Beranda blog Halaman 22

Muhammad Harits Tampil Dominan, Rajai Pre Final Senior ROK Sentul Seri 2

OtomotifZone.com – Jakarta, Muhammad Harits tampil luar biasa pada sesi Pre Final Senior ROK di Eshark ROK Cup Seri 2 yang berlangsung Minggu (19/4) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat. Pebalap dari tim NEO Racing tersebut mampu mendikte jalannya balapan sejak awal hingga akhir.

Pertarungan di kelas Senior ROK memang sangat dinanti. Meski baru memasuki sesi Pre Final, tensi balapan sudah berlangsung sangat sengit dengan para pebalap terbaik saling memberikan tekanan.

Harits yang berasal dari DKI Jakarta tampil percaya diri menghadapi tekanan dari berbagai sisi. Beberapa pebalap mencoba mencari celah untuk menyalip, namun permainan yang rapi dan konsistensi yang ditunjukkan Harits membuat para rival kesulitan untuk merebut posisi terdepan.

Dengan performa stabil dan minim kesalahan, Harits terus menjaga ritme balapan. Ia berhasil mempertahankan posisi pertama hingga bendera finis dikibarkan, sekaligus mengamankan hasil penting menuju sesi Final.

Kemenangan di Pre Final ini menjadi modal kuat bagi Muhammad Harits untuk kembali tampil maksimal pada balapan Final Senior ROK di Eshark ROK Cup Seri 2 Sentul.

Debut Kelas Expert, Syirat Sauqi Langsung Juara di Mijen Semarang

OtomotifZone.com – Semarang, Pendatang baru yang langsung mengancam. Dialah Syirat Sauqi. Pebalap asal Aceh yang bernaung di tim NO LIMIT ini membuktikan kualitasnya dengan meraih kemenangan di kelas Bebek 2T 125 STD Expert pada Java Race Championship 2026 Seri 1 yang berlangsung Sabtu (19/4) di Sirkuit Mijen, Semarang.

Musim 2026 menjadi langkah baru bagi Syirat Sauqi setelah naik kasta dari Novice ke Expert. Namun, adaptasi cepat dan mental kuat membuatnya mampu langsung bersaing dengan para pebalap senior di kelas bergengsi tersebut.

Bukan perkara mudah bagi Sauqi untuk meraih kemenangan. Ia harus menghadapi para pebalap berpengalaman yang sudah lebih dulu berlaga di kelas Expert. Namun, mental kuat yang dimiliki Sauqi membuatnya mampu tampil percaya diri dan memberikan perlawanan sejak awal balapan.

Pertarungan sengit terjadi sepanjang balapan, terutama saat Sauqi terus mendapat tekanan dari M. Faerozi. Duel keduanya berlangsung ketat hingga lap terakhir. Bahkan, selisih waktu di garis finis sangat tipis, hanya 0,091 detik antara Sauqi dan Faerozi.

Dengan ketenangan dan strategi matang, Sauqi berhasil memanfaatkan celah di momen krusial untuk merebut posisi terdepan dan mempertahankannya hingga garis finis.

“Pertama tahun ini naik Expert, sungguh luar biasa. Tadi selama race kita berjuang terus tanpa lelah, alhamdulillah bisa podium di kelas Expert. Untuk strategi, selama race terus berjuang saja. Sempat memimpin, sempat turun, ada celah sedikit kita masukin, alhamdulillah finish memimpin sangat tipis,” ujar Sauqi.

Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Syirat Sauqi bukan sekadar pendatang baru di kelas Expert. Pebalap asal Aceh tersebut langsung menunjukkan dirinya sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar Java Race Championship 2026.

Joe Wilson Yaptonaga Tampil Solid, Pre Final Entry Level Seri 2 Miliknya

Joe Wilson Yaptonaga berhasil menjadi yang terbaik pada Pre Final kelas Entry Level di Eshark ROK Cup Seri 2 yang berlangsung Minggu (19/4) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Pebalap dari tim Barcode Akuma Racing Squad tersebut tampil solid sepanjang balapan. Meski mendapat tekanan dari para pesaingnya, Joe Wilson tetap tenang dan fokus memacu gokartnya hingga mampu mempertahankan posisi terdepan.

Sejak awal balapan, persaingan berlangsung ketat. Namun, Joe Wilson mampu menjaga ritme balapan dengan konsisten. Tekanan demi tekanan dari lawan tidak membuatnya kehilangan konsentrasi. Justru, pebalap asal DKI Jakarta tersebut semakin percaya diri untuk mengontrol jalannya balapan.

