Beranda blog Halaman 34

Benteng Pertahanan Kuat Reykat Yusuf Juara Bebek 4T TU 150 Novice Superprix Boyolali

0

OtomotifZone.com – Boyolali. Kelas Bebek 4T TU 150cc Novice adalah perjalanan race kedua di hari Sabtu Round 2 Superchallenge Superprix sirkuit Boyolali 23 Mei 2026. Menguasai waktu terbaik sesi kualifikasi, Reykat Yusuf mendapatkan keuntungan dari usahanya yakni start di baris terdepan.

Start mulus membuatnya langsung mencari line terbaik. Bukan perkara mudah. Namun dia berusaha kuat mempertahankan posisi dari tekanan jarak dekat Jordan Badaru. Full lap perjuangan untuk ada sebagai pemimpin barisan berhasil ia amankan sebagai juara.

Reykat tampak bahagia dengan MX King tunggangan baru di team Dit’s Racing Palangkaraya tersebut. Tunggangan cocok dengan gaya pacu pembalap yang cukup lama memakai spek sayap tunggal beberapa tahun belakangan.

Superprix Boyolali: Pecah Telur! Aldias Aqsal Bawa Bebek 2T STD DITS Racing Garapan NTO2 Racing Naik Podium Runner-Up

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Pertarungan sengit tersaji di kelas utama SPR3. Bebek 2T STD 125cc – Expert pada putaran kedua ajang Superchallenge Superprix 2026 yang berlangsung di Sirkuit Karting Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).

​Di balik gemilangnya performa Alfi Husni (SAE Racing Team) yang sukses mengamankan podium tertinggi, ada cerita yang tak kalah membanggakan dari perebutan posisi runner-up. Motor berbendera DITS Racing yang digeber oleh Aldias Aqsal Ismaya sukses “pecah telur” dengan mencicipi podium terbaiknya untuk pertama kali.

​Keberhasilan ini menjadi catatan luar biasa mengingat Aldias Aqsal statusnya baru pertama kali memacu motor tersebut di atas lintasan kompetisi resmi. Di bawah kawalan mekanik bertangan dingin, Bahtian Eka dari bengkel NTO2 Racing asal Karanganyar, Jawa Tengah, motor ini langsung menjelma menjadi ancaman serius bagi para rival tangguh di kelas para raja (Expert).

​Bagi Bahtian Eka, hasil di Putaran 2 Boyolali ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat emosional sekaligus membuktikan kualitas risetnya.

​”Motor ini pertama kali dinaiki sama Aldias, dan bersyukur langsung bisa perdana naik podium meski di posisi kedua. Ini tentu pencapaian yang luar biasa bagi kami,” ungkap Bahtian dengan nada bangga.

​Di balik melesatnya performa motor bebek goreng DITS Racing ini, ternyata ada proses panjang dan kolaborasi teknis yang matang di dapur pacu.

Pengembangan sektor pembuangan dipercayakan kepada ABJ Exhaust. “Persiapan tentu sudah lama kita siapkan. Dalam riset motor ini, kita juga dibantu oleh ABJ Exhaust. Motor sebenarnya sudah ketemu enaknya, namun menurut saya masih bisa dimaksimalkan lagi. Di event ini, kita sekaligus mencari data dan input berharga dari pembalap,” jelas Bahtian.

Selain itu untuk menyalurkan tenaga responsif khas motor 2-tak ke roda belakang, NTO2 Racing mengandalkan komponen berkualitas tinggi. Sektor final gear mempercayakan gear aluminium lansiran Donta Part. “Terbukti ampuh, selama proses riset sampai dipakai balap ekstrem hari ini, gear-nya masih sangat kuat dan tangguh,” tambahnya.

​Jalannya Balapan yang Menegangkan
​Berdasarkan data hasil resmi (Provisional Result), balapan yang berlangsung selama 15 lap tersebut berjalan sangat ketat. Aldias Aqsal terus menempel ketat Alfi Husni hingga garis finish.

​Aldias menyentuh garis finish di posisi kedua, hanya terpaut tipis 0.274 detik saja dari sang juara pertama. Hasil ini menjadi modal sasis dan mesin yang sangat positif bagi DITS Racing dan NTO2 Racing untuk menatap seri-seri selanjutnya di musim kompetisi 2026.

