OtomotifZone.com – Boyolali, Gelaran balap motor bergengsi bertajuk Tolak Miskin Roadrace Championship 2026 (Round 1) siap menghentak sirkuit Go-kart Boyolali, Jawa Tengah, pada tanggal 06–07 Juni 2026. Di bawah payung promotor YR2 Management, event ini dipastikan menjadi magnet bagi ratusan pembalap nasional hingga komunitas cornering.
Mengusung slogan “Hobi di Gagas, Prestasi di Gas, Stop Balap Liar”, ajang ini telah mengantongi rekomendasi resmi dari IMI Jawa Tengah. Pihak panitia membuka puluhan kelas bergengsi yang terbagi ke dalam 4 kategori utama.
Sebanyak hampir 30 kelas akan diperlombakan, mulai dari kelas bergengsi seperti Bebek 2Tak Underbone 116cc & 130cc, Sport 2Tak STD 135cc, kelas pemula/novice, kelas pembinaan Pocketbike (usia 5–11 tahun), hingga kelas khusus komunitas seperti Sport 4Tak 150cc/250cc dan Bebek/Matic Sunmori.
Bagi tim dan pembalap yang ingin melakukan registrasi atau menanyakan regulasi balap, dapat menghubungi kontak resmi panitia: WhatsApp (Info & Regulasi): Danung (+62 857-2883-0008) No. Rekening Pendaftaran: BCA 817-554-2490 (an. Danung Prasetyo).
OtomotifZone.com – Italia. MArio Aji untuk kedua kalinya nggak start di kelas Moto2 karena masih tahap pemulihan usai operasi kemrain. Putaran kesekian di sirkuit Mugello – Italia (29-31/5) fokus mencari siapa yang berhasil finish terdepan. Ada rider yang kami sorot sejak lap berjalan dua putaran. Ivan Ortola membuat tusukan mempesona selepas start dari grid 10.
Sayang jelang lap-lap akhir pembalap bernomor start 4 ini alami kendala teknis. Akibatnya Manuel Gonzalez aman mengamankan posisi terdepan sampai finish. Dia unggul jauh dari rombongan kedua. Sampai bendera finish berkibar Manu terdepan dan akhirnya keluar sebagai juara Moto2 Mugello.
Namun ada sosok yang membuat aksi heroik. Pembalap tuan rumah Celestino Vietti yang start dari posisi 16 bisa finish di posisi 2. Anak buah Valentino Rossi ini cepat di segala titik. Hingga pada perebutan posisi kedua pun sudah di waktu last lap berebut dengan Daniel Holgado. Akhir yang indah meski posisi kedua. Andai saja start di baris depan. Mungkin beda cerita..
OtomotifZone.com – Italia. Sebuah harapan daro pemerhati balap motor Indonesia tertumpu pada Veda Ega Pratama di Moto3 2026. Berlanjut ke sirkuit Mugello – Italia (29-31/5) sejak hari jumat. Perjalanan naik turun dua sesi awal membuahkan hasil Veda bisa ikut Q2 walau pada sesi terakhir ada kendala salah timing. Veda start di posisi 13.
Balapan hari Minggu dia harus mengatur strategi jitu mengingat straight cukup panjang di dua titik. Tapi di sisi lain beberapa Chicane high speed juga menjadi PR tersendiri. Tapi Veda sudah orentasi titik atur kendali. 2025 kemarin di Red Bull Rookies Cup dalam dua race Veda berhasil juara. Hari ini dia mencoba pembuktian di kelas Moto3.
Start bagus mengantarkan Veda bisa ke area 5 besar. Tampak kendala power menjadi kekalahan di straight. Posisinya di Lap 3 melorot ke urutan 12. Tapi Veda masih di gerombolan grup kencang depan. Persaingan seri ini lumayan berat bagio Veda. Meskipun ia kencang tapi dia ada di urutan belakang dari deretan kencang rider rombongan terdepan.
