Beranda blog Halaman 36

Vito Indonesia Siapkan Hadiah 12 Unit Motor, Apakah Ada Hadiah Mobil Juga Di Java Drag Record 2026?

0


OtomotifZone.com – Wonosari. Sebagai promotor asli dari Yogyakarta, Vito Indonesia tak gentar sedikitpun untuk hajar lagi Java Drag Record 2026 dengan 3 putaran di sirkuit non permanen Lanud Gading, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta.


Optimisme itu jelas terlihat dari jajaran hadiahnya dimana ada peningkatan dari yang sebelumnya tahun lalu hanya 6 unit motor untuk hadiah juara umumnya dan tahun ini jumlah unit motor tersebut naik 100% menjadi 12 unit motor yang bakal diberikan untuk 4 juara umum dari 1 hingga 3.

Tidak fomo hanya mengapresiasi kelas-kelas dengan starter banyak saja, idealisme Vito Indonesia terjaga rapi dengan mulai dibukanya poin juara umum Outlaw Free For All alias Outlaw FFA dan juga Outlaw All Motor Honda NA.


“Kalo melihat kalender balap di tahun 2026 hingga saat ini ada kemerosotan tajam ajang balap di wilayah Yogyakarta khususnya di Lanud Gading ini, tapi itu justru kami anggap peluang bagus untuk tetap helat Java Drag Record seri 2026,” ungkap Andreas Mozambi dengan optimis.


“All Motor Honda NA itu merupakan kelas legendaris-nya ajang drag race di Indonesia, Vito Indonesia tetap apresiasi kelas ini tinggi-tinggi, untuk itu seri tahun 2026 ini kami bikin ada poin juara umumnya berhadiah motor, termasuk juga kelas FFA yang kami konsep Outlaw dengan poin juara umum juga berhadiah motor,” jelas pria bersapaan akrab Moza dari Vito Indonesia ini.


Terakhir yang tak kalah bikin penasaran adalah Fun Drag Raize persembahan dari Nasmoco main dealer Toyota area Jateng DIY juga mulai dibuka di Java Drag Record 2026 ini. Apakah ini pertanda akan ada hadiah mobil dari Toyota? Yuk gasspoll…

Tetap Optimis Gasspoll 3 Putaran Java Drag Record, Ini Wujud Dedikasi Sebenarnya Dari Vito Indonesia

0


OtomotifZone.com – Wonosari. Sangat fluktuatif-nya kondisi ekonomi Indonesia akhir-akhir ini yang naik dan turun dengan cepat ternyata tak membuat Vito Indonesia pesimis untuk menghelat Java Drag Record seri 2026.

Dengan 3 putaran yang rencana-nya ada di tanggal 30 Mei untuk putaran pertama, dilanjut dengan putaran 2 yang dijadwalkan di tanggal 18 Juli, dan untuk putaran finalnya direncanakan di tanggal 3 Oktober yang keseluruhan akan dihelat di sirkuit non permanen Lanud Gading, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta.


“Meski sebenarnya ekonomi agak lesu naik turun, tapi kami juga memantau di event-event balap diawal tahun ini di beberapa tempat antusiasme starter masih lumayan banyak, kami yakin mereka juga butuh event balap untuk sekedar refresing, karena itu kami pun optimis dengan gelaran Java Drag Record seri 2026 ini nanti,” buka Andreas Mozambi.


“Selain itu juga sudah tugas kami Vito Indonesia dan saya bersama teman-teman yang juga pengurus IMI Yogyakarta untuk mengapresiasi para pembalap-pembalap Yogyakarta dan luar Yogyakarta dalam sebuah rangkaian event balap di wilayah Yogyakarta ini,” jelas Moza.


Optimisme Java Drag Record seri 2026 ini jelas sekali terlihat dari konsep gelarannya dimana tidak mengurangi kualitas yang sudah bagus di seri-seri tahun sebelumnya namun justru memperbaiki yang dinilai masih kurang dan menambah konsep-konsep baru yang ringan namun sangat berasa berarti bagi para starter yang bakal berkompetisi di Java Drag Record 2026.


“Selain tambahan hadiah-hadiah dan termasuk 2 juara umum baru, kami juga ada spesial class Fun Drag Raize persembahan dari Nasmoco selaku main dealer Toyota wilayah Jateng & DIY,” tutup Moza.

