Beranda blog Halaman 47

Kualifikasi MotoGP Thailand, Marcobez Luar Biasa Di Grid Terdepan

OtomotifZone.com – Thailand. Marco Bezzechi benar-benar digdaya di seri 1 MotoGP sirkuit Buriram, Thailand pekan ini. Dari free practice 1 sampai kualifikasi dia berada di posisi teratas. Pencapaian yang membuat decak kagum pemerhati MotoGP sejak dia bergabung di kelas ini.

Aprilia RS-GP semakin menyatu dengan pola pikirnya. Dia tidak terbawa pacuan akan tetapi dia yang membawa arah kendali motor. Bukan berarti aman melenggang di depan. Marc Marquez yang kabarnya masih recovery pun menempel 0.035 detik. Bukan itu saja, 16 pembalap di belakangnya terpaut 0 koma saja. Usaha melarikan diri untuk menjadi yang tercepat masih mendapat ujian. Detik-detik terakhir Bezzechi alami crash. Slide roda depan membuatnya tersungkur dan harus kembali ke paddock.

Untungnya sesi berakhir tepat waktu, dia tetap ada di puncak posisi. Berikut hasil kualifikasinya..

Veda Ega Pratama Buat Kagum Free Practice Jum’at Di Moto3 Thailand, Sejarah Sebut Pembalap Indonesia

OtomotifZone.com – Thailand. Seri 1 MotoGP di sirkuit Buriram, Thailand pekan ini sudah di mulai dengan beberapa sesi Free Practice. Salah satunya di kelas Moto3 dimana ada sosok Veda Ega Pratama yang sedang menjadi pantauan. Debut perdana yang ia mulai pada sesi ini langsung membuat kejutan. FP 1 dia nangkring di urutan 6!!!!!

Apa-apaan ini? Belum pernah terjadi rider Asia Tenggara dengan hasil seperti ini. Veda bermain lihai mencatatkan waktunya 1.41.854 selisih 0.652 dengan pemimpin catatan terbaik milik Andrian Fernandez yang cetak waktu 1.41.202. Salah satu dedengkot di Moto3. Ada 13 rider yang mencatatkan waktu 0 koma di bawah Andrian. Gebrakan istimewa bukan….

Setelah itu ada sesi Practice saja. Veda berangkat di awal waktu lalu kembali ke paddock. Jelang 10 menit terakhir dia keluar dan langsung berada di posisi keempat! Gilakk…  Semacam bertarung dengan kawan lama dj JuniorGP. Time semakin habis sebenarnya banyak peluang yang ia dapat. Sayang beberapa pembalap merusak moment penting buat memperbaiki catatan waktu lebih baik. Akhirnya Veda torehkan waktu 1.41.508. Terlihat lebih baik dari FP1 namun dia harus bertengger di posisi 8.

Walau ada di posisi delapan, sesi ini cukup ketat. Urutan 2 sampai 20 jarak waktunya sangat tipis. Semuanya 0 Koma sekian! Khusus Veda ini membuat senyum Honda Team Asia. Nampak seperti tak ada kecemasan melihat Veda berputar. Veda lolos Q2 alias ikut kualifikasi top rider 14 besar. Besok gas lagi lebih tajam..

Yamaha Racing Indonesia Resmi Luncurkan Skuad 2026: Siap Mendunia dengan Semangat #LiveInsideTheRacingBlue

Yamaha Racing Indonesia Resmi Luncurkan Skuad 2026

OtomotifZone.com – Jakarta. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi membuka lembaran baru musim balap 2026 dengan menggelar acara Season Launch yang spektakuler. Mengusung tema #LiveInsideTheRacingBlue, Yamaha Racing Indonesia (YRI) kembali menegaskan komitmennya dalam pembinaan pembalap muda berbakat dari tanah air untuk bersaing di kancah internasional. Langkah ini menjadi bukti konsistensi Yamaha dalam menciptakan jalur karier balap yang terstruktur bagi para talenta lokal menuju panggung dunia.

