap tenang berada di rombongan elit bersama nama-nama kuat lainnya seperti Febrian Yusuf, Yuditya, Raggazo, dan Azzara. Mereka saling tekan demi mengamankan posisi podium di tengah guyuran hujan.

​Momentum Emas di Lap Terakhir
​Memasuki lap terakhir, kecerdikan pembalap asal Probolinggo ini benar-benar terlihat. Hafid berhasil memanfaatkan celah dan kesalahan kecil lawan untuk mengambil alih posisi terbaik. Dengan kendali motor yang mumpuni, ia sukses membawa motor racikan tim Toger Anri Virus menyentuh garis finish pertama kali.

​Ditemui di paddock seusai balapan, Hafid menjelaskan bahwa kunci keberhasilannya kali ini adalah menjaga fokus dan tidak gegabah saat lintasan berubah basah.
​”Tidak ada strategi khusus, kita fokus saja di barisan depan. Akhirnya kita mendapat kesempatan untuk maju, ya kita push. Saat hujan turun tetap main aman dan santai karena memang kesalahan sedikit bisa terjun bebas,” tandas pembalap yang akrab disapa Rasya ini.

​Kemenangan ini menjadi catatan manis bagi tim Toger Anri Virus sekaligus pembuktian ketangguhan Hafid Fahril Rasyadan dalam menaklukkan cuaca ekstrem di sirkuit kebanggaan warga Semarang tersebut.

JRC 2026 Seri 1 : Tanpa Ampun! Valera Oktavianus Dominasi Kelas Rookie JRC 2026, Ciptakan Gap Hingga 6 Detik!

​OtomotifZone.com – SEMARANG – Sirkuit Mijen, Semarang menjadi saksi bisu keperkasaan Valera Oktavianus dalam gelaran Java Race Championship (JRC) 2026. Turun di kelas bergengsi Bebek 4T TU 150cc spek Rookie, pembalap belia yang mengusung bendera tim BBS V25 RT ini tampil begitu dominan dan seolah balapan di “liganya sendiri.”

​Sejak bendera start dikibarkan, Valera langsung tancap gas tanpa memberi celah sedikit pun bagi rival-rivalnya untuk mendekat. Hasilnya luar biasa, ia berhasil menyentuh garis finis dengan margin waktu yang sangat teliti, yakni unggul +6.742 detik dari pembalap di posisi runner-up.

​”Kode” Kemenangan Sejak Sesi Latihan
​Dominasi pembalap asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini sebenarnya sudah tercium sejak awal rangkaian balap dimulai. Valera sudah memberikan “kode” keras kepada para pesaingnya dengan konsisten mencatatkan waktu terbaik, baik di sesi Free Practice (FP) maupun saat pengambilan waktu di sesi Kualifikasi (QTT).

​Kematangan riding style Valera di atas motor spek Rookie ini membuat decak kagum para penonton yang hadir di tribun Sirkuit Mijen. Ia mampu melahap setiap tikungan dengan presisi tinggi, yang akhirnya berbuah podium tertinggi dengan jarak yang sangat jauh bagi ukuran balap motor bebek.

​Meski menang dengan selisih waktu yang cukup “sadis”, bocah ajaib ini tetap menunjukkan sikap yang membumi. Baginya, kemenangan ini adalah hasil kerja keras kolektif antara dirinya, keluarga, dan tim.

​”Bangga memang bisa jadi juara di Java Race Championship. Semoga kedepannya bisa tampil lebih baik lagi. Terima kasih banyak untuk dukungan semuanya, mulai dari orang tua sampai tim yang sudah bekerja keras,” ungkap Valera dengan wajah sumringah usai naik podium.

​Dengan hasil ini, Valera Oktavianus semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu kandidat kuat yang patut diperhitungkan dalam peta persaingan balap motor nasional musim 2026.

