OtomotifZone.com – Solo. Tim asal Malang Jawa Timur, nampaknya bakalan hadir meramaikan gelaran Kawahara Djava K2R IDC 2024 putaran pertama, namun kali ini menurunkan 3 kuda pacu.
Ramainya kelas yang di huni oleh Satria Fu jadi daya tarik untuk ikut berkompetisi, 3 FU sudah disiapkan diantaranya Fu Porting 155cc, Fu Wungkul 147cc, & Fu Std Bebas 150cc.
Sedangkan untuk Mx King 200cc Injeksi sementara di Liburkan, MX Sementara kita fokus ke IDW saja karena ada beberapa faktor juga, jelas manager tim”, Restu Yoga.
Gak Udah-Udah Sahabat Pertamina nama timnya, semua motor yang akan di tampilkan di handle langsung oleh mekanik Yusuf Sholekan mekanik dari AJM12 Sukoharjo.
OtomotifZone.com – Palopo. Untuk region D, siapa tidak kenal tim asal Sulawesi Selatan PRS Racing Team. Mereka berada di Palopo untuk ikut serta dalam gelaran Motoprix region D putaran kedua (1-2/6/24) di Sirkuit Ratona Motorsport, Palopo. Terpantau mereka membawa lima motor Yamaha MX King untuk turun. Lalu siapa saja yang akan balap?
Ternyata mulai putaran kedua ini PRS Racing Team akan berkolaborasi dengan beberapa pihak. Seperti Jasti Putra, Rafaeza dan Anindyayoda Racing team untuk melanjutkan putaran region D. Dengan demikian tim PRS akan menambah skuadnya. Yang mulanya ada dua pebalap sekarang ada empat. Tapi motornya ada lima?
” Untuk putaran kedua kita tambah Yudhi Prayogo dan Rasya. Dan dua pebalap kita M. Rasya dan Rafly tetap bermain. Double Rasya akan bermain rookie dan M. Rasya Alvaro nanti main Novice juga menjadi tandem Rafly. Lalu Yudhi bermain Expert,” ujar Dian penanggung jawab PRS Racing Team.
Tim PRS sudah siap untuk hadapi Motoprix putaran kedua. Mereka memang sudah menantikan semua. Sejak jauh jauh hari mereka mempersiapkan semuanya agar bisa meraih hasil maksimal di putaran kedua ini.
Lalu apakah hasil manis akan diraih? Kita tunggu saja kabar selanjutnya hanya di Otomotifzone
OtomotifZone.com – Jakarta. Ada yang sedikit mengejutkan setelah melihat hasil MotoGP Catalunya 2024. Ada nama Fabio Quartararo pada posisi 10 besar. Ini sebuah peningkatan setelah sebelumnya pebalap dari Yamaha ini sulit betul menembus barisan 10 besar. Ternyata ada riset baru pada aerodinamis motornya.
Ini atas hasil riset tim dan pebalap selama ini. Dan riset terbaru langsung diterapkan pada seri Catalunya. Terbukti pebalap dengan nomor start 20 ini mampu bersaing dengan pasukan Ducati yang sedang mendominasi.
” Ini Aerodinamis membantu untuk berbelok, melaju lebih cepat ke tikungan. Sulit untuk mengatakan apakah ini merupakan langkah besar atau tidak aerodinamis itu jauh lebih baik,” kata Quartararo tentang aero Yamaha.
Tinggal mencari dari beberapa hal lagi agar Yamaha bisa kembali bersaing dibarisan depan. Karena kita tau, Ducati lebih mendominasi. Terlebih mereka juga dibekali dengan pebalap pebalap bertalenta. Lalu apakah ini awal kebangkitan Yamaha? Kita tunggu saja kabar selanjutnya hanya di Otomotifzone foto crash
OtomotifZone.Com – Sumedang. Belasan Juara Umum (JU) di gelaran yang bertajuk A-391 Grasstrack Open 2024 di Sumedang Provinsi Jawa Barat. Gelaran akan berlangsung di Sirkuit Baru Jaya Perkasa (JPA) Ujung Jaya Sumedang, Sabtu-Minggu (1-2/6/2024).
Gelaran tersebut akan menarik, pasalnya para pembalap akan menunjukan kepiawaiannya dalam mengendalikan kuda pacu demi menjadi yang tercepat. Selain itu, para pembalap juga akan memiliki kesempatan membawa uang tunai di luar juara setiap kelas.
