BerandaRacing Roda 2Drag BikeBlack Dragbike Seri 1 : ​FR10 Garage Tebar Ancaman, Gery Percil Rajai...

Black Dragbike Seri 1 : ​FR10 Garage Tebar Ancaman, Gery Percil Rajai Kelas Ninja STD 155CC

​OtomotifZone.com – Semarang, Tim FR10 Garage benar-benar sedang berada di atas angin. Seolah tak puas dengan kemenangan di kelas Ninja Sunmori 155cc sebelumnya, tim ini kembali memberikan sinyal bahaya bagi para kompetitor di kelas poin utama, Sport 2T 155cc Frame STD 130kg Open, pada gelaran Black Dragbike 2026 yang berlangsung di Sirkuit NP Skadron 31 AYC Penerbad, Semarang (3 Mei 2026).

​Kolaborasi Maut Sanjaya Jet & Gery Percil
​Kemenangan gemilang ini tidak lepas dari tangan dingin tuner kondang asal Yogyakarta, Yudha Sanjaya (Sanjaya Jet). Motor Ninja Frame STD milik FR10 Garage tersebut dipercayakan kepada eksekutor lapangan kawakan, Gery Setiawan atau yang lebih akrab disapa Gery Percil.

​Gery, yang sudah sangat hafal dengan karakter mesin garapan Sanjaya, tampil tenang sejak lampu start menyala. Hasilnya? Ia berhasil menempati posisi puncak (Pos 1) dengan catatan waktu 07.001 detik. Meski sempat ditempel ketat oleh Adit Coco dan Joko Percil di posisi kedua dan ketiga, konsistensi Gery di lintasan sepanjang 201 meter ini gagal terbentung.

​Ada hal menarik di balik catatan waktu tajam tersebut. Sanjaya Jet membuktikan bahwa riset mereka menggunakan bahan bakar Pertamax Turbo membuahkan hasil manis. Padahal, penggunaan bahan bakar ini untuk mesin Ninja Frame STD 155cc dengan putaran RPM tinggi memiliki risiko teknis yang besar.

​Kondisi suhu pembakaran yang dihasilkan sangat krusial dan bisa berdampak serius terhadap daya tahan perangkat mesin, terutama kinerja piston. Namun, racikan presisi dari Sanjaya Jet terbukti mampu menjinakkan tantangan tersebut tanpa mengorbankan performa.

​Meski pulang dengan piala podium tertinggi, tim Sanjaya Jet mengaku tidak ingin cepat berpuas diri. Andit, perwakilan dari Sanjaya Jet yang mengawal langsung jalannya balapan di Semarang, menegaskan bahwa kehadiran mereka juga dalam misi pengumpulan data.

​”Di event ini, selain hadir untuk menang, kami juga fokus mencari data risetan. Untuk mesin 2-tak, kami memberikan perhatian khusus. Hasil hari ini akan kami evaluasi lagi bersama Pak Yudha Kemo, agar catatan waktunya bisa lebih tajam di event berikutnya,” ujar Andit saat ditemui di paddock..

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot