Beranda blog Halaman 58

Pentingnya Chest Protector sebagai Perlindungan Tambahan Saat Berkendara Jarak Jauh

0
Pentingnya Chest Protector

Berkendara jarak jauh menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi sebagian pengguna sepeda motor, baik untuk touring maupun mobilitas antarkota. Namun, selain memastikan kondisi kendaraan prima, pengendara juga perlu memperhatikan perlengkapan berkendara yang digunakan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Selain helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu, penggunaan chest protector atau pelindung dada dapat menjadi perlengkapan tambahan yang membantu meningkatkan perlindungan bagi pengendara, khususnya saat melakukan perjalanan jarak jauh.

Area dada merupakan salah satu bagian tubuh yang penting untuk dilindungi karena berada di bagian depan tubuh dan berpotensi menerima benturan saat terjadi insiden di jalan. Oleh karena itu, penggunaan chest protector dapat menjadi salah satu upaya untuk mendukung keselamatan berkendara.

“Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga didukung oleh perlengkapan berkendara yang tepat. Chest protector dapat menjadi perlindungan tambahan bagi pengendara, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh atau touring,” ujar Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.

Berikut beberapa manfaat penggunaan chest protector saat berkendara:

1. Membantu Melindungi Area Dada dari Benturan

Saat berkendara, terdapat kemungkinan pengendara terkena benturan benda asing seperti kerikil kecil atau benda lain yang terlempar dari kendaraan di depan. Chest protector dapat membantu memberikan perlindungan tambahan pada area dada sehingga mengurangi risiko cedera.

2. Menambah Perlindungan Saat Terjadi Insiden

Dalam kondisi tertentu, seperti pengereman mendadak atau kecelakaan, area dada berpotensi mengalami benturan dengan bagian sepeda motor maupun objek lainnya. Penggunaan chest protector dapat membantu meminimalkan dampak benturan yang terjadi.

3. Menambah Kenyamanan Saat Perjalanan Jauh

Selain berfungsi sebagai pelindung, beberapa chest protector dirancang dengan material yang nyaman digunakan serta memiliki ventilasi udara yang baik. Hal ini membantu pengendara tetap nyaman selama perjalanan, terutama saat menempuh jarak yang cukup jauh.

Tips Memilih Chest Protector

Agar perlindungan dan kenyamanan tetap optimal, pengendara dapat memperhatikan beberapa hal berikut:

●      Pilih chest protector yang menggunakan material berkualitas dan memiliki standar keselamatan yang baik.

●      Pastikan ukuran sesuai dengan postur tubuh agar tidak mengganggu pergerakan saat berkendara.

●      Pilih produk yang memiliki sistem ventilasi udara yang baik sehingga tetap nyaman digunakan dalam waktu lama.

●      Gunakan bersama perlengkapan berkendara lainnya seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.

Keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab setiap pengguna jalan. Dengan melengkapi diri menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai, risiko cedera dapat diminimalkan sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.

Mari selalu #Cari_Aman saat berkendara dengan mempersiapkan diri dan menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap sebelum memulai perjalanan.

Pindah Venue, ADS Putaran 1 Jambi 2026 Resmi Digelar di Sirkuit Zabaq Nasional Circuit

0

OtomotifZone.com – Jambi, Panitia penyelenggara Aspira Premio Andalas Drag Series (ADS) Putaran 1 Jambi 2026 resmi mengumumkan perubahan lokasi pelaksanaan event. Jika sebelumnya ajang Bhayangkara Presisi Drag Race & Drag Bike 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit NP Perkantoran Gubernur Telanaipura Jambi, kini venue dipindahkan ke Sirkuit Zabaq Nasional Circuit pada tanggal 6-7 Juni 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui notice board resmi yang ditujukan kepada seluruh peserta, tim, mekanik, dan pecinta balap lurus Sumatera. Meski terjadi perubahan lokasi, jadwal pelaksanaan tetap sesuai rencana sehingga seluruh persiapan balap dipastikan terus berjalan.