​Selamat untuk DITS Racing, Aldias Aqsal, dan NTO2 Racing Karanganyar atas podium pertamanya!

Superprix Boyolali : Sempat Trouble di FPQ, Alfi Husni Tampil Tanpa Celah Rajai Kelas Bebek 2T STD 125cc Expert

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Penampilan luar biasa ditunjukkan oleh pembalap andalan SAE Racing Team, Alfi Husni, dalam gelaran Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 yang berlangsung di Sirkuit Karting Boyolali (23/05/2026). Bertarung di kelas bergengsi Bebek 2T STD 125cc – Expert, Alfi sukses mengunci podium tertinggi setelah menyajikan performa yang nyaris tanpa celah.

​Kemenangan ini terasa begitu spesial sekaligus dramatis. Pasalnya, pada sesi Free Practice & Qualifying (FPQ) sebelumnya, Alfi sempat didera nasib sial. Akibat adanya kendala teknis pada mesin (engine trouble), ia hanya mampu mengitari sirkuit sebanyak 3 lap saja. Namun, mental juara berbicara. Begitu lampu merah padam di sesi Final Race, Alfi langsung “ngejet” memimpin jalannya balapan.

​Sentuhan Magis Bima Aditya Tetap Beringas
​Di balik melesatnya motor bebek goreng SAE Racing Team, ada tangan dingin sang mekanik legendaris, Bima Aditya. Meski tidak bisa mendampingi langsung di sirkuit dan hanya memantau jalannya race secara daring dari bengkel The Stroke55, racikan mesin Mas Bima terbukti masih sangat beringas dan tak tertandingi di lintasan sepanjang 1.200 km tersebut.

​Alfi Husni sukses menyelesaikan 15 lap penuh, Tak hanya meraih posisi pertama, Alfi juga mencatatkan waktu putaran terbaik (Best Lap Tm) dengan torehan 55.704 detik.

​Ia berhasil meredam gempuran sengit dari Aldiaz Aqsal Ismaya (Dits Racing) di posisi kedua dengan margin kemenangan yang sangat tipis, yakni hanya 0.274 detik.

​Keberhasilan ini tentu membawa kebahagiaan mendalam bagi seluruh skuad tim, tak terkecuali sang mekanik yang meramu kuda besi tersebut dari jauh.
​”Motor yang kami bikin Alhamdulillah bisa membuat bangga bos Sholeh selaku owner dari SAE Group Racing,” tandas Mas Bima Aditya dengan nada puas.

​Dengan hasil gemilang di Putaran 2 Boyolali ini, Alfi Husni berhak membawa pulang poin penuh sebesar 25 poin dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pembalap yang wajib diwaspadai di sirkuit tanah air.

Casytha Manahadap Buka 3 Kelas Tambahan di Seri Perdana Purbalingga, Panggungnya Para Local Hero!

0

​Otomotifzone.com, Purbalingga – Gelaran balap motor paling bergengsi di Jawa Tengah, Casytha Manahadap Road Race Seri 2026, siap menabuh genderang perang untuk Putaran 1. Event pembuka ini dipastikan akan menghentak Sirkuit Non-Permanen (NP) Alun-alun Purbalingga pada hari Sabtu dan Minggu, 30-31 Mei 2026.

​Untuk menambah tensi persaingan sekaligus memberikan wadah bagi talenta lokal, Manahadap Management secara resmi merilis 3 Kelas Tambahan. Langkah ini menjadi angin segar sekaligus kesempatan emas bagi para local hero untuk unjuk gigi dan membuktikan kualitas mereka di hadapan publik sendiri.

​Fokus pada Karesidenan Banyumas dan Dulongmas, Berikut adalah detail 3 kelas tambahan yang wajib diantisipasi:
​1. Bebek 2Tak STD 125cc (Lokal Karesidenan Banyumas).
​2. Bebek 4Tak TU 130cc / Ex MP2 (Lokal Karesidenan Banyumas)

  1. Bebek 4T STD 150cc Beginner (Lokal Kares Dulongmas)

​Dengan dibukanya kelas-kelas lokal ini, dipastikan tensi sirkuit akan semakin panas sejak hari pertama. Persiapkan pacuan terbaik, setingan karbu maupun injeksi yang presisi, karena ini saatnya membuktikan siapa penguasa lintasan sesungguhnya di Bumi Perwira!

