Beranda blog Halaman 23

MCR Seri 1 Magetan : Tensi Tinggi! Akbar Abud Redam Rivalnya, Rajai Kelas Bebek 2T STD Expert Lewat F1ZR Racikan Salechong​

0

Otomotifzone.com – Magetan, Pertempuran penuh gengsi tersaji nyata dalam gelaran Matapanah Cup Race (MCR) 2026 di Sirkuit Parang, Magetan. Berkompetisi di kelas Bebek 2T STD Expert, Akbar Abud sukses menyuguhkan tontonan berkelas sekaligus menegangkan yang membuat ribuan pasang mata penonton di sekeliling sirkuit bergemuruh tak henti memberikan semangat.

​Balapan sepanjang 12 lap ini menjadi panggung duel maut antara Abud Afdalah (Akbar Abud) yang membela bendera RMF Trans SRC melawan Aqsal Ilham dari tim SAE Group. Kedua pembalap papan atas ini saling tekan, adu top speed, dan berulang kali bertukar posisi di tikungan-tikungan tajam Sirkuit Parang seolah tidak ada satu pun yang mau mengalah.

​Berdasarkan data lap chart, ketatnya tensi balapan terlihat jelas. Akbar Abud mengawali lap 1 dan 2 di posisi kedua sebelum akhirnya mengambil alih pimpinan di lap 3. Dominasinya sempat bertahan kuat hingga lap 8, bahkan ia sukses mencetak waktu Best Lap yang sangat tajam, yakni 46.038 detik pada lap ke-5.

Namun, Aqsal Ilham tak tinggal diam dan sempat merebut kembali posisi terdepan di lap 9 dan 10. Ketenangan Abud diuji, hingga akhirnya ia berhasil melakukan overtake krusial di lap 11 dan mempertahankan posisi pertama hingga menyentuh garis finis di lap 12.

​Kunci kemenangan Akbar Abud kali ini terletak pada pemilihan racingline yang sangat presisi di lap-lap akhir, ditunjang oleh performa mesin Yamaha F1ZR yang luar biasa bertenaga. Semburan power yang stabil dari motor bebek goreng kelir legendaris ini merupakan hasil ramuan tangan dingin mekanik andalan, Salechong Pacitan.

​Perpaduan antara ketenangan pembalap dan performa motor yang mumpuni ini akhirnya berbuah podium tertinggi dengan penuh kebanggaan bagi seluruh tim.
​”Bangga tentu pasti menang disini, tadi sungguh luar biasa sepanjang lap penuh dengan tantangan, tapi semua terbayar dengan podium satu di tangan. Thanks bos ku dan mekanik yang sudah menyiapkan kuda pacu F1ZR,” ungkap Akbar Abud dengan rona bahagia pasca-balapan.

​Kemenangan dramatis ini semakin menegaskan mental juara seorang Akbar Abud dalam mengatasi tekanan berat di kelas para raja, Bebek 2T STD Expert. Selamat untuk Akbar Abud, RMF Trans SRC, dan Salechong Pacitan!

MCR Seri 1 Magetan : Tak Tersentuh! Omar Asyifaq Tampil Perkasa Di Bebek 4T 150cc Beginner Bikin Bangga SAE Group

0

​Otomotifzone.com – Magetan, Penampilan luar biasa dan berkelas ditunjukkan oleh pembalap muda berbakat, Omar Asyifaq, dalam gelaran Matapanah Cup Race (MCR) 2026 yang berlangsung di Sirkuit Parang, Magetan. Bersaing di kelas Bebek 4T 150cc Beginner, pembalap yang akrab disapa Omar Bule ini tampil begitu dominan dan seolah berada di kasta yang berbeda dari rival-rivalnya.

​Sejak lampu start dipadamkan, Omar yang mengusung tim SAE Group langsung melesat kencang tanpa memberikan celah sedikit pun bagi pembalap lain untuk mendekat. Berdasarkan data lap chart, dominasi Omar Bule terbukti mutlak selama balapan yang berlangsung sepanjang 9 lap tersebut. Ia sukses mengunci posisi pertama sejak lap pertama hingga menyentuh garis finis, bahkan sempat mencetak waktu tajam Best Lap 47.519 detik di lap ke-3. Ketangguhannya di lintasan membuat Omar sukses meninggalkan jauh rival terdekatnya dengan total gap yang sangat renggang di garis finis, yakni mencapai +6.106 detik.

​Keberhasilan Omar Asyifaq merajai Sirkuit Parang tentunya tidak lepas dari kesiapan pacuannya. Honda Supra GTR yang menjadi senjata andalan Omar kali ini dikawal langsung oleh mekanik senior Mbah Momon MBKW2. Racikan mesin yang mumpuni dan daya tahan yang stabil di sepanjang lap membuat performa motor ini tampil tanpa cela.

​Mbah Momon pun tampak tersenyum sumringah melihat hasil sempurna yang diraih oleh pembalap didikannya tersebut, di mana kerja keras seluruh tim di paddock terbayar tuntas dengan podium tertinggi. Perjuangan keras di atas sirkuit yang menguras fisik ini berbuah manis.

​”Kasih yang terbaik terus, usahakan yang harus kamu perjuangkan. Lelah memang biasa tapi itulah perjuangan demi sebuah podium,” ungkap perwakilan tim yang mengawal performa apik Omar Bule usai balapan.

​Dengan kemenangan mutlak ini, Omar Asyifaq tidak hanya mengamankan trofi utama di kelas Beginner, tetapi juga menegaskan kesiapannya untuk terus bersaing dan melangkah ke jenjang balap yang lebih tinggi di masa depan. Selamat untuk Omar Bule dan tim SAE Group MBKW2!

Musprov IMI Riau 2026 Tetapkan Agung Nugroho Sebagai Ketua untuk Keempat Kalinya

0

PEKANBARU – Agung Nugroho kembali dipercaya memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Riau setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Riau IX Tahun 2026 yang digelar di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Minggu (19/7/2026).

Wali Kota Pekanbaru itu akan memimpin IMI Riau untuk masa bakti 2026–2030. Dengan terpilihnya kembali, Agung Nugroho mencatat sejarah sebagai sosok pertama di Indonesia yang mendapat kepercayaan memimpin Pengurus Provinsi IMI selama empat periode.

Dalam keterangannya usai Musprov, Agung mengungkapkan bahwa keputusannya kembali maju sebagai calon Ketua IMI Riau tidak lepas dari diskresi yang diberikan Ketua Umum IMI Pusat, Moreno Soeprapto.

“Diskresi itu adalah membolehkan saya untuk maju menjadi Ketua IMI Riau untuk keempat kalinya,” ujar Agung Nugroho.

Agung menegaskan akan terus berkomitmen memajukan dunia otomotif di Provinsi Riau. Menurutnya, pembinaan atlet balap akan menjadi salah satu prioritas utama agar prestasi pembalap Riau terus meningkat di tingkat nasional.

Selain itu, ia juga berupaya menghadirkan lebih banyak agenda otomotif berskala nasional di Riau.

“Tahun ini kita dapat satu kegiatan nasional yakni Rakernas IMI Pusat yang akan dihadiri 37 provinsi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua IMI Pusat, John Ismadi Lubis, membenarkan bahwa Ketua Umum IMI Pusat memberikan diskresi kepada Agung Nugroho untuk kembali mencalonkan diri.

“Diskresi itu langsung kami berikan kepada Agung Nugroho,” ujar John.
John turut mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Agung Nugroho sebagai Ketua IMI Riau.

“Kami mengucapkan selamat kepada Agung Nugroho yang terpilih secara aklamasi. Semoga IMI Riau bisa lebih baik ke depannya,” ucapnya.

Musprov IMI Riau IX Tahun 2026 dibuka oleh Wakil Ketua KONI Riau, Kolonel Tek Parluhutan Siboro, yang mewakili Ketua KONI Riau. Dalam sambutannya, ia berharap kepengurusan baru mampu membawa IMI Riau semakin maju dan terus melahirkan atlet-atlet balap berprestasi.

Musprov diikuti oleh 32 klub peserta, 27 klub peninjau, 9 IMI Kabupaten/Kota, serta 2 perwakilan dari IMI Pusat. Seluruh peserta secara bulat memberikan dukungan kepada Agung Nugroho sehingga ia kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin IMI Riau hingga tahun 2030.

Official Race Result Java Drag Record Round 2

0

OtomotifZone.com – Wonosari. Berikut adalah official result Java Drag Record Round 2 yang berlangsung di sirkuit NP Lanud Gading, Wonosari 18 Juli 2026.

Tak Ada Larangan! Motor Listrik Bisa Berlaga di Drag Bike Indonesia

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Masih banyak anggapan di kalangan pecinta balap bahwa motor listrik tidak diperbolehkan mengikuti ajang drag bike. Namun, anggapan tersebut ditepis langsung oleh Ketua Komisi Drag Bike IMI, Tomi Wijanarko.