Perpindahan venue ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi jalannya kompetisi yang menjadi salah satu seri bergengsi balap drag race dan drag bike di Pulau Sumatera. Ajang ADS sendiri terus mendapat antusiasme tinggi dari para pembalap karena menjadi wadah adu prestasi sekaligus pembinaan talenta-talenta balap lurus daerah.

Mengusung tajuk Bhayangkara Presisi Drag Race & Drag Bike 2026, putaran perdana di Jambi diprediksi akan menghadirkan persaingan sengit dari peserta berbagai provinsi. Dukungan dari komunitas otomotif, tim balap, hingga sponsor nasional juga menjadi bukti besarnya gengsi kejuaraan ini di kalangan dragster Sumatera.

Panitia mengimbau seluruh peserta yang telah melakukan pendaftaran untuk segera menyesuaikan persiapan dan memastikan informasi terbaru terkait lokasi perlombaan. Dengan berpindahnya venue ke Sirkuit Zabaq Nasional Circuit, diharapkan gelaran ADS Putaran 1 Jambi 2026 dapat berlangsung lebih maksimal, aman, dan tetap menjadi pesta balap lurus yang dinantikan para pecinta kecepatan.

Sekretariat pendaftaran tetap berada di Lapangan Tembak Perbakin Jambi, sementara informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui panitia pelaksana yang telah ditunjuk. Ajang ini dipastikan menjadi pembuka persaingan sengit perebutan poin Andalas Drag Series musim 2026 di wilayah Sumatera.

Persaingan Sengit Menanti di AHDC Bangkinang Minggu Ini!!!

0

OtomotifZone.com – Riau, Gelaran Astra Honda Dream Cup (AHDC) Regional Riau siap menjadi panggung pertarungan para pebalap muda dan senior dari berbagai daerah (6-7/6) di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Riau. Event yang didukung Capella Honda ini menghadirkan total 11 kelas balap yang dipastikan bakal menyuguhkan persaingan sengit di lintasan. Ajang ini merupakan bagian dari pengembangan balap regional yang terus didorong Astra Honda Motor untuk menjaring talenta-talenta baru dari daerah.

Kelas yang diperlombakan cukup beragam, mulai dari kategori sport Sonic/GTR 150cc hingga kelas matic dan Vario 160. Untuk kategori sport, tersedia kelas AHDC 1 Sonic/GTR 150cc Tune Up Open, AHDC 2 Sonic/GTR 150cc Standar U-16 (Rookie), dan AHDC 3 Sonic/GTR 150cc U-12 (Beginner).

Sementara itu, kelas matic menjadi yang paling banyak dipertandingkan. Mulai dari Matic Tune Up hingga 131cc Open, Matic Standar hingga 131cc Open, serta kelas khusus pemula U-23 baik kategori open maupun lokal Riau. Tidak hanya itu, kelas Matic Standar hingga 116cc juga dibuka untuk pebalap pemula U-23.

Menariknya, Honda Vario 160 kembali menjadi salah satu kelas yang paling dinantikan. Setelah mendapat sambutan positif dalam beberapa musim terakhir, kelas Vario Standar 160cc Open dan Vario Standar 160cc Pemula U-23 Lokal Riau diprediksi akan menarik banyak peserta dan menghadirkan persaingan ketat.

AHDC sendiri dikenal sebagai wadah pembinaan pebalap berjenjang yang memberikan kesempatan bagi pembalap daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dari ajang seperti inilah banyak pebalap muda berbakat lahir sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.

Dengan banyaknya kelas yang diperlombakan dan antusiasme pebalap yang terus meningkat, AHDC Regional Riau dipastikan menjadi salah satu agenda balap paling menarik di Sumatera tahun ini. Selain menjadi ajang perebutan gelar juara, kompetisi ini juga menjadi kesempatan bagi para pebalap untuk mengukur kemampuan dan menunjukkan potensi terbaik mereka di hadapan tim-tim balap besar.