Konsep Baru dan Hadiah Melimpah, Java Drag Record Seri 1 Siap Gaspoll Ndangak Ndangak

0


OtomotifZone.com – Wonosari. Rencana digelar sebanyak tiga putaran. Ajang balap mobil drag 201m paling bergengsi karya putra daerah asli Yogyakarta yang bertajuk Java Drag Record Kembali bergulir pada tahun ini. Berlokasi di sirkuit Lanud Gading, Wonosari, tepatnya pada 30 Mei 2026 seri perdana berlangsung.


Tidak mau sajian yang monoton alias jalan ditempat saja, Vito Indonesia selaku promotor dari Java Drag Record kali ini bakal sajikan konsep kompetisi baru termasuk juga hadiah-hadiah apa saja yang bakalan didapat nantinya.


“Untuk format kompetisi yang baru ada di kelas Outlaw All Motor Honda NA yang di seri sebelumnya tidak ada point juara umumnya, Nah untuk tahun ini kita bikin poin dan pastinya ada hadiah juara umumnya,” buka Andreas Mozambi dari Vito Indonesia.
“Paling baru lagi kita unlock kelas Outlaw baru yakni Outlaw Free For All, kenapa kelas FFA ini Outlaw karena kita akan murni pake Elapsed Time saja tanpa Reaction Time,” imbuh Moza.


Upgrade hadiah ada pada hadiah juara umumnya, jika sebelumnya Java Drag Record hanya ada 6 unit motor untuk hadiah di 2 juara umum saja, tahun ini bakal ada 12 unit motor untuk hadiah di 4 juara umumnya.


“Alhamdulillah jerih payah dedikasi Vito Indonesia dalam merunning Java Drag Record ini kini diapresiasi oleh orang baik yang akan support hadiah-hadiah dari juara umum ini,” tutup Moza.

Ratusan Bikers Honda Ramaikan Vario Night Ride Tasikmalaya

0
Ratusan Bikers Honda Ramaikan Vario Night Ride Tasikmalaya

OtomotifZone.com, Tasikmalaya – PT Daya Adicipta Motora (DAM) bersama Ikatan Motor Honda Jawa Barat (IMHJB), Komunitas Honda Tasikmalaya (KHOTAK), serta seluruh komunitas Honda di Tasikmalaya menggelar kegiatan bertajuk “Vario Night Ride Vol.3 Tasikmalaya Bersama Honda Community” pada Kamis, 21 Mei 2026 di Kopi Tujuh Tujuh Coffee Shop, Tasikmalaya. Mengusung tema “Ride The Night, Build The Brotherhood”, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat solidaritas antar komunitas Honda di Tasikmalaya.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai komunitas Honda mulai dari pengguna Honda Vario, BeAT, PCX, ADV, Scoopy, CBR Series, Sonic 150R, hingga komunitas Honda lainnya yang tergabung dalam keluarga besar KHOTAK. Kehadiran ratusan bikers Honda menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan dan menunjukkan soliditas komunitas Honda di wilayah Tasikmalaya.

Rangkaian acara diawali dengan gathering komunitas dan safety riding briefing yang mengedukasi peserta mengenai pentingnya keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti city night ride mengelilingi Kota Tasikmalaya dengan tertib dan tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan berlangsung.

Selain city rolling malam hari, kegiatan juga diramaikan dengan photo hunter, talk show komunitas, sharing experience antar member, hingga culinary night dan kopdar santai yang semakin mempererat hubungan antar komunitas Honda. Berbagai games interaktif dan doorprize turut menambah kemeriahan acara dan menciptakan suasana penuh keakraban.

Promotion Department Head DAM, Demmy Firmansyah menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh komunitas Honda Tasikmalaya yang hadir dalam kegiatan ini.

“Melalui Vario Night Ride Vol.3 ini kami berharap solidaritas dan kekompakan antar komunitas Honda di Tasikmalaya dapat terus terjaga. Kegiatan seperti ini juga menjadi wadah positif bagi para biker Honda untuk tetap menjunjung keselamatan berkendara serta memperkuat rasa persaudaraan antar sesama komunitas,” ujarnya.

Melalui kegiatan Vario Night Ride Vol.3, DAM bersama komunitas Honda berharap budaya berkendara aman, tertib, dan penuh kebersamaan dapat terus tumbuh di kalangan komunitas sepeda motor Honda. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa komunitas Honda tidak hanya aktif dalam dunia otomotif, tetapi juga mampu menghadirkan ruang positif untuk mempererat silaturahmi dan solidaritas antar anggota komunitas. 