​Pantau terus perkembangan informasinya dan jangan sampai kelewatan jadwal pendaftarannya!

Gebrakan Baru Seri Perdana Casytha Manahadap Road Race 2026 Purbalingga: Kelas 2-Tak Resmi Masuk Kategori Poin!

0

​OtomotifZone.com – Purbalingga, Gelaran balap motor paling bergengsi dan yang paling ditunggu-tunggu di Jawa Tengah, Casytha Manahadap Road Race 2026, siap membuka tirai musim kompetisi baru. Alun-Alun Purbalingga resmi ditunjuk sebagai tuan rumah untuk menyelenggarakan Putaran 1 yang akan berlangsung pada tanggal 30–31 Mei 2026.

​Sebagai barometer balap aspal di Jawa Tengah, Manahadap Management selaku promotor tidak pernah berhenti berinovasi. Pada musim 2026 ini, mereka langsung menghadirkan kejutan besar di seri pembuka lewat regulasi perebutan poin juara umum yang dipastikan bakal membuat tensi persaingan semakin memanas.

​Haryo Plotro, perwakilan panitia dari Manahadap Management, membocorkan bahwa ada peta persaingan yang sedikit berbeda jika dibandingkan dengan musim lalu. Perubahan regulasi ini sengaja dilakukan untuk merespons tingginya animo pembalap dan pecinta mesin “ngebul” di tanah air.

​”Tahun ini kelasnya sedikit berbeda dari tahun kemarin untuk kategori yang dipoin kan. Tahun ini kita rubah sedikit, kita masukkan kelas 2-tak sebagai kelas poin, baik untuk kategori Novice maupun Open (Seeded),” jelas Haryo Plotro saat dikonfirmasi mengenai regulasi terbaru.

​Langkah ini dinilai sangat tepat mengingat kelas bebek goreng maupun underbone 2-tak saat ini sedang berada di puncak popularitas. Dengan dimasukkannya kelas 2-tak ke dalam perhitungan poin utama, para pembalap papan atas kini dituntut untuk tidak hanya piawai menjinakkan motor 4-tak, tetapi juga harus sakti di atas motor 2-tak demi mengamankan takhta juara umum di akhir musim.

​Daftar Kategori Kelas yang Dilombakan
​Untuk Putaran 1 di Purbalingga, Manahadap Management total membuka 29 kelas yang terbagi ke dalam 9 kategori utama.

​Dengan jargon khas #singpentingwaniterus, seri perdana di Purbalingga ini dipastikan akan diserbu oleh ratusan starter dari berbagai penjuru daerah, sekaligus menjadi ajang pembuktian awal bagi tim-tim besar daerah untuk memamerkan riset mesin terbaru mereka.

Tak Beri Kesempatan Lawan, Alfi Husni Juara Sprint Race Bebek 2T TU 130cc Superprix Boyolali

0

Otomotifzone.com – Boyolali. Pembalap andalan SAE Group, Alfi Husni, benar-benar tampil kesetanan sekaligus emosional pada Putaran 2 Superchallenge Superprix 2026 di Sirkuit Karting Boyolali. Setelah sebelumnya sukses merajai kelas Bebek 4T 150cc Expert, Alfi kembali mengamuk dan mengunci podium tertinggi di kelas para raja, Sprint Race Bebek 2T Underbone (TU) 130cc.

​Sejak lampu start padam, Alfi Husni yang mengendarai motor bernomor lambung 143 langsung melesat dan tidak memberikan kesempatan sedikit pun bagi rival-rivalnya untuk mengambil alih jalannya balapan. Alfi berhasil meredam perlawanan M. Syirat Syauqi yang finis di posisi kedua dengan gap +0.938 detik, disusul oleh Lucky Hendriansya di posisi ketiga dan Sayang sekali Rendy Odding Terjatuh meski sempat memberikan perlawanan ketat.