Tahun 2026 menjadi momentum krusial bagi YRI dengan formasi pembalap yang semakin kompetitif di berbagai kelas bergengsi. Di level dunia, Aldi Satya Mahendra tetap menjadi ujung tombak di kelas World Supersport (WorldSSP) setelah mencatatkan sejarah gemilang di musim sebelumnya. Sementara itu, Arai Agaska Dibani Laksana dipersiapkan untuk naik kelas ke ajang yang lebih tinggi, membawa ekspektasi besar bagi para pecinta balap di Indonesia untuk melihat bendera Merah Putih berkibar di podium internasional.

Untuk kompetisi tingkat regional Asia Road Racing Championship (ARRC), Yamaha Racing Indonesia tetap mengandalkan kekuatan di kelas SS600 dan AP250. Nama-nama seperti Wahyu Nugroho dan Muhammad Faerozi Tonny tetap menjadi andalan di kelas SuperSports 600cc untuk memperebutkan gelar juara Asia. Sedangkan di kelas AP250, YRI memberikan kesempatan bagi bintang muda seperti Candra Hermawan dan Muhammad Fadhil Musyavi untuk terus mengasah kemampuan dan jam terbang mereka di sirkuit-sirkuit terbaik Asia.

Selain memperkenalkan line-up pembalap, Yamaha juga memamerkan livery terbaru yang didominasi warna biru khas Yamaha dengan sentuhan desain yang lebih agresif dan modern. Presiden Direktur PT YIMM menyampaikan bahwa target utama musim ini bukan sekadar meraih podium, melainkan juga memperkuat mentalitas juang para pembalap. Dengan dukungan teknis yang maksimal dan program pelatihan yang intensif, Yamaha Racing Indonesia optimis dapat mendominasi musim 2026 dan terus menginspirasi generasi muda otomotif Indonesia.

CEO MKRT: Balap Gak Balap, Gak Butuh Validasi

Screenshot

Otomotifzone.com — JAKARTA. Pemilik dari Motokids_id — Justin Harijawan, ucapkan soal pertarungannya kembali dari perhelatan balap Vespa 2026 nanti.

Lewat komunikasi ringan bersama Penulis, pria yang identik dengan tattoo-nya ini. Menyebutkan tidak terlalu memikirkan kondisi balap untuk saat ini.

“Buat sekarang Follow the Flow aja sih engga ada target apa-apa. Saya ikut balap karena senang. Engga ada yang dikejar, engga butuh validasi juga,” ucap dari Justin langsung kepada Penulis secara ekslusif.

Moto kids
Justin Harijawan CEO Moto Kids

Tapi disamping itu, ia juga menyebutkan kembali bahwa jika nantinya akan ada sebuah event kejuaraan terkait balap Vespa. Justin dengan Moto Kids Racing Teamnya, secara siap buat loss dan all in buat balapan.

Untuk musim sebelumnya di 2025. Dirinya bersama dengan Pebalap andalan kontrak matinya, Reynaldi Pradana. Bersaing secara kompeten di garda terdepan. 

Tidak sedikit dari penampilan Rere 171 itu, berhasil meraih torehan prestasi. Tapi menuju putaran selesai, mereka absen saat balapan. 

Moto kids
Moment P1 MKRT (2024)

“Buat putaran terakhir, sengaja engga ikut. Memang lagi engga pengen balap aja. Motor sebenarnya siap. Buat nanti balap pun motor siap,” lanjut olehnya lagi. 

Sambil menunggu update terkini dari jadwal balap, Justin berharap nantinya kelas FFA Small Frame 2T, yang mana kelas tersebut diikutinya juga. Agar bisa semakin ramai.

“Denger-denger si ada yang baru ya. Semoga starter nambah si di kelas FFA Small Frame biar ada perlawanan baru, seru. Semoga semuanya lancar. Ditambah penyelenggara bisa Release jadwal, agar tim bisa Prepare,” tutupnya. 

Scooter Wheels Indonesia, Tempat Hits di Kalangan Scooterist

Otomotifzone.com — JAKARTA. Tentunya untuk para kalangan otomotif, khususnya Vespa tidak akan asing dengan nama Scooter Wheels Indonesia.

Sebuah nama, yang menyediakan beragam kebutuhan pecandu modifikasi motor Vespa. Di bilangan Jakarta Selatan ini.