Dengan performa yang stabil dan minim kesalahan, Joe Wilson akhirnya berhasil menyentuh garis finis di posisi pertama. Hasil ini menjadi raihan penting bagi dirinya dalam menghadapi sesi Final yang akan berlangsung selanjutnya.

Kemenangan di Pre Final ini tentu menjadi modal berharga bagi Joe Wilson Yaptonaga untuk kembali tampil maksimal. Menarik untuk dinantikan, apakah pebalap Barcode Akuma Racing Squad ini mampu melanjutkan performa impresifnya dan kembali menjadi yang terbaik di sesi berikutnya.

Strategi Cerdas Yudi Berbuah Kemenangan di Bebek 4T 130 TU Java Race Championship Semarang

OtomotifZone.com – Semarang, Start dari posisi ketiga tidak membuat Yudi menyerah. Pebalap dari tim YUKIDO RH57 ini justru tampil perkasa dan berhasil meraih kemenangan di kelas Bebek 4T 130 TU (Ex MP4) pada Java Race Championship 2026 Seri 1 yang berlangsung Sabtu (19/4) di Sirkuit Mijen, Semarang.

Pebalap berdarah Kalimantan tersebut langsung memberikan tekanan sejak awal balapan. Dengan performa agresif, Yudi mampu menyalip para pesaingnya dan memimpin jalannya lomba di awal balapan.

Namun, persaingan sengit membuat Yudi sempat turun posisi. Meski demikian, situasi tersebut justru menjadi bagian dari strategi yang ia jalankan. Menjelang akhir lap, Yudi kembali meningkatkan tempo balapan dan melakukan manuver cepat untuk menyalip seluruh rival yang berada di depannya.

Setelah kembali merebut posisi terdepan, Yudi tampil sangat rapi dan konsisten. Ia tidak memberikan celah sedikit pun bagi lawan-lawannya untuk melakukan serangan balasan. Hingga akhirnya, saat bendera finis dikibarkan, Yudi berhasil mengamankan kemenangan dengan meyakinkan.

“Tadi sempat memimpin dan turun ke posisi ketiga. Lalu saya lanjut berusaha naik lagi ke urutan pertama, mencoba tidak mengasih ruang bagi rival. Menjelang lap akhir memang tadi sempat agak santai sedikit, tapi kita berusaha push lagi,” ujar Yudi langsung kepada tim redaksi.

Kemenangan ini menjadi bukti strategi matang dan mental kuat Yudi dalam menghadapi persaingan ketat di Java Race Championship 2026 Seri pembuka.

Start Mulus, Zavian Fabrizio Santoso Dominasi Pre Final Junior ROK Sentul

OtomotifZone.com – Jakarta, Start yang mulus membuat Zavian Fabrizio Santoso melenggang mulus menjadi pebalap terbaik pada Pre Final Junior ROK di Eshark ROK Cup Seri 2 yang berlangsung Minggu (19/4) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Pebalap dari tim Z&C Corp tersebut tampil luar biasa sejak awal balapan. Bahkan, Zavian mampu menciptakan jarak cukup jauh dari para pesaingnya. Lebih dari tiga detik selisih waktu berhasil ia ciptakan hingga akhir balapan, menunjukkan dominasi kuat sepanjang Pre Final.

Lepas start, Zavian langsung melakukan start sempurna dan melesat ke posisi terdepan. Memasuki tikungan pertama, ia sudah mulai meninggalkan lawan-lawannya dan terus menambah keunggulan secara konsisten.

Tidak hanya unggul di awal, Zavian juga terus menekan sepanjang balapan. Konsistensi dan kecepatan yang stabil membuatnya tak terkejar oleh para rivalnya. Dengan performa yang tanpa cela, Zavian terus menjaga ritme balapan hingga bendera finis dikibarkan.

Akhirnya, Zavian Fabrizio Santoso berhasil menyentuh garis finis di posisi pertama dengan nyaman, sekaligus mempertegas dirinya sebagai salah satu kandidat kuat pada Final Junior ROK di Eshark ROK Cup Seri 2 Sentul.

Lolos dari Crash, Rex Alexander Symour Dikte Pre Final MiniRok

OtomotifZone.com – Jakarta, Rex Alexander Symour tampil impresif dengan mendikte jalannya balapan Pre Final MiniRok pada ajang Eshark Rok Cup Seri 2 yang berlangsung, Minggu (19/4), di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat. Pebalap cilik ini menunjukkan performa luar biasa dengan konsistensi yang terjaga sejak awal hingga akhir balapan.

