Beranda blog Halaman 60

Kembali Dipercaya, NONAME Timing Jadi Pencatat Waktu Kejurnas Motoprix Region A Putaran 3 Riau

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Profesionalisme dan akurasi yang ditunjukkan NONAME Timing kembali mendapat kepercayaan dalam ajang balap nasional. Setelah sukses bertugas pada Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 2 di Sumatera Selatan, kali ini tim asal Bandung, Jawa Barat tersebut kembali dipercaya menjadi pencatat waktu resmi pada Kejurnas Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung pada 30-31 Mei 2026 di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau.

Kepercayaan yang diberikan kepada NONAME Timing menjadi bukti kualitas dan konsistensi mereka dalam menghadirkan sistem pencatatan waktu yang akurat dan profesional pada ajang balap motor nasional. Pada putaran kali ini, tim tersebut bekerja sama dengan IMI Riau untuk memastikan seluruh data waktu pebalap tercatat dengan presisi selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Sebagai salah satu elemen penting dalam sebuah kompetisi balap, pencatatan waktu menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil kualifikasi maupun balapan. Karena itu, penyelenggara membutuhkan tim yang berpengalaman dan memiliki teknologi yang mumpuni untuk mendukung jalannya perlombaan.

“ Tahun ini kita sudah jalan untuk menjadi timing di Kejurnas Motoprix Region A seri 2 dan sekarang seri 3 Motoprix Riau. Dan tahun ini kita juga dipercaya untuk menangani AHDC Riau minggu depan,” jelas Doni, punggawa NONAME Timing.

Kepercayaan yang terus diberikan kepada NONAME Timing menunjukkan bahwa kinerja mereka mendapat apresiasi dari berbagai pihak, baik penyelenggara maupun pengurus IMI di daerah. Dengan pengalaman yang dimiliki, tim ini diharapkan mampu terus mendukung perkembangan olahraga balap motor Indonesia melalui sistem pencatatan waktu yang cepat, akurat, dan terpercaya.

Tak hanya aktif di Kejurnas Motoprix, NONAME Timing juga akan kembali menjalankan tugas penting pada gelaran Honda Dream Cup (AHDC) Riau yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Hal ini semakin mempertegas posisi mereka sebagai salah satu penyedia layanan timing system yang diperhitungkan di dunia balap nasional.

Marc Marquez Belum Menikmati Balapan, Namun Pemulihan Saraf Beri Sinyal Positif di Mugello

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Marc Marquez akhirnya berhasil melihat bendera finis untuk pertama kalinya sejak MotoGP Spanyol di Jerez setelah mengakhiri Sprint Race MotoGP Italia 2026 di Mugello dengan finis di posisi kelima, Sabtu (30/5).

Juara dunia bertahan itu tampil cukup impresif sejak awal akhir pekan. Setelah menjalani operasi bahu untuk mengatasi saraf radial yang terjepit, Marquez mampu menjadi pebalap Ducati terbaik saat kualifikasi dengan menempati posisi keempat. Bahkan, pebalap asal Spanyol tersebut sempat merebut posisi terdepan di tikungan pertama saat Sprint Race dimulai.

Namun kondisi fisiknya masih menjadi tantangan besar. Meski masalah saraf yang mengganggunya mulai membaik, Marquez mengaku belum memiliki kekuatan penuh untuk mempertahankan kecepatan dalam jarak balapan yang panjang.

“Saat kualifikasi saya bisa melaju dengan baik dalam satu putaran cepat. Tetapi saat menjalani banyak lap secara beruntun, energi saya turun dengan sangat cepat,” ujar Marquez.

Ia mengaku sengaja tidak memaksakan diri sepanjang Sprint Race. Menurutnya, jika terlalu agresif di awal balapan, maka dirinya akan kehilangan banyak waktu pada lap-lap akhir karena kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih.

Meski hanya finis kelima, Marquez justru menemukan kabar yang jauh lebih menggembirakan setelah balapan berakhir. Untuk pertama kalinya musim ini, ia bisa menulis catatan menggunakan pena tanpa mengalami getaran berlebihan pada tangannya.

