OtomotifZone – Yogyakarta – Gelaran Java Race Championship (JRC) 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mijen, Semarang, menjadi saksi sejarah bagi pembalap muda berbakat, Akbar Abud.
Membela panji SAE Racing Team, Abud sukses mencatatkan kemenangan perdana yang sangat emosional sekaligus membuktikan kualitasnya di kelas para raja, Underbone 2T 130cc.
Keganasan Akbar Abud sudah terlihat sejak bendera start dikibarkan. Konsistensi menjaga ritme di barisan depan serta keberanian melakukan manuver agresif di saat yang tepat akhirnya membuahkan hasil manis. Podium tertinggi berhasil ia kunci, memberikan kemenangan prestisius bagi dirinya dan tim.
Sentuhan Magis Pakdhe Heru Kate, Di balik kemenangan gemilang tersebut, ada tangan dingin sang mekanik legendaris asal Yogyakarta, Pakdhe Heru Kate dari bengkel Montormaboer. Juru racik kawakan ini telah menyiapkan Yamaha 125Z tunggangan Abud dengan spesifikasi yang sangat kompetitif namun tetap memperhatikan kenyamanan sang pembalap.

”Ini baru perdana Abud main, jadi settingan ini sebenarnya masih tahap awal untuk mengambil data. Tentu masih bisa kita maksimalkan lagi step-by-step,” ungkap Pakdhe Heru.
Menilik dapur pacunya, mesin ini masih mengandalkan sektor silinder blok standar yang sudah dioversize 75 dan dipadukan dengan piston dari ART. Menariknya, untuk menjamin ketahanan mesin di putaran tinggi, sektor stang piston diperkuat dengan Pen Piston plus Bearing Roces dari QTT Race Proven. Part ini dipilih karena kualitasnya yang sudah teruji mampu menahan beban kerja ekstrem di lintasan balap.
Untuk urusan kompresi dan nafas mesin, Pakdhe Heru mematok angka porting pada bagian Exhaust 26 mm dan lubang transfer 43 mm, diukur dari bibir atas blok. Karakter ini disesuaikan dengan gaya balap Akbar Abud yang butuh responsivitas tinggi.
Beberapa detail teknis lainnya yang mendukung performa motor ini antara lain Pengapian Menggunakan set YZ125 yang dikombinasikan dengan CDI Vortex YZ125, dengan timing api dipatok di angka 7-8 derajat.
Suplai Bahan Bakar Dipercayakan pada karburator PWK KX 28 dan Gas Buang Mengaplikasikan knalpot dari PEKAJAMAN Muffler yang dikenal ampuh mendongkrak power atas secara maksimal.
Untuk menaklukkan teknikalitas Sirkuit Mijen, kombinasi gir 13-46 menjadi pilihan final yang sangat pas dengan powerband motor. Kemenangan ini menjadi sinyal bahaya bagi rival-rival lainnya di musim 2026. Dengan sinergi antara talenta Akbar Abud, manajemen SAE Racing Team, dan racikan presisi Pakdhe Heru Kate, tim ini diprediksi akan terus menjadi ancaman serius di seri-seri selanjutnya