Sempat Terjatuh, Diva Ismayana Tetap Persembahkan Podium untuk Indonesia di Loei

0

OtomotifZone.com – Thailand, Ducati MX Team Indonesia menutup putaran ketujuh FMSCT Thailand Motocross Championship 2026 di Silver Rock Bike Park, Loei, Thailand, dengan hasil membanggakan. Pembalap andalan mereka, Diva Ismayana, berhasil meraih podium ketiga di kelas utama MX1 dan menjadi satu-satunya pembalap Indonesia yang mampu menembus tiga besar pada balapan tersebut.

Sejak awal lomba, Diva tampil kompetitif. Memulai balapan dari posisi kedua, pembalap asal Bali itu langsung menunjukkan kecepatan terbaiknya dan mampu mempertahankan posisi di barisan depan. Selama hampir 20 menit balapan berlangsung, Diva terus memberikan tekanan kepada pemimpin lomba sembari menjaga jarak dari para rival yang menguntit di belakang.

Peluang untuk mengamankan posisi runner-up sebenarnya terbuka lebar. Namun, nasib kurang beruntung menghampiri Diva menjelang akhir balapan. Saat hanya tersisa sekitar tiga hingga empat lap lagi, ia terjatuh di tikungan kedua. Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan pembalap tuan rumah, Jiraj Wannalak, untuk merebut posisi kedua.

Meski kehilangan satu posisi, Diva mampu bangkit dengan cepat dan melanjutkan balapan hingga garis finis. Ia akhirnya mengamankan posisi ketiga sekaligus mempersembahkan podium penting bagi Ducati MX Team Indonesia di tengah ketatnya persaingan dengan para pembalap terbaik Thailand dan Asia Tenggara.

Sementara itu, rekan setimnya, M Zidane, juga menunjukkan performa menjanjikan pada awal balapan. Start yang apik membuatnya langsung berada di kelompok depan dan sempat membayangi Diva pada beberapa lap pertama.

Namun, karakter lintasan Silver Rock Bike Park yang keras dan menuntut fisik tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi pembalap muda Indonesia tersebut. Memasuki pertengahan balapan, Zidane mulai kehilangan ritme setelah harus bekerja ekstra mengendalikan Ducati Desmo450 MX. Kondisi itu membuatnya kehilangan beberapa posisi hingga akhirnya finis di urutan kedelapan.

Diva mengaku bersyukur masih mampu membawa pulang podium meski sempat melakukan kesalahan menjelang akhir balapan.

“Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang tua saya, dan Ducati MX Team Indonesia. Putaran kali ini saya bisa balapan tanpa beban dan tanpa khawatir dengan masalah teknis motor. Hanya saja ada sedikit kesalahan dari saya di akhir balapan yang membuat saya terjatuh dan kehilangan posisi kedua,” ujar Diva.

Sementara itu, Zidane mengungkapkan balapan berlangsung sangat menguras tenaga. Ia juga mengaku mengalami kendala pada bagian suspensi yang membuatnya kesulitan mempertahankan performa hingga akhir lomba.

“Di awal saya melakukan start yang bagus dan sempat berada di posisi ketiga di belakang Diva. Namun di pertengahan balapan ada masalah pada suspensi yang membuat energi saya terkuras karena harus menahan motor. Semoga ke depan saya bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi,” kata Zidane.

Manajer tim Ducati MX Team Indonesia, Johny Pranata, menilai podium yang diraih Diva menjadi hasil penting bagi tim mengingat ketatnya persaingan di kejuaraan tersebut.

“Diva menunjukkan kecepatan yang sangat baik sepanjang balapan dan hampir mengamankan posisi kedua. Sayangnya ada kesalahan kecil di penghujung race. Namun podium ini tetap sangat penting bagi tim,” ujar Johny.

Ia juga menjelaskan bahwa Zidane masih membutuhkan adaptasi setelah kembali dari kompetisi di Eropa yang mayoritas menggunakan lintasan pasir, berbeda dengan karakter trek keras yang digunakan di Thailand.

