Beranda blog Halaman 3198

Fiona Oh Fiona

Fiona Oh Fiona,…

OtomotifZone.com – Gadis bernama lengkap Findha Fahyu Fidyayali yang akrab disapa dengan Fiona adalah sosok yang murah senyum. Pasalnya gadis kelahiran kota Purbalingga ini mengaku paling demen mengendarai motor matik. Riding dengan motor matik hampir dilakukanya setiap hari, “Motor matik bagiku sangat simple dan gak ribet mengendarainya” ujar Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman jurusan Bisnis International.

“Pokoknya Gaspolll… dech” celetuk Fiona, selain mempunyai paras yang cantik Fiona juga demen naik motor dengan kecepatan tinggi lho,… Wahhhh,…. Wahhhh…. Fiona Oh Fiona,… Gadis yang tergabung dalam genk Lengob ini sekarang sedang menggandrungi dan mengidam-idamkan matik Scoopy. “Bentuknya klasik unik dan lucu” papar Fiona pada OZ. (Uung Feri)

Selamat Ulang Tahun BMC Depok

OtomotifZone.com – Perayaan Ulang tahun BMC Depok ke 2 telah berlangsung kemaren (8/8) di lapangan YONIF MEKANIS 201/JY. JL.Raya Bogor KM 28. Kegembiraan serta antusias pengunjung yang sebagian besar berasal dari club motor dan club mobil sangat terlihat jelas sekali. Aura kegembiraan juga terlihat di semua anggota BMC Depok ketika seremonial pemotongan kue sebagai simbol perayaan ulang tahun BMC Depok ke dua berlangsung. Berikut ini beberapa testimonial ucapan selamat ulang tahun yang ditujukan untuk BMC Depok.
Antonius Ardianto, District Supervisor Djarum Depok “Kita mengucapkan selamat ulang tahun untuk BMC Depok ke 2 dan kita berharap BMC Depok kedepannya bisa semakin lebih eksis sebagai wadah untuk saling meningkatkan diri artinya dari sisi kepentingan brand maupun dari sisi kepentingan mereka sendiri bisa lebih berkembang lagi kedepan”.
Yukie Vokalis PAS Band “Anniversary buat BMC Depok yang ke dua makin sukses makin sering bikin acara biar ngebuktin pada masyarakat club motor itu dan geng motor itu berbeda, makin sukses makin besar dan tentunya makin jaya sukses selalu buat BMC Depok.” Nanang BCC Jakarta dan BCC Bogor “Dari BCC kita mengucapkan selamat ulang tahun untuk BMC Depok mudah-mudahan ditahun-tahun kedepan bisa semakin eksis di otomotif tentunya dan semakin solid pastinya.” [san/timbx]

Let’s Get Classic Bro…


OtomotifZone.com – Demam motor bergaya klasik melanda seluruh dunia.Mulai dari Jepang, Eropa sampai Amerika.
Negara kita, so pasti lah yaw. Apa sich yang nggak diikutin orang Indonesia dari gaya-gaya orang luar sono. Pun begitu dengan gaya mendandani motor kesayangan.
Well, kali ini kita bakal ngebahas rumah modifikasi dan website yang khusus nampilin motor-motor berpenampilan klassik. Tapi tidak termasuk Harley Davidson ya..Bukan apa-apa, tuh motor emang sejak pertama diciptakan, nyaris nggak pernah ninggalin tampilan klassiknya. Jadi mending nggak dihitung.
OK, kita mulai yuk. Tapi penyusunan urutan ini tidak menunjukkan apapun kecuali kemudahan untuk menuliskannya.

situs otomotif
bikeexif.com
nich situs punya kebiasaan mereview motor-motor dari seluruh dunia yang dimodifikasi dengan tampilan klassic. Baik berjenis caferacer, chopper, bobber maupun oldschool dan bahkan old tracker. Konsep dasar dari website ini kayaknya emang majalah yang berpenampilan layaknya blog. Overall, nich situs recomended banget buat kamu yang emang doyan melototin motor-motor klasik sekaligus pengin  tau perkembangan motor-motor klasik terbaru.

situs otomotifzone
bratstyel.com
Bratstyle ini sebenarnya nama bengkel modifikasi alias rumah modifikasi di Jepang sono. Websitenya diduga menjadi alat propaganda mereka menyebarkan ‘racun’ tampilan klasik ala Jepang ke seluruh dunia. Istilah Jap’s Style diduga merujuk pada motor-motor bergaya bratsyle ini.
Pas ngeliat tampilan websitenya, kamu pasti bakal sedikit puyeng. Soalnya hurufnya kebanyakan huruf kanji. Tapi don’t worry, picture tell’s everything. Tinggal pelototin gambarnya, kamu pasti manggut-manggut.

