Beranda blog Halaman 48

Motoprix Boyolali : Tampil Percaya Diri, Valera Amankan Podium Tertinggi Race 2 MP3 Rookie​

0

Otomotifzone.com – Boyolali, Dominasi dan mentalitas balap yang matang kembali dipertontonkan oleh pembalap muda berbakat, Valera Octavianuz, wpada Race 2 kelas MP3 (Bebek 4T Standar 150cc Rookie) dalam gelaran Pertamax Turbo Motoprix Round 2 di Sirkuit Gokart Boyolali, Jawa Tengah.

​Sejak lampu start padam, pembalap asal NTB yang bernaung di bawah bendera BBS Racing Team ini langsung menancapkan dominasinya. Memulai jalannya balapan sepanjang 16 laps dengan penuh percaya diri, Valera langsung menerapkan strategi push habis-habisan sejak awal lap untuk membuka jarak dari kejaran para rivalnya.

​Strategi agresif di awal balapan tersebut terbukti sangat efektif. Begitu berhasil menciptakan gap yang cukup aman di barisan depan, Valera menunjukkan kematangan balapnya dengan tidak terus-menerus memaksa motornya. Ia memilih bermain taktis demi mengamankan performa mesin dan menjaga daya cengkeram ban hingga bendera finish dikibarkan.

​”Dari awal race saya memang memulai dengan penuh percaya diri. Kita coba langsung push dulu sejak awal race. Begitu kelihatan rival sedikit jauh, saya langsung jaga ritme motor saja sambil menjaga kondisi ban,” ungkap Valera sesaat sebelum melangkah naik ke podium kemenangan.

​Persaingan Sengit Perebutan Podium Kedua
​Di saat Valera nyaman memimpin di depan dan menyentuh garis finish, tensi tinggi justru terjadi di perebutan podium kedua dan ketiga.

Muhammad Abid Azhar, pembalap privateer asal Samarinda, akhirnya sukses mengamankan posisi kedua, Ia terlibat duel super ketat dan hanya unggul tipis 0.100 detik saja dari pembalap Jawa Barat, M. Arkana Ardin Kurniawan, yang harus puas melengkapi podium di urutan ketiga.

Pendaftaran Ditutup, Riqo Syahputra Dipastikan Pimpin IMI Bengkulu 2026–2030

0

OtomotifZone.com – Bengkulu, Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Bengkulu secara resmi menutup tahapan pendaftaran bakal calon Ketua IMI Pengprov Bengkulu periode 2026–2030 pada Senin (15/06/2026) pukul 17.00 WIB.

Pendaftaran yang telah dibuka selama empat hari, sejak 12 hingga 15 Juni 2026, akhirnya hanya menghasilkan satu nama yang memenuhi seluruh persyaratan pencalonan, yakni Muhammad Riqo Syahputra.

Riqo secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran beserta dokumen persyaratan pencalonan pada Senin (15/06/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Selain melengkapi seluruh persyaratan administrasi, Riqo juga menyerahkan dukungan dari mayoritas klub anggota IMI Bengkulu yang memiliki hak suara pada Musprov mendatang.

Hingga batas akhir pendaftaran ditutup pukul 17.00 WIB, tidak terdapat kandidat lain yang mendaftarkan diri. Dengan demikian, Riqo Syahputra ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua IMI Pengprov Bengkulu periode 2026–2030.

Sosok Riqo sendiri dikenal luas di kalangan otomotif Bengkulu sebagai figur muda yang mudah bergaul, akrab dengan berbagai kalangan, serta memiliki hubungan yang baik dengan klub-klub otomotif di Provinsi Bengkulu. Karakter yang terbuka dan mampu merangkul berbagai komunitas dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat dirinya memperoleh dukungan mayoritas pemilik hak suara.

Berdasarkan hasil tahapan penjaringan yang telah dilaksanakan oleh TPP, serta dukungan mayoritas klub anggota IMI Bengkulu yang telah dikantongi, Riqo Syahputra dipastikan akan terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi IMI Bengkulu yang akan digelar pada Rabu, 17 Juni 2026.