Dengan hasil putaran ketujuh ini, Zidane kini menempati posisi ke-10 klasemen sementara pembalap dengan koleksi 46 poin. Sementara Diva berada di posisi ke-12 klasemen dengan raihan 30 poin. Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Ducati MX Team Indonesia untuk menghadapi putaran-putaran berikutnya dan terus bersaing di level internasional.

Para Peraih Gelar Juara Umum ONIKU Cup Race 2025 Grand Final Si Jalak Harupat

0
Para Peraih Gelar Juara Umum ONIKU Cup Race 2025 dapat Mobil

OtomotifZone.com, Bandung – Gelaran pamungkas ajang balap motor bergengsi ONIKU Cup Race 2025 Round 3 Grand Final telah sukses diselenggarakan. Berlangsung di lintasan Sirkuit Non-Permanen (NP) Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, event ini menjadi ajang pembuktian dan penentuan poin krusial bagi para pembalap untuk merebut titel prestisius Juara Umum.

Raut kebahagiaan dan selebrasi kemenangan para peraih gelar Juara Umum di atas podium tampak begitu jelas, diabadikan melalui deretan jepretan kamera yang memperlihatkan mereka mengangkat piala dan mockup hadiah utama.

Berdasarkan Official Result yang disahkan oleh Pimpinan Lomba pada tanggal 31 Mei 2026, panitia memberikan penghargaan Juara Umum yang dibagi ke dalam beberapa kategori, baik untuk pengumpulan poin khusus Putaran 3 maupun akumulasi poin Full Putaran (Seri Keseluruhan).

Berikut adalah daftar lengkap peraih gelar Juara Umum ONIKU Cup Race 2025:

JUARA UMUM FULL PUTARAN (TOTAL SERI)

  • All 2T Open: M. Nurgianto (Jakarta / OXYBOY DENIM L366 S RACING TEAM) – 297 Poin.
  • Matic Open: Damar Abi Yoga (Banten / TUAN MUDA SETRA RACING FEZE) – 213 Poin.
  • Matic Pemula: Lutfi Bocil (Bandung / DJP TATSUMAKI SUMBER TANI BAMS RACING) – 218 Poin.
  • Exrider: Steven Budiman (DKI Jakarta / TIGA BERLIAN JOLE POWER HURA HURA) – 102 Poin.

JUARA UMUM PUTARAN 3 (GRAND FINAL)

  • All 2T Open: Abdul Gofar (Subang / DRF PERFORMANCE) – 45 Poin.
  • Matic Open: Robby Rizaldi (Purwakarta / DJPER TATSUMAKI BAMS RACING) – 100 Poin.
  • Matic Pemula: Indra Ramadhan (Bandung / DJPER TATSUMAKI BAMS X HOME) – 83 Poin.

JUARA UMUM KEJURDA SUPERMOTO

  • Junior: Adi Faisal (Kab. Ciamis / CS SPORT COLLECTION KURAMO SMI TSM) – 45 Poin.
  • Senior: Daffa Fey (Kab. Tasikmalaya / IQMA COLLECTION SINAR MULYA KURAMO SMI TSM FRD GRAPIC) – 36 Poin.
  • Build Up Open: Rafly Sanjaya (Bandung / SGM RACING TEAM) – 49 Poin.
  • Komunitas: Ilyas Walida Fasa (Kab. Bandung / SOROJA MX) – 61 Poin.

Selamat kepada para pembalap dan tim yang berhasil mengunci gelar Juara Umum di musim kompetisi 2025 ini.

Tuntaskan Kejurda Jabar Supermoto 2025, Juara Umum Bawa Pulang Motor KTM

0
supermoto Jabar dapat hadiah motor KTM

OtomotifZone.com-Bandung. Sama seperti event Oniku cup race, seri kejurda IMI Jawa Barat Supermoto 2025 ikut mengalami penundaan karena masalah kondisi saat event akan digelar ada bencana sehingga semua harus menunggu kondisi normal dan landai, dan kesabaran berbuah kesuksesan, kejurda yang baru digelar tahun pertama ini tuntas digelar berbarengan dengan seri final Oniku Sabtu-Minggu. 30-31 Mei 2026 di sirkuit Non Permanen Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung.