“Hal paling positif bagi saya adalah setelah Sprint Race selesai, saya bisa menulis catatan lagi,” kata Marquez sambil tersenyum.

“Mungkin terdengar seperti lelucon, tetapi pada beberapa balapan sebelumnya saya bahkan tidak bisa menulis di selembar kertas karena tangan saya terus bergetar.”

Menurut Marquez, perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa saraf yang sempat bermasalah kini mulai pulih secara normal. Ia berharap proses pemulihan terus berjalan sehingga performanya semakin meningkat pada seri-seri berikutnya.

Meski demikian, pebalap Ducati itu mengakui dirinya masih jauh dari kondisi terbaik. Target terdekatnya adalah bisa tampil lebih bugar saat MotoGP Republik Ceko di Brno nanti.

“Saat ini mengendarai motor benar-benar terasa seperti pekerjaan berat. Saya belum menikmati mengendarai motor dalam kondisi seperti ini. Tetapi saya harus melakukannya demi masa depan agar bisa kembali menikmati balapan,” jelasnya.

Marquez menegaskan bahwa kecepatan dasar yang dimilikinya tidak hilang. Namun tanpa kondisi fisik yang ideal, ia kesulitan menjaga konsistensi sepanjang balapan.

“Kecepatannya masih ada. Saya tahu cara mengendarai motor. Tetapi ketika Anda memiliki kecepatan tanpa kontrol penuh, Anda tidak akan bisa konsisten. Itu yang harus kami perbaiki dalam beberapa pekan ke depan,” pungkas Marquez.

Hasil Sprint Race Mugello menjadi langkah penting dalam perjalanan comeback Marquez. Bukan hanya karena kembali finis di posisi lima besar, tetapi juga karena tanda-tanda pemulihan saraf yang mulai terlihat jelas dan memberi harapan besar untuk kembali bersaing di level tertinggi MotoGP.

Hasil Keseluruhan Kejuaraan Java Drag Record Seri 1

0

OtomotifZone.com – Wonosari. Berikut adalah hasil keseluruhan kejuaraan Java Drag Record 2026 seri 1 yang berlangsung di sirkuit Non Permanen Lanud Gading, Wonosari 30 Mei 2026.

Diva Ismayana Amankan Runner Up Kualifikasi, M Zidane Fokus Adaptasi di FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 7

0

OtomotifZone.com – Thailand, Ducati MX Team Indonesia mengawali perjuangannya pada FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 7 dengan hasil yang cukup menjanjikan. Bertarung di Silver Rock Bike Park, Loei, Thailand, Sabtu (30/5), dua pembalap andalan tim, Diva Ismayana dan M Zidane, berhasil menyelesaikan sesi free practice dan kualifikasi dengan pencapaian yang berbeda namun tetap memberikan optimisme besar menghadapi balapan utama.

Pada sesi free practice, Diva Ismayana langsung menunjukkan performa kompetitif. Pembalap bernomor start 26 itu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 7,869 detik dan menempati posisi ketiga tercepat. Sementara rekan setimnya, M Zidane, mengakhiri sesi latihan bebas di posisi keenam dengan catatan waktu 1 menit 8,274 detik.

Usai latihan bebas, tim memutuskan melakukan sejumlah perubahan pada sektor kaki-kaki Ducati Desmo450 MX milik Zidane. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu proses adaptasi sang pembalap yang baru kembali dari kompetisi motocross di Eropa menggunakan motor MX2 dengan karakter yang lebih pendek dan lincah.

Memasuki sesi kualifikasi, Diva berhasil meningkatkan kecepatannya secara signifikan. Ia mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 7,275 detik dan sukses mengamankan posisi kedua. Hasil tersebut menjadi modal penting untuk mendapatkan posisi start yang ideal saat balapan berlangsung pada Minggu (31/5).

Di sisi lain, Zidane masih menjalani proses penyesuaian dengan set-up baru yang diterapkan tim. Pembalap bernomor start 404 itu mencatat waktu terbaik 1 menit 8,636 detik dan harus puas berada di posisi ke-10. Meski demikian, hasil tersebut dianggap sebagai bagian dari proses menemukan konfigurasi terbaik untuk menghadapi race day.

