Beranda blog Halaman 23

Rahasia Kecil Jadi Kunci Konsistensi MX-King Aldias Aqsal di Laga Superpole Podium 2

​OtomotifZone.com – SUKOHARJO – Dominasi tim The Stroke55 di kelas bergengsi Bebek 4T TU 150cc Expert kembali mencuri perhatian. Dalam laga Superpole yang berlangsung sengit, Aldias Aqsal berhasil mengamankan podium kedua, tepat membayangi rekan setimnya, Alfi Husni.

Namun, di balik raungan mesin garang garapan mekanik Bima Aditya ini, ternyata ada satu komponen “silent hero” yang menjadi penentu durabilitas mesin.

​Bukan rahasia lagi jika kelas Expert menuntut performa mesin yang tidak hanya kencang, tapi juga tahan banting saat suhu mencapai titik tertinggi. Di sinilah peran krusial dari Cylinder Block QTT Race Proven.

​Motor yang ditunggangi Aldias menanamkan blok MX-King berdiameter 57mm dari QTT. Bukan sembarang Cylinder Block. komponen ini menggunakan material khusus berbahan ceramic. Material ini dikenal memiliki pelepasan panas yang jauh lebih baik dibandingkan blok standar atau besi cor biasa.

​Salah satu mekanik yang mem-backup motor Aldias mengungkapkan bahwa keunggulan utama blok ini terletak pada desain pendinginannya.

​”Blok ini punya water jacket yang cukup tebal. Ini sangat krusial untuk menjaga suhu mesin tetap stabil saat dipacu habis-habisan (heat cycle tinggi). Dampaknya, power motor tidak gampang ‘drop’ meski suhu cuaca sedang ekstrem,” ungkapnya.

​Selain urusan material, presisi menjadi alasan mengapa The Stroke55 mempercayakan produk dari QTT RACE PROVEN . Dikembangkan melalui riset panjang bersama para mekanik top tanah air, blok ini menawarkan kemudahan teknis yang signifikan.

​”Clearence-nya sudah sangat pas. Jadi hitungannya ini bolt-on atau langsung pasang saja. Tidak perlu banyak perubahan atau otak-atik lagi, sudah sangat mumpuni untuk kebutuhan kompetisi sekelas Expert,” tambah sang mekanik.

​Hasilnya terbukti nyata. Aldias Aqsal mampu tampil konsisten sepanjang putaran Superpole. Dengan suhu mesin yang terjaga berkat efisiensi pendinginan blok QTT, Aldias sukses memberikan perlawanan sengit dan mengunci posisi kedua, sekaligus mempertegas bahwa kombinasi set-up tangan dingin The Stroke55 dan part berkualitas adalah rumus pasti menuju podium.

JRC 2026 Seri 1 : Fahmi Basam Amankan Tahta Superpole Underbone 2T 130cc, Alfi RunnerUp!

​OtomotifZone.com – Semarang , Persaingan di kelas bergengsi Expert BBK 2T 130cc TU Underbone dalam gelaran Java Race Championship (JRC) 2026 di Sirkuit Mijen benar-benar memanjakan mata. Dalam sesi Superpole yang berlangsung ketat, pembalap andalan Yamaha LFN HP969, Fahmi Basam, berhasil mengukuhkan diri sebagai yang tercepat.

​Sejak bendera start dikibarkan untuk melahap 10 putaran, tensi tinggi langsung tersaji di barisan depan. Tiga aktor utama, yakni Fahmi Basam, Husni Zainul Fuadzy (Alfi Husni), dan Akbar Abud, terlibat dalam aksi saling tekan untuk memperebutkan posisi terbaik.

​Ketiga pembalap ini terus berpacu dengan selisih waktu yang sangat tipis. Namun, kematangan strategi Fahmi Basam menjadi pembeda. Dengan ritme balap yang terjaga serta kecerdikan dalam mengontrol tenaga motor, pembalap asal DKI Jakarta ini sukses menyentuh garis finis pertama.

Basam mengungkapkan bahwa konsistensi adalah kunci utamanya menaklukkan sirkuit teknis seperti Mijen. Ia mengaku tidak melakukan manuver yang terlalu berisiko, melainkan fokus pada akurasi di setiap tikungan.