​Kemenangan beruntun ini mempertegas dominasi Alfi Husni di hari pertama putaran kedua ini. ​”Terbaik pokoknya untuk hari ini bisa raih double winner di Sprint Race bersama SAE Group. Semoga besok (di Main Race) masih ada rejekinya, terima kasih untuk semua tim, mekanik, dan sponsor yang sudah mendukung,” ungkap Alfi Husni dengan penuh rasa syukur.

​Kedigdayaan Mesin Garapan Pakdhe Heru Kate & Konsistensi Pekajaman Muffler
​Di balik melengkingnya performa mesin bebek goreng 2-tak milik Alfi, ada tangan dingin sang maestro legendaris asal Yogyakarta, Pakdhe Heru Kate (Kate Montormaboer). Karakter power motor yang bertenaga namun tetap smooth saat keluar tikungan sirkuit Boyolali terbukti menjadi senjata mematikan.

​Kunci utama penjinak sekaligus penyalur tenaga dari mesin racikan Kate Montormaboer ini tak lain adalah knalpot Pekajaman Muffler. Kolaborasi ini rupanya sudah klop sejak awal motor ini dibangun.
​”Motor Alfi Husni ini garapan Pakdhe Heru Kate Montormaboer dan didukung penuh knalpot dari Pekajaman Muffler.

Sejak pertama bikin motor ini memang sudah langsung ketemu ‘enak’ karakternya bersama knalpot Pekajaman. Paling hanya sedikit revisi beberapa kali saja di bagian silincer,” jelas salah satu crew mekanik dari Kate Montormaboer yang mengawal langsung di sirkuit.

​Dua kemenangan di sesi Sprint Race ini jelas menjadi modal mental yang sangat besar bagi Alfi Husni dan SAE Group untuk menghadapi sesi Main Race esok hari. Apakah dominasi Alfi akan berlanjut? Kita tunggu pembuktiannya besok!

Membanggakan! Mohamad Altaf Ridwan Wakili Indonesia di Ajang Dunia FIA Karting Academy Trophy 2026

0
Mohamad Altaf Ridwan Wakili Indonesia - FIA Karting Academy Trophy

OtomotifZone.com – Kabar gembira sekaligus membanggakan datang dari kancah motorsport Tanah Air. Pembalap gokart muda berbakat Indonesia, Mohamad Altaf Ridwan, dipastikan melangkah ke panggung dunia dengan mengikuti ajang prestisius FIA Karting Academy Trophy 2026 untuk kategori Junior.

Keikutsertaan Altaf di ajang ini tentu bukan kebetulan semata. Berdasarkan pantauan dan rekam jejak redaksi OtomotifZone, pembalap muda ini memang tengah berada dalam performa puncaknya pada musim kompetisi 2026.

Pada putaran pembuka Eshark Rok Cup Indonesia 2026 seri 1 di Sirkuit Internasional Karting Sentul bulan Januari lalu, Altaf tampil begitu dominan dan tanpa ampun. Ia sukses menyapu bersih kemenangan sejak sesi Pre Final hingga mengunci gelar juara di balapan Final kelas Junior ROK. Konsistensi tersebut terus terjaga hingga putaran ketiga pada pertengahan Mei 2026, di mana ia menempel ketat rivalnya dan mengamankan posisi kedua (P2) di sesi kualifikasi dengan selisih waktu yang sangat tipis dan dramatis.

Kematangan mental dan keahlian Altaf di lintasan juga terbentuk tajam berkat jam terbang internasionalnya. Sepanjang tahun 2025, ia berani menantang kerasnya berbagai kejuaraan karting di Australia, mulai dari Oakleigh Racing Cup, Cobden Victoria State, hingga City of Melbourne. Pengalaman berharga melawan rival beda benua inilah yang menjadi modal krusial bagi Altaf untuk bertarung di Eropa.

Kini, Altaf bersiap menghadapi ujian yang jauh lebih besar. FIA Karting Academy Trophy merupakan kawah candradimuka bagi pembalap-pembalap muda terbaik dari seluruh penjuru dunia, di mana mereka bertarung secara adil menggunakan sasis dan mesin yang identik. Putaran pertama (Round 1) untuk kategori Junior ini dijadwalkan bergulir pada tanggal 21 hingga 24 Mei 2026 di Sirkuit Karting Genk, Belgia.