Diva Ismayana mengaku puas dengan hasil yang diraih pada sesi kualifikasi. Menurutnya, karakter sirkuit kali ini cukup berbeda dibanding seri sebelumnya sehingga posisi kedua menjadi bekal yang sangat baik.

“Trek di sini cukup teknikal dan kompetitif, serta berbeda dengan layout pada seri pertama lalu. Jadi posisi kedua di sesi kualifikasi menjadi modal yang baik untuk menghadapi balapan besok. Mohon doanya agar bisa mendapatkan hasil terbaik,” ujar Diva.

Sementara itu, M Zidane mengungkapkan dirinya mulai menemukan kepercayaan diri setelah tim melakukan perubahan pada set-up motor.

“Kita melakukan beberapa perubahan pada kaki-kaki motor setelah free practice karena saya masih menyesuaikan diri setelah balapan di Eropa menggunakan motor MX2. Saat qualifying memang saya masih perlu beradaptasi, tetapi feeling saya jauh lebih baik sekarang. Saya lebih percaya diri dengan set-up yang baru dan optimistis bisa tampil lebih kompetitif saat race,” kata Zidane.

Team Manager Ducati MX Team Indonesia, Johny Pranata, menilai hasil yang diraih kedua pembalap menunjukkan perkembangan positif. Ia optimistis tim mampu bersaing di barisan depan saat balapan utama berlangsung.

“Diva menunjukkan kecepatan yang sangat baik dan berhasil mengamankan posisi start yang ideal. Untuk Zidane, kami memang sedang fokus membantu proses adaptasinya setelah kembali dari kompetisi di Eropa karena ritmenya berbeda. Di Jerman, sirkuitnya pasir dan lebar dengan karakter yang panjang-panjang. Sementara di Thailand, sirkuitnya lebih sempit dan tanahnya keras. Namun perubahan yang tim lakukan saat ini menunjukkan arah yang positif dan kami optimistis performanya akan semakin baik saat race nanti,” jelas Johny.

Dengan hasil kualifikasi tersebut, Ducati MX Team Indonesia menatap balapan utama FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 7 dengan penuh optimisme. Diva Ismayana berpeluang besar bertarung memperebutkan kemenangan dari barisan depan, sementara M Zidane diharapkan mampu menunjukkan progres positif setelah menemukan set-up yang lebih sesuai dengan gaya balapnya.

Start Sempurna Jadi Kunci, Pandawa Juara Race 1 Beginner Motoprix Region A

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Pandawa Ozora menunjukkan kematangan dan fokus tinggi saat menjuarai Race 1 kelas Beginner pada Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Sabtu (30/5/2026).

Pebalap andalan Kepulauan Riau yang memperkuat Honda Tri M tersebut tampil impresif sejak awal balapan. Meski sempat terjadi drama pada momen start akibat salah satu pebalap yang melakukan curi start, Pandawa tidak terpancing dan tetap fokus menunggu lampu start resmi padam.

Keputusan tersebut menjadi kunci keberhasilannya. Saat lampu start benar-benar padam, pebalap yang akrab disapa Dawa itu langsung melesat sempurna dari grid dan mengambil alih posisi terdepan sejak tikungan pertama.

Setelah memimpin jalannya balapan, Pandawa mampu menjaga ritme dan konsistensi lap dengan sangat baik. Tekanan dari para rival tidak mampu menggoyahkan performanya. Dengan kecepatan yang stabil, ia terus memperlebar jarak dan mengontrol jalannya lomba hingga garis finis.

Sepanjang balapan, Dawa tampil tanpa kesalahan berarti. Dominasinya terlihat jelas karena tidak ada pebalap lain yang mampu memberikan ancaman serius terhadap posisinya di depan.

Hingga lap terakhir, Pandawa tetap nyaman memimpin dan akhirnya memastikan diri meraih kemenangan di Race 1 Beginner. Hasil ini sekaligus menjadi bukti kualitas serta ketenangan mental pebalap muda Kepulauan Riau tersebut dalam menghadapi situasi krusial di lintasan.

Kemenangan ini juga menjadi modal penting bagi Pandawa dalam perburuan poin Kejurnas Motoprix Region A musim 2026, sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu kandidat kuat di kelas Beginner.

Motoprix Riau 2026: Tampil Tenang dan Terukur, Gilang WS Sukses Menangi Race 1 Novice

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Strategi cerdas ditunjukkan Gilang WS saat menjuarai Race 1 kelas Novice pada Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Sabtu (30/5/2026). Pebalap WA Motor Racing Team tersebut sukses meraih podium tertinggi setelah melewati balapan yang berlangsung penuh drama.

Sejak lampu start dipadamkan, Gilang tidak langsung memimpin jalannya perlombaan. Ia harus bekerja keras mengejar dan menempel ketat Nabil yang tampil impresif di posisi terdepan pada beberapa lap awal.

Persaingan sengit tersaji sepanjang awal balapan. Gilang terus memberikan tekanan kepada Nabil untuk mencari celah mengambil alih pimpinan lomba. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada lap kelima ketika Gilang berhasil merebut posisi pertama.

Setelah memimpin balapan, Gilang tetap menjaga ritme dan konsistensi catatan waktunya. Namun situasi berubah ketika rival terdekatnya, Nabil, mengalami kendala pada motornya. Kondisi tersebut membuat jarak dengan para pesaing semakin melebar.

Melihat keunggulan yang cukup aman, Gilang memilih untuk tidak memaksakan performa motornya hingga batas maksimal. Strategi tersebut diambil mengingat kondisi cuaca yang panas dan balapan yang masih menyisakan banyak lap.

“Awalnya aku push motor aku untuk menjadi yang terdepan. Alhamdulillah bisa ambil alih posisi pertama. Setelah itu saya coba push kembali motor. Tapi setelah saya tahu Nabil alami masalah, saya lihat ke belakang jarak dengan lawan cukup jauh, jadi saya main aman saja. Sekitar 8 lap akhir saya main aman mas,” ujar Gilang kepada tim redaksi usai balapan.

“Lap yang saya jalani masih banyak dan kondisi sirkuit cukup panas. Jadi saya memilih menghemat performa mesin dan ban agar tidak cepat habis. Alhamdulillah strategi itu berjalan baik dan saya bisa meraih juara pertama pada Race 1 kali ini,” tambahnya.

Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Gilang WS sebagai salah satu kandidat kuat peraih poin maksimal di kelas Novice Motoprix Region A Putaran 3. Dengan performa yang konsisten serta strategi balap yang matang, pebalap WA Motor Racing Team itu menjadi ancaman serius bagi para rivalnya dalam perebutan gelar musim 2026.

Duel Sengit hingga TLap Terakhir, Gilang Putra Pratama Menangi Race 1 Rookie Motoprix Riau

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Pertarungan sengit tersaji pada Race 1 kelas Rookie Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Sabtu (30/5/2026). Setelah duel ketat sejak awal lomba, Gilang Putra Pratama akhirnya berhasil naik ke podium tertinggi usai menaklukkan rival terdekatnya, Alvi Novriando.

Pebalap Bintang Mandiri Aceh RPM Racetech RCB Racing Team tersebut tampil impresif sepanjang balapan. Sejak lampu start padam, persaingan memperebutkan posisi terdepan langsung terjadi antara Gilang dan Alvi. Keduanya saling menempel dan beberapa kali bertukar posisi dalam perebutan kemenangan.

Jalannya balapan semakin menarik memasuki lap-lap akhir. Gilang dan Alvi terus mempertontonkan aksi saling salip yang membuat penonton di tribun tidak henti memberikan dukungan. Keunggulan yang didapat salah satu pebalap tak pernah bertahan lama karena langsung dibalas oleh lawannya.

Drama puncak terjadi pada lap terakhir. Alvi Novriando mencoba melakukan manuver agresif di tikungan kedua untuk mengambil alih posisi terdepan. Namun dalam upayanya tersebut, Alvi sedikit melebar. Situasi semakin menegangkan ketika kedua pebalap sempat mengalami slide pada roda belakang motor mereka.