​”Tadi saat race kuncinya hanya menjaga ritme dan racingline agar tidak salah mengambil posisi. Kesalahan sedikit saja bisa berakibat fatal,” tandas Basam dengan tenang

Kemenangan di sesi Superpole ini menjadi modal berharga bagi Fahmi Basam untuk menghadapi balapan utama. Dengan margin of victory yang hanya 0.943 detik dari Alfi Husni, laga final diprediksi akan jauh lebih panas.

Terus Ditekan, Muhammad Harits Tak Terbendung di Heat Senior Rok Sentul

OtomotifZone.com – Jakarta, Persaingan sengit tersaji pada kelas Senior Rok di Eshark Rok Cup Seri 2 yang berlangsung (18/4) di Sirkuit Internasional Karting Sentul. Pebalap-pebalap terbaik berkumpul dan menyuguhkan pertarungan ketat sepanjang jalannya heat.

Muhammad Harits tampil konsisten dan berhasil menjadi yang terbaik pada sesi ini, meski terus mendapatkan tekanan dari para rivalnya sejak awal lomba.

Sejak lampu start menyala, Harits langsung memimpin jalannya balapan. Namun, kemenangan tersebut bukan diraih dengan mudah. Tekanan terus datang dari Kimi Rae yang menempel ketat di posisi kedua. Meski sempat mencoba memperlebar jarak, Harits tidak bisa sepenuhnya lepas dari bayang-bayang Kimi Rae.

Persaingan di barisan depan pun berlangsung intens. Kimi Rae beberapa kali mencoba mencari celah untuk melakukan manuver, tetapi Harits tampil tenang dan mampu menjaga racing line dengan rapi tanpa memberikan peluang bagi pesaingnya.

Tekanan terus berlangsung hingga lap-lap akhir. Namun ketenangan dan konsistensi Harits menjadi kunci keberhasilannya. Hingga bendera finis dikibarkan, Muhammad Harits tetap tidak terbendung dan berhasil mengamankan posisi pertama pada sesi Heat Senior Rok. Hasil ini menunjukkan kesiapan Muhammad Harits untuk menghadapi sesi berikutnya, sekaligus menegaskan bahwa persaingan kelas Senior Rok di Eshark Rok Cup Seri 2 berlangsung semakin kompetitif dan menarik untuk disaksikan.

Dua Ziear Kuasai Superpole MP1, Chandra Hermawan Terus Menekan di Mijen

OtomotifZone.com – Jakarta, Persaingan sengit tersaji pada Superpole MP1 Java Race Championship 2026 Seri 1 yang berlangsung (18/4) di Sirkuit Mijen, Semarang. Duel panas sejak awal lomba membuat balapan berlangsung dramatis, sebelum akhirnya dua pebalap Ziear Racing Team menguasai podium pertama dan kedua.

Sejak lampu start menyala, jalannya Superpole langsung berlangsung luar biasa. Saling tekan dan aksi salip-menyalip terjadi di barisan depan. Akbar Abdu Afdalah dari tim SAE sempat memimpin jalannya balapan dan terlihat mampu mengendalikan ritme di awal lap.

Namun tekanan terus datang dari duet pebalap Ziear, Alfi Husni dan Aldias Aqsal, serta Fahmi Basam yang juga ikut meramaikan perebutan posisi terdepan. Dalam salah satu momen krusial, duel sengit antara Akbar Abdu, Alfi Husni, dan Fahmi Basam sempat terjadi kontak. Insiden tersebut membuat Fahmi terjatuh, sementara Akbar Abdu melebar dari racing line.

Akbar Abdu mencoba kembali mengejar rombongan depan, namun nasib kurang beruntung menghampirinya setelah mengalami crash. Insiden ini membuat dua pebalap Ziear langsung mengambil alih pimpinan balapan.

Tak berhenti di situ, Chandra Hermawan dari tim SCM tampil agresif dan mencoba mengganggu dominasi Ziear. Chandra bahkan sempat naik ke posisi kedua setelah menyalip Aldias Aqsal dan berusaha mendekati Alfi Husni yang memimpin jalannya lomba.

Sayangnya, momentum tersebut tak mampu dipertahankan. Chandra justru kembali kehilangan posisi setelah disalip Aldias Aqsal. Hingga bendera finis berkibar, Alfi Husni berhasil mempertahankan posisi pertama, disusul Aldias Aqsal di posisi kedua. Sementara Chandra Hermawan harus puas mengakhiri balapan di posisi ketiga.