situs otomotif zone
heiwa-mc.jp
Yang ini setali tiga uang dengan bratstyle. bengkel modifikasi dengan gaya yang sangat mirip satu sama lain. Bedanya, Heiwa ini kerap bermain dengan warna-warna mencolok. Nggak kayak bratstyle yang cenderung monoton dengan warna hitam, sedikt merah dan abu-abu. Kamu juga cukup melototin image-nya pas ngeliat. Karena dijamin mumet dengan tulisan kanjinya.

situs otomotifzone
falconmotorcycles.com
Satu lagi website yang menampilkan gambar-gambar motor clasic dengan resolusi OK. Detile-nya
kelihatan banget. Gaya modifikasinya mirip-mirip sama japanesse style. Cuma yang ini unsur art-nya kelihatan banget.

situs otomotifzone 3
wrenchmonkees.com
bengkel modifikasi asal denmark ini juga sedang booming karya-karyanya. Kebanyakan berstyle cafe racer dan flat track. Mereka memodifikasi motor-motor baru dengan tampilan oldiest ala motor-motor tahun 40-an di daratan Inggris. Look the detile. Keren banget bro..!

motor classics
deusexmachina.com.au
situs motor dari sebuah bengkel modifikasi di Australia. Sebenernya, nih bengkel punya cabang di lima wilayah di dunia. Yakni Di Aussie, New Zealand, Amerika, Australia dan yang terakhir tahu nggak dimana? Di INDONESIA tepatnya di Bali. websitenya bisa dilihat di deusbaliblog.com

majalah online motor classic
motorcycleclassic.com
KOnsepnya majalah. Menunya mulai dari review motor klassik, touring, restorasi, database motor klasik sampai biker-biker legendaris.


bikerbrotherhoodmc.com
Ini lokalan bro. Dari namanya, penggemar motor klasik nusantara pasti tahu bengkel dan komunitas yang berbasis di Bandung ini.


classic-motorcycle.org
Yang ini forum bro. Buat kamu yang pengin berbagi info dan pengalaman tentang motor klasik.
Lokal punya juga jack..

Yang mau nambahin, dipersilahkan, monggo…(cb79)

Banjarnegara Show Your Expression Motor Kontes

PERDANA DAN MENGGEBRAK

 

OtomotifZone.com – Event perdana garapan Bening Production yang didukung Pertamina sukses menggelar kontes motor. Gelaran bertajuk Banjarnegara Show Your Expression Motor Kontes ini dihajat di Alun-alun kota Banjarnegara, Hari Sabtu(25/9) kemarin. Meskipun event perdana, namun acara ini mampu menyedot 40 peserta kontes. Hebatnya, peserta yang datang bukan hanya dari Banjarnegara saja tetapi banyak juga yang dari luar kota. Seperti Purwokerto, Cilacap, Purbalingga, Kebumen, Pemalang, Wonosobo dan Pekalongan.

“Ini merupakan gebrakan awal buat para pelaku dan penikmat modifikasi motor untuk berunjuk kebolehan dan bisa menyalurkan bakat yang dimiliki khususnya dalam bidang modifikasi motor, “terang Indra Ade Permana selaku ketua panitia dari Bening Production. “Selain itu juga untuk mengenalkan potensi daerah dan memperkenalkan budaya daerah yaitu kesenian musik Thek-thek(Angklung seni musik red), “imbuh Indra.

Digelaran kontes ini ada 6 kelas yang akan di kompetisikan. Yaitu kelas Funky, Bebek modif, Sport modif, Custom Matic, Extreem dan Racing Look. Dan tiap kelas diambil 3 juara. “Selain buat mengekpresikan karya kami, ini juga buat ajang silatuhrahmi serta mempererat tali persaudaraan khususnya para pelaku otomotif, “ucap Wiwin modifikator dari Win’s Paddock asal Purwokerto.