Pihak keluarga dan tim tentu menaruh harapan besar pada pundak sang “Bocah Ajaib” ini. “Altaf ikut FIA Academy oom.. mohon doanya untuk yang terbaik buat Indonesia,” tulis pesan dari orang tua Altaf yang disampaikan langsung secara eksklusif melalui pesan WhatsApp kepada Pemimpin Redaksi sekaligus Owner OtomotifZone.

Mari kita berikan dukungan dan doa terbaik agar Mohamad Altaf Ridwan dapat mengibarkan bendera Merah Putih dan mencetak sejarah manis bagi Indonesia di kancah FIA Karting Academy Trophy 2026! Gaspol!

Tampil Tenang dan Tak Tis, Alfi Husni Rajai Sprint Race Bebek 4T 150cc Expert Superprix Boyolali

0

Otomotifzone.com – Boyolali. Balapan berkelas dan penuh perhitungan diperlihatkan oleh pembalap andalan Jawa Barat, Alfi Husni, dalam sesi Sprint Race kelas bergengsi SPR1. BEBEK 4T TU 150CC – EXPERT pada Putaran 2 Superchallenge Superprix 2026 yang digelar di Sirkuit Karting Boyolali, Jumat (22/05/2026).

​Membalap untuk tim SAE RACING TEAM, Alfi Husni sukses mengunci podium pertama setelah menyudahi perlawanan sengit sebanyak 10 laps, Sejak bendera start dikibarkan, Alfi memilih strategi bermain tenang, santai, namun pasti. Ia tidak terburu-buru melakukan manuver berisiko, melainkan fokus menjaga ritme balap yang konsisten di setiap putaran sirkuit sepanjang 1,200 km tersebut.

​Ketenangan Alfi teruji hingga garis finish, di mana ia berhasil menahan gempuran M. Syirat Syauqi (Aceh) yang harus puas di posisi kedua dengan gap sangat tipis, yakni hanya 0.306 detik! Dengan hasil ini, Alfi Husni berhak mengantongi modal berharga 12 poin penuh.

​Di balik performa beringas nan stabil motor bernomor lambung 143 milik Alfi Husni, ada dapur pacu istimewa yang meraciknya. Kencangnya motor Alfi tidak lepas dari ramuan jitu bengkel legendaris The Stroke55 Racing.

​Tak main-main, urusan performa di lapangan dikawal langsung secara backup oleh Yuns Bonce, mekanik top yang dikenal selalu setia mendampingi sang maestro mesin, Bima Aditya. Kolaborasi mekanik papan atas ini sukses melahirkan set-up motor yang tidak hanya kencang di lintasan lurus, tetapi juga sangat lincah dan berdaya tahan tinggi saat melibas tikungan demi tikungan teknikal Sirkuit Boyolali.

Papa Yuns Bonce di percaya The Strokes55 Kawal Penuh Alfi Husni…

Mengenai jalannya balapan yang menegangkan tersebut, Alfi Husni membeberkan kuncinya.

​”Sepanjang race saya fokus untuk menjaga ritme motor agar tetap berada di racing line yang tepat. Meskipun terus ditempel ketat dari belakang, yang pasti kita harus tetap tenang dan pintar-pintar menjaga emosi agar tidak melakukan kesalahan sendiri,” ungkap Alfi usai balapan.

FPQ Superprix Boyolali : Alfi Husni! Kuasai Sejak Awal Sesi, Amankan Pole Position Bebek 2T STD 116cc

0

​Otomotifzone.com – Boyolali. Dominasi Alfi Husni di ajang Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 Sirkuit Karting Boyolali benar-benar tidak terbendung. Pembalap bernomor start 143 ini kembali menasbihkan diri sebagai rajanya kualifikasi.

Kali ini kelas Bebek 2T STD 116cc – Expert yang sukses disikat habis oleh pembalap andalan SAE Racing Team tersebut pada sesi FPQ, Jumat (22/5).