Meski berada dalam tekanan besar, Gilang mampu menjaga kendali motornya dengan baik. Pebalap asal Aceh itu berhasil memanfaatkan situasi untuk kembali merebut posisi pertama dan mempertahankannya hingga garis finis.

Bendera Finish pun mengakhiri duel spektakuler tersebut dengan Gilang Putra Pratama keluar sebagai pemenang Race 1 kelas Rookie. Kemenangan ini menjadi hasil penting dalam perburuan poin Kejurnas Motoprix Region A musim 2026.

“Ya tadi pertarungannya seru. Kalau tadi lap akhir itu kesalahan aku sempat salah momen saat perpindahan transmisi. Makanya Alvi sempat masuk. Tapi dia out dan saya lebih sigap dan bisa ambil alih posisi pertama lagi,” ujar Gilang usai balapan.

Kemenangan ini sekaligus membuktikan ketenangan dan kematangan Gilang dalam menghadapi tekanan pada lap-lap krusial. Sementara itu, duel antara Gilang dan Alvi menjadi salah satu pertarungan paling menarik yang tersaji pada putaran ketiga Kejurnas Motoprix Region A di Bangkinang.

Motoprix Riau 2026: Kenyamanan Suspensi Jadi Kunci Silmi Rajai Race 1 Expert

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Kenyamanan motor menjadi faktor utama keberhasilan Mohd Silmi Helsinsky meraih kemenangan pada Race 1 kelas Expert Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, Sabtu (30/5/2026).

Pebalap andalan Bintang Mandiri Aceh tersebut tampil impresif sepanjang balapan. Meski sempat mendapatkan tekanan dari para rival sejak lap-lap awal, Silmi mampu menjaga ketenangan dan menunjukkan performa konsisten hingga garis finis.

Memulai balapan dengan start yang sangat baik, Silmi langsung mengambil alih posisi terdepan dan memimpin jalannya race. Padahal pada sesi kualifikasi dirinya hanya mampu menempati posisi kedua. Namun saat lampu start padam, pebalap asal Aceh itu langsung tancap gas dan mendikte ritme balapan.

Persaingan sengit sempat terjadi ketika Renggi, yang menjadi pebalap tercepat pada sesi kualifikasi, berhasil memberikan tekanan dan mengambil alih posisi pertama. Namun keunggulan tersebut tidak berlangsung lama. Silmi yang tampil tenang kembali melancarkan serangan dan sukses merebut kembali pimpinan balapan.

Setelah kembali berada di depan, Silmi tampil semakin percaya diri. Catatan waktunya konsisten di setiap lap sehingga mampu menciptakan jarak aman dari para pesaingnya. Hingga bendera finis dikibarkan, Silmi berhasil mempertahankan posisi terdepan dan mengunci kemenangan Race 1 kelas Expert.

“Pas saya datang ke Sirkuit Bangkinang ini, saya hanya fokus pada set-up suspensi saja. Sampai memasuki sesi free practice dan kualifikasi, saya masih fokus pada suspensi. Karena untuk mesin saya sudah serahkan kepada mekanik,” ujar Silmi kepada tim redaksi usai balapan.

Pebalap Aceh tersebut juga mengungkapkan bahwa tidak ada perubahan signifikan pada sektor mesin motornya. Kunci keberhasilannya justru berasal dari rasa nyaman yang didapat dari pengembangan sektor suspensi.

“Tidak ada perubahan pada mesin. Memang pada babak kualifikasi saya sempat berada di posisi kedua, tetapi saya sudah yakin motor saya bisa bersaing dan setelan suspensi saya aman untuk menjalani race. Saya mencoba suspensi baru X2 dan semakin banyak lap yang dijalani, motor saya tetap konstan,” tambah Silmi.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Mohd Silmi Helsinsky dalam perburuan poin Kejurnas Motoprix Region A 2026. Dengan performa yang semakin matang dan paket motor yang kompetitif, Silmi kembali menegaskan dirinya sebagai salah satu kandidat kuat perebut gelar juara musim ini.