Musprov IMI Bengkulu nantinya diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi serta awal kepemimpinan baru yang mampu merangkul seluruh elemen otomotif untuk bersama-sama memajukan dunia otomotif di Provinsi Bengkulu.

Pendaftaran Calon Ketua IMI Bengkulu Ditutup Hari Ini, TPP Tunggu Pendaftar Hingga Pukul 17.00 WIB

0

OtomotifZone.com – Bengkulu, Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Musyawarah Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bengkulu masih membuka pendaftaran bakal calon Ketua IMI Bengkulu hingga Senin (15/6). Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, proses pendaftaran akan resmi ditutup pada pukul 17.00 WIB.

Ketua TPP Musprov IMI Bengkulu, Ansori, mengingatkan kepada seluruh pihak yang berminat untuk memimpin IMI Bengkulu periode 2026-2030 agar segera melengkapi dan menyerahkan berkas pendaftaran sebelum batas waktu yang ditentukan.

“Untuk saat ini kita masih membuka pendaftaran sampai Senin. Dan pendaftaran akan ditutup pukul 17.00 WIB,” ujar Ansori.

Penutupan pendaftaran ini menjadi akhir dari tahapan penjaringan bakal calon yang telah dibuka sejak 12 Juni 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, TPP akan melanjutkan proses verifikasi dan pemeriksaan administrasi terhadap seluruh berkas yang masuk sesuai dengan ketentuan organisasi.

Ansori menegaskan bahwa TPP berkomitmen menjalankan seluruh tahapan secara profesional, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh bakal calon mendapatkan perlakuan yang sama dalam proses pencalonan.

Musyawarah Provinsi IMI Bengkulu sendiri menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi otomotif di Provinsi Bengkulu untuk empat tahun ke depan. Karena itu, TPP berharap proses penjaringan dapat menghasilkan calon-calon terbaik yang memiliki visi dan komitmen kuat dalam memajukan dunia otomotif serta pembinaan olahraga bermotor di Bengkulu.

Dengan waktu pendaftaran yang tersisa beberapa jam lagi, TPP mengimbau para calon yang belum menyerahkan berkas agar segera memanfaatkan kesempatan terakhir sebelum pendaftaran resmi ditutup pada pukul 17.00 WIB.

Main di Kandang Sendiri, Brayen Sumalata Siap Tebar Ancaman di IMI Fest Sulut 2026

0
Brayen Sumalata Siap Tebar Ancaman

OtomotifZone.com – Manado. Gairah balap trek lurus di kawasan timur Indonesia dipastikan kembali memanas. Ajang bergengsi bertajuk IMI Fest Sulawesi Utara 2026 Apex Drag Championship siap menggetarkan aspal Sirkuit Non-Permanen Bengkol GPI, Manado, pada 17 hingga 20 Juni 2026 mendatang.

Gelaran hasil kolaborasi Apex Pro Organizer bersama Pangeran 05 Mc Joe Racing Team ini tak ayal memancing antusiasme tinggi dari para dragster papan atas Nusantara. Salah satu yang paling antusias dan dipastikan turun memanaskan persaingan adalah pembalap kebanggaan tuan rumah, Brayen Sumalata.

Bagi Brayen, balapan kali ini jelas membawa gengsi dan motivasi yang berlipat ganda. Tampil di hadapan publik sendiri di kota Manado, ia menatap balapan ini dengan ambisi besar. Terlebih, kepercayaan dirinya saat ini tengah berada di puncak performa.

Mengingat belum lama ini, Brayen sukses tampil trengginas dan mengunci gelar prestisius sebagai Juara Umum Bracket (74 poin) pada ajang bergengsi Kejuaraan Nasional Simpati 5G Sulawesi Drag Record Putaran 2 di Makassar pada akhir Mei lalu. Modal performa tajam bersama tim Sapi Balap x JRT tersebut tentu menjadi sinyal bahaya bagi para rivalnya.

Terkait kesiapannya menjelang balapan akhir pekan nanti, Brayen menegaskan komitmennya untuk memberikan hasil yang maksimal.