Dalam perbincangan bersama tim redaksi mengenai perkembangan dunia drag bike di Indonesia, Tomi menjelaskan bahwa motor listrik pada dasarnya diperbolehkan mengikuti perlombaan. Bahkan, IMI telah menyiapkan regulasi yang mengatur keikutsertaan motor listrik di lintasan drag bike.

“Kenapa tidak boleh? Boleh dong. Mau main bracket juga boleh. Kalau mau dibuat kelas sendiri juga bisa karena kami dari IMI sudah membuat regulasinya. Jadi boleh motor listrik turun di Drag Bike,” ujar Tomi kepada tim redaksi.

Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan anggapan bahwa motor listrik dilarang berkompetisi di ajang drag bike. Menurut Tomi, perkembangan teknologi kendaraan listrik justru menjadi hal yang harus diakomodasi dalam dunia balap nasional.

Dengan adanya regulasi resmi dari IMI, penyelenggara memiliki dasar untuk membuka kelas motor listrik, baik digabung dalam format tertentu seperti bracket maupun dibuatkan kelas khusus apabila jumlah pesertanya memadai.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa drag bike Indonesia terus mengikuti perkembangan teknologi otomotif. Kehadiran motor listrik di lintasan diharapkan dapat menambah warna baru dalam dunia balap sekaligus menjadi wadah bagi para penggemar dan tim yang ingin mengembangkan performa kendaraan listrik di arena kompetisi resmi.

MCR Seri 1 Magetan : Edyan!! Afin Alfariji Tunjukan Performa Luar Biasa Curi Juara di Last Lap Kelas Bebek 2T STD 116cc Novice!

0

​Otomotifzone.com – Magetan, Aksi luar biasa dan penuh drama tersaji di Sirkuit Parang, Magetan. Nama Afin Alfariji langsung menjadi buah bibir setelah menampilkan aksi comeback yang sangat memukau di kelas Bebek 2T STD 116cc Novice. Bagaimana tidak, memulai balapan dari barisan ke-6 (posisi 6) sama sekali tidak menciutkan nyali pembalap bertalenta ini untuk bertarung di barisan depan.

​Balapan yang berlangsung sepanjang 12 lap ini menjadi saksi bisu perjuangan keras Afin. Berdasarkan data lap chart, Afin memulai lap pertama di posisi ke-6. Perlahan tapi pasti, ia mulai merangkak naik ke posisi 5 pada lap ke-2, lalu menembus posisi 4 dari lap 3 hingga lap 7.

​Kegigihannya semakin menjadi-jadi di paruh akhir balapan. Memasuki lap ke-8, Afin sukses menembus zona podium di posisi ke-3. Bahkan di lap ke-9, ia berhasil mencatatkan Best Lap pribadinya dengan torehan waktu fantastis 46.286 detik yang membuatnya semakin menempel ketat rival di depannya.

Ketegangan mencapai puncaknya di lap ke-11 saat ia naik ke posisi 2, sebelum akhirnya melakukan overtake krusial di last lap (lap 12) untuk mengunci podium pertama!

​Keberhasilan Afin Alfariji merajai Sirkuit Parang tentunya tidak lepas dari performa ganas Yamaha F1ZR yang ditungganginya. Motor bebek goreng bertuliskan KING23 Racing garapan mekanik bertangan dingin, Rudi Salechong, tampil begitu perkasa dan konsisten dari awal hingga akhir balapan.

Perpaduan skill dewa Afin dan racikan ciamik Rudi Salechong terbukti menjadi kombinasi yang mematikan. Rasa puas dan bangga yang luar biasa pun tidak bisa disembunyikan oleh Afin setelah berhasil menuntaskan balapan yang menguras fisik dan emosi ini.

​”Kami start udah di posisi tengah, kita terus push dan puncaknya di last lap kita berhasil memuncaki posisi pertama. Power dari motor emang begitu luar biasa, diajak nge-push terus ngikut aja motornya,” ungkap Afin Alfariji dengan penuh rasa bangga.

MCR Seri 1 Magetan : Balas Dendam Sempurna! Akbar Abud Rajai Final Bebek 4T TU 150cc Expert

0

​Otomotifzone.com – Magetan, Tekad kuat Akbar Abud untuk berdiri di podium tertinggi pada babak final kelas Bebek 4T TU 150cc Expert akhirnya terbukti nyata. Setelah pada sesi Sprint Race sebelumnya harus puas finis di urutan kedua, kali ini Abud tak tinggal diam dan langsung menunjukkan taringnya.