Persaingan Ketat Antar Pembalap
Penyelenggara telah menyiapkan sebanyak 11 jenis JU dengan berbagai kelas, sehingga JU tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pembalap. Pembalap kelas open yang berhasi mengumpulkan point tertinggi akan membawa pulang hadiah JU sebesar Rp4 juta.
Kemudian sebesar Rp2 juta untuk pembalap yang berhasi mengumpulkan point tertinggi pada pemula batas Usia maksimal 16 tahun. Jumlah uanga yang sama akan penyelenggara berikan pada kelas non prestasi dan non pro open.
Sedangkan untuk JU batas usia 15 tahun, lokal Sumedang dan matic akan mendapatkan uang tunai Rp1 juta. Uang tunai Rp500 ribu untuk JU wanita, mini moto usia 13 tahun, RBT pemula dan RBT Open.
Belasan Juara Umum, Panitia Sediakan Pendaftaran Online
Pada gelaran tersebut panitia pelaksana akan melombakan sebanyak 22 kelas, dan terdapat juga di dalamnya yaitu kelas motocross atau MX. Selain itu, terdapat juga kelas yang tidak masuk pada kategori JU yaitu kelas adventur 35 plus non pembalap dan Dapil 3.
Kemudian, untuk pembalap atau pun tim, panitia juga selain membuka pendaftaran langsung, panitia juga menyediakan pendaftaran online. Panitia menyediakan barcode yang bisa peserta scan agar lebih mudah dalam proses pendaftaran.
Barcode dan Link Pendaftaran Online
Namun, jika ingin mendaftarkan secara langsung panitia juga seperti biasa akan membukan pendaftaran di lokasi gelaran. Untuk keterangan lebih jelas atau membutuhkan informasi terkait dengan gelaran tersebut bisa terlebih dahulu menghubungi nomor handphone 085222602612(Aprian), 082219028127(Dadang). Jadi tunggu apalagi, langsung saja daftar dengan biaya setiap kelas Rp300 ribu, bisa memiliki kesempatan bawa pulang hadiah JU.
OtomotifZone.com – Palopo . Akhir pekan ini gelaran Kejurnas Motoprix region D putaran kedua akan berlangsung (1-2/6/24) di Sirkuit Ratona Motorsport, Palopo, Sulawesi Selatan. Makin seru, ada beberapa muka baru peserta pada putaran kedua. Pasukan Adam Racing akan menambah satu pebalap expert.
Pasukan Adam Racing umumkan kalau putaran kedua menyusun dia pebalap. Yang mana satu pebalap expert dan satu novice. Pebalap expert diisi oleh Handi Tuahatu dan Novice ada Eky. Dan menjelang putaran dua bergulir mereka umumkan ada satu penambahan Pebalap.
” Ya mas saya lagi buat satu unit lagi untuk expert. Pebalapnya Syahrul Amin. Jadi nanti Handy ada tandem,” ujar Kobo pihak Racetech yang mangani pasukan Adam Racing.
Makin seru saja persaingan di kelas expert. Akan ada muka lama yang ikut memanaskan putaran kedua nanti. Lalu apakah pasukan Adam Racing akan mendominasi? Kita tunggu saja kabar selanjutnya hanya di Otomotifzone.
OtomotifZone.com-Bandung. Era kejayaan grasstracker Jawa Barat setelah mundurnya ikon pembalap garuk Jabar sekelas F Chimon yang mencatat sejarah menjadi juara nasional 3 kali, Chikal Faisal, Iwan dan Tomy MJ, Bebeto, Sandy Irawan dan pembalap lainnya, Jawa Barat seperti ketinggalan gerbong pesta pora dan euforia kemenangan ditingkat nasional beberapa tahun ini, kenapa…?
Menelisik lebih dalam kenapa bisa terjadi, team OZ sengaja menyambangi langsung gelaran Kejurda GTX putaran 1 2024 yang usai digelar Minggu kemaren (25-26/5/24) di sirkuit Jati 2 Ancol Cineam kabupaten Tasikmalaya, kepo dikit-dikit, bincang tipis tipis dengan pembalap saat senggang maupun jelang race, dan menjadi satu rangkaian dengan kesimpulan yang mengereucut, para pembalap garuk tanah Jawa Barat menginginkan standard sirkuit kelas kejurnas atau seperti sirkuit JC supertrack yang viral.
Dadan KR, grasstracker potensial Jawa Barat
Alasan mengaja semua diutarakan, rata-rata para pembalap mengeluhkan kondisi sirkuit yang kurang memadai jika para grasstracker Jabar bisa berbicara ditingkat nasional, sebagai salah satu bukti ajang Kejurda seri perdana kemaren, digelontorkanya hadiah gede juga tujuan awal ingin memacu semangat pembalap GTX Jabar, namun dikelas open atau Pro, tetap pembalap non Jabar yang menguasai podium tertinggi, pembalap Jabar harus rela berada dibelakangnya.
“Kalau bisa sirkuitnya lebar dan panjang, kadang bahaya jika terlalu sempit, bermanuver juga serba terbatas, geber motor juga tidak maksimal”, jelas Dadan KR.
Ryan Meong
kalimat hampir senada juga terlontar dari Rian Meong, “Balap di Jabar dan Jateng sangat berbeda, di Jateng sirkuitnya panjang dan lebar, sehingga kita pembalap bisa gaspol, mesin, skil dan fisik kita juga semakin terasah, susah jika tracknya sempit ya susah berkembangnya”.
Adi Ceto, salah satu grasstracker senior Jabar yang sering turun dievent nasional dan di Jawa dengan skala nasionalpun berkomentar, “saya siih dan mungkin teman-teman grasstrack Jabar lainnya sangat menginginkan di Jawa Barat sirkuit yang panjang dan juga lebar, sehingga balapnya bisa maksimal, contoh yang bisa ditiru sirkuit JC Supertrack, sangat ideal jika kita ingin bisa maksimal, motor bisa digeber maksimal, skill kita bisa dimaksimalkan dan kita bisa mengukur fisik kita juga, kalau seperti ini terus kita hanya menjadi jagoan di kandang”.
Kurang afdol dong jika hanya pembalap saja yang dikepoin, Dudih Anune sebagai ketua komisi GTX IMI Jabar juga memberi jawaban dan tanggapan mengenai hal tersebut saat penulis berbicara tentang keluhan dan keinginan pembalap grasstrack tentang sirkuit, ” iya betul, kita harus diskusi dengan pelaku GTX di Jabar, sekelas Pak Yoyon kalau mau buat lagi sarana sirkuitnya harus yg sangat mendukung dan lebih seperti yang diinginkan pembalap agar prestasinya makin menonjol”.
Adi Ceto grasstracker senior Jabar
Benang merahnya memang sudah sedikit terurai dari kaca mata pembalap, tinggal pendekatan regulator dan pelaku atau club penyelenggara atau promotor GTX di Jabar, siapkah merencanakan sebuah event dengan tata kelola dan layout sirkuit yang minimal mendekati standar kejurnas atau JC Supertrack, jika Jawa Barat kembali bersinar diajang nasional..???.
Biar lebih afdol, team juga bertanya ke salah satu icon GTX Jabar F Chimon, apa komen setelah pensiun dari GTX, prestasi pembalap Jabar turun, dimana keluhan pembalap sekarang sirkuitnya gak kaya di jawa?, dengan detail penguasa muda bidang agro ini menuturkan, “Ya bener om keluhan masalah sirkuit bukan hanya sekarang om, Jabar kalah dari segi sirkuit dari dulu om, bahkan Jabar kalah dari segi latihan, anak-anak Jateng dan Jatim latihanya pakai motor SE, sedangkan di Jabar hanya beberapa pebalap yang latihan pakai SE, sangat disayangkan penurunan prestasi di kejuaran nasional gtx om, padahal banyak pembalap dan team Jabar yang sebenernya mampu untuk bersaing dan berprestasi dikejurnas, mudah-mudahan ditahun ini Jabar bisa berprestasi lagi di kejuaran paling bergensi di PON Aceh, aminn”.
F. Chimon Gagal Podium Tertinggi. Foto: Yeyep
“Mudah-mudahan IMI Jabar dan promotor terus meningkatakan kualitas event dan sirkuit di Jawa Barat om, untuk meningkatkan prestasi anak-anak Grasstrack Jabar”, tambahnya.
Tentunya bukan hanya sirkuit, sarana pendukung lainnya juga harus dipikirkan dan diperhitungkan, selain akses masuk, tata kelola paddock, lahan parkir dan kebutuhan lainnya harus saling mendukung.