“Betul mas, aku akan hadir dan ikut serta dalam event tersebut. Tentu target tinggi dipasang, terlebih acara ini berlangsung di Manado tempat saya berasal. Mudah-mudahan semua diberi kelancaran agar hasil terbaik bisa saya berikan ke masyarakat Manado,” ungkap Brayen.

Dukungan penuh dari pendukung setia dan warga Sulawesi Utara dipastikan akan menjadi suntikan motivasi ekstra bagi Brayen untuk melesat di lintasan Bengkol GPI.

IMI Fest Sulawesi Utara 2026 Apex Drag Championship sendiri diproyeksikan menjadi salah satu ajang balap lurus terbesar tahun ini. Selain menyajikan tensi persaingan yang ketat antarpembalap berbagai daerah, event ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai salah satu destinasi utama penyelenggaraan olahraga otomotif nasional.

Mampukah Brayen Sumalata mempertahankan tren juaranya dan kembali merajai lintasan di kandang sendiri? Mari kita nantikan pembuktiannya di lintasan! Gaspol!

CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi

0
AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi

Jakarta – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026. Mengandalkan ketangguhan dan kecepatan lini CBR series, AHRT sukses mengamankan tiga podium dan mengibarkan bendera Merah Putih dua hari berturut-turut di panggung balap Asia pada kelas Asia Production (AP) 250 dan Supersport (SS) 600.

Irfan Ardiansyah tampil gemilang pada balapan akhir pekan ini. Turun sebagai pebalap pengganti Muhammad Badly Ayatullah yang masih dalam masa pemulihan cedera, Irfan berhasil mengunci podium kedua di dua race sekaligus bersama motor balap unggulan CBR250RR melalui kemenangan di race 1 dan race 2 ARRC Motegi, Jepang.

Asia Production (AP) 250 

Pada race 1 yang digelar Sabtu (13/6), Irfan memulai balapan dari posisi keempat dan langsung menempel ketat kelompok depan. Ia membangun pertahanan lini balap yang sangat taktis sepanjang 10 lap sebelum melakukan akselerasi penuh di sektor terakhir pada lap penutup, menyentuh garis finis di posisi kedua dengan selisih 0,161 detik dari pemenang.

Semangat itu berlanjut pada race 2 yang digelar Minggu (14/6). Irfan kembali bersaing ketat di grup terdepan. Rapatnya jarak antar pebalap membuat aksi saling salip hampir terjadi di tiap sektor. Sempat terlempar di posisi tujuh pada akhir lap, namun Irfan mampu melakukan manuver terukur di beberapa tikungan akhir sehingga ia dapat mengamankan posisi kedua. Back to back podium untuk Irfan di Motegi. Hasil gemilang ini mengantarkan Irfan mengemas 40 poin di putaran Motegi dan kini menempati posisi keenam klasemen sementara AP250 dengan total 51 poin.

“Sejak awal balapan, saya berusaha untuk mempertahankan posisi di barisan terdepan dan merencanakan serangan di dua lap terakhir. Strategi tersebut berjalan lancar, dan saya berhasil kembali naik podium di race 2. Terima kasih semua yang telah mendukung,” ujar Irfan.

Masih di kelas AP250, rekan setim Irfan, Rheza Danica Ahrens, menunjukkan mentalitas juara meski menghadapi tantangan berat. Pada race 1, memulai dari posisi ke-13, Rheza secara perlahan memangkas jarak dengan pebalap depannya untuk masuk ke rombongan terdepan sebelum finis di posisi kelima. Pada race 2, Rheza kembali tampil kompetitif bersaing dengan pebalap grup depan, namun ia harus puas finis di posisi sembilan. Pada putaran Motegi ini Rheza berhasil mengemas 18 poin krusial dan kini menempati posisi ketiga klasemen sementara AP250 dengan total 82 poin.

Supersport (SS) 600

Di kelas Supersport 600, Herjun Atna Firdaus menyuguhkan salah satu aksi comeback paling dramatis akhir pekan ini. Sempat tercecer ke posisi kedelapan usai start yang kurang sempurna dari baris depan, Herjun langsung menstabilkan ritme dan melancarkan serangan balik yang agresif bersama CBR600RR. Melalui duel sengit yang melibatkan kontak bodi dan dua kali saling salip di lap-lap akhir, Herjun berhasil mengunci posisi ketiga pada race 1 yang merupakan podium keduanya di musim ini.