Saat ini, Scooter Wheels Indonesia telah memiliki wajah yang baru dan tentunya lebih segar. Telah bergeser dari titik sebelumnya, ke tempat lokasi terkini. Jaraknya tidak jauh, hanya berkisar 500 sampai 1.000 meter.

Scooter Wheels Indonesia

SWI sebutan beken dari nama besar tersebut. Sekarang telah memiliki berbagai macam penawaran, untuk dapat memenuhi kebutuhan para pecandu otomotif. Ini bertujuan untuk bisa menjadi jawaban, tentu bukan hanya untuk Vespa maupun Scooterist saja. 

Scooter wheels
Scooter Wheels Indonesia

Scooter Wheels Indonesia, yang berlokasi di Jl. Abdul Majid Raya No.6 10, RT.10/RW.2, Kemang, Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Bukan hanya menyediakan kebutuhan spare parts saja.

Scooter wheels
SWI — Jaktara Selatan
Scooter wheels
SWI — Jakarta Selatan

SWI bisa menjadi tujuan lainnya. Karena SWI memiliki Parts Shop, Detailing — Wash, Painting, Workshop, Milling, sampai Cafe. Semua jadi satu, diupayakan Bento selaku pemilik.

Scooter wheels
Workshop SWI
Scooter wheels
Painting SWI

“Pengennya engga cuma di situ aja. Ke depannya masih mau tambah lain-lainnya. Seperti tempat Dyno, untuk kebutuhan para mekanik ataupun owner-owner motor yang mau tau mesinnya bagaimana dalam data,” ucap Bento.

Scooter Wheels Indonesia, secara perlahan kini mulai tumbuh besar. Dengan adanya ini, Bento — SWI, berharap tempatnya bisa menjadi jawaban untuk setiap kebutuhan yang tepat. 

Bento SWI Punya Agenda Besar di 2026 Ini

Otomotifzone.com — JAKARTA. Bento sebuah nama yang tentunya tidak akan asing, untuk para pegiat otomotif Vespa. Khsususnya pada bagian Kota Jakarta dan sekitarnya.

Pemilik dari Scooter Wheels Indonesia, sebuah surganya untuk para kalangan otomotif. Dari Parts Shop, Detailing — Wash, Painting, Workshop, Milling, sampai Cafe itu. Mengatakan akan melakukan suatu hal yang besar di 2026 ini.

Berkomunikasi ringan bersama Penulis langsung, di kediaman Scooter Wheels Indonesia di bilangan Jakarta Selatan. Ia menyebutkan telah mempersiapkan sejumlah agenda-agenda, yang mana telah dipersiapkan hingga dijalankan sebagian.

Scooter wheels
Bento Dabukke — SWI

“Untuk dari SWI-nya sendiri, nanti akan ada produk-produk baru. Parts Aksesoris dan sejenisnya. Selain itu juga, SWI nanti mau coba buat produk baru lainnya, yang bukan cuma buat di Vespa Matic,” ucap Bento Dabukke langsung kepada Penulis.

Tak henti di situ saja. DNA otomotif yang mengalir begitu deras. Membuat Bento ingin melakukan hal yang lebih dari biasanya.

“Bocoran dari sekarang. Saya pengen, tahun ini mau buat agenda balap sendiri. Setelah sering main, dan balap juga tentunya. Saya ada ketertarikan. Saat ini sedang komunikasi sana-sini buat acara tersebut,” tambah lagi darinya.

Bang Ben, panggilan besar di SWI itu. Menuturkan ketertarikannya untuk membuat balapn sendiri dengan kategori balap lurus alias drag. 

“Kepikiran bikin, tentunya bingung untuk Vespa sendiri. Belum ada wadahnya lagi. Kalo ikut atau nunggu dari orang lain, entah kapan dan berjalannya sampai mana. Semoga ini awalan dan jalan yang bagus,” tutup Bento Dabukke ke Otomotif Zone. 

Target Besar Masih Diusahakan, 2026 SWI Siapkan Format Baru

Otomotifzone.com — JAKARTA. Penyandang salah satu nama besar, dalam lingkungan otomotif khususnya dunia Vespa, yang berlokasi di bilangan Jakarta Selatan. Scooter Wheels Indonesia, pada sektor Racing kembali mengupayakan target besar di 2026.