Memang kejurda Supermoto masih belum bisa mandiri dalam menggelar event, karena sempat mengalami kevacuuman event di IMI Jabar beberapa tahun kebelakang, namun berkat kerjasama dan komunikasi yang baik antar pengurus R2 IMI Jawa Barat membuat gagasan Supermoto harus digarap serius, dan sebagai wujud mengapresiasi antusias dan pembinaan, disamping tentunya karena keterbatasan jumlah dan kelas, tentunya cabor ini masih tergolong baru namun lama yang muncul kembali sehingga kelas ini lahir dan diusung oleh dan dari komunitas, sehingga penggeraknya juga dari komunitas yang diakomodir Pengprov menjadi sebuah kelas kejurda.

Irvan Octavian, Kabid R2 IMI Jabar

Irvan OC selaku kabid Roda Dua Pengpov IMI Jabar sangat lega dan tentunya happy program gres yang digagas bersama komisi Supermoto tuntas program ditahun pertama munculnya kelas baru ini, “Alhamdulillah, tuntas dan lega, Kejurda IMI Jabar 2025 kelas Supermoto akhirnya tuntas kami selenggarakan selama 3 seri, ini awal yang bagus untuk program kejurda tahun ini, keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari komunikasi kami dan kerja keras komisi Supermoto yang mampu menggalang komunikasi dengan komunitas dibawah komando Bung Rino Sanjaya, terima kasih untuk semangat dan totalitasnya”.

Rafly Sanjaya juara umum Supermoto bawa 1 unit KTM

Rino Sanjaya selaku ketua Komisi Supermoto saking happynya program kejurdanya terselenggara dengan sukses, tidak tanggung tanggung, langsung menggelontorkan 1 unit sepeda motor KTM untuk juara umum supermoto Build Up Open Kejurda. “Happy, saya sangat seneng akhirnya kejurda Supermoto bisa digelar setelah penantian sekian purnama, terima kasih Pengprov IMI Jabar yang memberi ruang luas kepada kami dikomisi Supermoto, sehingga kami bisa explore menggagas dan menggarap supermoto menjadi kelas kejurda, rasa terima kasih untuk seluruh yang terlibat, terima kasih untuk Oniku sehingga seri akhir bisa kami selenggarakan dengan sukses”.

Rino Sanjaya, Ketua Komisi Supermoto IMI Jabar memberikan hadiah Juara Umum Kejurda

Perdana menjadi kelas kejurda dan hadiahnya gak main-main, motor KTM lho. “Ya ini sebagai wujud rasa terima kasih kami, supermoto menjadi kelas yang masuk dalam program pembinaan dalam tahta kejurda, terima kasih untuk rekan-rekan komunitas, kami ada untuk anda, Jabar harus menjadi contoh, karena selama ini peserta kelas Supermoto selalu sepi, dan dengan hadiah apalagi motor ingin menggugah animo peserta makin menggeliat dan jauh lebih berkembang pesat kedepannya”, tambah Rino yang juga sang empunya SGM Racing.

Kayaknya Kejurda Supermoto 2026 Juara umumnya dapat motor semua nih?

Kaya saya sih yeeesss…..

Time 6,149 Detik, Estilo Ekitoyama Catatkan Rekor Nasional! Ada Lawan??

0

OtomotifZone.com – Wonosari. Putaran pembuka  Java Drag Record series 2026 garapan dari PT. Vito Karya Indonesia yang berlangsung akhir pekan kemarin di sirkuit NP Lanud Gading, Wonosari langsung menyuguhkan drama dan kejutan.

Rekor baru tercipta pada seri pembuka kali ini hadir pada kelas Outlaw FFA dengan catatan waktu 6,149 detik dari tim Ekitoyama yang digeber dragster Septian A. Cukup mengejutkan karena ini menjadi rekor best time tercepat alias rekor nasional, dimana sebelumnya rekor tercipta saat balapan di sirkuit Sentul dengan catatan waktu 6,2 sekian detik.