Pada race 2, Herjun kembali tampil dengan determinasi tinggi sejak start dan beberapa kali berhasil menembus jajaran top 3. Namun persaingan yang sangat rapat di lap-lap akhir membuat Herjun harus puas mengakhiri race di posisi keempat. Hasil positif dua race di Motegi mendongkrak Herjun ke posisi keempat klasemen sementara SS600 dengan total 67 poin.

“Hari ini, saya sangat menikmati jalannya balapan. Saya sangat menikmati duel sengit wheel-to-wheel dengan pebalap lain dan saya sangat senang dengan hasil keseluruhan di akhir pekan ini setelah berhasil finis di posisi ketiga dan keempat. Selanjutnya dukung saya bersaing di Mandalika,” ujar Herjun.

Asia Superbike (ASB) 1000

Sementara di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, M Adenanta Putra menunjukkan ketahanan fisik yang luar biasa. Pada race 1, Adenanta berhasil finis di posisi kedelapan bersama CBR1000RR-R. Baru pulih dari operasi arm pump Adenanta memulai balapan dari posisi kesembilan, ia tampil tenang dan mampu mengelola kondisi fisiknya dengan baik selama 15 lap.

Pada race 2, Adenanta kembali menunjukkan proses yang positif dengan kembali finis di posisi kedelapan. Hasil konsisten dua race berturut-turut ini menjadi modal berharga bagi pebalap asal Magetan, Jawa Timur tersebut untuk terus berkembang di kelas tertinggi ARRC. Saat ini Adenanta berhasil mengumpulkan 50 poin dan berada di posisi ke 6 klasemen sementara ASB1000.

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya, mengapresiasi totalitas seluruh pebalap AHRT sepanjang akhir pekan balap di Motegi.

“Kami sangat bangga dengan semangat juang para pebalap AHRT di Motegi. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk tampil semakin kuat di putaran-putaran berikutnya dan terus mengharumkan nama Indonesia,” ujar Andy.

Hasil positif Motegi turut memperkuat posisi AHRT di klasemen sementara ARRC 2026. Putaran keempat Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship 2026 akan digelar di sirkuit Mandalika pada Agustus mendatang. Bersama CBR series pebalap AHRT siap melesat kencang untuk terus melanjutkan tren positif musim ini.

Hasil Lomba Aspira Premio Drag Series 2026 Indramayu

0

OtomotifZone.com – Indramayu, Usai sudah gelaran Aspira Premio Drag Series putaran 3 yang berlangsung (14/6) di Sirkuit NP Waduk Bojongsari, Indramayu. Balapan berjalan sukses pebalap dan tim ternama hadir dalam gelaran ini. Pebalap terbaik keluar sebagai juaranya. Berikut Hasil Lombanya:

​Motoprix Boyolali : Squad Aben Racing Sapu Bersih Race 2 MP1 Expert, Akbar Abud Tebus Kesalahan Bersama Hafid Pratama

0

​ Otomotifzone.com – Boyolali, Ketangguhan skuad “Yellow Gank” Aben Racing benar-benar tak terbendung pada Race 2 kelas utama MP1 (Bebek 4T TU 150cc Expert) dalam gelaran Kejurnas Motoprix 2026 Jawa Tengah – Region 2 Putaran 2.

Bertempat di Sirkuit Gokart Boyolali, Minggu (14/6), dua pembalap andalan mereka sukses menguasai podium tertinggi setelah melakoni duel sengit sepanjang 22 lap.

​Sejak bendera start dikibarkan pada pukul 10:00 WIB, Akbar Abud langsung melesat memimpin jalannya balapan. Tidak sendirian, ia langsung dibayangi ketat oleh rekan satu timnya, Hafid Pratama.

Kombinasi apik keduanya membuat duo Aben Racing ini langsung menciptakan jarak dari rombongan pembalap di belakangnya.
​Belajar dari Kesalahan Race 1
​Keberhasilan Akbar Abud meraih podium pertama kali ini bukan tanpa perjuangan ekstra. Berkaca dari Race 1 sehari sebelumnya, pembalap bernomor start 73 ini tampil jauh lebih tenang, taktis, dan penuh perhitungan demi mengamankan poin penuh di sirkuit sepanjang 1,2 Km ini.

