Beranda blog Halaman 49

Andi Ndull Segel Juara Umum Pemula Black Dragbike Seri Pembuka, Menang Telak Di 3 Kelas!

0

​OtomotifZone.com – Semarang, Kejutan besar terjadi di seri pembuka kejuaraan bergengsi Black Dragbike 2026 yang berlangsung di Sirkuit Skadron 31 AYC Penerbad, Semarang.

Pembalap muda berbakat asal Sukoharjo, Andi Ndull, sukses mencuri perhatian publik setelah dipastikan keluar sebagai Juara Umum kategori Pemula Point.

​Andi Ndull, yang selama ini lebih dikenal sebagai sosok di balik layar atau juru setting motor di berbagai bengkel kawasan Solo Raya, membuktikan bahwa dirinya tak hanya ahli dalam meramu mesin, tetapi juga piawai dalam memacu adrenalin di lintasan lurus.

​Performa Andi di seri pembuka ini tergolong sangat konsisten. Dari empat kelas kategori poin yang diperlombakan, ia hampir menyapu bersih posisi lima besar. Dominasinya terlihat jelas di kelas-kelas “neraka” seperti Bebek 4T TU 130cc dan Bebek 4T TU 200cc.

​Berdasarkan data klasemen akhir Standing Point, Andi Ndull yang membela beberapa tim berbeda berhasil mengumpulkan total 43 poin. Angka ini terpaut cukup jauh dari pesaing terdekatnya, Anggara Bocil (31 poin) dan Agung Saputra (29 poin).

Optimisme Menuju Jenjang Profesional
​Keberhasilan Andi merebut juara umum di kategori pemula pada event sekelas Black Dragbike tentu menjadi sorotan. Pasalnya, ia seringkali juga menunjukkan tajinya di event-event kategori Rookie. Kemenangan ini sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu pembalap “rising star” yang patut diwaspadai di musim 2026.

​Saat ditemui usai penyerahan trofi, Andi tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Ia berharap pencapaian ini menjadi motivasi untuk naik ke level yang lebih tinggi.

​”Bahagia tentu pasti, bisa raih juara umum pemula di event bergengsi sekelas Black Dragbike. Semoga dengan hasil yang kita raih ini menjadi tolak ukur untuk terus berjuang dan menambah jam terbang,” pungkas Andi Ndull dengan penuh semangat.

​Dengan hasil manis di seri pembuka ini, persaingan di seri-seri berikutnya dipastikan akan semakin memanas, terutama bagi para pembalap yang mengincar posisi Andi di puncak klasemen.

NSCR Championship 2026 Resmi Dirilis, Jadwal Tiga Putaran Siap Panaskan Persaingan di Jambi

0
SCP 2022 - Sirkuit Zabag, Jambi

OtomotifZone.com – Jambi, Ajang balap motor bergengsi NSCR Championship 2026 resmi mengumumkan jadwal pelaksanaannya. Kompetisi yang diprediksi akan menjadi salah satu tontonan paling dinanti di kalender balap nasional ini akan digelar dalam tiga putaran sepanjang tahun 2026.

Berdasarkan rilis resmi, putaran pertama akan berlangsung pada 23–24 Mei 2026, menjadi pembuka yang dipastikan langsung menyuguhkan persaingan ketat antar pembalap. Selanjutnya, putaran kedua dijadwalkan pada 22–23 Agustus 2026, di mana perebutan poin dipastikan semakin memanas menuju fase penentuan.

Puncak kejuaraan atau final round akan digelar pada 31 Oktober hingga 1 November 2026, yang akan menjadi penentuan siapa pembalap terbaik yang berhak menyandang gelar juara NSCR tahun ini.

Event ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jambi, yang turut mendorong perkembangan dunia balap motor di daerah. Sementara itu, penyelenggara juga memastikan bahwa kualitas event akan ditingkatkan, baik dari sisi teknis balapan maupun pengalaman penonton.

Dengan hadirnya NSCR Championship 2026, para pembalap muda hingga profesional memiliki wadah kompetitif untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Tidak hanya itu, ajang ini juga diharapkan mampu menjadi magnet bagi pecinta otomotif dan mendorong pertumbuhan industri balap di Indonesia.

Atmosfer persaingan yang sengit, deru mesin, serta aksi overtake yang menegangkan dipastikan akan menjadi suguhan utama sepanjang seri berlangsung. Para pecinta balap pun sudah menantikan siapa yang akan tampil dominan dan mengukir sejarah di musim 2026.