Sebuah usaha ngepush jelang 4 lap di mulai. Dari belakang Veda mulai merangsek ke depan. Jelang 2 lap malah ada di pos-4! Beratnya mengontrol tekanan di lap akhir. Veda melorot ke urutan 6. Dan perjuangan menuju garis finish sedikit gangguan dari rider di depannya membuat powernya melorot saat adu kencang menuju ke garis finish. Akibatnya dia finish ke urutan 8.
Bukan hasil sia-sia mengingat ia berjuang dari urutan 13. Sempat maju ke urutan 5 lalu mundur drastis ke urutan 16. Bisa ke barisan 4 walau akhirnya finish ke-8. Veda tetap luar biasa bertarung dengan DNA Eropa.
OtomotifZone.com – Bandung, Usai sudah gelaran Oniku Cup Race 2025 yang berhasil dijalankan (31/5) di Sirkuit NP Stadion Sijalak Harupat, Jawa Barat. Pebalap pebalap papan atas bersaing sengit disetiap kelas yang dilombakan. Pebalap terbaik keluar sebagai juaranya. Berikut hasil lombanya:
OtomotifZone.com – Bangkinang, Penampilan gemilang kembali ditunjukkan Pandawa Ozora pada Race 2 kelas Beginner Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Minggu (31/5). Pebalap andalan Honda Tri M asal Kepulauan Riau tersebut sukses meraih kemenangan sekaligus mengamankan poin sempurna setelah sebelumnya juga menjuarai Race 1. Ajang ini merupakan bagian dari Kejurnas Motoprix Region A Putaran 3 yang digelar pada 30-31 Mei 2026 di Bangkinang. �
Berbeda dengan Race 1 yang mampu ia kontrol dengan baik, Race 2 berlangsung jauh lebih ketat. Pandawa yang akrab disapa Dawa harus mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk mempertahankan posisi terdepan dari gempuran para rival yang terus menempel sejak lap-lap awal.
Persaingan sengit terjadi sepanjang balapan. Beberapa kali Dawa mendapat tekanan hebat saat memasuki tikungan maupun di area pengereman. Namun ketenangan dan kematangannya dalam membaca jalannya lomba menjadi kunci keberhasilannya menjaga ritme balap.
Meski terus dibayangi lawan-lawannya, pebalap muda Kepulauan Riau tersebut tidak melakukan kesalahan berarti. Ia tetap fokus menjaga racing line dan memanfaatkan keunggulan motornya untuk mempertahankan posisi terdepan hingga bendera finis dikibarkan.
Hasil ini semakin menegaskan dominasi Pandawa Ozora di kelas Beginner pada putaran ketiga Kejurnas Motoprix Region A. Setelah meraih kemenangan di Race 1, kemenangan pada Race 2 membuatnya membukukan double winner sekaligus membawa pulang poin maksimal dari Bangkinang.
Prestasi tersebut menjadi modal berharga bagi Pandawa dalam persaingan klasemen musim 2026. Konsistensi yang diperlihatkannya sepanjang akhir pekan menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar kelas Beginner musim ini. Dukungan tim Honda Tri M serta performa yang stabil membuat Dawa kembali pulang dengan senyum lebar dari Sirkuit Sport Center Bangkinang.
OtomotifZone.com – Bangkinang, Kekuatan mesin dan ketahanan motor menjadi kunci sukses Bima AP meraih kemenangan di kelas MP5 Matic 131 STD Open pada Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Minggu (31/5).
Pebalap andalan Dargantar MDR Racing tersebut sukses menjadi yang tercepat pada kelas baru yang mulai dipertandingkan dalam Kejurnas Motoprix musim ini. Tampil pada kelas Matic 131 STD Open, Bima menunjukkan performa impresif sejak awal hingga akhir balapan.
Tidak hanya cepat, Bima juga tampil sangat konsisten sepanjang lomba. Saat pebalap lain mulai mengalami penurunan performa motor pada lap-lap akhir, Bima justru mampu mempertahankan kecepatannya. Bahkan tidak terlihat sedikit pun dirinya mengendurkan gas hingga bendera finis berkibar.