​”Race kali ini yang pasti kita lebih berhati-hati dan fokus agar tak mengulangi kesalahan seperti race pertama. Sepanjang race kedua ini saya udah di depan dan berusaha untuk menjaga ritme motor dan menjaga ban agar tetap aman selama 22 lap,” ungkap Akbar Abud dengan wajah sumringah sebelum melangkah ke podium.

​Strategi menjaga manajemen ban dan ritme mesin Yellow Gank garapan Racetech terbukti ampuh. Hingga menyentuh garis finish, Akbar Abud berhasil mengunci posisi pertama.

​Hafid Pratama yang terus menempel ketat di posisi kedua harus puas menyentuh garis finish dengan selisih tipis, yakni hanya 0.736 detik di belakang Abud. Sementara itu, posisi ketiga sukses diamankan oleh pembalap DIY, Bintang Nur Halif dari tim Yamaha SCM, yang terpaut 6.991 detik dari sang juara.

Motoprix Boyolali : Fisicella KW Ambil Alih Posisi Pertama MP6 Matic Wanita, Eca Kedua!”

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Persaingan sengit dan tontonan berkelas tersaji dalam babak final kelas MP6 (Matic Standar 130cc Woman) pada Kejurnas Motoprix 2026 Jawa Tengah – Region 2 Putaran 2. Berlangsung di Sirkuit Gokart Boyolali pada Minggu (14/6), aksi saling overtake antara dua pembalap wanita papan atas sukses membuat publik dan pencinta balap yang hadir berdecak kagum.

​Adalah Fisicella KW, pembalap asal Klaten Selatan yang membela bendera tim Pikoli Meuffels Garage, terlibat duel super ketat sepanjang 8 lap dengan rival beratnya, Eca Sabana, srikandi balap asal Banten yang memperkuat skuad Sapi Edan Racing.
​Sejak lampu start padam, kedua pembalap langsung melesat dan memisahkan diri dari rombongan. Ketegangan memuncak saat keduanya saling bergantian memimpin jalannya balapan di setiap tikungan Sirkuit Boyolali yang terkenal teknikal.

Eca Sabana yang tampil sangat agresif melakukan sedikit kesalahan kecil saat menikung. Celah sempit tersebut langsung dieksekusi dengan sangat cerdik dan dingin oleh Fisicella KW untuk mengambil alih posisi terdepan.

​Fisicella berhasil mempertahankan posisinya dengan sangat rapat hingga bendera finish berkibar, Ia hanya unggul tipis 0.200 detik saja dari Eca Sabana yang harus puas mengamankan podium kedua.

Sementara posisi ketiga ditempati oleh pembalap tuan rumah, Venusya Anugrah.

​”Puas banget hari ini. Start dari Grid kedua Alhamdulillah race hari ini kita raih podium pertama,” bilang Fisicella dengan nada bangga seusai balapan.

​Menariknya, pembalap bernomor start 184 ini juga melontarkan kalimat bernada seloroh namun penuh motivasi yang menggambarkan mentalitasnya di atas lintasan: “Gak Perlu Cantik Yang Penting Kencang!” pungkasnya sembari tersenyum.

Adu Gengsi Para “Suhu”! Jose Rompas Rajai Race 1 Expro Master di Cambora

0
Jose Rompas Rajai Race 1 Expro Master di Cambora

Sumedang, OtomotifZone.com – Selain menyajikan pertarungan kelas utama dan pembibitan, Kejurnas Motocross Cambora Putaran 3 juga memanjakan penonton dengan aksi para legenda di kelas Expro Master. Kelas yang mempertemukan para crosser veteran dan mantan pembalap pro ini menyajikan tontonan yang tak kalah menghibur pada Race 1 di hari Sabtu (13/06/2026).