Yuupss!! Aktor utamanya adalah Honda Estilo Swap Engine B berpenggerak All Wheel Drive (AWD) dari Team Ekitoyama yang digeber Septian A.

“Cukup mengejutkan dan pastinya bangga tentunya, dimana Java Drag Record akhirnya bisa cetak record baru di kelas Outlaw FFA, dan ini adalah rekor nasional baru tercepat. Semoga seri kedua nanti bakalan ada rekor rekor baru tercipta.” Ujar Andreas Mozambi

ONIKU Cup Race, Event Lokal Nyali Nasional, Juaranya Diganjar Mobil

0
Meski seri pamungkas. starter tetap rame

OtomotifZone.com-Bandung. Nama boleh seumur jagung, tapi nyali segede gunung Gede Pangrango, itulah ONIKU Cup Race, event baru nongol dibumi racing seumur jagung muda dan hanya level lokal Jawa Barat, tapi sudah punya nyali besar dengan hanjar hadiah juara umum mobil.

Sebetulnya ini adalah rangkaian event yang digelar 2025, karena mengalami kendala perijinan venue karena kondisi lingkungan diwilayah Kabupaten Bandung terdampak bencana, akhirnya seri 3 yang merupakan seri pamungkas tahun 2026 sukses digelar Sabtu-Minggu, 30-31 Mei 2026, Meski harus mengalah dan tertunda namun seri pamungkas ini sukses digelar di sirkuit Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung.

Erwin Fahmi dan Deden Gantar

ONIKU Cup Race pertama kali muncul 2024 meski masih tidak berseri, namun animo pembalap cukup signifikan, membuat akhirnya 2025 memutuskan untuk dibuat berseri, konsep yang memanjakan pembalap dituangkan dengan bentuk hadiah juara umum berupa mobil dari penggabungan beberapa kelas dan motor untuk kelas lainnya.

“Alhamdulillah akhirnya event ONIKU Cup Race 2025 berjalan lancar tanpa kendala, kami merasa sangat lega bisa menggelar seri akhir minggu ini, kendala penundaan 2 kali memang awalnya cukup membuat kami berfikir keras agar semuanya berjalan sesuai rencana, kami team kerja marathon untuk menuntaskannya, dan akhirnya semuanya bisa digelar dengan aman dan lancar”, jelas Erwin Fahmi.

Kenapa harus hadiah mobil nih..?, ” kami ingin berkomitmen, kami menghadirkan event dan mengharapkan partisipasi peserta, baik team dan pembalap tentunya kami harus mengapresiasi keikutsertaan mereka dievent kami, hadiah Mobil menjadi salah satu komitmen kami menghargai dan mengapresasi perjuangan para team dan pembalap disamping juga motor, semua harus mendapat apresiasi tinggi untuk juara umum seluruh seri”, papar Erwin diamini Deden Gantar.

Gila siih….. meski event lokalan Jawa Barat dan baru seumur jagung, hadiah mobil untuk juara umum tidak main main, event setingkat nasionalpun belum tentu mengganjar pembalap dengan mobil. Bukan dari berapa harga dan mereknya, tapi apresiasinya yang patut mendapat 4 jempol untuk promotor.

Selain race pamungkas, kegiatan ini juga menjadi akhir dari perjalanan seri Kejurda IMI Jabar Barat Supermoto 2025.

Lanjut gak nih 2026..????

MotoGP Mugello 2026 THE BEST MARCOBEZZ & Aprilia

0

OtomotifZone.com – Italia. 23 Lap Di Seri MotoGP Mugello (31/5) pekan ini menjadi adu kuat power karena tipikal sirkuit yang menjadi salah satu tempat pemecah rekor kecepatan. Episode kali ini tetap meneruskan cerita Ducati VS Aprilia. Di Sprint race sabtu kemarin Raul Fernandez sukses mengantar kembali pabrikan asal Noale ini menjadi juara.