Pandawa Ozora Tercepat di Kualifikasi Beginner, Honda Tri M Siap Bidik Kemenangan Race 1

0

OtomotifZone.com – Bangkinang,  Pebalap muda asal Kepulauan Riau, Pandawa Ozora, berhasil menunjukkan performa gemilang pada sesi kualifikasi kelas Beginner Kejurnas Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, pada 30-31 Mei 2026.

Bersama tim Honda Tri M, Pandawa tampil percaya diri dan mampu memanfaatkan sesi kualifikasi dengan sangat baik. Hasilnya, ia sukses mencatatkan waktu tercepat 48,538 detik, sekaligus mengamankan posisi terdepan untuk start pada Race 1.

Catatan waktu tersebut menjadi bukti kesiapan Pandawa dalam menghadapi persaingan ketat di kelas Beginner yang selalu menyajikan pertarungan sengit antar pebalap muda berbakat. Kecepatan yang ditunjukkan sepanjang sesi kualifikasi juga menjadi modal berharga untuk menghadapi balapan utama.

Meski berhasil meraih pole position, Pandawa dipastikan tidak akan menjalani balapan dengan mudah. Para rival yang berada di belakangnya memiliki potensi besar untuk memberikan tekanan sejak lap pertama. Faktor konsistensi, strategi balap, dan kemampuan menjaga ritme akan menjadi kunci dalam perebutan podium tertinggi.

Dukungan performa motor Honda Tri M yang kompetitif juga menjadi salah satu kekuatan yang diandalkan Pandawa untuk mempertahankan posisi terdepan saat balapan berlangsung nanti.

Kini perhatian tertuju pada Race 1 kelas Beginner. Mampukah Pandawa Ozora mengonversi hasil kualifikasi menjadi kemenangan dan berdiri di podium tertinggi? Jawabannya akan terungkap saat lampu start dipadamkan di Sirkuit Sport Center Bangkinang.

M. Nabil Zahsena Tampil Menggila, Supra GTR Honda INDAKO Kuasai Kualifikasi Novice Motoprix Riau

0

OtomotifZone.com – Bangkinang, Pebalap muda Sumatera Utara, M. Nabil Zahsena, sukses menunjukkan performa impresif pada sesi kualifikasi kelas Novice Kejurnas Motoprix Region A Putaran 3 yang berlangsung di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau, pada 30-31 Mei 2026.

Mengandalkan tunggangan Supra GTR Honda INDAKO, Nabil tampil konsisten sejak awal sesi hingga akhirnya berhasil mengamankan posisi tercepat dengan catatan waktu 46,530 detik. Raihan tersebut menempatkan pemegang Kartu Izin Start (KIS) Sumatera Utara itu di posisi terdepan untuk menghadapi balapan Race 1.

Persaingan di kelas Novice sendiri dipastikan berlangsung sengit. Pasalnya, sejumlah pebalap yang berada di belakang Nabil juga mampu mencatatkan waktu yang sangat berdekatan. Selisih tipis antar pebalap menjadi indikasi bahwa pertarungan menuju podium tertinggi akan berlangsung ketat sejak lampu start dipadamkan.

Keberhasilan Nabil menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi tentu menjadi modal penting untuk menghadapi balapan utama. Namun, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai saat Race 1 berlangsung, di mana faktor strategi, konsistensi, serta kemampuan menjaga ritme balap akan sangat menentukan hasil akhir.

Dengan performa yang ditunjukkan sepanjang sesi kualifikasi, peluang M. Nabil Zahsena untuk meraih kemenangan terbuka lebar. Meski demikian, para rival dipastikan tidak akan tinggal diam dan siap memberikan perlawanan sengit demi memperebutkan posisi terdepan. Lalu, mampukah M. Nabil Zahsena mempertahankan dominasinya dan mengubah pole position menjadi kemenangan di Race 1 kelas Novice? Menarik untuk dinantikan jalannya balapan di Sirkuit Sport Center Bangkinang.