Beranda blog Halaman 24

MCR Seri 1 Magetan : Tahan Gempuran Lap Akhir, Akbar Abud Curi Podium Pertama Underbone 2Tak 130cc Bersama Ananda Tri Perkasa

0

​Otomotifzone.com – Magetan, Penampilan memukau dan penuh perhitungan matang dipertontonkan oleh pembalap berbakat Akbar Abud dalam laga bergengsi kelas Bebek 2Tak Underbone 130cc di ajang Matapanah Cup Race (MCR) 2026.

Berlangsung di Sirkuit NP Parang, Magetan, Abud sukses mencuri posisi pertama dan kokoh mempertahankan keunggulan dari gempuran masif dua rival terdekatnya.

​Mengandalkan Yamaha 125Z andalan dari tim Ananda Tri Perkasa racikan tangan dingin mekanik legendaris Kate Montormaboer, Akbar Abud tampil begitu taktis. Pasca merebut pimpinan balapan, ia terus melesat dengan manuver-manuver ciamik di setiap sudut sirkuit guna memutus momentum serangan pembalap di belakangnya yang sangat bernafsu untuk memimpin jalan takhta kelas para raja ini.

​Berdasarkan data catatan waktu balap sepanjang 10 putaran (laps), Akbar Abud sejatinya mengawali balapan dari posisi kedua. Konsistensinya teruji kuat di mana ia sukses membukukan waktu terbaik (Best Lap) yang sangat tajam pada lap ke-3 dengan torehan waktu 44.973 detik sebelum akhirnya mengambil alih jalannya perlombaan pada lap ke-4 hingga garis finis.

​Ketegangan memuncak di lap-lap akhir ketika dua pembalap di belakangnya terus berupaya mencari celah sempit untuk menusuk ke dalam. Namun, kematangan mental Akbar Abud menjadi pembeda utama dalam pertempuran sengit di Magetan kali ini.

​”Di tiga lap pertama kita memang di posisi kedua. Kita terus mencoba mencari celah dan hasilnya kita bisa rebut. Lanjut kita Tetap menjaga Racingline meski dari belakang mencoba menusuk terus, apalagi di lap-lap akhir sangat krusial kita coba tutup dan hasilnya bendera finish berkibar kita raih podium pertama,” ungkap Akbar Abud seusai turun dari podium.

​Kunci utama kemenangan dramatis ini diakui Abud terletak pada kedisiplinannya menjaga racing line yang solid. Kendati tekanan bertubi-tubi datang di sisa putaran yang kian krusial, ketenangan Abud bersama motor garapan Kate Montormaboer terbukti mampu meredam ambisi besar rivalnya hingga bendera kotak-kotak dikibarkan.

MCR Seri 1 Magetan : Kawinkan Gelar Expert & Novice, Afin Alfariji Tampil Beringas, King23 Racing Kuasai Kelas Bebek 4T TU 130cc​

0

​Otomotifzone.com – Magetan, Tontonan balap yang luar biasa seru dan menegangkan tersaji di kelas Bebek 4T TU 130cc Novice pada hajatan pembuka Matapanah Cup Race (MCR) 2026 Seri Pertama. Berlangsung di Sirkuit NP Parang, Magetan, dua pembalap barisan depan sukses membius ribuan pasang mata lewat aksi saling overtake demi memperebutkan podium tertinggi.

Pertarungan sengit langsung pecah sejak awal antara Raggazo Kautsar andalan tim PSM Kulit Magetan dan Afin Alfariji yang memayungi tim King23 Racing. Sepanjang 15 lap penuh yang digelontorkan oleh panitia, tensi persaingan tidak mengendur sedikit pun. Afin Alfariji tampil sangat beringas di atas lintasan, sementara Raggazo juga memberikan perlawanan yang tak kalah agresif demi mempertahankan posisi terbaik.

​Berdasarkan data catatan waktu resmi, persaingan ketat ini memaksa kedua pembalap mencetak Best Lap yang luar biasa tajam di angka 45.922 detik. Aksi jual beli serangan terus terjadi di setiap tikungan Sirkuit Parang. Memasuki sisa lap akhir, Afin Alfariji yang memiliki ambisi besar akhirnya berhasil mengeksekusi strategi dengan sempurna, mengambil alih posisi terdepan, dan sukses mengunci podium juara pertama.