Duel Ketat di Semarang, GTA Ponorogo Siapkan Upgrade untuk Next Race

0

OtomotifZone.com – Semarang, Hasil positif belum cukup memuaskan bagi Garasi GTA Ponorogo ABJ Tech Putra Setyowati Berkah Grup usai tampil di ajang Black Drag Bike 2026 yang digelar (3/5) di Sirkuit NP Skadron 31 AYc Penerbad A. Yani, Semarang. Meski berhasil naik podium, tim ini justru langsung bersiap melakukan evaluasi menyeluruh demi hasil yang lebih maksimal di seri berikutnya.

Turun di kelas Bebek 2 Tak F1ZR 125cc Rangka STD Sunmori Mix Rider, motor andalan mereka—Yamaha F1ZR—garapan Dencis Sukoharjo bersama Thoriq Cendana, harus puas finis di posisi kedua dengan catatan waktu 8.304 detik. Selisih tipis 0.118 detik dari posisi juara pertama menjadi bahan evaluasi serius tim.

“Motor ini garapan Pak Dencis, mas. Saya hanya bantu-bantu saja. Kemarin saya coba pakai blok dan head punya road race untuk balap drag bike ini. Hasil dyno cukup bagus dan di lintasan bisa meraih posisi kedua. Tapi sudah terlihat bagian mana yang harus dievaluasi untuk menekan waktu di event berikutnya,” ungkap Thoriq kepada tim redaksi.

Tak ingin berlama-lama puas, Thoriq langsung mengidentifikasi beberapa faktor krusial yang memengaruhi performa motor saat race berlangsung.

“Start kemarin terasa terlalu lembut, mas. Jadi ke depan kita akan ubah rasio gigi 1 dan 2 supaya lebih agresif saat lepas start. Selain itu, kita juga akan riset ulang di bagian head untuk setting ulang kompresi mesin,” lanjutnya.

Dengan pendekatan berbasis data dan dukungan teknologi modern, Thoriq optimistis performa motor bisa ditingkatkan secara signifikan. Selisih waktu yang tipis menjadi bukti bahwa potensi untuk meraih posisi teratas sangat terbuka lebar.

Ambisi Garasi GTA Ponorogo ABJ Tech jelas: bukan sekadar naik podium, tapi mengunci kemenangan di seri berikutnya.

Black Dragbike Seri 1 : Kejutan Elrum Racing Team Gorontalo, Sabet Podium Tertinggi Bebek 4T TU 200cc Bawa Garapan AWP!

0

​OtomotifZone.com – Semarang, Seri perdana ajang bergengsi Black Dragbike 2026 yang berlangsung di Skadron 31 AYC Penerbad, Bandara A. Yani Lama, Semarang (3 Mei 2026) menyajikan persaingan sengit. Salah satu sorotan utama jatuh pada tim asal Sulawesi, Elrum Racing Team Gorontalo, yang jauh-jauh menyeberang ke Region 2 untuk menguji nyali.

​Hasilnya pun tidak main-main. Di kelas Bebek 4T TU 200cc Open Point, tim ini berhasil membawa pulang trophy tertinggi melalui aksi gemilang Ilham Alviano. Pembalap asal Kudus tersebut sukses bertengger di urutan pertama setelah mencatatkan waktu tajam 07.019 detik di bawah lampu lintasan malam hari.

​Di balik kesuksesan tersebut, ada fakta menarik mengenai spesifikasi motor yang digunakan. Motor berkelir hitam-merah ini merupakan hasil racikan tangan dingin Awanda Wahyu dari bengkel AWP Garage yang bermarkas di Sleman, Yogyakarta.

​Menariknya, motor ini sejatinya tidak dibangun khusus untuk kelas Bebek 4T TU 200cc. Mesin yang digunakan adalah dapur pacu MX King Pro Street 200cc yang kemudian dipindahkan ke rangka bebas agar bisa bertarung di kategori tersebut.

​”Persiapan sangat mendadak, jadi mesinnya pakai yang ada dulu, mesin Pro Street 200cc. Untuk spesifikasinya, kita mengadopsi piston 65mm dengan kombinasi klep 26/23mm,” ungkap Awanda selaku mekanik.