Crosser kawakan asal Jawa Barat, Jose Rompas yang membawa bendera RPS MOTOID, membuktikan bahwa insting balapnya belum pudar. Ia tampil dominan dan berhasil menyentuh garis finis di urutan pertama dengan total waktu 12:07.430, sekaligus mencetak best lap tercepat di kelasnya yakni 1:19.338.

Posisi kedua diamankan oleh Panji Mahesa (Jawa Barat) yang tertinggal 27.184 detik di belakang Jose. Sementara itu, crosser kebanggaan Nusa Tenggara Timur (NTT), Alexander Wiguna, sukses melengkapi podium ketiga dengan torehan waktu 12:37.006.

Persaingan di barisan tengah juga sangat ketat. Pembalap legendaris asal DI Yogyakarta dari tim Ardians Akarmas, Aldi Lazaroni, harus puas di posisi keempat. Ia dibuntuti rapat oleh Iwan Hermawan (Jawa Barat) dari tim Myonefactory Cambora yang finis di urutan kelima dengan selisih waktu kurang dari 3 detik dari Aldi.

Hasil 5 Besar Race 1 – 12. Expro Master:

  1. Jose Rompas (Jawa Barat / RPS MOTOID) – 12:07.430
  2. Panji Mahesa (Jawa Barat) – 12:34.614
  3. Alexander Wiguna (NTT) – 12:37.006
  4. Aldi Lazaroni (DI Yogyakarta / Ardians Akarmas) – 12:41.501
  5. Iwan Hermawan (Jawa Barat / Myonefactory Cambora) – 12:44.267

Motoprix Boyolali : Jordan Badaru Nekat Pimpin Race 1 MP2 Novice Tampil Manis Penuh Ambisi!

0

​Otomotifzone.com – Boyolali, Pertarungan sengit tersaji dalam kelas MP2 (Bebek 4T TU 150cc Novice) pada Kejuaraan Nasional MotoPrix 2026 Region 2 Putaran 2 yang berlangsung di Sirkuit Gokart Boyolali, Sabtu (13 Juni 2026). Jordan Badaru yang mengusung bendera Yamaha Reinaldy21 Racing Team sukses mengamankan podium tertinggi setelah memimpin jalannya balapan yang berlangsung ketat sepanjang 20 lap.

​Bermodal start dari grid kedua, pembalap asal Jawa Tengah ini langsung tampil percaya diri sejak lampu hijau menyala. Mengandalkan performa pacuan Yamaha MX-King 150cc hasil ramuan dingin bengkel The Stroke55, Jordan langsung menusuk ke depan dan mengambil alih pimpinan balapan.

​Kendati berhasil memimpin, jalan Jordan menuju podium juara sama sekali tidak mudah. Pembalap Dits Racing Racetech, Reykat Yusuf, terus memberikan tekanan konstan dari posisi kedua. Jarak yang sangat rapat membuat tensi balapan di barisan depan begitu mendebata, di mana Reykat terus mencari celah untuk masuk, sementara Jordan dipaksa fokus penuh untuk bertahan.

​Hingga bendera finish dikibarkan, Jordan berhasil menyentuh garis pertama, hanya terpaut tipis 0.813 detik saja dari Reykat Yusuf yang harus puas di posisi kedua.
Sementara itu, podium ketiga berhasil diamankan oleh Chessy Melandry dari tim No Limit Racing Team.

​”Sepanjang race tadi kita berjuang agar tetap memimpin. Memang benar dari belakang (Reykat) ingin mencoba masuk, namun kita tetap menjaga racing line dan ritme motor,” ungkap Jordan mengevaluasi jalannya balapan yang menegangkan tersebut.

​Bonus Spesial dari Ketua IMI Jateng
​Kemenangan ini terasa semakin manis bagi Jordan Badaru. Selain berhasil mengamankan poin krusial di sirkuit sepanjang 1.2 Km ini, ia juga mendapatkan apresiasi langsung sesaat setelah turun dari podium tertinggi.

​Jordan secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bapak Fritz Yohanes selaku Ketua IMI Jawa Tengah atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan kepada para pembalap daerah.

“Tak berhenti di situ, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Fritz Yohanes karena dapat bonus tambahan uang tunai setelah turun dari podium,” pungkas pembalap bernomor start 257 ini dengan sumringah.