Secara catatan balap Vespa, dalam kurun waktu 2 tahun ke belakang. SWI singkatan bekennya, kerap kali bertarung dalam perebutan gelar juara di barisan terdepan.

Tidak sedikit juga pada balapan-balapan itu, dirinya masuk ke dalam jajaran panggung podium. Tapi hasil-hasil tersebut belum membuat sang owner merasa puas.

Bento Dabukke, selaku pemegang kuasa penuh SWI menuturkan, dirinya tetap berambisi untuk gelar juara yang lebih besar dari raihan hasil sebelum-sebelumnya.

Scooter wheels
Bento — Scooter Wheels Indonesia

“Target kalau tahun ini balap, Vespa mau jadi juara umum pastinya. 2 musim, pada event yang sama, kita belum puas dengan hasil yang di dapat tentunya,” buka dari Bento langsung kepada Penulis saat berkunjung.

Dari niat dan ambisi besar tersebut, dirinya bersama tim langsung membuat pola skema yang akan dimainkan nantinya. 

SWI langsung mempersiapkan segala macam kebutuhan, untuk mengarungu kejamnya balapan. Dari kesiapan motor hingga sektor mesinnya, sampai dengan format skema tim yang telah dirancangnya kembali.

“Untuk kesiapan motor semuanya kita sudah Prepare kembali, sedikit-sedikit. Lalu untuk format tim, juga ada yang sudah dipersiapkan,” lanjut kembali olehnya.

Wah nyatanya, rupanya nanti akan ada sesuatu yang mengejutkan oleh Bento bersama dengan Scooter Wheels Indonesia di kancah balap Vespa.

Nantikan selengkapnya, hanya di Otomotif Zone. 

2025 Bukan Halangan, Husna Dotcom 2026 Tetap Gass

Otomotifzone.com — TASIKMALAYA. Pebalap nyentrik nan berkarakter dalam perbalapan mesin kanan, Husna Nugraha atau yang tenar dengan nama Husna Dotcom.

Menyebutkan untuk tetap dan terus berjalan di 2026 ini. Untuk histori singkatnya, pada 2024 silam, dirinya bersama Lanks2nd X Twinscooter X Bosnus X BScooter Tuning C Jali Garage. Penampilannya begitu fenomenal.

Bukan semata-mata memanjakan mata. Tapi skill yang dimilikinya ini, dibarengi dengan berhasilnya, meraup berbagai podium. Hingga menyabet gelar Juara Umum FFA 2T Small Frame.

Namun berlanjut pada 2025, hanya 1-2-3 kali saja, penampilannya kompeten dalam pertarungan. Singkat kata, tahun 2025 bukan tahun yang mendukung sekaligus berpihak dengannya.

Tapi dengan memiliki mental petarung, 2026 ia mengatakan tetap yakin dan gasspoll dalam arena Sirkuit balap nantinya.

“Tinggak tunggu agenda balapnya aja. Ada balapnya, tetap gass seperti biasa,” ucap 266 langsung kepada Penulis saat berkomunikasi ringan.

Husna dikenal begitu loyal dengan tim, yang dia juangkan bersama. Sampai memasuki tahun ajaran baru Racing pun, dirinya mengatakan tetap bersama kembali.

“Masih seperti biasa, dan tetap bersama seperti sebelumnya. Tidak ada perubahan untuk sampai mekanik dan crew pun. Yang penting tetap merenah kalo orang Sunda bilang,” tambah kembali dari Husna Dotcom.

Serius Hadapi Musim 2026, Afhil Azhraf Jalani Training Camp di Yogyakarta

OtomotifZone.com – Jelang menghadapi musim kompetisi balap 2026, pebalap muda asal Masamba, Sulawesi Selatan, Afhil Azhraf, memilih bermukim sementara di Daerah Istimewa Yogyakarta guna menjalani program persiapan intensif.

Pebalap yang juga dikenal sebagai adik dari almarhum Awhin Sanjaya ini terpantau tengah fokus menjalani latihan fisik sebagai bagian dari persiapan menghadapi sejumlah agenda balap penting sepanjang tahun 2026.