Awal balapan berlangsung menegangkan. Baru saja lampu start dipadamkan, insiden crash besar terjadi di tikungan pertama yang melibatkan beberapa pebalap. Situasi tersebut membuat jalannya balapan sempat kacau. Namun Rex Alexander Symour berhasil menghindari insiden tersebut dengan sangat baik.

Setelah lolos dari potensi bahaya di lap awal, Rex langsung tancap gas dan mulai membangun jarak dari para pesaingnya. Pebalap muda ini tampil percaya diri dan tidak memberikan celah bagi lawan-lawannya untuk mendekat. Fokus penuh terhadap ritme balapan menjadi kunci keberhasilan Rex dalam menguasai jalannya lomba.

Konsistensi Rex terlihat jelas dari catatan waktu di setiap lap. Ia mampu menjaga pace yang stabil dan cepat sepanjang balapan, membuat lawan-lawannya kesulitan untuk mengejar. Penampilan matang dari Rex Alexander Symour akhirnya mengantarkannya finis di posisi pertama dan menjadi yang terbaik pada sesi Pre Final MiniRok.

Hasil ini sekaligus menjadi modal penting bagi Rex Alexander Symour untuk menghadapi babak Final MiniRok. Dengan performa dominan yang ditunjukkan pada Pre Final, Rex menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih kemenangan di Eshark Rok Cup Seri 2.

Aleix Espargaro Jalani Operasi 6 Jam, Empat Tulang Belakang Disatukan Usai Kecelakaan Tes Honda

OtomotifZone.com – Jakarta, Pebalap penguji Honda, Aleix Espargaro, saat ini tengah menjalani masa pemulihan setelah menjalani operasi besar akibat kecelakaan saat tes privat MotoGP di Sepang awal bulan ini.

Pebalap asal Spanyol tersebut mengalami patah pada empat tulang belakang setelah insiden yang terjadi di Sirkuit Sepang. Meski demikian, cedera tersebut tidak sampai mengenai saraf tulang belakang, yang menjadi kabar baik di tengah kondisi serius yang dialaminya.

Setelah kembali ke Spanyol dan menjalani pemeriksaan lanjutan, tim medis memutuskan bahwa operasi harus dilakukan. Espargaro kemudian menjalani prosedur panjang selama lebih dari enam jam untuk menyatukan empat tulang belakang yang mengalami cedera.

Melalui unggahan di Instagram, Espargaro memberikan kabar terbaru mengenai kondisinya.

“Hallo semuanya, akhirnya saya menjalani operasi kemarin dan mereka menyatukan keempat tulang belakang saya. Saya berada lebih dari enam jam di ruang operasi, di mana Dr. Fiol dan timnya melakukan pekerjaan luar biasa,” tulis Espargaro.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya masih merasakan nyeri, namun sudah mulai bisa bergerak kembali.

“Saya masih cukup kesakitan, tetapi saya sudah mulai bisa bergerak lagi dan berharap bisa pulang dalam beberapa hari ke depan. Pelukan untuk semuanya,” lanjutnya.

Dalam unggahan tersebut, Espargaro juga memperlihatkan bekas luka operasi di bagian punggung atasnya sebagai bukti seriusnya cedera yang dialami.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti bagaimana kronologi kecelakaan tersebut terjadi. Selain itu, juga belum dipastikan apakah Espargaro sedang mengendarai motor Honda 1000cc saat ini atau prototype 850cc untuk regulasi MotoGP 2027 ketika insiden berlangsung.

Cedera ini dipastikan membuat Espargaro absen dari kemungkinan tampil sebagai wildcard bersama Honda pada MotoGP Spanyol di Jerez pekan depan, seperti yang dilakukannya musim lalu.

Dalam tes privat tersebut, pebalap penguji Honda lainnya, Takaaki Nakagami, juga diketahui berada di lintasan, namun tidak dilaporkan mengalami insiden.

Saat ini fokus utama adalah proses pemulihan Espargaro, dengan belum adanya kepastian kapan ia dapat kembali menjalankan tugasnya sebagai pebalap penguji Honda di MotoGP 2026.

Bulega Tak Terbendung di Assen, Lecuona dan Sam Lowes Gagal Hentikan Dominasi Ducati

OtomotifZone.com – Jakarta, Nicolo Bulega kembali melanjutkan dominasinya di World Superbike 2026 setelah berhasil mengamankan kemenangan pada Race 1 di Assen, meski sempat mendapat ancaman serius akibat hujan yang turun di pertengahan balapan.