Peresmian SRL Astra Honda di SMKN 4 Tasikmalaya. Foto: Yeyep
OtomotifZone.Com – Tasikmalaya. Chief Operating Officer PT Daya Adicipta Motor (DAM), Lerri Gunawan menyampaikan komitmen Honda mendukung keselamatan berkendara bagi generasi muda khususnya di Jawa Barat. Hal itu Lerri sampaikan saat memberikan sambutan pada peresmian Safety Riding Lab (SRL) di Tasikmalaya, Senin (20/05/2024) yang lalu.
Pada peresmian SRL Astra Honda yang ke-7 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Tasikmalaya itu, Lerri sangat mendukung SRL. “Kami sangat mendukung inisiatif Yayasan AHM dalam membangun SLR di SMKN 4 Tasikmalaya,” jelas Lerri.
Lerri juga menyampaikan, dengan adanya fasilitas tersebut, harapannya para siswa dapat memperoleh pendidikan keselamatan berkendara yang lebih komprehensif dan aplikatif. Hal tersebut menurut Lerri, adalah bagian komitmen Honda untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan berkendara yang aman di kalangan generasi muda di Jawa Barat.
Sementara itu, PT Daya Adicipta Motora adalah sebagai main dealer sepeda motor Honda di wilayah Jawa Barat. Sehingga tidak heran jika Lerri menyampaikan dukungannya pada Safety Riding Lab di SMKN 4 Tasikmalaya yang lengkap dengan perangkatnya.
Salah Satu Upaya Perluas Komitmen Honda
Kemudian, dengan peresmian SRL Astra Honda yang ke-7 itu sebagai bukti nyata dan salah satu upaya memperluas komitmen Honda. Perluasan komitmen Yayasan Astra Honda Motor (AHM) itu menjadi momentum berharga bagi kaum Gen Z atau sebutan pengganti kaum milenial.
Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin menyampakan bahwa SRL Astra Honda merupakan langkah konkret dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara di kalangan generasi muda. Harapannya menurut Muhib, SRL Astra Honda di sekolah dapat meningkatkan kesdaran keselamatan berkendara yang semakin luas serta berdampak.
“Kami berharap keberadaan SRL Astra Honda di sekolah dapat meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara yang semakin luas serta berdampak,” harap Muhib. Harapan lainnya menurut Muhib, para duta safety riding menjadi garda terdepan dalam keselamatan berkendara yang terus pihaknya bekali dengan kompetensi. Kompetensi tersebut menurut Muhib, kompetensi yang kuat untuk menjadi panutan bagi generasi muda di lingkungan sekitarnya.
OtomotifZone.Com – Tasikmalaya. Persaingan sengit antara pembalap di lintasan gelaran Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grasstrack Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat (Jabar) putaran pertama. Gelaran bertempat di Sirkuit Jati 2 Alam Baru Niaga Jaya Parahyangan, Ancol Cineam Kabupaten Tasikmalaya pada Sabtu-Minggu (25-26/05/2024) berlangsung seru.
Seluruh pembalap tampil maksimal dan ngotot, sehingga persaingan pun nampak terlihat antara pembalap pada kelasnya masing-masing. Hal tersebut membuat para penonton yang membludak semakin betah lama di sirkuit menyaksikan aksi-aksi para pembalap idamannya.
Pembalap Jawa Barat harus mengakui kepiawaian pembalap asal Wonosobo Jawa Tengah, Rizky Hanif Kusparwanto (HK) yang berhasil meraih Juara Umum (JU). Rizky HK berhasi membawa uang tunai Rp10 juta karena berhasil meraih point tertinggi kelas trail pro. Meskipun pada beberapa kelas Rizky HK harus mengakui keunggulan para pembalap Jawa Barat seperti Adi Ceto.
Rizky HK saat ini bernaung pada tim TRT91 HME Family SVNX ASKTM Swallow Norifumi Evalube INAG HUD GRAFHIZ JC SUSPENSION. Meskipun Rizky HK asal Wonosobo Jawa Tengah, tapi tim yang ia naungi berasal dari Sumedang Jawa Barat.
Persaingan Sengit, Rizky HK Terbiasa Sirkuit Panjang
Menurut Rizky HK, menaklukan sirkuit yang cenderuk pendek salah satu kuncinya start mulus dan lebih dulu masuk R (Radius) 1. “Kuncinya start mulus, langsung tancap gas masuk lebih dulu ke R 1, selanjutnya tinggal jaga ritme,” jelas Rizky HK.