Acara makin meriah dengan festival musik live dan kesenian musik daerah yaitu Thek-thek. Ini membuat hajatan makin meriah. Mantap…! Bravo… (Penulis & Foto : Wisnu)

Djarum Black Night Slalom 2010, Purwokerto

Lintasan Licin…

OtomotifZone.com – Hujan deras menyelimuti kota keripik purwokerto pada sabtu (25/9) akibatnya gelaran Djarum Black Night Slalom 2010 menjadi tantangan tersendiri bagi para peslalom yang berlaga di Purwokerto malam itu. Gelaran akbar hasil garapan dari Genta Auto & Sport yang bekerja sama dengan Internusa Enterprise selaku pelaksana daerah.

Kalo dilihat dari segi entertainment, situasi dan kondisi seperti ini sangat menarik, bahkan OZ (Otomotif Zone.com, red) pun merasakan aura drifting seperti halnya yang terjadi di Jepang. Kondisi malam yang dingin diselimuti kabut dibawah sorotan lampu berkekuatan 75 ribu watt dengan liak-liuk dan raungan kenalpot mobil para peslalom.

Hujan yang tak henti-hentinya mengguyur membuat sirkuit slalom menjadi sangat licin dan berbahaya salah perhitungan saja akan fatal akibatnya. Seperti yang dirasakan oleh Wahyu Indra Gandhi yang notabene hafal dengan karakter lintasan Gor Satria Purwokerto pun beberapa kali harus menjatuhkan cone. Kemudian Dwi Cahyo yang masih satu tim di Banyumas Slalom Tim juga kewalahan menghadapi lintasan yang licin ini.

Kemudian Raditya Putra dari tim Jangkar Miring Jakarta sempat kewalahan dengan lintasan Gor Satria. “Aku bermain lebih hati-hati dan penuh perhitungan” jelas Raditya PA kepada OZ. Raditya yang memperkuat tim Jangkar Miring tetap optimis bertanding.

Padat, ramai, meriah dan penuh antusias menjadi catatan tersendiri bagi DBNS kali ini. Sedangkan sengitnya persaingan serta aksi-aksi peslalom di atas lintasan licin menjadi tontonan menarik bagi masyarakat Kota keripik Purwokerto. Semoga DBNS seri berikutnya lebih meriah dari yang sekarang. (Penulis & Foto : Uung Feri)

FINAL RESULTKEJUARAAN NASIONAL DJARUM BLACK NIGHT SLALOM
SERI 6, PURWOKERTO, 25 SEPT 2010
Kejuaraan Umum
1 Herdiko SP Honda Jazz 53 0 DKI Pemula 0:45,31 A1
2 Herry Agung Honda Jazz 17 0 Jateng Sdd_A 0:45,75 A1
3 HM Nicholas Honda Jazz 7 0 Jateng Pemula 0:45,81 A1
4 James Sanger Honda Jazz 2 0 Sumsel Sdd_A 0:45,89 A1
5 Dika CH Honda Jazz 3 0 Jatim Sdd_A 0:45,98 A1
6 Demas AR Toyota Yaris 10 0 DKI Sdd_A 0:46,00 A1
7 Ricky Herdiana Honda Jazz 4 0 Jateng Sdd_A 0:46,03 A1
8 Anjasara W Honda Jazz 20 0 DKI Sdd_B 0:46,10 A1
9 Toni Utomo Honda Jazz 18 0 Jatim Sdd_A 0:46,13 A1
10 Herry Kohar Toyota Yaris 16 0 Kaltim Sdd_A 0:46,17 A1

Review, Djarum Black Night Slalom 2010

Hujan Hantui Seri Purwokerto

OtomotifZone.com – Hujan deras menghantui pelaksanaan Djarum Black Slalom Night di Purwokerto. Jumat (24/9) sore kemarin saja, langit yang tadinya cerah langsung mendadak mendung. Setelah itu, hujan ekstra deras mengguyur komplek GOR Satria, venue seri.
Akibat hujan deras ini, beberapa tim yang udah datang dan mencoba sirkuit langsung menghentikan aktifitasnya. Diantaranya Clicz, HRVRT, Jangkar Miring dan TTI. TTI bahkan memilih meninggalkan arena dan balik ke basecamp mereka di diler Toyota setelah sempat mencoba guyuran air hujan dan genangan air.
Laporan pandangan mata untuk sementara, panitia lokal terus mengebut persiapan. Sampai sore menjelang maghrib tadi, sound check dan pemasangan lampu udah kelar. Garndstand juga udah tertata rap. Pun demikian dengan lampu-lampunya.
Anyway, hal yang sebaliknya kayaknya bisa terjadi besok. Soalnya cuaca di kota keripik Purwokerto saat ini memang sedang tidak bisa diprediksi. So, buat kamu drifting maniac, don’t be late buat datang besok malam ya. Tunggu laporan lengkap kami dari sirkuit… (Penulis : CB79 / Foto : Uung Feri)

KAWASAKI BINTER MERZY 1980 DAN YAMAHA LS3 1973 (PURWOKERTO)

SAMA-SAMA GARANGNYA…!!!