​Kemenangan dramatis Afin Alfariji di kategori Novice ini sekaligus menyempurnakan dominasi mutlak tim King23 Racing Malang di kelas Bebek 4T TU 130cc pada seri perdana MCR 2026.

Kategori Novice raih Juara 1 diraih oleh Afin Alfariji (King23 Racing) dan ​Kategori Expert raih Juara 1 diraih oleh Rexzy Kepo (King23 Racing)

​Dengan raihan gemilang ini, tim asal Malang tersebut sukses mengawinkan mahkota juara pertama di dua kategori sekaligus, baik Expert maupun Novice. Kesuksesan ganda ini menjadi bukti sahih keperkasaan pacuan bermesin 4-tak garapan bengkel legendaris GDT Racing Yogyakarta.

​Keberhasilan luar biasa ini pun disambut gembira oleh sang Manager tim, Andra Cemplon.
​”Terbaik memang Afin, sejak awal lap terus memberikan tampilan yang apik, dia punya ambisi untuk juara. Dan lengkap sudah untuk kategori bebek 4t tu 130cc kita berhasil dapat mahkota semua,” ucap Andra Cemplon dengan wajah penuh kebanggaan.

MCR Seri 1 Magetan : Kolaborasi Manis King23 Racing, Rexzy Kepo Melesat, Agus Setyawan Amankan Poin Krusial Di Bebek 4t tu 130cc Expert.

0

​Otomotifzone.com – Magetan, Seri pembuka ajang bergengsi Matapanah Cup Race (MCR) 2026 di Sirkuit NP Parang, Magetan, menjadi panggung pembuktian bagi skuad kolaborasi elit, King23 Racing Malang. Menurunkan duet pembalap andalannya di kelas para raja, Bebek 4T TU 130cc Expert, tim ini sukses menorehkan prestasi gemilang melalui performa memukau Rexzy Kepo dan Agus Setyawan.

​Aksi memukau langsung diperlihatkan sejak bendera start dikibarkan. Rexzy Kepo yang berhasil mengamankan Grid pertama (pole position) tidak menyia-nyiakan momentum emas tersebut. Pembalap andalan ini langsung melesat memimpin jalannya balapan sejak awal lap, membuka jarak, dan mempertahankan ritme balap yang konsisten hingga menyentuh garis finis di posisi terbaik sebagai juara pertama.

​Strategi bertahan yang sangat solid juga diperagakan oleh rekan satu timnya, Agus Setyawan. Mengawali balapan dengan apik, Agus sempat menahan gempuran rival di urutan kedua selama beberapa lap demi mengawal posisi terdepan sekaligus menghadang pergerakan agresif dari para pembalap di belakangnya. Pertarungan sengit di barisan depan tersebut akhirnya membawa Agus menyentuh garis finis di posisi ke-4.

​Keberhasilan luar biasa di seri pembuka ini disikapi dengan penuh optimisme oleh sang jawara. Disinggung tentang juara pertama “Kami tetap optimis bisa kasih yang terbaik untuk tim di event MCR ini,” tandas Rexzy Kepo dengan penuh keyakinan.

​Hasil impresif di Sirkuit Parang Magetan ini sontak membuat sang Manager tim, Andra Cemplon, tampak sangat sumringah. Keberhasilan menempatkan dua pembalapnya di jajaran lima besar kelas Expert menjadi modal berharga sekaligus pembuktian bahwa riset mesin dan kekompakan tim berjalan sangat baik.
​Sang Manager juga berharap tren positif ini bisa terus dipertahankan pada kelas-kelas lainnya yang diikuti oleh tim sepanjang musim ini.

​”Semoga hal ini terus berlanjut di kelas lainnya agar tim senang dan bos juga senang dengan performa kami di lintasan,” ucap Andra Cemplon.

Penantian Berakhir! Kejurnas Grasstrack Region VI Papua Resmi Digelar

0
Kejurnas Grasstrack Region VI

OtomotifZone.com – Keerom. Kepastian Kejurnas Grasstrack Region VI putaran 1 langsung mengakhiri rasa penasaran para pembalap. Yang sejak awal musim terus menanti jadwal resmi. Kini, suara raungan mesin dan aroma persaingan panas siap kembali membelah lintasan, sekaligus membuka perebutan poin perdana menuju gelar juara nasional.