Di balik kemenangan tersebut, ternyata terdapat strategi khusus yang diterapkan tim dalam mempersiapkan motor untuk Race Day.
Evaluasi besar dilakukan setelah sesi balapan dan latihan pada hari Sabtu. Saat itu motor sempat mengalami kendala serius berupa putus kruk as. Dari pengalaman tersebut, tim memutuskan untuk mengubah pendekatan setting mesin demi mendapatkan daya tahan yang lebih baik.
Hasilnya terbukti efektif. Motor yang dipersiapkan oleh Mandira Racing mampu bekerja maksimal sepanjang balapan tanpa mengalami penurunan performa berarti.
“Ini motor buatan Mandira Racing. Yang mana motornya memang kita buat tahan. Jadi setelah evaluasi pada hari Sabtu yang sempat alami putus kruk as, saya minta motor ini jangan di-press. Motornya dilebihin tapi bawahnya kuat. Supaya motor ini tahan. Dan terbukti motornya tahan sampai akhir lap,” ujar Bima AP langsung kepada tim redaksi.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kecepatan bukan satu-satunya faktor penentu dalam balapan. Ketahanan mesin, strategi setting, serta kemampuan menjaga performa motor hingga lap terakhir menjadi kombinasi yang membawa Bima AP berdiri di podium tertinggi kelas MP5 Matic 131 STD Open Kejurnas Motoprix Region A Putaran 3 Riau.
OtomotifZone.com – Bangkinang, Race 2 kelas Novice Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Minggu (31/5), menyajikan pertarungan panas hingga tikungan terakhir. Berkat strategi yang matang dan eksekusi sempurna di lap penentuan, Gilang WS sukses merebut kemenangan sekaligus menyapu bersih podium tertinggi pada akhir pekan ini.
Pebalap tuan rumah tersebut kembali berdiri di podium tertinggi setelah sebelumnya juga berhasil menjuarai Race 1. Hasil ini membuat Gilang pulang dengan poin maksimal dan semakin memperkuat posisinya dalam persaingan kelas Novice.
Berbeda dengan Race 1 yang mampu dikuasainya dengan cukup nyaman, pada Race 2 Gilang harus bekerja lebih keras. Sejak lap awal, dirinya memilih bertahan di posisi kedua sambil terus membuntuti M. Nabil yang tampil sangat cepat dan mampu mendikte jalannya balapan.
Nabil bahkan terlihat begitu nyaman berada di depan. Lap demi lap dilalui sebagai pemimpin lomba, sementara Gilang tetap sabar menempel di belakang tanpa melakukan manuver berisiko.
Banyak yang mengira Gilang kesulitan mengejar laju rivalnya. Namun ternyata pebalap asal Riau itu tengah menjalankan strategi yang telah disiapkan sejak awal balapan.
Ketika memasuki lap terakhir, Gilang mulai menunjukkan taringnya. Setelah menyimpan tenaga dan menjaga performa motor sepanjang lomba, ia akhirnya melancarkan serangan penentu yang berhasil merebut posisi terdepan dari Nabil.
Manuver tersebut menjadi momen paling krusial dalam balapan. Gilang berhasil mempertahankan posisinya hingga garis finis dan memastikan kemenangan kedua secara beruntun di kelas Novice. Usai balapan, Gilang mengungkapkan bahwa dirinya memang sengaja menghemat performa motor dan ban karena mengalami kendala teknis selama lomba.
“Saya sengaja melihat kondisi panas, saya jaga mesin dan ban saya agar tidak cepat habis. Karena mesin saya memang alami masalah. Itu motor juga keluar asap setelah finis. Syukur saya bisa finis di posisi pertama,” jelas Gilang WS kepada tim redaksi.
Keberhasilan Gilang meraih kemenangan semakin terasa spesial mengingat dirinya harus berjibaku dengan kondisi motor yang tidak sepenuhnya prima. Strategi menahan diri di awal balapan dan menyerang pada saat yang tepat menjadi kunci utama keberhasilannya menaklukkan Race 2 Novice.