Aprilia Segera Gandeng Monster Energy Sebagai Sponsor Utama Mulai MotoGP Italia 2026

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Tim pabrikan Aprilia Racing dikabarkan akan segera mengumumkan kerja sama besar dengan Monster Energy sebagai title sponsor mulai MotoGP Italia di Mugello hingga akhir musim 2026.

Kabar ini menjadi angin segar bagi Aprilia yang sebelumnya menjadi satu-satunya pabrikan di grid MotoGP tanpa sponsor utama pada musim ini. Saat ini, tim-tim besar lain sudah memiliki partner utama seperti KTM dengan Red Bull, Honda bersama Castrol, Yamaha dengan Monster Energy, serta Ducati yang didukung Lenovo.

Meski tampil impresif pada musim 2025 dengan finis runner-up klasemen konstruktor dan posisi ketiga klasemen pebalap lewat Marco Bezzecchi, Aprilia memang belum berhasil mendapatkan title partner saat memasuki musim 2026.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, bahkan sempat mengaku kecewa karena timnya gagal mengamankan sponsor utama untuk proyek MotoGP musim ini.

Beruntung, dukungan penuh dari Piaggio Group membuat proyek Aprilia tetap berjalan kompetitif. Rivola juga mengungkapkan keinginannya untuk suatu hari bisa memberikan tambahan dana besar bagi pengembangan tim.

Performa apik Aprilia sepanjang awal musim 2026 tampaknya menjadi faktor utama datangnya Monster Energy. Tim asal Noale tersebut sukses memenangkan empat dari enam seri pembuka lewat Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.

Saat ini Aprilia memimpin klasemen konstruktor MotoGP, sementara Bezzecchi unggul 15 poin atas Jorge Martin setelah MotoGP Catalunya pekan lalu.

Kerja sama dengan Monster Energy pertama kali dilaporkan Motorsport dan kini dikonfirmasi sejumlah sumber. Kesepakatan tersebut disebut mulai aktif pada balapan kandang Aprilia di Mugello dan berlangsung hingga akhir musim.

Langkah ini juga memunculkan spekulasi baru terkait masa depan kerja sama Monster Energy dengan Monster Energy Yamaha MotoGP. Pasalnya, muncul rumor bahwa Monster bisa mengakhiri dukungan title sponsor untuk Yamaha setelah Fabio Quartararo dikabarkan akan bergabung dengan Honda.

Marco Bezzecchi sendiri sudah lama menjadi atlet Monster Energy. Selain itu, juara dunia ganda Francesco Bagnaia juga merupakan bagian dari keluarga besar Monster dan disebut akan bergabung dengan Aprilia musim depan lewat kontrak empat tahun.

Situasi menarik justru terjadi pada Jorge Martin yang saat ini masih didukung Red Bull. Pebalap Spanyol itu dijadwalkan hengkang ke Yamaha pada akhir musim, sehingga belum diketahui bagaimana relasi sponsor pribadinya akan berjalan bersama Aprilia dan Monster Energy.

Kasus serupa sebelumnya pernah dialami Marc Marquez ketika bergabung dengan Ducati yang disponsori Monster Energy. Saat itu, Marc akhirnya mengakhiri kerja samanya dengan Red Bull, meski hingga kini dirinya belum berstatus atlet resmi Monster Energy.

MotoGP Pertimbangkan Perubahan Besar Regulasi 2027, Sistem Satu Motor per Pebalap Mulai Dibahas

0
MotoGP Valencia Menjadi Sirkuit Penentu Juara Dunia Sejak 2006 Silam
Foto Credit: MotoGP - MotoGP Valencia Menjadi Sirkuit Penentu Juara Dunia Sejak 2006 Silam

OtomotifZone.com – Jakarta, Ajang MotoGP dikabarkan tengah mempertimbangkan perubahan besar pada regulasi musim 2027 dengan menghapus aturan dua motor untuk setiap pebalap sebagai bagian dari langkah penghematan biaya.

Saat ini, setiap pebalap MotoGP memiliki dua motor yang dapat digunakan sepanjang akhir pekan balapan. Sistem tersebut memungkinkan pebalap melakukan pergantian motor saat sesi latihan maupun ketika terjadi perubahan kondisi cuaca dalam balapan flag-to-flag.

Aturan dua motor juga menjadi solusi penting ketika salah satu motor mengalami kerusakan akibat crash, sehingga pebalap masih dapat melanjutkan sesi menggunakan motor cadangan.