​Keterbatasan waktu tidak menjadi penghalang bagi AWP Garage untuk tampil kompetitif. Setelah proses pindah rangka selesai, motor langsung digelandang untuk proses setting.

Ya begitulah mas, Hasil setting pakai Racebox tembus di angka 6.9 detik, kita pulang lanjut skir klep ulang untuk memastikan kompresi padat dan tidak ada kebocoran, tambah Awanda.

Terakhir knalpot dari Pekajaman Muffler jadi andalan yang diklaim sudah berjodoh dengan karakter mesin sejak awal riset.
Selamat untuk Elrum Racing Team dan Ilham Alviano!

Latihan Bersama Membludak Jelang Seri 2 Kejurnas Motocross Di Kelana Sakti Karanganyar, Jajal Line Baru

0

OtomotifZone.com– Karanganyar. Surat rekomendasi dari IMI Pusat dan IMI Jateng sudah keluar bahwasanya seri 2 Kejurnas Motocross di Jawa Tengah akan diselenggarakan pada tanggal 9 10 Mei 2026 akan tetapi ada reschedule mundur 1 minggu, tepatnya tanggal 16 dan 17 Mei 2026.

Mengambil tempat di Sirkuit Kelana Sakti, Tugu, Jumantono, Karanganyar akan menghidupkan kembali sirkuit yang selalu aktif sejak 2019 ini. Mendapat kepercayaan dari IMI Jateng menjadi tempat penyelenggaraan Kejurnas Motocross tentu dari pihak kerana Sakti mengupayakan penyegaran lintasan. Dimulai dari pelebaran layout peremajaan superball dan yang terbaru adalah membuat Straight baru di sebelah Selatan.

“Berorientasi dari seri 1 di Pandeglang jumlah peserta berbeda sekali dengan tahun kemarin. Antusiasme peserta dari kelas 50cc sampai MX1 banyak. Maka dari itu sirkuit kami benahi dari segi ukuran agar tidak begitu cepat ritme perputaran waktunya. Yang terbaru adalah kami buat trek lurus dua sisi masing-masing 120 meter. Jadi sirkuit Kelana Sakti ini memiliki 3 straight panjang. Semoga saja sirkuit ini aman untuk penyelenggaraan dua minggu ke depan,” ucap Budi Santoso, pemilik sirkuit Kelana Sakti.

Membuka pekan khusus untuk latihan bersama tanggal 2 dan 3 Mei 2026 ternyata antusiasnya cukup banyak. Ada yang dari Banten,  Bali, Jogja, Kalimantan semua hadir mencoba sirkuit Kelana Sakti yang ditambahi 2 straight panjang sebelah Selatan.

Black Dragbike Seri 1 : ​FR10 Garage Tebar Ancaman, Gery Percil Rajai Kelas Ninja STD 155CC

0

​OtomotifZone.com – Semarang, Tim FR10 Garage benar-benar sedang berada di atas angin. Seolah tak puas dengan kemenangan di kelas Ninja Sunmori 155cc sebelumnya, tim ini kembali memberikan sinyal bahaya bagi para kompetitor di kelas poin utama, Sport 2T 155cc Frame STD 130kg Open, pada gelaran Black Dragbike 2026 yang berlangsung di Sirkuit NP Skadron 31 AYC Penerbad, Semarang (3 Mei 2026).

​Kolaborasi Maut Sanjaya Jet & Gery Percil
​Kemenangan gemilang ini tidak lepas dari tangan dingin tuner kondang asal Yogyakarta, Yudha Sanjaya (Sanjaya Jet). Motor Ninja Frame STD milik FR10 Garage tersebut dipercayakan kepada eksekutor lapangan kawakan, Gery Setiawan atau yang lebih akrab disapa Gery Percil.

​Gery, yang sudah sangat hafal dengan karakter mesin garapan Sanjaya, tampil tenang sejak lampu start menyala. Hasilnya? Ia berhasil menempati posisi puncak (Pos 1) dengan catatan waktu 07.001 detik. Meski sempat ditempel ketat oleh Adit Coco dan Joko Percil di posisi kedua dan ketiga, konsistensi Gery di lintasan sepanjang 201 meter ini gagal terbentung.

​Ada hal menarik di balik catatan waktu tajam tersebut. Sanjaya Jet membuktikan bahwa riset mereka menggunakan bahan bakar Pertamax Turbo membuahkan hasil manis. Padahal, penggunaan bahan bakar ini untuk mesin Ninja Frame STD 155cc dengan putaran RPM tinggi memiliki risiko teknis yang besar.