Dengan hasil tersebut, Gilang WS resmi mencatatkan diri sebagai double winner kelas Novice pada Putaran 3 Kejurnas Motoprix Region A di Bangkinang, Riau, setelah sukses menjuarai Race 1 dan Race 2 secara beruntun.
OtomotifZone.com – Italia. Berkat sosok MK Ramadipa tahun ini membuat event khusus ini kembali menjadi sorotan pemerhati balap Indonesia. Setelah memenangkan salah satu race di putaran pertama di sirkuit Jerez beberapa pekan kemarin Rama terus ikuti pertarungan rombongan depan.
Red Bull Rookies Cup Seri Mugello saat ini (20-31/5) pada race pertama kemarin Rama sanggup mengikuti irama gila pembalap berebut podium. Kemelut straight menuju garis finish ada 12 pembalap berjarak nol koma. Pada akhirnya Rama finish ke-10. Race 2 start normal 22 pembalap dalam cuaca cukup cerah.
Ramadipa yang start dari posisi 4 memacu santai bagaikan memanaskan Ban agar hangat merata. Rama berkutat pada area 10 besar. Rata-rata berkutat di 2 menit 1 second. Tapi 7 Lap to go dia sudah masuk 3 besar. membuat gerombolan sendiri dengan 4 pembalap. Tapi apa yang terjadi di 4 lap to go berubah lagi. Rama terbuang di posisi 16!
Persaingan makin intens! Pembalap di tuntut cermat segala hal. Perlahan dalam dua putaran Rama sanggup kembali ke posisi 5. Perebutan Last lap makin kejam. Di tikungan S kedua Rama kena surungan David Gonzalez! Apes, Rama terdorong ke lintasan rumput. Saat kembali menginjak area beton ia terpelanting dan crash!
Sayang cukup di sauang. Pemulang berebut di garis finish terbuang karena kecerobohan pembalap lain. Rama tak sanggup melanjutkan perjalanan. Beruntung saat crash dia tak terkena pembalap lain. Cukup mengerikan bilamana ada yang menerjang tubuh Rama karena saat crash posisi badan geser ke lintasan luar.
Rama kali ini gagal point. Tetapi setidaknya ada perjuangan menyerang deretan pembalap terdepan. Next time be BETTER Rama!
OtomotifZone.com – Bangkinang, Gilang Putra Pratama kembali menunjukkan kelasnya di ajang Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Minggu (31/5). Pebalap andalan Bintang Mandiri Aceh RPM Racetech RCB Racing Team tersebut sukses meraih kemenangan pada Race 2 kelas Rookie dan memastikan raihan poin sempurna pada akhir pekan ini.
Kemenangan tersebut sekaligus melengkapi hasil manis Gilang setelah sebelumnya juga berhasil meraih podium tertinggi pada Race 1. Dengan dua kemenangan beruntun, Gilang tampil sebagai penguasa mutlak kelas Rookie di putaran ketiga Kejurnas Motoprix Region A.
Sejak lampu start padam, Gilang langsung memperlihatkan performa impresif. Start yang mulus membuatnya mampu memimpin jalannya balapan sejak lap pertama. Situasi semakin menguntungkan setelah terjadi insiden kecil di kelompok belakang pada lap-lap awal yang membuat jarak antara dirinya dan para pesaing semakin melebar.
Keunggulan tersebut dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Gilang. Alih-alih mengendurkan ritme balap, pebalap asal Aceh itu justru terus memacu motornya untuk menciptakan gap yang lebih aman dari para rivalnya.
Lap demi lap dilalui tanpa kesalahan berarti. Sementara para pebalap di belakang masih disibukkan dengan pertarungan posisi, Gilang justru semakin nyaman berada di depan dan mengendalikan jalannya balapan.