Zavian Fabrizio Terlalu Perkasa, Juara Final Junior Rok Eshark Rok Cup Seri 2

Zavian Fabrizio tampil terlalu perkasa pada Final Junior Rok Eshark Rok Cup Seri 2 yang berlangsung, Minggu (19/4), di Sirkuit Internasional Karting Sentul. Pebalap muda ini menunjukkan dominasi sejak awal rangkaian balapan hingga akhirnya berhasil finis di posisi pertama.

Sejak sesi awal, Zavian Fabrizio sudah memperlihatkan performa impresif dengan mendominasi setiap sesi yang dijalani. Konsistensi dan kecepatan yang dimilikinya membuat Zavian menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih kemenangan di kelas Junior Rok.

Namun, kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Pada awal-awal lap Final, Zavian harus berjuang ekstra untuk bisa keluar dari tekanan rombongan pebalap di belakangnya. Persaingan ketat sempat terjadi sebelum akhirnya Zavian berhasil menemukan ritme balap terbaiknya.

Memasuki pertengahan balapan, Zavian mulai memperlebar jarak dari para pesaingnya. Dengan pace yang stabil dan cepat, dirinya mampu meninggalkan rombongan jauh di belakang. Keunggulan tersebut terus bertahan hingga akhir balapan.

Zavian Fabrizio akhirnya menyelesaikan balapan dengan dominan dan unggul jauh hingga 11,112 detik dari pesaing terdekatnya. Hasil ini sekaligus menegaskan dominasi Zavian Fabrizio pada Eshark Rok Cup Seri 2 di kelas Junior Rok.

Kemenangan ini juga menjadi bukti performa konsisten dan kematangan balap Zavian Fabrizio sepanjang akhir pekan balapan di Sentul.

Spesial Livery Khas RH57 dipadukan Part dari DONTA, M. YUDITYA Tampil Nyaman di Kelas Bebek 130cc Novice

​OtomotifZone.com – Semarang, Panggung final race Bebek 4T TU 130cc Novice dalam gelaran Java Race Championship (JRC) 2026 menjadi saksi bisu perjuangan impresif M. Yuditya.

Pembalap andalan tim YUKIDO X RH57 ini sukses menyuguhkan aksi balap yang menguras emosi penonton lewat performa yang sangat ciamik.

​Sejak lampu hijau menyala, Yuditya langsung merangsek ke barisan depan. Meski sempat memimpin, tensi persaingan yang tinggi membuatnya melorot hingga posisi ketiga. Namun, bukan Yuditya namanya jika menyerah begitu saja. Dengan ketenangan dan line balap yang rapi, ia kembali mengambil alih pimpinan lomba hingga menyentuh garis finis di posisi pertama.

​Tampilan motor tim RH57 musim ini nampak lebih segar dan mencolok. Di tengah kepungan lawan, motor dengan balutan livery khas tersebut sangat mudah dikenali saat memimpin jalannya balapan. Namun, di balik kemenangan gemilang tersebut, ada satu komponen penting yang mencuri perhatian dan menjadi kunci kenyamanan sang pembalap.

​Musim balap 2026 ini, sang pemilik tim, Bayu Ucil, secara resmi mempercayakan urusan ergonomi kaki-kaki pada Donta Part. Footstep UNDERBONE serta Braket Rem dari DONTA PART ini terpasang rapi dengan balutan warna yang senada dengan identitas tim.

​Terbukti Nyaman untuk Manuver Ekstrem
​Bagi seorang pembalap, posisi kaki adalah kunci kontrol motor yang sempurna. M. Yuditya mengakui bahwa penggunaan footstep Donta memberikan dampak signifikan pada gaya balapnya di lintasan.

​”Lebih nyaman dan sudutnya pas banget saat dipijak. Ini sangat membantu saya saat melakukan manuver di tiap tikungan, terutama saat harus melakukan transisi posisi dengan cepat,” ungkap Yuditya saat ditemui usai podium.

​Keputusan Bayu Ucil memilih Donta Part terbukti bukan sekadar gaya-gayaan. Durabilitas yang kuat dan kenyamanan maksimal menjadi alasan utama mengapa part ini menjadi andalan tim RH57 untuk mengarungi musim kompetisi 2026 yang kompetitif.