​Kondisi suhu pembakaran yang dihasilkan sangat krusial dan bisa berdampak serius terhadap daya tahan perangkat mesin, terutama kinerja piston. Namun, racikan presisi dari Sanjaya Jet terbukti mampu menjinakkan tantangan tersebut tanpa mengorbankan performa.

​Meski pulang dengan piala podium tertinggi, tim Sanjaya Jet mengaku tidak ingin cepat berpuas diri. Andit, perwakilan dari Sanjaya Jet yang mengawal langsung jalannya balapan di Semarang, menegaskan bahwa kehadiran mereka juga dalam misi pengumpulan data.

​”Di event ini, selain hadir untuk menang, kami juga fokus mencari data risetan. Untuk mesin 2-tak, kami memberikan perhatian khusus. Hasil hari ini akan kami evaluasi lagi bersama Pak Yudha Kemo, agar catatan waktunya bisa lebih tajam di event berikutnya,” ujar Andit saat ditemui di paddock..

​Debut Perdana Di Kategori Seeded, Raka Komang Curi Juara Umum Open Seri Pembuka Black Dragbike 2026

0

​OtomotifZone.com – Semarang, Kejutan besar tercipta di seri pembuka kejuaraan Black Dragbike 2026 yang dihelat di Sirkuit Skadron 31 AYC Semarang, Minggu (3/5). Raka Komang, pembalap yang baru saja resmi naik level ke kategori Seeded, langsung menunjukkan taringnya dengan merengkuh gelar Juara Umum (JU) Open.

​Meski berstatus sebagai pendatang baru di kasta tertinggi, pembalap asal Banyuwangi ini tampil sangat tenang dan konsisten. Hasilnya, trofi Juara Umum sukses diboyong ke markas Tim Fanterra Wijaya Racing di Kediri.

​Persaingan di kelas Open kali ini benar-benar menguras emosi. Berdasarkan data Standing Point dari RJ Timing System, terjadi situasi langka di mana tiga pembalap teratas mengoleksi angka yang sama persis, yakni 57 poin.

​Raka Komang harus bersaing ketat dengan dua nama besar, Ilham Alviano dan Joko Precil. Ketiganya tercatat sama-sama pernah meraih podium pertama (25 poin) di kelas yang berbeda. Namun, regulasi menentukan pemenang berdasarkan sebaran poin di posisi berikutnya. Raka Komang dinyatakan unggul secara akumulasi berkat raihan poin di posisi kedua dan kelas lainnya yang lebih baik.

​Keberhasilan ini membuktikan bahwa Raka Komang bukan sekadar pelengkap di kategori Seeded. Daya juangnya yang tinggi menjadi sinyal bahaya bagi para pembalap senior lainnya. Sebelum naik kelas, nama Raka memang sudah sering menjadi momok di lintasan dan langganan naik podium pertama.

​Mas Alfan, owner tim asal Purbalingga, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian sang pembalap di kasta baru ini.
​”Kepuasan tersendiri bisa meraih Juara Umum di seri perdana Black Dragbike 2026, apalagi ini tahun pertama Raka di kategori Seeded. Kami harap tren positif ini terus berlanjut. Kedepannya, kami akan terus berjuang lebih keras untuk mempertahankan prestasi ini,” ungkap Mas Alfan saat ditemui di bawah podium.

Terima kasih banyak untuk mekanik, Crew, serta kedua pembalap Mas Adit Coco dan Mas Raka yang telah berjuang bersama riset terus dengan regulasi baru tahun 2026″, ucap Owner knalpot Fantera Racing Exhaust.

​Dengan kemenangan di Semarang ini, Raka Komang resmi memuncaki klasemen sementara. Kini, pembalap bernomor punggung #44 tersebut menjadi target yang harus diwaspadai di seri-seri berikutnya. Selamat untuk Raka Komang dan tim Fanterra Wijaya Racing!

​Black Dragbike Seri 1 : Andi Ndull Mulai Tunjukkan Taring, Kuasai Bebek 4T TU 130cc Pemula!