Panitia penyelenggara bergerak cepat dengan merilis jadwal resmi pelaksanaan. Saat ini, seluruh persiapan terus dikebut, mulai dari administrasi hingga teknis perlombaan, agar putaran perdana berlangsung maksimal.

Kejurnas Grasstrack Region VI


“Kami sudah merilis tanggal pelaksanaan Kejurnas Grasstrack Region VI. Saat ini kami sedang mempersiapkan seluruh kebutuhan, termasuk brosur kelas yang akan segera kami publikasikan. Untuk sementara kami bergerak secara mandiri. Harapan kami, pemerintah dan seluruh pihak terkait dapat memberikan dukungan agar event ini berjalan sukses,” ujar Ketua Penyelenggara, Duwi Lilis Indah Wahyuni, S.M.

Kejurnas Grasstrack Region VI
Ketua penyelenggara, Indah Wahyuni


Ia juga berharap sinergi bersama IMI Provinsi Papua dan IMI Pusat terus terjalin sehingga penyelenggaraan Kejurnas semakin baik dari tahun ke tahun.


Kepastian tersebut langsung disambut antusias oleh para tim. Banyak di antaranya mengaku sudah melakukan persiapan sejak lama dan hanya menunggu lampu hijau dari penyelenggara. Kini, target mereka kembali jelas: tampil maksimal dan mengincar poin penting di putaran pembuka.


Salah satu tim asal Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, bahkan mengapresiasi kerja keras panitia yang terus berupaya menghadirkan Kejurnas meski menghadapi berbagai tantangan.


“Puji Tuhan, kami sangat bersyukur. Kejurnas yang sempat tertunda akhirnya benar-benar bisa terlaksana. Tim kami sudah siap sejak jauh hari untuk menghadapi putaran pertama di Papua. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk seri-seri berikutnya. Kami juga berencana ikut mendukung kegiatan ini sebagai sponsor sebagai bentuk apresiasi kepada penyelenggara dan seluruh pencinta grasstrack,” ujar Jeje.


Pastinya persaingan di Arso tidak akan berjalan mudah. Tim-tim besar dari berbagai daerah di Tanah Papua sudah mulai memanaskan mesin dan menyusun strategi.

Dengan tiga putaran Kejurnas yang akan berlangsung di Papua Raya, setiap poin menjadi sangat berharga.

Satu hal yang pasti, putaran perdana nanti bukan hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan motor dan pembalap, tetapi juga menjadi panggung pembuka pertarungan sengit menuju tahta juara regional.

Kopdar Dan Syukuran 24 Tahun Ikatan Motor Honda Bandung (IMHB)

0
Kopdar Dan Syukuran 24 Tahun Ikatan Motor Honda Bandung

Suasana hangat dan penuh kebersamaan ratusan anggota komunitas sepeda motor Honda yang tergabung dalam keluarga besar Ikatan Motor Honda Bandung (IMHB) berkumpul dalam agenda Kopdar Gabungan sekaligus perayaan syukuran hari jadi ke-24 tahun IMHB. Acara yang digelar pada Kamis malam, 16 Juli 2026 ini berlangsung di halaman Dealer Honda Tridjaya Merdeka Motor, Kota Bandung.

Mengusung tema besar “Ride as One”, acara ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang paguyuban serta ajang mempererat tali silaturahmi antar sesama member. Tercatat sekitar 150 anggota perwakilan dari berbagai klub motor Honda yang berada di bawah naungan IMHB hadir memadati lokasi.

Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam merayakan usia yang hampir mencapai seperempat abad ini. Acara ini memang dirancang khusus sebagai wadah bagi para pecinta motor Honda di Bandung untuk kembali bersatu, berbagi cerita, dan memperkuat semangat persaudaraan yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Rangkaian acara disusun dengan padat namun tetap santai. Agenda dibuka dengan serangkaian sambutan yang sarat makna. Ketua Umum IMHB membuka jalannya acara, diikuti oleh sambutan dari pihak sponsor yang senantiasa mendukung kegiatan positif komunitas. Tak ketinggalan, PIC Community Jawa Barat serta mantan Ketua IMHB juga turut memberikan sambutan, memberikan pesan-pesan inspiratif bagi para anggota. Selain itu, perwakilan dari berbagai klub di bawah naungan IMHB juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan harapan mereka bagi masa depan paguyuban.

