
Lorenzo Tidak Cocok Dengan Warna Merah Putih

(OtomotifZone.com-MotoGP) Team Yamaha Factory Racing tercatat sebanyak 3 kali menggunakan livery khusus berwarna putih dipadu dengan warna merah. Ini adalah Livery Yamaha 50th Anniversary. Dari 3 kali penggunaannya sepertinya tidak terlalu menguntungkan untuk Jorge Lorenzo. Kebalikan dengan Ben Spies, dia justru lebih moncer dengan livery ini, bahkan sempat podium satu.

Di seri Assen dimana Ben Spies juara dengan livery khusus ini, J Lo malah sial karena sempat jatuh “diajak” Marco Simoncelli.
Di Laguna Seca Lorenzo mencicipi Pole Position, sempat memimpin di depan namun dengan mudah diasapi Stoner. Sedangkan Ben Spies bisa mempertahankan posisinya di nomor 4 sama dengan posisi startnya.
Terakhir di Indianapolis J.Lo lemessss di posisi 4 sedangkan Ben Spies bisa podium tiga. Bahkan di sini Ben Spies sempat bisa mencatat lap time lebih cepat dari Stoner. Kalo dia tidak buruk di awal start bisa jadi mengganggu Soner di depan. (maskur)
Bens Spies Panas Belakangan

(OtomotifZone.com) Melihat seri-seri MotoGp yang sudah lewat, terlihat Ben Spies termasuk rider rombongan depan. Namun ada sesuatu yang beda pada The Elbow ini, yaitu dia sering melakukan start dengan buruk.
Contohnya adalah di seri Indianapolis kemarin, dia start dari posisi 2, bisa finish di posisi 3 namun dia harus terlempar dulu ke posisi belakang sebelum menyalip satu-persatu pembalap di depannya sampai akhirnya bisa podium. Di seri Italia dia juga harus ikut rombongan tengah baru bisa merecoki Dovi dan Simoncelli. Kemudian di seri lain dia juga tampak baru bisa fight ketika pertengahan lomba.
Bandingkan ketika dia jadi juara di Assen. Spies start dengan bagus, bisa menempel Lorenzo dan Simoncelli. Ketika dua rider di depannya jatuh, dia bisa melesat menjauh dan tak terkejar oleh Stoner sekalipun.
Dari skill dia sebenarnya punya kemampuan bagus. Motor? Walaupun kalah dari Honda tapi Yamaha masih bisa fight, buktinya Lorenzo juga bisa juara. Apakah faktor postur yang tinggi berpengaruh besar? (maskur)
Hafizh Boutros Kembali Juara
Seri 4 Honda Jazz Speed Challenge VI
OtomotifZone.com – Hafizh Boutros kembali juara pada seri keempat Honda Jazz Speed Challenge VI di Sirkuit International Sentul, Minggu (11/9) lalu . Pembalap tim Honda Jakarta Center Petronas tersebut berhasil meraih kemenangan keempatnya pada musim ini.
Hafizh menyelesaikan balapan dengan catatan waktu total 23:11.943 dan berhasil mencetak best lap time dengan waktu 1:55.200 pada lap ke-2. Posisi runner up berhasil diraih Wilson Wijaya dari E-Worx Racing dengan jarak yang tidak begitu jauh dari Hafizh. Sementara posisi ketiga diraih Rasyid M. Bilal dari B2T Racing.
Ajang balap Honda Jazz Speed Challenge musim ke-6 sudah berjalan lebih dari setengah musim. Hafizh Boutros saat ini kokoh memimpin klasemen sementara di kelas Rising Star. Sementara Andrew Haryanto dari Honda Bandung Center Oto Racing masih berada di puncak kelas Promotion.
Jonfis Fandy, Marketing and AfterSales ServiceDirector PT Honda Prospect Motor mengatakan,
“Persaingan yang semakin seru di tiap seri Honda Jazz Speed Challenge, menyuguhkan pertarungan para pembalap muda dengan menggunakan mobil Honda Jazz sebagai andalannya di Sirkuit Sentul. Mereka terlihat sangat kompetitif dan para pembalap semakin menunjukkan potensinya setelah melewati pertengahan musim.”

Sementara itu di kelas Indonesia Grand Touring Car Championship (IGTC), tim Honda Fastron Racing Team kembali turun dengan pembalap Alvin Bahar dan Adhi Antyanto Naratamadengan mobil All New Honda Jazz-nya.
Alvin Bahar memulai balap IGTC tersebut dari posisi ketiga. Sepanjang lomba, Alvin terlibat persaingan ketat dengan para pembalap lainnya. Sejak start hingga akhir lomba, pergantian posisi terus mewarnai jalannya balapan seri keempat yang berlangsung di bawah kondisi terik matahari.
Di akhir lomba, Sunny TS dari ENEOS Racing Team berhasil finis pertama, diikuti Fitra Eri dari Honda Bandung Center OTO, sementara di tempat ketiga ditempati oleh pemimpin klasemen sementara IGTC 2011-Hari Darma Manoppo dari Honda Jakarta Center Petronas. Sementara Alvin Bahar finis di posisi keempat.
Pembalap muda Honda Fastron Racing Team, Adhi Antyanto Naratama berhasil naik podium di posisi kedua di kelas Promotion setelah bersaing ketat dengan Rasyid M. Bilal sepanjang lomba. (ozjabodetabek)
Honda Cuma Juara 3
Motoprix Region 2 Jawa Seri 8