Namun menurut laporan Motorsport, para pabrikan bersama MotoGP Sports Entertainment dan Liberty Media kini tengah mendiskusikan kemungkinan pengurangan jumlah motor menjadi satu unit untuk setiap pebalap mulai musim depan atau paling lambat regulasi baru 2027.

Langkah tersebut disebut murni untuk menekan biaya operasional yang selama ini terus membengkak di kelas premier.

Jika benar diterapkan, perubahan aturan ini akan membawa dampak besar terhadap jalannya balapan MotoGP, terutama saat kondisi cuaca berubah drastis.

Sebelum sistem flag-to-flag diperkenalkan pada 2006, balapan biasanya dihentikan dengan red flag apabila kondisi lintasan berubah dan pebalap membutuhkan tipe ban berbeda. Dengan aturan satu motor, MotoGP kemungkinan harus kembali menggunakan sistem tersebut atau menerapkan pit stop wajib untuk pergantian ban.

Skema pit stop seperti itu saat ini sudah digunakan di ajang Superbike World Championship ketika terjadi balapan flag-to-flag. Pebalap wajib masuk pitlane dengan waktu minimum tertentu demi keamanan saat penggantian ban.

MotoGP sendiri menjadi salah satu ajang motorsport yang masih menggunakan dua kendaraan aktif untuk satu pebalap dalam satu sesi. Sementara di kelas Moto2 dan Moto3, aturan satu motor sudah diterapkan sejak 2010.

Perubahan ini juga berpotensi memengaruhi jalannya sesi latihan dan kualifikasi. Jika pebalap mengalami crash besar dan motor rusak parah, maka sesi mereka praktis selesai karena tidak ada lagi motor cadangan.

Contohnya terjadi pada MotoGP Catalunya 2026 lalu. Pebalap seperti Pedro Acosta dan Fabio Di Giannantonio kemungkinan tidak akan bisa mengikuti restart balapan apabila aturan satu motor sudah diterapkan, mengingat kerusakan cukup besar pada motor utama mereka.

Meski masih dalam tahap pembahasan, setiap perubahan regulasi olahraga tetap harus mendapatkan persetujuan resmi dari Grand Prix Commission sebelum diberlakukan secara penuh.

Gresini Konfirmasi Alex Marquez Absen di Dua Seri MotoGP Usai Crash Horor di Catalunya

0

OtomotifZone.com –  Jakarta, Tim Gresini Racing MotoGP resmi mengonfirmasi bahwa Alex Marquez akan absen dalam dua seri MotoGP mendatang setelah mengalami kecelakaan mengerikan pada MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Pebalap Ducati Gresini tersebut dipastikan tidak tampil pada MotoGP Italia di Mugello serta MotoGP Hungaria di Balaton Park akibat cedera serius yang didapat usai insiden dengan Pedro Acosta pada lap ke-12 balapan utama, Minggu lalu.

Insiden bermula ketika motor KTM milik Acosta mengalami gangguan kelistrikan saat keluar dari Tikungan 9. Kehilangan tenaga di lintasan lurus membuat Alex Marquez tidak sempat menghindar dan menghantam motor di depannya dengan keras.

Akibat benturan tersebut, Alex Marquez terpental ke sisi kiri lintasan dan mengalami kecelakaan hebat sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pebalap asal Spanyol itu diketahui mengalami beberapa patah tulang dan langsung menjalani operasi pada Minggu malam waktu setempat. Setelah mendapat penanganan medis intensif, dirinya diperbolehkan pulang pada Senin.

Hingga kini, belum ada kepastian apakah Alex Marquez akan kembali tampil setelah MotoGP Hungaria. Tim Gresini juga masih belum mengumumkan siapa pebalap pengganti untuk dua putaran tersebut.

Sebelumnya, Gresini sempat menggunakan jasa test rider Ducati, Michele Pirro, untuk menggantikan Fermin Aldeguer pada seri pembuka MotoGP Thailand saat Aldeguer mengalami cedera femur.

Namun situasi kali ini cukup rumit karena peluang Pirro tampil juga bergantung pada kondisi Marc Marquez. Sang juara dunia bertahan diketahui masih menjalani pemulihan cedera patah kaki dan operasi bahu yang membuatnya absen di MotoGP Prancis serta Catalunya.

Ducati sebelumnya tidak menunjuk pengganti Marc Marquez di Catalunya, tetapi regulasi mengharuskan tim menghadirkan pengganti pada seri Mugello.