Kemeriahan malam itu memuncak saat sesi hiburan dimulai. Berbagai games menarik disiapkan untuk mencairkan suasana dan menguji kekompakan antar member. Gelak tawa pun pecah saat para anggota berpartisipasi aktif dalam tantangan-tantangan yang diberikan. Puncak dari acara syukuran ini ditandai dengan prosesi simbolis pemotongan kue ulang tahun dan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan IMHB tetap eksis dan solid hingga mencapai usia 24 tahun.

Ketua Paguyuban IMHB, Muhammad Faisal, mengungkapkan rasa bangganya atas kesuksesan acara tersebut. Dalam tanggapannya, ia menyampaikan harapan besarnya bagi masa depan komunitas. “Semoga di usia 24 tahun ini, IMHB menjadi paguyuban yang lebih dewasa dan semakin solid,” ujarnya.

Bro Faisal juga menambahkan harapannya agar IMHB dapat kembali menjadi barometer bagi paguyuban-paguyuban lainnya di Indonesia. “Saat ini seluruh elemen IMHB tengah bersiap dan fokus menyambut usia perak, yaitu hari jadi ke-25 tahun yang akan dirayakan tahun depan.” tambahnya

Perayaan 24 tahun IMHB ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan pengingat bagi seluruh anggotanya bahwa semangat “Ride as One” tetap menjadi pondasi utama. Dengan silaturahmi yang terus terjaga, diharapkan kedepannya IMHB akan terus memberikan kontribusi positif, baik bagi sesama anggota komunitas, pecinta motor Honda, maupun masyarakat luas di Kota Bandung.

Spesial Hadir Di Black Dragbike Malang Skuad Aben Racing Kunci Juara Umum Kategori Open Lewat Joko Susanto

0

​Otomotifzone.com – Malang, Peta persaingan balap lurus tanah air kembali memanas. Kembalinya salah satu tim raksasa, ABEN RACING, ke lintasan drag bike langsung membuahkan hasil yang sangat manis. Mengandalkan dua pembalap andalannya, Joko Susanto (Joko Percil) dan Gerry Setyawan (Gery Percil), tim berkelir Kuning ini sukses menggebrak kategori paling bergengsi Open Point (Seeded) pada event bergengsi Black Dragbike 2026 Seri Kedua di Malang.

​Hadirnya skuad Aben Racing di putaran kedua ini terbukti mendongkrak atmosfer kompetisi di kelas Open menjadi jauh lebih berkelas dan ketat. Berada di bawah kawalan dingin sang manajer handal, Aris Atolo, yang kebetulan kediamannya tak jauh dari Sirkuit NP Stadion Kanjuruhan, Malang, tim ini tampil sangat taktis.

Hasil akhir pun berbicara kelayakan mereka sebagai penguasa podium setelah sukses membawa pulang titel terhormat Juara Umum Pertama di seri kali ini.

​Aktor utama di balik kesuksesan besar ini tak lain adalah Joko Susanto. Pembalap asli Prambanan yang di lintasan lebih akrab disapa Joko Percil tersebut berhasil mengunci gelar Juara Umum setelah tampil digdaya dan merengkuh podium di tiga kelas utama sekaligus. Konsistensi Joko di jalur lurus membuahkan total raihan 65 poin yang tak mampu dikejar oleh para rivalnya.

​Poin kemenangan Joko Susanto dikumpulkan lewat perjuangan keras di kelas-kelas krusial dengan spesifikasi mesin yang sangat kompetitif, Juara 1 di kelas Bebek 4T Tune Up 130cc. ​Juara 5 Bebek 4T Tune Up 200cc dan Juara 4 dikelas Bebek 4T TU 200cc Sleep Engine.

​Tak hanya Joko, performa tandemnya yaitu Gerry Setyawan (Gery Percil) juga patut diacungi jempol. Gerry berhasil memberikan back-up yang sempurna. Kerja sama tim yang solid ini membuat strategi manajer berjalan mulus di lapangan.