OtomotifZone.com – Mempunyai profesi arsitek dan kontraktor bangunan memang sedikit repot. Apalagi kalau sedang survey lokasi yang mengharuskan masuk ke hutan. “Itu kan dibutuhkan kendaraan yang mumpuni, supaya transportasi lancar kerjaan pun cepat selesai” buka Heri Yulianto yang lagi kebanjiran proyek bangunan.

Makanya Kawasaki Binter Merzy tahun 1980 dan Yamaha LS3 tahun 1973 miliknya harus bisa memenuhi kebutuhan Heri. Gini bro, Binter Merzy dirubah untuk medan yang gak terlalu berat. Sedangkan Yamaha LS3 dirancang untuk off road alias nrabas hutan. Eits, keduanya sama-sama garangnya lho. “Selain motor ini untuk memacu karir juga untuk menyalurkan hobi jalananku. Pokoknya bisa dipake all around lah” ungkap ayah dua anak ini.

Tanpa pikir panjang konsep scrambler langsung nemplok di Merzy kangkanganya itu. “Aku pilih model ini karena bisa dibawa ke jalanan kribo dan lebih mantap lagi di jalan raya, ups…” bangga bro Heri pentolan Motor Modifikasi Banyumas (MMB).

Modifikasi Merzy terfokus pada kaki-kaki dan dapur pacu. Gamit ban semi pacul milik IRC berukuran 300-18 didepan dan Comet 410-18 untuk belakang. System suspensi depan Heri lebih percaya dengan bawaan asli merzy hanya saja diperpanjang 2 cm. Sedangkan sok belakang dipasang kepunyaan Honda GL Pro.

Bicara soal mesin, powernya memang guede. Hebatnya mesin benar-benar langsam (stasioner, red). “Karena semua bearing aku ganti dengan yang roisinil. Kemudian kruk as juga mesti di balancing” jelas warga Jl. Perintis Kemerdekaan No. 151, Puerto Rico alias Purwokerto. Kagak ketinggalan seker milik mobil Honda Life diaplikasikan dengan oversize 50. Pen piston sama persis dengan kawak merzy, makanya tinggal plek.

Lain halnya dengan Yamaha LS3 milik Heri. Pasalnya motor jepun yang konon sudah sangat jarang ditemui malah jadi motor sangar. Nah kalo yang atu ini memang dibuat khusus untuk medan berat. “Dulu aku sangat suka nrabas hutan dengan sepeda MTB, tapi sekarang kan sudah ada trail LS3 versi Purwokerto” kenang Heri.

Ubahan Yamaha LS3 gak jauh beda dengan Merzy milik Heri. Sektor kaki-kaki comot ban pacul swallow ukuran 275-19 dan Mizzle 300-17. Perlakuan yang sama juga dilakuakan Heri untuk urusan dapur pacu. Karbu estede lengser digantikan sistem pengabutan Yamaha RX 100. Seher, setang seher gamit miliknya Yamaha RX King. Hanya saja dimensi motor dibikin lebih kecil. Misal, tangki bensin dipangkas 10 cm, tuh plototin aja pasti kelihatan mungil kan?

Nuansa motor penggaruk tanah mencuat dengan pemasangan spatbor YZ 80. Wah, memang bener kedua motor ini gahar. OtoZoners juga sempat mencobanya di lereng Gunung Tugel, Banyumas setelah sesi pemotretan, werrrrr, werrrrr,

Mantaf bro…! (Penulis & Foto : Uung Feri)

 

DATA MODIFIKASI KAWASAKI BINTER MERZY 1980

Setang           : Yamaha YT

Master kaliper   : Honda supra

Lampu depan      : Honda CB

Lampu belakang   : Suzuki GT 350

Karet sok depan  : Suzuki TS

Knalpot          : Free Flow

Begel            : Hand Made

DATA MODIFIKASI YAMAHA LS3 1973

Sok depan        : RX King

Sok belakang     : Honda Kharisma

Pelek depan      : Yamaha YT

Pelek belakang   : Honda Kharisma

Tromol depan     : RX King

Karet sok depan  : Suzuki TS

Stang            : Suzuki TS

Stabilizer rantai : Hand Made

Silencer         : HRC Thailand

Knalpot          : Hand Made

YAMAHA MX 135 LC 2006 (PURWOKERTO)

POKOKNYA HARUS FUNGSIONAL…!

