Beranda blog Halaman 35

Comeback Gila! Hakim Danish Tembus 3 Besar di Brazil

OtomotifZone.com – Brazil, Hakim Danish berhasil menunjukkan kebangkitannya dengan meraih posisi ketiga pada sesi kualifikasi Moto3 GP Brazil. Hasil ini menjadi jawaban setelah pada putaran sebelumnya ia gagal meraih hasil maksimal.

Pembalap asal Malaysia tersebut tampil solid sepanjang sesi kualifikasi dan mencatatkan waktu 1 menit 26,448 detik. Catatan tersebut cukup untuk menempatkannya di barisan depan, hanya kalah dari Joel Esteban dan Valentin Perrone.

Menariknya, Danish juga berhasil mengungguli pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang harus puas start dari posisi keempat dengan selisih waktu tipis.

Performa Danish kali ini terlihat jauh lebih kompetitif dibandingkan seri sebelumnya. Ia mampu menjaga konsistensi lap time serta tampil agresif di momen-momen krusial, yang menjadi kunci keberhasilannya menembus tiga besar.

Hasil ini tentu menjadi modal penting bagi Danish untuk menghadapi balapan utama. Start dari posisi terdepan membuka peluang besar untuk kembali bersaing dalam perebutan podium, sekaligus melanjutkan tren positif setelah sempat mengalami penurunan performa.

Sementara itu, duel ketat di barisan depan dipastikan akan berlangsung sengit, dengan Danish, Veda, serta para pembalap lainnya siap memberikan pertunjukan terbaik di Moto3 GP Brazil.

M Zidane Harumkan Indonesia Podium 2 di Thailand, Tumbangkan Jagoan Tuan Rumah

OtomotifZone.com – Nakhon Si Thammarat, Pembalap muda Indonesia, M Zidane Alnesa Pratama, sukses mengharumkan nama bangsa setelah meraih podium kedua pada ajang FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 4 yang digelar di Nakhon Si Thammarat, Sabtu (21/3).

Bersama Ducati MX Team Indonesia, Zidane tampil impresif sejak awal balapan. Ia bahkan sempat memimpin jalannya lomba dan terlibat duel sengit dengan pembalap asal Australia, Gibbs Kirk William, yang akhirnya keluar sebagai pemenang.

Meski harus puas di posisi kedua, pencapaian Zidane terasa istimewa. Ia berhasil mengungguli pembalap andalan tuan rumah sekaligus juara umum musim lalu, Jiraj Wannalak, yang harus puas finis di posisi ketiga.

Hasil ini sekaligus mematahkan dominasi pembalap Thailand di musim ini. Sebelumnya, belum ada pembalap Indonesia maupun Asia lainnya yang mampu finis di depan Jiraj. Namun pada putaran keempat ini, Zidane—yang baru menjalani debut bersama timnya—berhasil mencetak sejarah tersebut.

Sepanjang balapan, Zidane menunjukkan konsistensi dan determinasi tinggi di lintasan yang menantang. Ia mampu menjaga ritme balap di tengah tekanan ketat dari para rival hingga akhirnya mengamankan podium kedua.

Pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi Ducati MX Team Indonesia, sekaligus bukti perkembangan signifikan yang ditunjukkan Zidane sejak sesi latihan hingga kualifikasi.

“Balapan hari ini cukup berat, terutama karena persaingan di depan sangat ketat. Saya mencoba menjaga konsistensi dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Hasil ini jadi motivasi besar untuk tampil lebih baik di race berikutnya,” ujar Zidane.

Manajer tim, Johny Pranata, turut memberikan apresiasi atas performa pembalapnya.

“Zidane membuktikan bahwa pembalap Indonesia punya kualitas untuk bersaing dengan pembalap internasional. Ini bukan hanya hasil untuk tim, tapi juga untuk membawa nama Indonesia ke level yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, Team Principal Jimmy Budhijanto menegaskan bahwa tim kini menargetkan hasil yang lebih tinggi di seri berikutnya.

“Kami sudah menunjukkan bahwa pembalap Indonesia bisa bersaing di depan. Sekarang tantangannya adalah konsistensi dan finishing yang lebih kuat. Target kami jelas, naik satu tingkat lagi di podium,” tegasnya.

Dengan hasil ini, Ducati MX Team Indonesia semakin percaya diri menghadapi Round 5 yang akan digelar dalam rangkaian seri yang sama pada Minggu (22/3), dengan target kembali meraih hasil maksimal.

Lubang di Sirkuit Goiania Nyaris Batalkan Sprint, Marc Marquez Angkat Bicara

Foto: gold and Goose Photography/ LAT Images/ via Getty Images

OtomotifZone.com – Goiania, Brazil, Marc Marquez mengungkapkan bahwa Sprint Race MotoGP Brazilian Grand Prix 2026 hampir mustahil digelar jika lubang (sinkhole) di lintasan berada di racing line. Beruntung, posisi kerusakan di Autodromo Internacional Ayrton Senna berada di luar jalur ideal balap sehingga balapan tetap bisa berlangsung.

Masalah muncul setelah sesi kualifikasi ketika para pebalap menemukan lubang di trek lurus start/finish. Situasi ini langsung memicu perbaikan darurat, dengan petugas harus membongkar sebagian aspal sebelum menambalnya kembali agar aman digunakan.

Akibat insiden tersebut, jadwal Sprint Race sempat tertunda beberapa kali hingga akhirnya dimulai sekitar 80 menit lebih lambat dari rencana awal. Bahkan, sesi kualifikasi Moto2 terpaksa diundur ke hari berikutnya.

Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, balapan tetap berjalan lancar tanpa insiden selama 15 lap. Para pebalap mampu menghindari area perbaikan karena letaknya tidak berada di racing line.

“Kami berdoa kondisi tetap seperti ini. Lubang itu berada di luar racing line, jadi kami masih bisa balapan,” ujar Marquez usai meraih kemenangan dikutip dari Motorsport

“Kalau lubangnya sampai ke racing line, itu akan mustahil untuk balapan,” tegasnya.

Marquez juga mengakui bahwa keterlambatan berulang kali sempat mengganggu persiapannya sebelum balapan. Ia harus beberapa kali melakukan rutinitas pemanasan ulang, yang tidak mudah bagi seorang pebalap.

“Sebagai pebalap, tidak mudah untuk siap, lalu rileks, lalu siap lagi. Kami punya rutinitas sendiri, dan ini harus jadi evaluasi ke depan,” jelasnya.

Meski begitu, juara dunia tersebut tetap mengapresiasi kerja cepat pihak penyelenggara. Ia menyebut pembangunan sirkuit yang tergolong baru menjadi salah satu faktor munculnya masalah tersebut.

Sementara itu, pimpinan klasemen Pedro Acosta mengaku terkejut balapan tetap bisa digelar dalam kondisi seperti itu.

“Sejujurnya, ini sudah luar biasa kami masih bisa balapan. Saya belum pernah melihat ada lubang seperti ini di MotoGP,” ujarnya.

Berbeda dengan Acosta, Jorge Martin justru menilai situasi tersebut tidak terlalu mengganggu karena posisinya jauh dari racing line.

“Its not a big problem. Kami bahkan bisa tetap balapan karena lubangnya tidak berada di jalur balap,” katanya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Jack Miller yang menyebut kemungkinan pebalap melewati area tersebut sangat kecil.

Insiden ini menjadi catatan penting bagi penyelenggara, terutama terkait kualitas dan ketahanan permukaan lintasan. Meski balapan tetap berlangsung sukses, kekhawatiran akan keselamatan pebalap menjadi perhatian utama jelang balapan utama MotoGP Brasil.

Posisi 2 Dianggap Sudah Cukup, Diggia Buat Kesalahan Bikin Marquez Juara Sprint Race

OtomotifZone.com – Jakarta, Marc Marquez mengakui bahwa dirinya sebenarnya sudah cukup puas dengan posisi kedua saat Sprint Race MotoGP Brazilian Grand Prix 2026. Namun, kesalahan kecil yang dilakukan Fabio Di Giannantonio di lap-lap akhir justru membuka jalan bagi Marquez untuk meraih kemenangan perdananya musim ini.

Balapan yang digelar di Autodromo Internacional Ayrton Senna berlangsung dramatis, terlebih setelah sempat tertunda akibat ditemukannya lubang besar (sinkhole) di lintasan utama.

Sejak awal, Di Giannantonio tampil dominan usai старт dari pole position. Sementara itu, Marquez memilih bermain aman dan sempat berada di posisi ketiga, terutama karena ia merasa karakter sirkuit ini bukan yang paling cocok dengan gaya balapnya.

Setelah berhasil melewati Fabio Quartararo, Marquez mulai mendekati Di Giannantonio secara perlahan. Meski tekanan terus diberikan, peluang untuk menyalip terlihat semakin menipis hingga akhirnya momen penentu datang jelang akhir balapan.

“Sejujurnya hari ini posisi kedua sudah cukup. Tapi saat saya melihat dia melakukan kesalahan, saya langsung mencoba menyerang,” ungkap Marquez dikutip dari Crash

Kesalahan kecil Di Giannantonio, yang hampir kehilangan grip depan dan melebar, dimanfaatkan dengan sempurna oleh Marquez untuk mengambil alih posisi terdepan.

Meski berhasil menang, Marquez tetap menilai Di Giannantonio sebagai ancaman utama di balapan utama hari Minggu nanti.

“Saya pikir pebalap yang harus dikalahkan besok tetap Fabio, karena dia tampil sangat baik,” tambahnya.

Selain duel di lintasan, perhatian juga tertuju pada kondisi trek. Lubang besar yang ditemukan di lintasan utama memaksa panitia melakukan perbaikan darurat sebelum balapan dimulai.

Marquez pun mengaku khawatir jika kerusakan tersebut melebar ke racing line.

“Kami berdoa kondisi tetap seperti ini. Lubangnya memang di luar racing line, jadi kami masih bisa balapan. Tapi kalau sampai masuk ke racing line, itu akan mustahil untuk balapan,” tegasnya.

Kekhawatiran serupa juga disampaikan oleh Joan Mir, yang menilai para pebalap cukup beruntung karena posisi lubang tidak berada di jalur utama.

Dengan kemenangan ini, Marquez kembali menunjukkan tajinya dalam perebutan gelar. Namun, ia masih harus mengejar selisih poin dari pimpinan klasemen sementara, Pedro Acosta, yang meski hanya finis kesembilan di Sprint Race tetap memimpin kejuaraan.

Balapan utama MotoGP Brasil dipastikan akan berlangsung semakin panas, dengan kondisi trek yang masih menjadi tanda tanya besar bagi seluruh pebalap.

Marc Marquez Menang Dramatis di Sprint Race MotoGP Brazil 2026 yang Tertunda

OtomotifZone.com – Goiania, Brazil, Sprint Race putaran kedua MotoGP Brazilian Grand Prix 2026 diwarnai drama sejak sebelum start hingga lap terakhir. Balapan yang digelar di Autodromo Internacional Ayrton Senna ini akhirnya dimenangkan oleh Marc Marquez setelah duel sengit melawan Fabio Di Giannantonio.

Balapan sempat tertunda cukup lama akibat ditemukannya lubang (sinkhole) di lintasan utama usai sesi kualifikasi. Setelah perbaikan darurat dilakukan dan menunggu kondisi lintasan aman, Sprint Race akhirnya dimulai pukul 16:20 waktu setempat, mundur sekitar 1 jam 20 menit dari jadwal semula.

Saat lampu start padam, Di Giannantonio langsung melesat dari pole position dan membangun keunggulan di awal lomba. Namun, memasuki pertengahan balapan, tekanan dari Marc Marquez mulai terasa. Pebalap Spanyol tersebut perlahan memangkas jarak dan terus membayangi.

Momen krusial terjadi di lap-lap akhir ketika Di Giannantonio melakukan kesalahan kecil di tikungan terakhir menuju straight. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Marquez untuk mengambil alih pimpinan balapan. Meski sempat mencoba membalas di lap terakhir, Di Giannantonio harus puas finis kedua, sementara Marquez meraih kemenangan perdananya sejak pulih dari cedera bahu tahun lalu.

Persaingan tak kalah seru terjadi dalam perebutan posisi ketiga. Duel sesama Aprilia mempertemukan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Martin berhasil memanfaatkan kesalahan Bezzecchi di pertengahan lomba untuk merebut posisi ketiga, dan mampu mempertahankannya hingga finis, sekaligus meraih podium pertamanya bersama Aprilia RS-GP.

Bezzecchi harus puas di posisi keempat, diikuti oleh Ai Ogura yang tampil solid di posisi kelima.

Sementara itu, Fabio Quartararo sempat tampil agresif di awal balapan dengan menyalip Bezzecchi dan menekan Marquez. Namun, ia akhirnya harus bertahan dari tekanan lawan dan finis di posisi keenam, menjadi hasil terbaik bagi motor V4 Yamaha sejauh ini.

Di belakangnya, Alex Marquez finis ketujuh diikuti Francesco Bagnaia di posisi kedelapan. Pedro Acosta menempati posisi kesembilan sebagai pebalap KTM terbaik dan masih mempertahankan pimpinan klasemen sementara.

Balapan ini juga diwarnai sejumlah insiden. Fermin Aldeguer yang menjalani debut musim 2026 harus tercecer ke posisi 20 setelah mengalami masalah saat start. Selain itu, tiga pebalap yakni Joan Mir, Johann Zarco, dan Maverick Vinales gagal finis akibat crash.

Dengan hasil ini, persaingan MotoGP 2026 semakin memanas, terutama setelah kemenangan Marquez yang menjadi sinyal kuat kembalinya sang juara ke performa terbaiknya.

Veda Ega Start P4 di Kualifikasi Moto3 GP Brazil, Rookie Indonesia Tunjukkan Potensi Besar

OtomotifZone.com – Brazil, Meski berstatus sebagai rookie di kelas Moto3, Veda Ega Pratama tampil impresif pada sesi kualifikasi Moto3 GP Brasil. Pebalap muda asal Gunung Kidul ini sukses mengamankan posisi keempat (P4) dan membuka peluang besar untuk bersaing di barisan depan saat balapan.

Sejak sesi free practice, Veda sudah menunjukkan performa menjanjikan. Konsistensi dan keberaniannya di lintasan membuatnya mampu bersaing dengan para pebalap yang lebih berpengalaman, sekaligus mengirim sinyal kuat bahwa dirinya siap bertarung hingga akhir musim.

Pada sesi kualifikasi, Veda mencatatkan waktu 1 menit 26,506 detik. Catatan tersebut menempatkannya di posisi keempat, tepat di belakang Joel Esteban, Valentin Perrone, serta Hakim Danish yang menjadi wakil Asia terbaik di posisi ketiga.

Hasil ini tentu menjadi modal penting bagi Veda untuk menghadapi balapan utama. Start dari barisan depan memberikan peluang besar untuk meraih podium, bahkan bukan tidak mungkin kemenangan perdana di musim debutnya.

Dengan performa yang terus meningkat, harapan publik Indonesia kini tertuju pada Veda agar mampu mencetak sejarah di kelas Moto3 dan membawa pulang hasil terbaik dari GP Brasil.

Luar Biasa! Di Giannantonio dari Q1 hingga Rebut Pole Position MotoGP Brazil

OtomotifZone.com – Jakarta, Performa sensasional ditunjukkan Fabio Di Giannantonio dalam sesi kualifikasi MotoGP pada ajang Estrella Galicia 0,0 Grand Prix of Brazil, Jumat (21/3). Memulai dari Q1, pebalap asal Italia itu justru berhasil keluar sebagai yang tercepat di akhir sesi.

Perjalanan Di Giannantonio menuju hasil ini tidaklah mudah. Setelah tampil kurang maksimal di sesi practice, ia harus memulai kualifikasi dari Q1. Namun, situasi tersebut tidak membuatnya menyerah.