​Keberhasilan luar biasa ini pun ditanggapi dengan rasa syukur oleh sang manajer, Aris Atolo. Strategi matang untuk turun di sirkuit Malang yang menjadi “kandang” tersendiri bagi sang manajer terbukti berbuah manis.

​”Kami sengaja turun di event Black Dragbike karena kita lihat event ini berkelas dan apalagi eventnya di Malang kita punya hal baik disini jadi tak ada ruginya kita turun. Memang tak ada prediksi sama sekali tentang juara umum karena kita lebih fokus main di setiap kelas, eh taunya Pointnya di urutan teratas Joko Susanto,” jelas Aris Atolo.

​Keberhasilan di Stadion Kanjuruhan Malang ini seolah menjadi sinyal tegas dari Aben Racing kepada para pesaingnya bahwa mereka telah kembali ke performa terbaiknya dan siap menjadi ancaman serius dalam perebutan takhta juara di seri-seri Black Dragbike 2026 selanjutnya.

Kisah Inspiratif Aqsal Ilham, Garap Motor Sendiri di Rumah, Sabet Podium Juara di Sprint Race Bebek 4T 150cc Expert MCR Magetan 2026!

0

​Otomotifzone.com – Magetan, Ada cerita menarik sekaligus menginspirasi di balik gelaran Matapanah Cup Race (MCR) 2026 Putaran Pertama. Di kelas bergengsi Sprint Race Bebek 4T 150cc Expert, perhatian pencinta balap tertuju pada motor andalan AJS OneNineFive Racing Team yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah. Motor tersebut sukses mengantarkan pembalap yang pernah juara UB150 di ARRC asal Jawa Tengah, Aqsal Ilham, naik ke podium ketiga.

​Siapa sangka, di balik raungan mesin MX King yang kompetitif tersebut, ada rahasia dapur yang bikin geleng-geleng kepala. Bukan digarap oleh bengkel besar dengan dana tak terbatas, motor Yamaha MX King 150cc spek Expert ini ternyata digarap sendiri oleh Aqsal Ilham di rumahnya!

​Dengan modal seadanya namun dibekali tekad yang kuat, Aqsal nekat meracik dan membangun sendiri motor tempurnya. Kerja keras itu pun terbayar lunas. Melahap 14 laps dengan penuh kecermatan, Aqsal membuktikan bahwa keterbatasan modal bukan halangan untuk bersaing di kelas para raja dan memantaskan diri berdiri di podium ketiga.

​Tentu banyak yang penasaran, apa rahasia daya tahan mesin racikan Aqsal hingga bisa survive dan kompetitif di kelas Expert? Aqsal pun tidak segan membongkar rahasianya.

​Kuncinya ada pada sektor dapur pacu, tepatnya pada komponen blok silinder. Aqsal mempercayakan performa motornya pada Cylinder Block 57mm dari QTT Race Proven.

​”Kualitasnya memang oke banget. Sudah 5 kali event balap, termasuk di Magetan ini, sama sekali belum ada kendala atau trouble. Masih awet banget, jadi materialnya memang terbukti mumpuni,” ungkap Aqsal dengan puas.

Hasil Keseluruhan Black Dragbike 2026 Seri 2 Kanjuruhan Malang

0

Otomotifzone.com – Malang, Berikut ini kami sampaikan hasil Keseluruhan dari kejuaraan bergengsi Yang digagas Oleh Genta Autosport dalam gelaran Black Dragbike 2026 Putaran Kedua yang berlangsung di sirkuit Np Stadion Kanjuruhan Malang pada tanggal 18 Juli 2026 :

DB Black Malang : Jurus Baru Pans Broiler Riset Noken As & Krukas feat Carlos Tech Sukses Bawa Dua Sleep Engine 200cc Juara!

0

​Otomotifzone.com – Malang, Tangan dingin Dian Prasekti, atau yang lebih akrab disapa Mas Pans, kembali menorehkan tinta emas di jagat balap lurus tanah air. Dua unit Yamaha Jupiter Sleep Engine 200cc garapan bengkel Broiler Racing Magelang sukses berjaya dan mendominasi podium tertinggi pada gelaran Black Dragbike 2026 Seri Kedua yang digeber di Sirkuit NP Stadion Kanjuruhan, Malang.