(OtomotifZone.com-Kemayoran) Sampai seri 8 Motoprix Region 2 Jawa, kekuatan Honda tetap masih di bawah Yamaha. Seperti disaksikan di Pertamina Enduro KYT Corsa Motorprix Seri 8 minggu lalu (10-11/9) di Sirkuit JI Expo Kemayoran. Juara kelas MP1 dan MP podium satu dan 2 direbut oleh Yamaha. Sementara pembalap Honda, paling tinggi masih di posisi nomor 3.
Padahal lay out sirkuit dibikin rolling speed atau tikungan cepat. Bisa mengantisipasi sasis Honda yang katanya kaku. “Namun kenyataannya tetap mesin Honda belum bejaban dengan Yamaha. Walau juara di posisi tiga, cukup jauh ditinggal Yamaha yang juara 1 dan 2,” optimis Arie Wibisono, manajer Racing YMKI (Yamaha Motor Kencana Indonesia).
Belum bejabannya Honda di kelas MP1 (125 cc 4-tak Seeded) karena faktor sasis yang masih kaku. “Di tikungan, sasis masih ngebuang,” keluh Rey Ratukore, pembalap Federal Oil Indoparts KYT Powered By BRT. Di QTT Rey sanggup di posisi 2.
Namun ketika balap Rey mengalami kecelakaan, dan tentu kelelahan dengan sasis Supra X125 yang dirasa kaku. Apalagi mesin Supra X125 yang long stroke kurang resposnsif di tikungan.
Sementara di kelas MP2 (110 cc 4-tak) lantaran mesin yang masih overheat. “Karena aliran oli kurang maksimal, pompa olinya masih seperti Honda Grand,” jelas Adlan Songa, mekanik tim Kephot Purwokerto yang dulu pegang tim Honda di Indoprix. (ozjabodetakbek)
Motocross Pamekasan
Lebaran Ketupat Motocross 2011
Tanggal : 10-11 September 2011
Lokasi : Sirkuit Motocross Pakong, Desa Pakong Pamekasan
EO : Takenuda Autosport
Jl. Raya Pakong (Sebelah Barat Stadion Pakong)
Cp. Polly T / 0813257900200
Fighter Day 5 – Pemalang
(OtomotifZone.com – Purwokerto) – Sejarah panjang perjalanan Minor Fighter Indonesia akan memasuki tahun ke 5,… Yuhuuu, apalagi kalau bukan Fighter Day 5 atau biasa disebut dengan FD 5. Tentunya semua keluarga Minor Fighter Indonesia akan berkumpul dan memusatkan diri, kali ini FD 5 digelar di Jambe Kembar, Pemalang, Jawa Tengah pada 15-16 Oktober 2011. (uungferi)
informasi selengkapnya silahkan klik link dibawah ini
Agus Djanuar
http://www.facebook.com/profile.php?id=1813320785
Minor Fighter Indonesia
GEAR SET DEPAN KAKI-KAKI LIMBAH

Produk Hand made kembali diluncurkan oleh X-K Bike Design setelah melakukan tes ride beberapa waktu yang lalu bersama R2. Gear MFMS ini dapat diaplikasikan pada motor jenis sport yang sudah mengadopsi kaki-kaki limbah moge sport. “Selama ini yang selalu bermasalah adalah gear rantai depan, makanya kami selalu melakukan riset bertahun-tahun” jelas Agus DJ punggawa X-K Bike Design. Gear MFMS ini dapat diaplikasikan pada pelek ukuran 4 inchi sampai 6 inchi. Cara pasangnya pun gampang karena sudah satu paket komplit dengan bracket gear. Uung Fery
Harga Rp. 750.000,-
Penjual :
X-K Bike Design
Jl. Pasir Muncang Purwokerto
Telp. 0281-621811
Hp. 0816692964
Web : xkbikedesign.blogdrive.com
Speaker Buat Motor

Speaker ini mampu menghasilkan suara yang natural. Apalagi dipadu dengan 1 subwoofer dengan dimensi yang sesuai kekuatan suara. Speaker merek Max MMA 2-18 ini mempunyai daya kekuatan 1600 watt, wow luar biasa… Uung
Harga : Rp. 200.000,-
Aditya Motor Cilacap
Jl. Dr. Rajiman Blok 4 Cilacap
Hp. 081542820007
ARM ALUMUNIUM GP JUPITER MX

Bagi yang suka dengan swing model MotoGP atau buat yang demen dengan swing arm limbah moge. Terutama yang dapat diaplikasi dengan mudah ke motor bebek seperti Jupiter MX arm aluminium merek TDR ini bisa menjadi alternative. Karena pemasanganya tidak perlu melakukan perubahan pada center bone. Tinggal plug in saja. Uung
Merek : TDR
Harga : Rp. 1.300.000
WARID MOTOR
Alamat : Jl. H.R Bunyamin No. 17, Purwokerto
Telepon : (0281)637822