0

OtomotifZone.com – ​Semarang , Gelaran perdana Black Dragbike 2026 di Sirkuit Skadron 31 AYC Penerbad, Semarang, menjadi saksi bisu tajamnya performa Andi Ndull. Pembalap muda asal Sukoharjo, Jawa Tengah ini mulai menunjukkan taringnya dalam persaingan sengit antar-joki pemula di kelas DB6 Bebek 4T TU 130cc 110kg Pemula Point.

​Kemenangan Andi Ndull kali ini tidak lepas dari performa motor yang mumpuni. Mengandalkan motor garapan Bagong MBG Salatiga, Andi tampil sangat tenang. Mekanik bertangan dingin asal Salatiga ini berhasil meracik pacuan yang kompetitif untuk bertarung di barisan depan.


​Andi mencatatkan reaction time (R.T) yang cukup baik yakni 0.043 detik, yang membantunya melesat di lintasan aspal Semarang. Hasilnya, ia sukses menyentuh garis finis dengan catatan waktu 07.804 detik. Ia berhasil mengungguli rival terdekatnya, David Eldian dari tim Fanterra Racing Exhaust FTR17 Wijaya, yang harus puas di posisi kedua dengan selisih waktu sangat tipis, yakni 07.833 detik.

​Keberhasilan Andi Ndull semakin lengkap dengan performa rekan setimnya, Ilham Kate, yang juga mengandalkan racikan motor yang sama dan berhasil mengamankan podium ketiga dengan waktu 07.837 detik. Keberadaan dua pembalap di jajaran tiga besar membuktikan bahwa riset dari Bagong MBG Salatiga sedang berada di kondisi top perform.

Hasil Keseluruhan Black Dragbike 2026 Seri Pertama Di Semarang

0

OtomotifZone.com – Semarang, Berikut adalah hasil Keseluruhan dari kejuaraan bergengsi, Black Dragbike 2026 seri pertama yang berlangsung di sirkuit Np Skadron 131 AYC Semarang:

Hasil Lomba MRD Celebes Series Putaran 1 & Kejurprov Grasstrack Sulsel Putaran 1

0

OtomotifZone.com – Sidrap, Ajang MRD Celebes Series Putaran #1 yang dirangkaikan dengan Kejurprov Grasstrack Sulsel Putaran #1 sukses digelar di Sirkuit New Maradona, Kabupaten Sidrap, pada 2–3 Mei 2026. Event ini menghadirkan persaingan sengit dari para pembalap terbaik lintas daerah di berbagai kelas.

Di kelas Trail Tune Up 180cc Open, Aldo Bilkis tampil dominan dan keluar sebagai juara pertama dengan total 50 poin, unggul atas Ahmad Susrizal di posisi kedua dan Mamo SS di posisi ketiga. Sementara Ican Naruto dan Rizky HK melengkapi lima besar.

Persaingan tak kalah ketat terjadi di kelas Trail Standar 155cc Open. M. Athar Al Gifari berhasil meraih podium tertinggi dengan poin sempurna (50), diikuti Ahmad Susrizal dan Rizky HK. Konsistensi Athar menjadi kunci kemenangan di kelas ini.

Pada kelas Bebek Modif 4L 125cc Open, Rizky HK sukses menjadi yang terbaik dengan 47 poin. Ia unggul atas Ican Naruto dan M. Athar Al Gifari yang masing-masing finis di posisi kedua dan ketiga.

Di kelas Sport & Trail Open, Ican Naruto menunjukkan performa impresif dengan total 45 poin, mengungguli Lantian Juan dan M. Athar Al Gifari. Nama Rizky HK kembali muncul di lima besar, menunjukkan konsistensinya sepanjang event.

Sementara itu, di kelas Bebek Std. 2L 116cc & 4L 125cc Max U-23, Fabio Erlang Destya berhasil meraih posisi pertama. Disusul Alexander Wowor dan M. Athar Al Gifari di posisi berikutnya.

Untuk kelas Trail Tune Up 180cc Max U-23, Jetnoko keluar sebagai juara, mengalahkan M. Athar Al Gifari dan Alexander Wowor. Persaingan di kelas ini juga berlangsung ketat dengan selisih performa yang tipis antar pembalap.

Event ini menjadi bukti tingginya antusiasme dan kualitas pembalap grasstrack di Indonesia, khususnya wilayah Sulawesi. Selain menjadi ajang pembuktian kemampuan, kejuaraan ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pembalap potensial menuju level nasional bahkan internasional.