Di sesi Q1, pebalap dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu langsung tampil agresif. Ia memacu motornya secara maksimal dan sukses mengamankan posisi kedua tercepat, yang membuatnya lolos ke Q2.

Memasuki Q2, kejutan besar pun terjadi. Di Giannantonio tampil semakin menggila dan mencatatkan waktu yang sulit disaingi para rivalnya. Pebalap bernomor старт 49 tersebut membukukan waktu 1 menit 17,41 detik, yang akhirnya mengukuhkan dirinya sebagai pebalap tercepat di sesi kualifikasi.

Catatan waktunya bahkan tidak mampu dikejar oleh pembalap lain, menjadikannya salah satu performa paling dominan di kualifikasi GP Brazil kali ini.

Hasil ini menjadi bukti bahwa Di Giannantonio memiliki potensi besar untuk bersaing di barisan depan, sekaligus membuka peluang besar meraih hasil maksimal pada balapan utama.

Dari Q1 hingga pole position, Di Giannantonio sukses membalikkan keadaan dan mencuri perhatian di MotoGP Brazil 2026. Kini, semua mata tertuju pada aksinya di race untuk melihat apakah ia mampu mempertahankan performa impresif tersebut.

1Fabio Di GiannantonioITAPertamina VR46 Ducati (GP26)
2Marco BezzecchiITAAprilia Factory (RS-GP26)
3Marc MarquezSPADucati Lenovo (GP26)
4Fabio QuartararoFRAMonster Yamaha (YZR-M1)
5Jorge MartinSPAAprilia Factory (RS-GP26)
6Ai OguraJPNTrackhouse Aprilia (RS-GP26)
7Fermin AldeguerSPABK8 Gresini Ducati (GP25)
8Alex MarquezSPABK8 Gresini Ducati (GP26)
9Pedro AcostaSPARed Bull KTM (RC16)
10Johann ZarcoFRACastrol Honda LCR (RC213V)
11Francesco BagnaiaITADucati Lenovo (GP26)
12Toprak RazgatliogluTURPramac Yamaha (YZR-M1)*
13Joan MirSPAHonda HRC Castrol (RC213V)
14Diogo MoreiraBRAPro Honda LCR (RC213V)*
15Franco MorbidelliITAPertamina VR46 Ducati (GP25)
16Raul FernandezSPATrackhouse Aprilia (RS-GP26)
17Alex RinsSPAMonster Yamaha (YZR-M1)
18Jack MillerAUSPramac Yamaha (YZR-M1)
19Luca MariniITAHonda HRC Castrol (RC213V)
20Maverick ViñalesSPARed Bull KTM Tech3 (RC16)
21Brad BinderRSARed Bull KTM (RC16)
22Enea BastianiniITARed Bull KTM Tech3 (RC16)

Ai Ogura Buktikan Kualitas, Jadi Tercepat di FP2 MotoGP Brazil

OtomotifZone.com – Jakarta, Pembalap muda asal Jepang, Ai Ogura, menunjukkan performa luar biasa dalam sesi FP2 MotoGP pada ajang Estrella Galicia 0,0 Grand Prix of Brazil, Sabtu (21/3).

Rookie musim 2026 yang membela Trackhouse MotoGP Team itu tampil percaya diri saat bersaing dengan para pebalap senior. Mengandalkan motor berbasis mesin Aprilia, Ogura mampu tampil kompetitif sejak awal sesi.

Sepanjang jalannya FP2, Ogura konsisten berada di barisan depan. Namanya beberapa kali muncul di posisi teratas, membuat banyak pihak terkejut dengan kecepatannya di lintasan Brazil.

Performa impresif tersebut akhirnya ditutup dengan catatan waktu terbaik 1 menit 18,23 detik, yang mengukuhkan dirinya sebagai pebalap tercepat di sesi FP2.

Hasil ini menjadi bukti bahwa Ogura bukan sekadar pelengkap di grid MotoGP. Ia mampu memberikan perlawanan nyata kepada para pebalap papan atas dan menjadi ancaman serius dalam persaingan musim ini.