Nama Nicolo Bulega sempat muncul sebagai kandidat, meski dirinya dipastikan tidak tersedia untuk Mugello karena bentrok dengan jadwal World Superbike di Aragon. Bulega baru berpotensi tampil pada MotoGP Hungaria.

Selain itu, muncul opsi mengejutkan dengan nama Andrea Iannone yang akan kembali ke paddock MotoGP mulai seri Italia untuk mengikuti Harley-Davidson Bagger World Cup. Iannone terakhir kali mengendarai motor MotoGP bersama VR46 di Sepang pada 2024.

Jelang Superprix Boyolali : Bawa Memori Manis, HMS95 Sekar Anom Group Siap Menggebuk dan Pertahankan Tradisi Juara!

0

​OtomotifZone.com – Boyolali, Datang dengan status jawara dari seri pembuka, tim HMS95 Sekar Anom Group dipastikan bakal tampil all-out pada putaran kedua Super Challenge Superprix 2026 di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah. Tim kuat asal Madura ini mengusung misi besar untuk mengulang hasil manis dan mempertahankan dominasi yang telah mereka raih di seri pertama di Tasikmalaya lalu.

​Tak mau kecolongan start, armada HMS95 terpantau sudah merapat di Sirkuit Boyolali sejak hari pertama sesi latihan bebas pada Rabu (20/06). Meski datang dengan modal kepercayaan diri tinggi, sirkuit yang terkenal dengan karakter stop-and-go serta sangat teknikal ini langsung memberikan tantangan tersendiri bagi kru dan mekanik tim.

​Walaupun sirkuit Boyolali sempat membuat tim sibuk mencari setelan terbaik sejak hari pertama, HMS95 punya senjata rahasia pada diri sang pembalap andalan, Akbar Abud. Pembalap belia ini diketahui memiliki ikatan batin dan memori manis di lintasan sepanjang 1,3 kilometer tersebut. Akbar Abud nampaknya sudah sangat menghafal setiap sudut dan racing line terbaik di Boyolali, sebuah modal krusial untuk memangkas catatan waktu.

​Tidak berjuang sendirian, untuk mendobrak barisan depan, tim asal Madura ini juga memperkuat formasinya dengan mendatangkan rider cepat asal Sulawesi, Lucky Kaddi. Duet maut Akbar Abud dan Lucky Kaddi diyakini bakal menjadi salah satu ancaman paling menakutkan di atas lintasan akhir pekan ini.

​Kolaborasi Gila Para Mekanik Papan Atas
​Keseriusan HMS95 Sekar Anom Group dalam menatap takhta juara seri kedua ini tidak hanya terlihat dari komposisi pembalapnya.

Yang paling mencuri perhatian adalah deretan back-up di sektor dapur pacu. Demi memberikan senjata terbaik bagi pembalapnya, tim ini menggandeng kolaborasi gila dari para mekanik papan atas lintas daerah.

​Urusan performa motor HMS95 dikawal langsung oleh kombinasi Leon Racetech (Jakarta), Kate Montormaboer (Yogyakarta), Gepeng Tech (Wonogiri), ​BG78 Racing (Madura), Sinergi antara para maestro mesin ini tentu melahirkan ekspektasi tinggi.

Dengan perpaduan data yang matang dari latihan bebas sejak Rabu, kepiawaian Akbar Abud di sirkuit Boyolali, serta sokongan mesin bertenaga, HMS95 Sekar Anom Group siap kembali naik podium tertinggi.

​Akankah tim asal Madura ini sukses mengulang pesta kemenangan mereka? Kita saksikan pembuktiannya di sesi QTT dan race day nanti! (Red)

Jelang Superprix Boyolali : Pasukan Demet’s 232 Sampit Milik Dhede Medest Tampil Dihandle GDT Racing!

0

​OtomotifZone.com – Boyolali, Genderang perang seri kedua ajang bergengsi Super Challenge Superprix 2026 di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah, sudah mulai ditabuh. Atmosfer persaingan sengit langsung terasa sejak hari pertama sesi latihan bebas pada Rabu (20/06).

Menariknya, salah satu tim penantang asal luar pulau Jawa kedapatan sudah mendarat lebih awal dan langsung tancap gas melakukan persiapan matang.

​Adalah Demet’s 232, tim balap tangguh asal Sampit, Kalimantan Tengah, yang menegaskan bahwa mereka tidak main-main dalam menatap laga akbar kali ini. Di bawah komando langsung sang pemilik, Dhede Medest, tim ini datang dengan motivasi tinggi untuk menjinakkan sirkuit Boyolali yang terkenal teknikal.