​Tanpa babibu, Alfi langsung menunjukkan determinasi tinggi sejak gerbang waiting zone dibuka, ia langsung melesat masuk ke lintasan sepanjang 1,200 km tersebut untuk mencari space kosong demi mendapatkan celah flying lap terbaik.

​Strategi agresif itu langsung membuahkan hasil instan. Terbukti, sejak lap kedua berjalan, nama Alfi Husni sudah nangkring di urutan teratas. Seolah belum puas dengan catatan waktu awalnya, Alfi terus mematangkan ritme balapnya di atas sirkuit.

​Puncaknya terjadi tepat di lap ke-8 dari total 8 lap yang ia tempuh. Pembalap asal Jawa Barat ini sukses mempertajam torehan waktunya secara fantastis ke angka 55.989 detik. Catatan waktu krusial di lap pamungkas ini sekaligus mengunci posisi pole position dan memastikan dirinya akan memulai balapan dari grid pertama pada sesi race esok hari.

​Keberhasilan ini jelas menjadi sinyal bahaya yang sangat nyata bagi para rival di kelas bebek goreng standar. Performa impresif Alfi kali ini tentu tidak lepas dari magis dapur pacu yang ditungganginya. Power motor garapan salah satu bengkel top papan atas, The Stroke55, terbukti sangat perkasa dan sama sekali tidak boleh dianggap remeh. Kombinasi maut antara mesin bertenaga dari The Stroke55 dan skill dewa di tangan Alfi Husni sukses melahirkan paket lengkap yang siap menyapu bersih podium juara.

​Dengan hasil ini, Alfi Husni resmi menjadi momok menakutkan di tiga kelas berbeda sekaligus. Akankah keperkasaan pacuan garapan The Stroke55 ini kembali berlanjut hingga tangga podium tertinggi di sesi race besok? Kita lihat saja pembuktiannya

FPQ Bebek 4T TU 130cc Novice Superprix Boyolali : Saling Sikut Sampai Menit Akhir! Reykat Yusuf Curi Tahta Kualifikasi

0

Otomotifzone.com – Boyolali. Persaingan di kelas Bebek 4T TU 130cc – Novice benar-benar menjadi salah satu yang paling istimewa dan memicu adrenalin dalam gelaran Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 di Sirkuit Karting Boyolali, Jumat (22/5). Semua pacuan motor di kelas ini tampak berada dalam kondisi on-fire, didukung oleh penampilan para pembalap muda yang tampil luar biasa prima.

​Sepanjang jalannya sesi Free Practice & Qualifying (FPQ), papan atas klasemen terus bergejolak. Posisi puncak silih berganti dikuasai oleh deretan pembalap yang saling beradu tajam memangkas catatan waktu terbaik mereka.

​Tensi tinggi memuncak menjelang akhir sesi. Sebelum bendera finish dikibarkan, nama Jordan Badaru (nomor start 257) sempat mengejutkan publik sirkuit setelah berhasil melesat ke posisi teratas dengan torehan waktu 56.098 detik.

​Namun, kegembiraan kubu lawan tidak bertahan lama. Hanya berselang dua lap setelah posisinya digeser oleh Jordan, pembalap andalan Dits Racing, Reykat Yusuf Fadillah, langsung mencuri keadaan. Mengandalkan sisa waktu yang krusial, pembalap bernomor start 43 ini langsung melakukan instant push habis-habisan.

​Hasilnya luar biasa, Reykat sukses mempertajam waktunya secara fantastis hingga menembus angka 55.882 detik. Catatan waktu impresif tersebut sekaligus menjadi satu-satunya yang berhasil menembus torehan di bawah 56 detik pada kelas ini, sekaligus mengunci posisi pole position.

​Dengan hasil ini, Reykat Yusuf akan memimpin jalannya balapan dari grid terdepan, dibayangi ketat oleh Jordan Badaru di tempat kedua. Sementara itu, posisi ketiga sukses diamankan oleh Chessy Meilandri (nomor start 199) dengan catatan waktu 56.286 detik.

​Melihat rapatnya selisih waktu dan aksi saling sikut yang sudah terjadi sejak sesi kualifikasi, pertarungan race Bebek 4Tak Tune-Up 130cc Novice esok hari dipastikan bakal menyajikan tontonan yang sangat seru dan penuh drama!