Memulai balapan dari pole position sekaligus membawa catatan sempurna dengan enam kemenangan beruntun sebelumnya, Bulega sempat kehilangan posisi terdepan saat start setelah dikalahkan oleh rekan setimnya, Iker Lecuona. Namun pembalap Ducati tersebut dengan cepat mengambil kembali kendali balapan dan mulai menjauh dari para pesaingnya.

Situasi berubah dramatis ketika hujan turun dengan tujuh lap tersisa. Kondisi lintasan yang berubah membuat Lecuona mampu memangkas jarak dengan cepat sebelum akhirnya kembali merebut posisi terdepan. Pertarungan sengit pun terjadi di antara keduanya.

Bulega tak tinggal diam. Saat kondisi lintasan kembali membaik, ia berhasil membalas dan kembali memimpin balapan. Sam Lowes yang juga memulai dari baris depan turut masuk dalam perebutan kemenangan dan akhirnya berhasil mengamankan podium pertamanya musim ini.

Alvaro Bautista melengkapi dominasi Ducati dengan finis di posisi keempat, menjadikan empat besar seluruhnya diisi pembalap Ducati. Sementara itu, Alex Lowes dari Bimota menjadi yang terbaik di luar Ducati dengan finis kelima, diikuti Andrea Locatelli di posisi keenam.

Miguel Oliveira menjadi pembalap BMW terbaik setelah sukses mengalahkan Tarran Mackenzie dari MGM Ducati dalam duel sengit perebutan posisi kedelapan. Mantan pembalap MotoGP itu menunjukkan performa solid sepanjang balapan.

Nasib kurang beruntung dialami Danilo Petrucci. Pembalap BMW yang memulai balapan dari posisi keempat harus menerima penalti double long lap setelah melakukan jump start. Situasi semakin memburuk ketika ia kembali melakukan kesalahan dengan mengerem terlalu dalam saat menjalani penalti, membuatnya keluar lintasan dan masuk ke gravel.

Sementara itu, pembalap HRC, Somkiat Chantra, harus absen pada Race 1 setelah dinyatakan tidak fit akibat kecelakaan yang dialaminya pada sesi FP3.

Kemenangan ini membuat Nicolo Bulega tetap mempertahankan catatan sempurna dan memperpanjang tren tak terkalahkan pada awal musim WorldSBK 2026, sekaligus mempertegas dominasinya sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini.

1Nicolo BulegaITAAruba.it – Ducati21 laps
2Iker LecuonaESPAruba.it – Ducati+1.618s
3Sam LowesGBRELF Marc VDS Racing Team+2.923s
4Alvaro BautistaESPBarni Spark Racing Team+6.376s
5Alex LowesGBRbimota by Kawasaki Racing Team+11.775s
6Andrea LocatelliITAPata Maxus Yamaha+17.167s
7Miguel OliveiraPORROKiT BMW Motorrad Team+18.163s
8Lorenzo BaldassarriITATeam Goeleven+18.55s
9Tarran MackenzieGBRMGM Optical Express Racing+18.591s
10Xavi ViergeESPPata Maxus Yamaha+18.779s
11Yari MontellaITABarni Spark Racing Team+18.928s
12Axel BassaniITAbimota by Kawasaki Racing Team+19.198s
13Tommy BridewellGBRSuperbike Advocates+20.971s
14Remy GardnerAUSGYTR GRT Yamaha Team+22.646s
15Alberto SurraITAMotocorsa Ducati+23.884s
16Garrett GerloffUSAKawasaki Team+25.213s
17Jonathan ReaGBRHonda HRC+41.459s
18Danilo PetrucciITAROKiT BMW Motorrad Team+44.126s
19Stefano ManziITAGYTR GRT Yamaha Team+50.165s
20Bahattin SofuogluTURMotoxracing Team+50.73s
21Twan SmitsNEDTeam Apreco+51.822s
22Mattia RatoITAMotoxracing Team+52.858s

Bangga! Qarrar Firhand Podium Lagi di WSK Promotion Euro Series 2026 Italia

OtomotifZone.com – Jakarta, Pebalap muda Indonesia, Qarrar Firhand kembali membuat bangga Tanah Air. Bendera Indonesia berhasil dikibarkan setelah dirinya meraih posisi kedua pada ajang WSK Promotion Euro Series 2026 yang berlangsung, 18 April, di South Garda Karting Circuit, Italia.