Pasalnya menurut Rizky HK, sirkuit pendek dan sempit membuat peluang untuk mendahului sulit dan racing line pun sempit. “Susah mas untuk mendahului, kalau memaksakan malah bahaya, bisa crash,” ujar pembalap yang kerap juara di Jawa Barat.
Terbukti, pada beberapa kelas Rizky HK sulit untuk mendahului dan tampil terdepan seperti race pada Sabtu. Pembalap dengan nomor start 105 itu berhasil diasapi oleh Adi Ceto asal Banjar dari tim Iduy 24 Team Gharasi Tasikmalaya.
Sementara itu, menurut Rizky HK, sirkuit gelaran Kejurda Grasstrack IMI Jabar itu kurang luas dan kurang panjang. Ia pun terbiasa dengan sirkuit panjang, sehingga saat berhasil memasuki R 1, ia pun menjaga ritme. “Masuk R 1 lebih dulu, peluang juara terbuka lebar, tinggal njagani saja mas biar tidak crash,” pungkasnya.
OtomotifZone.com – Sukoharjo. Pembalap Asli Kota Klaten Ihsan Sudirman yg akrab dipanggil Ican Naruto mendapat giliran menjadi yang terbaik pada kelas Bebek Modif Pemula Open. Ican berhasil mencuri kemenangan kelas pemula point berkat performa terbaiknya di event Kiky Teh Sepeda Balap Seri 1 Kejurprov IMI Jateng Grasstrack dan Motocross Series, Sirkuit Assalaam Solo, Kartasura, Sukoharjo. 25-26 Mei 2024.
Bak seperti petarung, Ican yang kali ini tampil bersama Arya Putra 77 Racing Team ABRT20 tampil begitu solid. Didorong dengan kondisi ketahanan motor yang 100% prima serta fisik oke hingga mampu bertarung dijajaran terdepan jajaran atas Pemula Grasstracknya Indonesia. Kemenangan ini sangat penting bagi Ican, mengingat kelas tersebut juga kelas point seri Kiky Teh Sepeda Balap Kejurprov IMI Jateng Grasstrack dan Motocross Series.
Ada hasil juara di bawa pulang lewat Bebek Modifikasi..
“Kami berhasil curi kemenangan 1 kelas point pemula, ini hasil istimewa bagi kami.” ucap Ican. Yes, AB Bendol mungkin lebih di kenal oleh jajaran penggemar balap lurus alias drag bike. Namun jalinan erat dengan team Aqila Motorsport tak lain masih satu keluarga dengan te Arya77 Kudus masih mempercayakan settingan mesin grasstrack kepada AB Bendol Salatiga.
OtomotifZone.com – Sukoharjo. Fabio Erlang sukses mengawinkan gelar juara 1 Lokal Jateng dan berhasil menang di kelas Pemula 18 tahun di Kiky Teh Sepeda Balap Kejurprov IMI Jateng Grasstrack dan Motocross Series pada hari pertama 25 Mei 2024. Masing – masing berhasil diraihnya melalui kelas Bebek Standar Pemula Jateng, dan kelas Bebek standar 18 tahun di Sirkuit Assalaam Solo.
Tiga kelas Bebek Standar berhasil diraih dengan juara.
Fabio Erlang yang di support full di event ini bersama team Karomah Motor Teh Sepeda Balap di back up mesin bersama Dots Racing Galery Karanganyar tampil begitu memukau penonton. Mengingat juga banyak rival beratnya di kelas, sebut Ican Naruto, M Regi, Aditya Tri Mungil, Dhanu Saletho. Nama – nama pembalap tersebut yang sering juga mengisi slot di kelas Lokal Jateng.
Hari kedua ada Bebek Standar Pemula Open motornya pun masih full power. Erlang lolos dari kepungan mulai start sampai finish. Tiga kelas memakai Bebek Standar berhasil juara semua. Pembalap asli kelahiran Kendal yang sekarang berdomisilikan Kota Semarang ini juga mengaku sangat bersyukur atas prestasi yang ia raih di hari pertama Kiky Teh Sepeda Balap Grasstrack dan Motocross Series. Sabtu 25 Mei 2024.
Masih ada cerita di Solo Assalam.
“Hasil maksimal di event ini sesuai dengan apa yang saya targetkan bersama team Karomah, meski target di kelas lain luput tetap Alhamdulillah ada hasil juara yang bisa di bawa pulang, ” ucap Erlang. Mesin buatan Doddy Wijaya Karanganyar kembali ampuh di kendalikan pemula. Apakah ada cerita seperti 2016-2017 silam?