Afhil Sanjaya Terlalu Tenang, Podium Terhormat Rookie

“Saya sedang pemusatan latihan di Yogyakarta, terutama untuk meningkatkan fisik. Karena tahun ini ada beberapa event yang akan saya ikuti, jadi kondisi fisik harus benar-benar kuat,” ujar Afhil kepada tim redaksi.

Tak hanya meningkatkan kebugaran tubuh, Afhil juga memiliki agenda latihan teknis mengendarai motor di salah satu sekolah balap yang berada di Yogyakarta. Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan performa sekaligus mengembalikan feeling balap menjelang dimulainya musim kompetisi.

Menurutnya, setiap waktu persiapan sangat berharga mengingat kalender balap nasional maupun regional akan segera bergulir. Kombinasi latihan fisik dan teknik diharapkan mampu meningkatkan konsistensi performanya di lintasan musim ini.

Dengan persiapan matang yang tengah dijalani, Afhil Azhraf menunjukkan keseriusannya untuk tampil kompetitif sekaligus melanjutkan kiprah balap yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya

Marc Marquez Ungkap Cedera Jadi Tantangan Terbesar Jelang MotoGP 2026

OtomotifZone.com – Jakarta, Juara dunia bertahan MotoGP, Marc Marquez, mengungkapkan bahwa persiapan menghadapi musim baru kini terasa semakin sulit. Namun menariknya, pembalap andalan Ducati Corse tersebut menegaskan bahwa faktor usia bukanlah penyebab utama.

Menurut Marquez, tantangan terbesar justru datang dari akumulasi cedera yang ia alami sepanjang kariernya di MotoGP.

Pembalap asal Spanyol itu tampil dominan sepanjang musim 2025 dengan meraih 11 kemenangan grand prix dan sukses mengamankan gelar juara dunia kelas utama ketujuhnya. Gelar tersebut menjadi yang pertama setelah enam tahun penantian panjang, sekaligus kebangkitan luar biasa usai cedera lengan serius yang hampir mengakhiri kariernya pada awal musim 2020.

Memasuki musim 2026 di usia 33 tahun, Marquez menegaskan kondisi mentalnya masih sangat kompetitif.

“Bagi saya, bukan usia yang membuat segalanya lebih sulit, tetapi cedera. Secara mental saya masih merasa muda,” ujar Marquez saat sesi tes pramusim di Buriram, Thailand.

Ia mengakui bahwa serangkaian cedera membuat proses pemulihan tubuhnya kini membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan sebelumnya.

“Cedera datang satu per satu, dan itu membuat tubuh saya menjadi lebih lambat untuk pulih. Itulah alasan musim dingin kemarin terasa sangat panjang,” tambahnya.

Cedera bahu terakhir Marquez terjadi setelah insiden dengan pembalap Marco Bezzecchi pada lap pembuka Grand Prix Indonesia, Oktober lalu. Awalnya cedera tersebut diperkirakan tidak memerlukan operasi, namun proses penyembuhan tidak berjalan sesuai harapan sehingga ia akhirnya harus naik meja operasi dan absen hingga akhir musim 2025.

Marquez baru kembali mengaspal pada Januari 2026 dan berhasil melewati rangkaian tes pramusim tanpa kendala berarti. Meski demikian, ia mengaku masih mengevaluasi kondisi pemulihan bahunya sebelum menandatangani kontrak baru bersama Ducati.

Pabrikan asal Italia itu dikabarkan tengah mendorong kontrak berdurasi dua tahun bagi Marquez, dengan pengumuman resmi diperkirakan akan dilakukan menjelang seri pembuka MotoGP Thailand.

Pada musim mendatang, Marquez diproyeksikan akan satu tim dengan rising star Pedro Acosta, sementara juara dunia dua kali Francesco Bagnaia disebut-sebut berpeluang hijrah ke tim Aprilia.

Musim MotoGP 2026 pun dipastikan menjadi ujian baru bagi Marquez, bukan soal usia, melainkan bagaimana tubuhnya mampu terus bersaing di level tertinggi balap motor dunia.