Dengan hasil menjanjikan ini, Ogura semakin menegaskan dirinya sebagai salah satu rookie yang patut diperhitungkan di MotoGP 2026. Kini, publik menantikan apakah ia mampu melanjutkan performa apik tersebut di sesi kualifikasi dan balapan utama.

Izan Guevara Tercepat di FP2 Moto2 Brazil, Mario Aji Tembus Tiga Besar

OtomotifZone.com – Jakarta, Penampilan gemilang ditunjukkan Izan Guevara dalam sesi FP2 kelas Moto2 pada ajang Estrella Galicia 0,0 Grand Prix of Brazil, Sabtu (21/3). Pebalap dari tim BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 itu tampil luar biasa dan sukses mencatatkan waktu tercepat.

Sejak awal sesi, Guevara terlihat konsisten meningkatkan performanya di setiap lap. Ia terus melakukan improvisasi dan menemukan ritme terbaiknya di lintasan. Sempat masuk ke pit untuk berdiskusi dan menyusun strategi bersama kru tim, langkah tersebut terbukti efektif.

Setelah kembali ke lintasan, Guevara langsung mencatatkan waktu terbaik yang tidak mampu disaingi para rivalnya hingga akhir sesi FP2.

Sementara itu, kabar membanggakan datang dari Indonesia melalui Mario Suryo Aji. Pebalap asal Jawa Timur tersebut berhasil menutup sesi FP2 di posisi ketiga.

Mario tampil kompetitif sepanjang sesi dan mampu mencatatkan waktu yang sangat dekat dengan Guevara. Selisih waktu yang tipis menunjukkan bahwa ia memiliki potensi besar untuk bersaing di barisan depan.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Mario untuk menghadapi sesi berikutnya, sekaligus membuka peluang meraih hasil maksimal pada balapan utama.

Dengan performa yang terus meningkat, harapan publik Indonesia pun semakin besar agar Mario Suryo Aji mampu melanjutkan tren positif ini dan bahkan meraih podium di race GP Brazil. Kini, semua mata tertuju pada sesi selanjutnya untuk melihat sejauh mana para pebalap ini bisa melangkah.

FP2 Moto3 Brazil Dilanjutkan, David Almansa Tercepat, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 12

OtomotifZone.com – Jakarta, Persaingan sengit tersaji dalam lanjutan sesi FP2 kelas Moto3 pada ajang Estrella Galicia 0,0 Grand Prix of Brazil, Jumat (21/3). Setelah sempat dihentikan akibat red flag, sesi kembali dilanjutkan dan berlangsung ketat hingga akhir.

Pembalap David Almansa dari tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP tampil gemilang dengan mencatatkan waktu tercepat pada sesi FP2 kali ini.

Sebelumnya, sesi sempat dihentikan oleh Race Direction akibat insiden yang melibatkan beberapa pebalap. Namun setelah lintasan dinyatakan aman, para rider kembali turun ke trek untuk menyelesaikan sisa waktu 14 menit 49 detik.

Meski hanya sesi latihan bebas kedua, tensi persaingan tetap tinggi. Para pebalap saling beradu catatan waktu demi mendapatkan posisi terbaik jelang sesi berikutnya.

Kabar positif datang dari pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Setelah sebelumnya berada di posisi ke-14 saat red flag dikibarkan, Veda mampu memperbaiki catatan waktunya dan menutup sesi FP2 di posisi ke-12.

Hasil ini menunjukkan progres yang cukup baik dari pebalap asal Gunung Kidul tersebut, meskipun masih ada pekerjaan rumah untuk menembus posisi 10 besar.

Perjalanan masih panjang, karena FP2 hanyalah salah satu dari rangkaian sesi di akhir pekan balap ini. Peluang Veda untuk tampil lebih kompetitif masih terbuka lebar di sesi berikutnya.

Dukungan publik Indonesia pun terus mengalir, dengan harapan Veda Ega Pratama mampu melanjutkan tren positif dan bahkan meraih podium di putaran Brazil kali ini.