Pebalap asal Indonesia tersebut tampil impresif sepanjang akhir pekan. Ia menunjukkan konsistensi dan daya juang tinggi menghadapi ketatnya persaingan para pebalap terbaik dunia. Qarrar mampu memberikan perlawanan sengit dan berjuang habis-habisan hingga akhirnya mengamankan podium kedua di ajang internasional bergengsi tersebut.

“Alhamdulillah, P2 hari ini dan masih leading Championship WSK Promotion Euro Series. Weekend ini challenging banget, konsisten finish P2 dari heat race sampai prefinal,” ujar Qarrar Firhand.

Ia juga mengungkapkan bahwa perjalanan menuju podium kali ini tidak mudah dan penuh tantangan.

“Banyak momen yang bikin aku harus tetap percaya sama proses dan terus usaha maksimal. Thank you so much Warda Racing Official, My coach @felice_tiene, @allroadmanagement and all sponsors @pertamina @bankbri_id @simpati. Untuk keluarga, teman, dan semua yang dukung dari Indonesia ini juga untuk kalian,” lanjutnya.

Prestasi ini bukan kali pertama bagi Qarrar Firhand mengibarkan Merah Putih di kancah internasional. Pebalap muda berbakat ini terus menunjukkan konsistensi dan perkembangan yang signifikan dalam setiap kompetisi yang diikutinya.

Dengan hasil podium kedua ini, Qarrar Firhand juga tetap memimpin klasemen sementara WSK Promotion Euro Series, membuka peluang besar untuk meraih gelar juara musim ini. Harapannya, pencapaian ini menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya dan semakin mengharumkan nama Indonesia di panggung balap dunia.

JRC 2026 Seri 1 : Ini Nich “Biang Kerok” Kencangnya 3 Underbone 2T di Superpole l

​OtomotifZone.com – SEMARANG – Seri perdana Java Race Championship (JRC) 2026 yang digelar di Sirkuit Mijen benar-benar menjadi panggung pembuktian bagi MCR Racing Part.

Fenomena menarik terjadi di kelas bergengsi Underbone 2T 130cc (UB130). Tiga motor penguasa podium Superpole ternyata punya satu kesamaan rahasia di dalam dapur pacunya yaitu Kruk As MCR Racing!

Tidak tanggung-tanggung, tiga motor dari tiga bengkel raksasa yang berbeda semuanya kompak mengandalkan komponen ini untuk melesat di barisan depan, bahkan meninggalkan gap yang cukup jauh dari rombongan pembalap di belakangnya.

​Podium Superpole kali ini diisi oleh nama-nama besar yang kualitas garapannya sudah tidak diragukan lagi, Podium pertama Motor milik tim LFN HP969 hasil racikan AB Bendol (ABRT20 Performance). ​Podium kedua Motor milik tim Ziear garapan Bima Aditya (The Stroke55). Podium 3 ada Motor milik tim SAE Racing Team sentuhan Heru Kate (Kate Montormaboer).



Ketiga mekanik “suhu” di dunia 2-tak ini memiliki selera yang sama dalam memilih kruk as untuk menjaga ritme mesin Yamaha 125Z mereka tetap prima di putaran atas maupun bawah.

​Apa yang membuat kruk as MCR begitu istimewa? Jawabannya ada pada pemilihan material khusus yang tidak sembarangan. Komponen ini lahir dari hasil riset panjang bersama para pakar mesin 2-tak tanah air yang mengerti betul karakter mesin Underbone 130cc.

​Berbeda dengan beberapa kruk as kompetisi lainnya, kruk as MCR ini tetap mempertahankan Stroke Standar dan uniknya tanpa tambahan teflon. Namun, performa yang dihasilkan justru di luar ekspektasi.
​Karakter Mesin Bawah Kuat, Atas “Ngejet”
​Kruk as ini dirancang untuk memberikan keseimbangan (balancing) yang sempurna. Efeknya sangat terasa pada karakter tenaga motor. RPM Bawah Memiliki torsi yang kuat, memudahkan pembalap keluar dari tikungan tajam Mijen dengan responsif.

Sedangkan di RPM Atas, Putaran mesin seolah tidak ada habisnya atau makin “ngejet”, memungkinkan motor mencapai top speed maksimal di trek lurus.

​Dominasi total di JRC 2026 Seri 1 ini menjadi bukti nyata bahwa kruk as MCR bukan sekadar aksesori, melainkan komponen kunci bagi tim-tim papan atas untuk mengunci posisi puncak. Apakah tren ini akan berlanjut di seri berikutnya? Kita lihat saja!