“Sempat body contact dengan Basam sehingga Basam jatuh, Alfi mohon maaf pak haji. Alfi mengucapkan terima kasih untuk semuanya, tidak ada strategi khusus, yang pasti kita berusaha untuk berada di barisan depan,” ujar Alfi Husni.

“Saya hanya menjaga ritme balap karena sudah di depan agar tetap fokus ke balapan. Kita tahu kalau sedikit nge-push takutnya malah tidak lolos ke podium,” jelas Aldias Aqsal.

Hasil ini menegaskan dominasi Ziear Racing Team pada Superpole MP1 sekaligus membuka peluang pertarungan lebih panas di seri-seri berikutnya Java Race Championship 2026.

Last Lap Dramatis! Joe Wilson Rebut Kemenangan Heat Entry Level Eshark Rok Cup Seri 2

OtomotifZone.com – Bogor, Balapan kelas Entry Level pada Eshark Rok Cup Seri 2 yang berlangsung Sabtu (18/4) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat menghadirkan drama menegangkan hingga tikungan terakhir. Joe Wilson berhasil mengamankan kemenangan setelah pemimpin balapan, Kelly Eugene, mengalami kendala pada lap terakhir.

Sejak start dimulai, Kelly Eugene langsung tampil dominan. Pebalap dari tim Dewa United tersebut berhasil mendikte jalannya balapan dan memimpin dengan cukup nyaman. Kelly bahkan mampu menciptakan jarak dengan para pesaingnya, termasuk Joe Wilson yang terus membayangi di posisi kedua.

Sepanjang beberapa lap awal hingga pertengahan balapan, Kelly terlihat konsisten menjaga ritme dan mempertahankan keunggulan. Sementara itu, Joe Wilson tetap sabar menunggu peluang sambil terus menjaga jarak agar tetap berada dalam tekanan terhadap pemimpin lomba.

Namun, balapan belum benar-benar selesai hingga bendera finis dikibarkan. Memasuki lap terakhir, drama terjadi ketika Kelly Eugene mengalami kendala yang membuat kecepatannya menurun. Situasi tersebut langsung dimanfaatkan Joe Wilson yang sejak awal terus menguntit.

Dengan momentum yang ada, Joe Wilson berhasil mengambil alih posisi terdepan dan melaju menuju garis finis. Pebalap tersebut pun sukses mengakhiri sesi heat kelas Entry Level di posisi pertama setelah melewati momen dramatis di lap terakhir.

Sementara itu, hasil ini tentu menjadi pukulan bagi Kelly Eugene yang sebelumnya tampil dominan sepanjang balapan. Meski demikian, performanya tetap menunjukkan bahwa dirinya menjadi salah satu kandidat kuat pada balapan selanjutnya di Eshark Rok Cup Seri 2.

Pertarungan sengit di kelas Entry Level pun dipastikan akan kembali tersaji pada sesi berikutnya, mengingat performa kompetitif yang ditunjukkan para pebalap muda sepanjang heat berlangsung.

JRC 2026 Seri 1 : Febrian Yusuf Tercepat Lagi, Kini di QTT Bebek 2T STD 116cc Novice

OtomotifZone.com – Semarang, Persaingan di kelas bergengsi Bebek 2T STD 116cc pada ajang Java Race Championship (JRC) 2026 di Sirkuit Mijen, Semarang, berlangsung sangat sengit. Nama Febrian Yusuf yang membela tim Faenzo Racing keluar sebagai bintang utama setelah sukses mengamankan posisi start terdepan pada sesi Qualifying Time Trial (QTT).

​Keberhasilan ini kembali menegaskan tangan dingin sang mekanik, Solebah, yang racikannya terbukti sangat kompetitif di lintasan teknikal Mijen.

​Sesi kualifikasi ini tidak berjalan mudah bagi Febrian. Meskipun sempat memimpin di menit-menit awal, ia harus merelakan posisinya tergeser ke urutan kedua oleh rivalnya. Namun, ketenangan pembalap dan performa motor yang stabil menjadi kunci utama untuk melakukan serangan balik.

​Strategi push maksimal dilakukan pada pertengahan sesi. Puncaknya terjadi di lap ke-6, di mana Febrian Yusuf berhasil mencatatkan waktu fantastis 47.323 detik.

​Catatan waktu tersebut menjadi tembok tinggi bagi pembalap lain. Hingga bendera finish dikibarkan dan waktu sesi QTT berakhir, tidak ada satu pun kontestan yang mampu melampaui torehan waktu Febrian.