OtomotifZone.com – Menjadi seorang bos memang gampang-gampang susah. Banyak hal kecil yang terlupakan. Tapi bukan untuk Bambang Wijanarko pemilik perusahaan yang bergerak dibidang ekspor impor pelek racing mobil. Pasalnya setiap jengkal yang dilewatinya harus bener-bener perfect menurut ukuran Wijanarko.

“Bagaimana tidak, karena apabila terjadi kesalahan kita juga kan yang repot” buka Bambang Wijanarko. Itu dalam hal pekerjaan prend… nah, sekarang untuk urusan hobi begimane…? “Sama saja, aku masih mengutamakan kesempurnaan dan yang paling penting berfungsi” imbuh lelaki kelahiran 1966.

Pun, dalam urusan modifikasi motor Wijanarko tetap menginginkan kesempurnaan. Sedangkan perfect dalam hal modifikasi menurut ukuran Wijanarko adalah dinilai dari fungsi masing-masing part. “Aku gak mau sembarangan pasang variasi. Dan yang paling penting motor tetap nyaman dikendarai” imbuh Wijanarko.

Beruntung sang modifikator adalah adik kandung dari Wijanarko yang alumni University Berlin. Makanya Yamaha MX 135 LC lansiran tahun 2006 miliknya langsung di up grade. Konsep modif mengacu Thailand look. Meski sempat terjadi debat panjang antara Wijanarko dan Soni juragan Custom World Purwokerto. “Namun pada akhirnya tetap satu tujuan dan sama-sama mengutamakan sisi fungsional” jelas Soni. Wah… wah… seperti pesan dari Wijanarko “pokoknya harus fungsional” (Penulis & Foto : Uung Feri)

Buritan Ular Cobra

Awalnya Soni kebingungan dengan desain buritan. “Tadinya sih, desain murni dari thailand dan sporti ternyata hasilnya malah seperti kepala ular cobra” ungkap Soni yang menggandeng Ist Modified untuk penggarapan fibernya.

Namanya juga modifikator, setelah dirasa mirip kepala cobra langsung dibuatkan mata dari lampu sein Honda Supra X. Tuh liat aja prend… sereeemmm.

 

Lampu Sein Mungil

Sepintas motor ini terkesan tanpa lampu sein pada sector depan. Sayap depan tertutup rapat dengan lapisan fiber. Eits jangan salah, lampu sein dibikin mungil dari lampu variasi sepeda onthel.

Warna AC Milan

Saking tergila-gilanya dengan tim sepak bola AC Milan, Wijanarko memilih warna yang sama dengan tim bola kesayanganya. Apalagi kalau bukan merah dan hitam yang diambil dari cat merek sikkens.

DATA MODIFIKASI

Setang   : Kawasaki Ninja

Handle rem  : Yoshimura

Panel        : Yamaha Vega

Up side down          : LHK Thailand

Kaliper depan         : Brembo 4 piston

Disc depan            : PSM

Kaliper belakang      : Brembo 2 piston

Disc belakang         : Jupiter MX

Master Rem belakang   : Kitaco

Foot step             : Yamaha Thailand

Swing Arm             : Yoshimura

Knalpot               : CW Design

RPM+volt Meter        : Auto Gauge Black Face

Sok belakang          : gazi

Pelek                 : Sprint Giga Disc

Ban depan             : Duro 110/70-17

Ban belakang          : Duro 130/70-17

MODIFIKATOR

CUSTOM WORLD

Jl. Situmpur, Purwokerto

HP.08161985735

Pasang Batok Lampu Mio Pada Jupiter MX

Ganti Kepala Mio

OtomotifZone.com – Arief Cahyadi selaku General Manager Saka Motor Variasi yang berlokasi di Jl. RE Martadinata, Cilacap, Jawa Tengah mengaku kewalahan. Pasalnya trend batok lampu mio yang diaplikasikan pada Jupiter MX makin merebak di kota pesisir Cilacap.