Meski sudah unggul cukup jauh, Gilang tetap menjaga konsentrasi hingga menjelang akhir lomba. Baru pada beberapa lap terakhir dirinya mulai bermain lebih aman untuk memastikan kemenangan tidak lepas dari genggaman.
“Saya memang sudah percaya diri dengan motor saya dari awal. Saya yakin motor ini bisa kembali juara. Pas balap, saya tahu saya sudah bisa memperlebar jarak dari lap awal. Akan tetapi saya tetap gas motor saya agar jaraknya lebih aman. Memang hanya beberapa lap akhir saja saya baru main aman,” ujar Gilang kepada tim redaksi.
Hasil ini menjadi bukti dominasi Gilang Putra Pratama sepanjang akhir pekan di Bangkinang. Dengan menyapu bersih kemenangan Race 1 dan Race 2, pebalap Bintang Mandiri Aceh RPM Racetech RCB Racing Team itu pulang dengan poin maksimal sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara kelas Rookie musim ini.
OtomotifZone.com – Bangkinang, Hasil Race 2 kelas Expert Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Minggu (31/5), mengalami perubahan setelah pimpinan lomba mengeluarkan bulletin resmi terkait hasil balapan.
Meski terjadi revisi hasil, satu hal yang tidak berubah adalah dominasi Mohd Silmi Helsinsky. Pebalap andalan BMA Racing tersebut tetap dinyatakan sebagai pemenang Race 2 dan kembali menegaskan statusnya sebagai raja kelas Expert pada putaran ketiga Kejurnas Motoprix Region A.
Race 2 Expert memang menyajikan pertarungan yang jauh lebih sengit dibandingkan Race 1. Persaingan berlangsung ketat sejak lap awal hingga penghujung balapan dengan kekuatan para pebalap yang relatif berimbang. Adu skill, strategi, dan keberanian dalam melakukan manuver menjadi suguhan utama yang memanjakan para penonton yang memadati Sirkuit Sport Center Bangkinang.
Empat pebalap terus mewarnai persaingan di barisan depan, yakni Mohd Silmi Helsinsky, Renggi Lukmana, Abdul Malik, dan Radeta Arya Khaffi atau yang akrab disapa Afi. Keempatnya silih berganti menempati posisi terdepan dan saling memberikan tekanan sepanjang balapan.
Silmi, Renggi, dan Abdul Malik bahkan beberapa kali bergantian memimpin jalannya lomba. Namun saat memasuki lap-lap akhir, Silmi mampu tampil lebih konsisten dan mempertahankan ritme balapnya di tengah tekanan para rival.
Menariknya, Silmi mengaku mengalami kendala pada motornya saat balapan memasuki fase penentuan. Meski demikian, ia tetap mampu menjaga fokus hingga akhirnya meraih kemenangan.
“Pertarungan Race 2 lebih sengit dan pebalap lain motornya lebih kompetitif. Lap akhir saya merasa kopling motor mulai hilang dan ambles. Tapi Alhamdulillah saya bisa juara,” ujar Silmi usai balapan.
Setelah balapan berakhir, pimpinan lomba mengeluarkan bulletin resmi yang mengubah hasil akhir Race 2. Perubahan tersebut terjadi karena adanya kesalahan jumlah lap yang dijalani para pebalap.
Sesuai regulasi, kelas Expert seharusnya berlangsung selama 16 lap. Namun dalam pelaksanaannya, balapan berjalan hingga 17 lap. Karena terjadi kelebihan satu lap, maka hasil resmi ditetapkan berdasarkan posisi pebalap pada lap ke-16 sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan keputusan tersebut, Mohd Silmi Helsinsky tetap dinyatakan sebagai pemenang Race 2. Posisi kedua menjadi milik Renggi Lukmana, sementara Abdul Malik melengkapi podium di posisi ketiga.
Dengan hasil ini, Silmi sukses menyapu bersih kemenangan Race 1 dan Race 2 kelas Expert sekaligus memperkokoh dominasinya di Kejurnas Motoprix Region A Putaran 3 Riau.