​Pertempuran sengit langsung tersaji dalam balapan yang berlangsung sepanjang 15 lap ini. Berdasarkan data lap chart, tensi tinggi sudah terasa sejak awal balapan. Abud sempat melorot ke posisi kedua pada lap-lap awal hingga pertengahan balapan, tepatnya dari lap 4 hingga lap 8, setelah sempat memimpin di lap 2 dan 3.

​Namun, mental juara berbicara. Memasuki lap ke-9, Abud berhasil mengambil alih pimpinan balapan. Posisi terdepan ini sukses ia pertahankan dengan konsisten hingga menyentuh garis finis di lap ke-15.

​Perjuangan Akbar Abud untuk mengamankan podium pertama sama sekali tidak mudah. Sepanjang sisa balapan, ia terus mendapatkan tekanan berat dari rivalnya, Danial Damara. Danial yang tampil sangat agresif terus menempel ketat dan mencoba mencari celah untuk masuk.

Ketatnya persaingan ini terlihat jelas saat menyentuh garis finis, di mana selisih waktu (gap) antara Abud dan Danial terhitung sangat tipis.

​Danial Damara sendiri akhirnya harus puas finis di posisi kedua. Hasil ini didapat setelah ia sukses menggeser pembalap tuan rumah, Rexzy Kepo, yang harus merelakan posisinya direbut oleh Danial.

​”Akhirnya bisa merebut posisi terbaik untuk tim. Kemarin Sprint nomor dua dan ini babak final berhasil nomor satu, pokoknya terbaik,” ungkap Akbar Abud dengan nada puas usai balapan.

Aben Racing Tampil Beda di Black Drag Bike Malang, Abadikan Nama Almarhum Degar di Nama Tim

0

OtomotifZone.com – Malang, Aben Racing tampil dengan nuansa berbeda pada ajang Black Drag Bike 2026 Seri Kedua di Malang. Tidak hanya mengandalkan dua pembalap andalannya, Joko Susanto (Joko Percil) dan Gerry Setyawan (Gery Percil), tim berwarna kuning tersebut juga membawa nama tim yang memiliki makna mendalam.

Pada putaran kali ini, tim asal Tangerang tersebut menggunakan nama DEGAR ABEN RACING GORDON RACETECH QTT RC3. Nama tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum Degar Iswaranzi, salah satu mekanik sekaligus kru terbaik Aben Racing yang baru saja berpulang.

Meski tampil dengan identitas baru, performa tim tetap impresif. Joko Percil dan Gery Percil sukses menggebrak persaingan di kelas paling bergengsi, Open Point (Seeded), membuktikan Aben Racing masih menjadi salah satu kekuatan utama di dunia drag bike nasional.

Manajer Aben Racing, Aris Atolo, mengungkapkan bahwa penyematan nama Degar di bagian depan nama tim merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum selama menjadi bagian dari keluarga besar Aben Racing.

“Kita mengenang salah satu crew terbaik kita, Bang Degar, yang belum lama ini meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Bang Degar adalah sosok mekanik dan crew yang telaten serta luar biasa. Sekarang dia memang sudah tidak bersama kita lagi di tim balap, tetapi kita tidak akan pernah melupakannya. Karena itu, nama beliau kami tempatkan paling depan pada nama tim balap kami,” ujar Aris Atolo.

Diketahui, Degar Iswaranzi meninggal dunia pada 10 Juli 2026 setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Selama ini, Degar dikenal sebagai kru balap Aben Racing dari RACETECH Performance yang memiliki dedikasi tinggi dan berperan penting dalam berbagai pencapaian tim.

Penggunaan nama DEGAR ABEN RACING GORDON RACETECH QTT RC3 menjadi simbol bahwa semangat, kerja keras, dan dedikasi Degar akan terus hidup bersama Aben Racing dalam setiap lintasan yang mereka jalani. Keputusan tersebut sekaligus menjadi penghormatan terakhir dari keluarga besar Yellow Genk kepada sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan tim.

MCR Seri 1 Magetan : Tampil Dominan Sejak QTT, Agam Abdilah Cetak Sejarah Untuk Dirinya Rebut Podium Tertinggi Bebek 4T TU 150cc Rookie,

0

​Otomotifzone.com – Magetan, Sirkuit Parang, Magetan, menjadi saksi bisu lahirnya sejarah baru bagi pembalap muda berbakat asal Lumajang, Jawa Timur, Agam Abdilah. Tampil dengan performa yang luar biasa epik, Agam sukses menancapkan dominasi mutlaknya di kelas Bebek 4T TU 150cc Rookie pada putaran pembuka Matapanah Cup Race (MCR) 2026.

​Sejak bendera latihan bebas dikibarkan hingga sesi kualifikasi (QTT), Agam Abdilah memang sudah memperlihatkan sinyal ancaman serius bagi rival-rivalnya. Gaya balapnya yang rapi dan agresif puncaknya berlanjut hingga laga Final yang berlangsung sepanjang 12 putaran penuh.

Hasil manis pun berhasil dipetik di mana pembalap belia ini sukses mengamankan Podium Terhormat untuk pertama kalinya selama berkarier di kategori Rookie.

​Menilik data catatan waktu balap resmi yang terekam, Agam mempertontonkan konsistensi performa yang sangat luar biasa di barisan depan. Ia berhasil mengunci jalannya balapan di posisi pertama hingga finis, dengan torehan waktu terbaik yang dicetaknya pada lap ke-10 dengan catatan tajam 46.982 detik.

​Pesan Penting di Tengah Sejarah Baru
​Perkembangan signifikan dari talenta muda Lumajang ini tidak lepas dari kawalan ketat sang mentor, Cak Toni. Pria yang setia mendampingi Agam di setiap gelaran balap ini mengakui adanya lompatan teknik yang besar pada gaya balap Agam di seri pembuka MCR tahun ini.

​Kendati demikian, sang mentor langsung memberikan wejangan krusial pasca-balapan agar sang pembalap tidak terlena dengan euforia kemenangan pertamanya.

“Performa Agam makin baik dan terus menunjukkan skillnya, gaya tekniknya juga makin bagus seperti di MCR seri satu ini. Harapannya sih tidak banyak, agar si Agam jangan lelah belajar dan jangan berpuas diri dulu. Di event lain tentu atmosfernya berbeda dan rivalnya pun juga beda, jadi teruslah berusaha memperbaiki gaya balap,” pungkas Cak Toni dengan bijak.

​Kemenangan perdana di sirkuit Parang Magetan ini diyakini akan menjadi booster kepercayaan diri yang masif bagi sang pembalap belia asal Lumajang tersebut.

MCR Seri 1 Magetan : Tahan Gempuran Lap Akhir, Akbar Abud Curi Podium Pertama Underbone 2Tak 130cc Bersama Ananda Tri Perkasa

0

​Otomotifzone.com – Magetan, Penampilan memukau dan penuh perhitungan matang dipertontonkan oleh pembalap berbakat Akbar Abud dalam laga bergengsi kelas Bebek 2Tak Underbone 130cc di ajang Matapanah Cup Race (MCR) 2026.

Berlangsung di Sirkuit NP Parang, Magetan, Abud sukses mencuri posisi pertama dan kokoh mempertahankan keunggulan dari gempuran masif dua rival terdekatnya.

​Mengandalkan Yamaha 125Z andalan dari tim Ananda Tri Perkasa racikan tangan dingin mekanik legendaris Kate Montormaboer, Akbar Abud tampil begitu taktis. Pasca merebut pimpinan balapan, ia terus melesat dengan manuver-manuver ciamik di setiap sudut sirkuit guna memutus momentum serangan pembalap di belakangnya yang sangat bernafsu untuk memimpin jalan takhta kelas para raja ini.

​Berdasarkan data catatan waktu balap sepanjang 10 putaran (laps), Akbar Abud sejatinya mengawali balapan dari posisi kedua. Konsistensinya teruji kuat di mana ia sukses membukukan waktu terbaik (Best Lap) yang sangat tajam pada lap ke-3 dengan torehan waktu 44.973 detik sebelum akhirnya mengambil alih jalannya perlombaan pada lap ke-4 hingga garis finis.

​Ketegangan memuncak di lap-lap akhir ketika dua pembalap di belakangnya terus berupaya mencari celah sempit untuk menusuk ke dalam. Namun, kematangan mental Akbar Abud menjadi pembeda utama dalam pertempuran sengit di Magetan kali ini.

​”Di tiga lap pertama kita memang di posisi kedua. Kita terus mencoba mencari celah dan hasilnya kita bisa rebut. Lanjut kita Tetap menjaga Racingline meski dari belakang mencoba menusuk terus, apalagi di lap-lap akhir sangat krusial kita coba tutup dan hasilnya bendera finish berkibar kita raih podium pertama,” ungkap Akbar Abud seusai turun dari podium.

​Kunci utama kemenangan dramatis ini diakui Abud terletak pada kedisiplinannya menjaga racing line yang solid. Kendati tekanan bertubi-tubi datang di sisa putaran yang kian krusial, ketenangan Abud bersama motor garapan Kate Montormaboer terbukti mampu meredam ambisi besar rivalnya hingga bendera kotak-kotak dikibarkan.