Di Main Race Minggu suasana agak berbeda. Francesco Bagnaia punya mode banteng. Di tempel kuat Marco Bezzechi dia tetap ampuh mempertahankan posisi. Beberapa balapan berlalu dia alami moment apes.Tapi kali ini di depan publik Italia dia ingin menjadi yang terbaik. Bukan perkara mudah, Marcobez punya strategi sepertinya. Sengaja menguntit rekan main di VR46 tersebut sepanjang lap. Punya kelebihan di tikungan tapi mengatur tenaga saat straight.

Lap 14 Marcobezz coba overtake Pecco di R1. Dan benar saja, dia sengaja bermain dulu dengan Pecco. Tak ingin agresif dalam beraksi. Setelah mendapatkan posisi terdepan Bezz ngibrit lari. Semangat Pecco melemah drastis karena Jorge Martin ikut menekuk posisinya. Pecco harus kehilangan dua tempat dalam 1 lap.

Malah yang seru pertarungan 4 besar. Ada 4 pembalap berebut posisi mulai Marc Marquez, Pedro Acosta, Ai Ogura dan Fabio Di Giannantonio. Kecepatan mereka malah mendekat ke posisi Pecco di urutan ketiga. Ai Ogura terus menusuk dari posisi 4 terus melaju kedepan. Sayang overtake Pecco melebar dan harus puas di posisi 4.

Marco Bezzechi juara untuk pertama kalinya di Mugello. Juga sejarah untuk Aprilia sejak era MotoGP 2002!!!

Perdana Tampil, Rx King std 135cc Bean27 Kazaan Langsung Juara Bersama Agus Kempul Di Casytha Mnhdp Purbalingga

0

​OtomotifZone.com – Purbalingga, Gelaran pembuka Casytha Manahadap Roadrace 2026 putaran pertama yang berlangsung di sirkuit non-permanen (NP) Alun-alun Purbalingga langsung menyajikan tensi tinggi. Di kelas para raja, Sport 2T STD 135cc, nama pembalap kawakan Agus Setyawan alias Agus Kempul kembali sukses menancapkan dominasinya di podium tertinggi.

​Menariknya, kemenangan kali ini terasa sangat spesial dan kental dengan aroma lokalitas. Pasalnya, motor RX-King berkelir biru muda yang digeber oleh pembalap bernomor start 47 ini merupakan hasil racikan dari Ichsan, mekanik bertangan dingin asal Kazaan Speed, Colomadu, Karanganyar.

​Sinergi Apik Skuad “Satu Tongkrongan”
​Kemenangan ini bukan sekadar urusan teknis di lintasan, melainkan buah dari chemistry yang sudah terbangun kuat di luar balap. Skuad yang mengusung nama Bean27 Racing Team ini sejatinya merupakan representasi dari sebuah pertemanan yang solid.

​Agus Kempul, Ichsan (Kazaan Speed), dan Firda selaku owner dari Bean27 Racing Team adalah kawan satu tongkrongan yang sama-sama berasal dari satu daerah, yaitu Colomadu. Hubungan emosional yang erat ini terbukti bertransformasi menjadi energi positif di atas sirkuit.

​Perdana Tampil, Langsung Melejit
​Tampil perdana di seri pembuka Casytha Manahadap Roadrace musim ini, Bean27 Racing Team langsung mencuri perhatian publik otomotif Jawa Tengah. Sejak bendera start dikibarkan, performa RX-King biru muda garapan Kazaan Speed nampak sangat tangguh dan “lengket” dengan gaya balap agresif namun taktis khas Agus Kempul.

​Dominasi Kempul di sirkuit NP Alun-alun Purbalingga seolah menegaskan bahwa racikan mesin Ichsan Kazaan Speed sangat klop dengan karakter sirkuit patah-patah khas street circuit. Hasilnya, nama Bean27 Racing Team pun langsung terpampang nyata di barisan depan.

Bisa dibilang ini proyek seng-iseng pengen balap bersama kawan, Mbah Kasan mekanik yang sudah berpengalaman kita percayai untuk ngoprek rx King dan eksekusinya Agus Kempul yang rumahnya tak jauh juga dari bengkel, jadi ini semua satu kawan main, Alhamdulillah bisa podium padahal baru pertama ikutan main” ungkap Firda .