Wah, kalau banyak yang pake itu atinya cara pasangnya mudah dan murah. Ada lima bagian yang mesti di beli, itu belum termasuk spidometer. Karena spidometer adalah part yang paling mahal harganya di antara lima tadi.

solusinya, “Kita pake system jual paket, 280 rebu sudah plus pasang. Dari cover depan, cover belakang, lampu utama (head lamp), mika spidometer dan setang mio. Pokoknya murah meriah bung (lihat tabel harga)” buka Arief Cahyadi. “Untuk spidometer memang kebanyakan dari mereka tidak dipasang, selain mahal juga harus merubah beberapa bagian. kan sayang…” imbuh Koh Arief.

Waktu yang di butuhkan untuk memasang batok lampu tidak kurang dari 2 jam. “Karena hanya melepas knock pada setang mio (gambar 1). Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan ketinggian setang” jelas Hanie, mekanik Saka Motor Variasi. Sebenernya untuk setang dapat menggunakan yang lama (Jupiter MX), tapi lumayan repot. Harus membuat beberapa breket dudukan batok lampu yang baru. “Sudah pasti makan waktu lama. Mau gak mau mesti ke tukang las terlebih dulu” Imbuh Hanie.

Nah, setelah setang mio sudah terpasang. Cover batok lampu depan dan belakang bisa langsung di pasang (gambar 2). keuntungannya, adalah holder (saklar sein, klakson, saklar lampu) bentuknya sama persis dengan milik skubek mio. Terus keuntungan lainya, socket lampu juga sama.  Otomatis dengan kesamaan part tadi memudahkan dalam pemasangannya. Ok OtoZoners…? (Penulis & Foto : Uung Feri)

 


Tabel Harga

Cover Lampu Mio depan   Rp. 25.000,-

cover belakang          Rp. 25.000,-

Setang Mio              Rp. 60.000,-

Mika Spidometer         Rp. 15.000,-

Head Lamp               Rp. 120.000,-

Biaya pasang            Rp. 50.000,-

Total                   Rp. 295.000,-

Harga Paket             Rp. 280.000,-

 

 

Bengkel : Saka Motor Variasi

Jl. RE Martadinata, 46

Cilacap, Jawa Tengah

Telp. 0282-535831

Hp. 08122959390

Djarum Super Road Race 2006 Seri III Banjarpatroman

Sirkuit Two In One

OtomotifZone.com – Montesz Sport Club yang Di komandoi oleh M. Handoko Halim SH kembali bikin gebrakan di kota Banjarpatroman, Jawa Barat. Lewat event road race nya yang bertajuk Djarum Super Road Race 2006 pada 29-30 april 2006 lalu. “Kebetulan kita yang ketiga kalinya bikin event di Banjar dan kebetulan juga ini merupakan seri ke tiga tahun ini” buka Krisna Yudhistira selaku sekretaris harian Montesz.

Uniknya lintasan sepanjang 1,4 km yang terletak didepan terminal kota Banjar ini melingkar mengelilingi sirkuit motocross. “Sebagian sirkuit memang belum di hotmix, semisal saat keluar dari R1 sampai R4 aspal bisa dibilang rusak” jelas Soedrajat “Ajat” Ketua Korwil IMI Banjar.

Banyak pembalap pemula yang keteteran melintasi R1 sampai R4. Akibatnya banyak pula rider yang nyungseb. Makanya tak sedikit rider yang bergaya motocross, setiap di tikungan kaki wajib turun.

“Karena gak ada tempat lain yang lebih layak. Otomatis sirkuit dadakan harus disini” papar Teguh Senjaya komisi balap motor pengda IMI Jawa Barat.

Wah, berarti PR buat Korwil IMI Banjar dong… tapi bukan berarti warga Banjar harus berkecil hati. Buktinya Banjar mampu menelurkan pembalap yang mampu bersaing di gelaran bertaraf nasional. Contoh nyata, Wawan Hermawan yang sekarang digandeng IMB-Arinda Motor RT prestasinya menohok. Belum lagi bibit unggul setelah Wawan seperti Yudi Mergosari, Entang DM, Fendy Ces.

Bak gayung disambut, prestasi mereka langsung didukung kaum birokrat. “Saya akan memfasilitasi kegiatan otomotif disini” jelas Wali kota Banjar Dr. H. Herman Sutrisno saat ceremony di sirkuit. Bukan hanya sirkuit road race atau motocross saja. Namun sirkuit slalom pun rencanya akan dapat fasilitasnya juga. Wah kalau gitu berarti di Banjar Bukan sirkuit two in one lagi. Melainkan sirkuit multi fungsi… (Penulis & Foto : Uung Feri)