Dengan hasil ini, tim Faenzo Racing dipastikan akan memulai balapan dari grid pertama. Keunggulan teknis dari garapan Solebah dipadukan dengan gaya balap agresif namun rapi dari Febrian Yusuf menjadi modal kuat untuk meraih podium tertinggi pada balapan utama nanti.

​Akankah dominasi ini berlanjut sampai bendera kotak-kotak dikibarkan di sesi Race? Menarik untuk kita tunggu aksi selanjutnya di lintasan Mijen!

Zavian Fabrizio Menang Meyakinkan pada Heat Junior ROK Sentul Seri 2

OtomotifZone.com – Jakarta, Heat kategori Junior ROK pada Eshark Rok Cup Seri 2 yang berlangsung Sabtu (18/4) di Sirkuit Internasional Karting Sentul berlangsung sengit sejak lap awal. Para pebalap muda menunjukkan performa kompetitif dalam perebutan posisi terbaik menuju babak final.

Zavian Fabrizio tampil dominan dan berhasil keluar sebagai pemenang setelah mencatatkan total waktu 6 menit 51.892 detik. Pebalap bernomor 156 tersebut mampu menjaga konsistensi dan mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis.

Persaingan ketat terjadi dalam perebutan posisi kedua hingga kelima. Abraham Bastian berhasil mengamankan posisi kedua dengan selisih 5.852 detik dari pemimpin lomba. Altaf Ridwan menyusul di posisi ketiga dengan gap 6.599 detik.

Advan Auriel menempati posisi keempat dengan selisih 6.835 detik, sementara Raufaa Mahendra melengkapi lima besar setelah finis dengan gap 6.871 detik dari Zavian Fabrizio. Selisih waktu yang sangat rapat di kelompok ini menunjukkan pertarungan berlangsung ketat sepanjang lomba.
Kimi Seto berada di posisi keenam dengan selisih 13.852 detik. Sementara Richard Vasquez dan Joaquin Garcia masing-masing menyelesaikan balapan di posisi tujuh dan delapan.

Hasil ini membuat persaingan kategori Junior ROK dipastikan semakin menarik menuju babak selanjutnya. Para pebalap yang finis di lima besar menunjukkan potensi kuat untuk kembali bersaing dalam perebutan kemenangan pada balapan berikutnya di Bogor tersebut.

JRC 2026 Seri 1 : Strategi Jitu Akbar Abud dan SAE Racing Team, Amankan Pole Position Bebek 4T TU 130cc Expert

​OtomotifZone.com – Semarang – Aksi impresif kembali ditunjukkan oleh Akbar Abud dalam sesi kualifikasi (QTT) kelas Bebek 4T TU 130cc Expert pada ajang Java Race Championship 2026 di Sirkuit Mijen. Membawa nama besar SAE Racing Team, pembalap bernomor start #73 ini sukses mengunci posisi start terdepan dengan strategi yang sangat efektif.

​Kejutan Kilat di Lap ke-4, Akbar Abud tak butuh waktu lama untuk menunjukkan taringnya. Sejak sesi dimulai, ia langsung mencari celah untuk mencatatkan waktu terbaik. Tepat pada lap ke-4, Akbar Abud berhasil mencetak waktu fantastis 46.025 detik.

​Torehan waktu tersebut terbukti sangat ampuh. Hingga sesi berakhir, tidak ada pembalap lain yang mampu melampaui catatan waktu tersebut, sehingga memastikan satu tempat bagi Akbar Abud di grid pertama pada sesi balapan nanti.

​Strategi “Dingin” Usai Cetak Waktu Terbaik
​Ada pemandangan menarik setelah Akbar Abud mengamankan waktu 46.025 detik tersebut. Alih-alih terus melakukan push sepanjang sesi, ia tampak sangat tenang dan percaya diri dengan hasil yang sudah diraih.

Setelah merasa catatan waktunya cukup aman, Akbar sempat terlihat masuk ke area pit untuk berkonsultasi dengan tim. Meski kembali turun ke lintasan, Akbar Abud tidak lagi memacu motornya dengan kecepatan penuh. Ia tampak hanya memantau situasi sirkuit sambil melakukan navigasi santai tanpa terlalu “ngegas” seperti di awal sesi.

​Langkah ini disinyalir sebagai upaya menjaga performa mesin agar tetap prima dan menghemat tenaga untuk pertarungan sengit di sesi race yang sebenarnya.

Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bagi para rival bahwa kombinasi Akbar Abud dan SAE Racing Team siap mendominasi podium di seri perdana Mijen kali ini. Kita nantikan apakah strategi tenang ini akan membuahkan gelar juara

Rex Alexander Masih Tak Terbendung, Terbaik di Heat Mini ROK Eshark Rok Cup Seri 2 Sentul

OtomotifZone.com – Jakarta, Dominasi Rex Alexander Symour berlanjut pada sesi Heat kelas Mini ROK dalam Eshark Rok Cup Seri 2 yang berlangsung Sabtu (18/4) di Sirkuit Internasional Karting Sentul. Setelah tampil kuat di sesi sebelumnya, Rex kembali menunjukkan performa terbaik dengan meraih posisi pertama.

Pebalap bernomor 85 tersebut berhasil menyelesaikan 8 lap dengan total waktu 7 menit 33.232 detik. Rex juga mencatatkan best lap 56.397 detik yang menjadi salah satu catatan tercepat pada sesi heat kali ini.

Persaingan ketat terjadi di posisi kedua, di mana Michael Vino Satrio menempel ketat dengan selisih 1.010 detik. Michael juga tampil konsisten sepanjang balapan dan berpeluang memberikan tekanan pada balapan berikutnya.

Sementara itu, Arfa Rashid Yunial melengkapi posisi tiga besar setelah menyelesaikan balapan dengan selisih 2.223 detik dari pimpinan lomba. Persaingan ketiga pebalap ini menjadi sorotan karena sebelumnya juga menunjukkan performa kompetitif sejak sesi kualifikasi.

Jayden Gabriel Arya dan Morgan Holindo Sonmoahi melengkapi lima besar pada sesi Heat Mini ROK kali ini. Keduanya juga tampil cukup kompetitif dan berpeluang memberikan kejutan pada race selanjutnya.

Hasil ini semakin memperkuat posisi Rex Alexander sebagai salah satu kandidat kuat juara di kelas Mini ROK. Konsistensi serta kecepatan yang ditunjukkan sepanjang sesi membuatnya masih menjadi pebalap yang harus diwaspadai para rival.

JRC 2026 Seri 1 : Kejutan di Detik Terakhir! Jordan Badaru Rebut Pole Position Bebek 4T 150cc Novice

​OtomotifZone.com – Semarang, Kelas Bebek 4T 150cc Novice pada gelaran Java Race Championship (JRC) 2026 benar-benar menyuguhkan drama tingkat tinggi. Dalam persaingan yang sangat sengit dengan selisih waktu yang sangat rapat, M. Jordan Badaru berhasil memberikan kejutan besar tepat di penghujung sesi kualifikasi (QTT).

​Lap ke-9, Momen Penentu Jordan Badaru
​Sepanjang sesi berlangsung, Jordan Badaru tampak kesulitan menembus dominasi barisan depan. Ia sempat tertahan di posisi kedua dan ketiga pada lap-lap awal. Namun, ketenangan menjadi kunci bagi pembalap bernomor start #257 ini.

​Tepat di lap ke-9—yang merupakan detik-detik terakhir sebelum bendera finish dikibarkan, Jordan Badaru melakukan push maksimal. Hasilnya luar biasa, ia berhasil mencatatkan waktu 45.784 detik. Torehan ini langsung mengantarkannya ke posisi puncak, menggeser deretan pembalap yang sudah lebih dulu merasa aman.

​Sesi QTT kelas Novice kali ini disebut-sebut sebagai salah satu yang paling memukau di seri perdana Mijen. Perebutan waktu terbaik berlangsung sangat krusial karena hampir semua pembalap memiliki pace yang setara.
​Sebelum Jordan Badaru mengambil alih panggung, beberapa nama beken sempat silih berganti memimpin klasemen waktu, Silmy Helsinky, Chessy Meilandri, Reykat Yusuf, ​Jhosua Mbheo. Keempat pembalap tersebut saling adu kecepatan dan sempat menduduki posisi teratas, menunjukkan betapa istimewanya kompetisi JRC tahun ini.

Keberhasilan Jordan Badaru mencuri posisi pole di menit terakhir membuktikan bahwa dalam balapan, segalanya bisa berubah sebelum garis finish dilewati. Java Race Championship 2026 seri perdana ini benar-benar menjadi ajang pembuktian mental bagi para pembalap muda!