​Pantauan langsung di area paddock, keseriusan Dhede Medest dalam mendukung talenta balapnya terlihat jelas dari deretan motor yang sudah rapi terparkir.
Tercatat ada 5 unit motor yang siap digeber habis-habisan sepanjang akhir pekan ini.

​Untuk urusan dapur pacu dan set-up maksimal, bos tim asal Kalimantan Tengah ini memercayakan performa kuda besi mereka kepada mekanik kawakan dan bertangan dingin asal Yogyakarta, yaitu Widya Krida Laksana atau yang lebih akrab disapa Gendut GDT (GDT Racing).

​Kolaborasi antara manajemen solid dari Dhede Medest dan kawalan mekanik papan atas ini tentu menjadi sinyal bahaya bagi para rival.

​Duet Maut Bintang Nur Alif dan Dandyaksa
​Untuk mengeksekusi performa motor racikan GDT Racing di lintasan, tim Demet’s 232 mengandalkan kombinasi duet pembalap yang punya kualitas mumpuni.

​Bintang Nur Alif Dipercaya oleh Dhede Medest untuk bertarung dan adu gengsi di kelas para raja, kategori Expert. Sedangkan Dandyaksa Siap menjadi momok menakutkan dan berburu podium tertinggi di kelas Novice.

​Hadir sejak hari pertama latihan bebas (Rabu) memberikan keuntungan tersendiri bagi kedua pembalap untuk lebih cepat beradaptasi dengan karakter sirkuit, cuaca, serta menemukan base-setting motor yang paling pas sebelum sesi QTT dan race dimulai.

​Akankah pasukan Demet’s 232 Sampit milik Dhede Medest ini berhasil membawa pulang trofi juara ke Kalimantan Tengah? Kita tunggu saja aksi memukau mereka di lintasan Sirkuit Boyolali!

Jelang Superprix Boyolali : Nama Aditya Fauzi Resmi Merapat ke King23 Racing, Siap Tarung Expert 4T Dibackup Kate Montormaboer!

0

​OtomotifZone.com -Boyolali, Peta persaingan jelang seri kedua Super Challenge Superprix 2026 di Sirkuit Gokart Boyolali dipastikan bakal makin memanas. Salah satu kejutan besar datang dari skuad King23 Racing. Skuad ini resmi mendaratkan pembalap muda bertalenta, Aditya Fauzi, untuk memperkuat susunan tim mereka.

​Pantauan langsung di sirkuit pada sesi latihan bebas hari Kamis (21/05), Aditya Fauzi sudah nampak intim melahap aspal Boyolali bersama pacuan barunya. Kehadiran Aditya di kubu King23 Racing tentu menjadi sinyal bahaya bagi para rival di kelas para raja.

​Tidak mau setengah-setengah, kolaborasi King23 Racing dan Aditya Fauzi kali ini menetapkan target yang sangat spesifik. Mereka dipastikan hanya akan fokus bertarung di kelas Expert 4-Tak.

​Dua senjata utama telah disiapkan untuk Aditya guna mengobrak-abrik barisan depan, yaitu Yamaha Jupiter Z 130cc (Bebek 4T TU 130cc Expert) dan Yamaha MX King 150cc (Bebek 4T TU 150cc Expert).



Pemilihan dua kelas ini mempertegas komitmen tim untuk membidik podium tertinggi di kelas paling bergengsi.

​Senjata tangguh tentu harus berada di tangan yang tepat. Untuk urusan performa mesin, King23 Racing tidak main-main. Pacuan Aditya Fauzi dipastikan mendapat kawalan ketat dan backup langsung dari mekanik muda potensial dari bengkel legendaris Kate Montormaboer Yogyakarta.

Perpaduan antara talenta menjanjikan Aditya Fauzi, manajemen tim King23 Racing, serta racikan mesin presisi khas Kate Montormaboer, diprediksi akan menjadi ramuan utuh yang sangat mematikan di sirkuit teknikal seperti Boyolali.

​Sesi latihan bebas hari Kamis ini pun dimaksimalkan oleh Aditya dan kru mekanik untuk mencari set-up suspensi dan final gir yang pas, mengingat karakter Sirkuit Boyolali menuntut kelincahan motor yang maksimal saat keluar-masuk tikungan (rolling speed).

​Akankah debut Aditya Fauzi bersama King23 Racing di seri kedua Super Challenge Superprix 2026 ini berbuah podium tertinggi? Kita tunggu pembuktiannya di akhir pekan ini!