Tidak tanggung-tanggung, dominasi ini dikunci sekaligus baik di kategori Seeded maupun Pemula.

Di kategori Seeded Bebek 4T TU 200cc Sleep Engine, pembalap andalan asal Temanggung, Dicky GA, yang bernaung di bawah bendera RH57 Fuboru iPhone MCR Tendamart sukses keluar sebagai yang tercepat setelah mencatatkan waktu tajam 07.190 detik. Sementara itu, tren positif ini diteruskan di kategori Pemula Bebek 4T TU 200cc Sleep Engine, di mana Anggara Bocil yang mengusung tim PMJ Aceh Broiler berhasil mengamankan podium pertama dengan catatan waktu 07.256 detik.

​Kesuksesan ganda tim asal Magelang ini di lintasan Kanjuruhan ternyata bukan tanpa alasan. Mas Pans Broiler membeberkan bahwa dirinya menerapkan formula dan strategi teknis baru khusus untuk menghadapi pertempuran di seri kedua ini. Pembenahan total difokuskan pada sektor dapur pacu.

​”Mengaplikasikan Noken/Camshaft risetan terbaru yang mempunyai profil durasi yang lebih besar sehingga top speed-nya lebih dapat. Dari data dyno pun naik 2hp,” ungkap Mas Pans.

​Tidak hanya sektor pengatur klep, bagian krukas atau poros engkol pun mendapat sentuhan riset paling gres. Demi mengejar durabilitas dan keseimbangan putaran mesin yang sempurna, Broiler Racing berkolaborasi langsung dengan Pakdhe Dodo dari bengkel legendaris Carlos Tech Solo.

​”Selain itu juga kita riset Krukas/Crankshaft baru berkolaborasi bersama pakdhe Dodo bengkel Carlos Tech Solo. Secara material sudah oke dan ini baru kita coba untuk main ke event. Besok perkembangannya seperti apa kita tunggu setelah kita bongkar lagi, tentu kita pengen yang terbaik,” tambahnya.

DB Black Malang : Tangguh! Meski Sempat Miss Gear, Jupi 130cc Milik Miftah RYL Masih Di Jalur Juara!

0

​Otomotifzone.com – Malang, Ketangguhan Yamaha Jupiter Z 130cc milik Miftah RYL kian menjadi-jadi di lintasan lurus. Mengusung bendera tim raksasa Degar Aben Racing Gordon Racertees QTT RC3, motor bebek legendaris ini sukses menduduki podium pertama di kelas Bebek 4T Tune Up 130cc – 110KG lewat aksi ciamik nan dramatis yang disuguhkan oleh Joko Susanto (Joko Percil), pembalap bertalenta asal Klaten, Jawa Tengah.

​Tampil pada putaran kedua Black Dragbike 2026 di Sirkuit NP Stadion Kanjuruhan, Malang, Jupi garapan kilers kawakan Danang Cakra ini berhasil menembus waktu tajam 00:07.768 detik. Catatan ini sekaligus menghempaskan perlawanan sengit dari Kiki Paiko dan Wildan Anharu yang membuntuti di posisi kedua dan ketiga.

​Menariknya, kemenangan di Kanjuruhan kali ini diwarnai drama teknis di atas lintasan. Sang pembalap, Joko Susanto, ternyata sempat mengalami miss gear (salah oper gigi) saat posisi transmisi masuk ke gigi 4. Namun ajaibnya, berkat ketenangan dan rasa percaya diri yang tinggi sejak start, Joko tetap mampu melakukan finishing dengan sangat rapi tanpa beban atau tekanan yang berarti.

​Hal ini pun diamini oleh sang owner motor, Miftah RYL, yang mengungkapkan fakta menarik di balik layar paddock hari ini.

​”Hari ini gak ada yang bener naikin motor. Yudis JS, Wildan miss gear 2 kali, termasuk Joko pun miss gear. Tapi hal-hal tersebut udah kupersiapkan semua. Bahkan jauh-jauh hari aku udah bilang ke Joko, 4 kali miss gear kamu bakalan menang. Dan Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk duduk di Podium Pertama. Thanks untuk semuanya yang sudah membantu sejauh ini,” ungkap Miftah RYL dengan penuh rasa syukur dan bermental Baja.