OtomotifZone.com – Australia. Perjalanan baru WorldSBK akan kita saksikan pekan ini di sirkuit Philip Island, Australia 20-22 Februari 2026. Kembali lagi sebuah perjalanan baru dimana akan tercipta persaingan yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Banyak transfer pembalap yang membuat musim 2026 menjadi cerita baru.
Tokoh utama juara dunia 2022 dan 2025 hijrah ke MotoGP siapa lagi kalau bukan Toprak Razgatlioglu. Sementara itu umpan balik dari MotoGP juga ada diantaranya Somkiat Camtra – Jake Dixon ke HRC,Alberto Surra ke Motocorsa dan Miguel Olivera ke BMW. Intern WorldSBK sendiri juga banyak peralihan transfer pembalap dari tim sebelumnya ke team baru. Diantaranya Alvaro Bautista, Danilo Petruci, Xavi Viegre, Iker Licuona, dan beberapa rider lain. Hampir 90% alami perubahan line-up pembalap 2026 ini.
Yang menjadi pertanyaan. Apakah Nicolo Bulega akan mendominasi permainan musim ini? Karena pembalap utama Ducati tersebut satu-satunya pembalap yang paling menantang dan bisa menggempur Toprak Razgatlioglu tahun lalu. 13 team dan 22 pembalap siap berjibaku seri pertama. Kita lihat siapa yang mampu membuat kejutan..
Paguyuban Motor Honda Bekasi (PMHB) mengundang perwakilan dari setiap klub dan komunitas Honda di wilayah Kota Bekasi dalam agenda rutin bertajuk Kopdar Gabungan (Kopdargab). Kegiatan yang bertujuan menyatukan semangat loyalitas dan persaudaraan ini digelar pada Jumat malam, 13 Februari 2026, bertempat di lokasi kopdar rutin Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Bekasi Chapter yang sekaligus menjadi tuan rumah acara.
Mengusung slogan “Solid, Kompak dan Brotherhood”, kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan momentum penting untuk memperkuat struktur organisasi serta keharmonisan antar-klub. Acara juga diisi dengan berbagai kegiatan kebersamaan, termasuk diskusi mengenai agenda kegiatan yang akan diikuti seluruh anggota paguyuban dalam satu tahun ke depan.
Sebanyak 90 peserta dari 22 klub/komunitas hadir sebagai perwakilan, dengan total keseluruhan anggota yang tergabung di bawah naungan PMHB mencapai 970 member. Rangkaian acara dimulai pukul 20.00 WIB, diawali dengan sesi ramah tamah yang berlangsung santai namun penuh makna.
Dalam forum diskusi, terdapat beberapa poin utama yang dibahas. Salah satunya adalah registrasi ulang klub dan komunitas, yang dilakukan untuk mendata kembali keanggotaan aktif di bawah payung PMHB guna memastikan koordinasi ke depan berjalan lebih solid.
Selain itu, forum juga membahas pengajuan proposal kegiatan dari berbagai klub serta pembentukan panitia untuk perayaan Anniversary PMHB mendatang. Menyambut bulan suci Ramadhan, PMHB juga mulai menyusun rencana kegiatan sosial dan silaturahmi yang akan dilaksanakan selama bulan tersebut.
Ketua Umum PMHB, Sist Gitry, menegaskan bahwa inti kegiatan ini adalah sesi berbagi (sharing session). Menurutnya, klub senior maupun komunitas baru memiliki ruang yang sama untuk berbagi informasi, memberikan masukan, serta mencari solusi atas berbagai tantangan, baik di jalan maupun dalam manajemen organisasi.
“Acara ini adalah wadah untuk mempererat tali silaturahmi. Kami ingin memastikan bahwa setiap individu yang tergabung dalam PMHB merasa memiliki rumah yang sama,” ujarnya.
Kopdargab ini membuktikan bahwa loyalitas tidak hanya ditunjukkan saat berkendara, tetapi juga melalui komitmen untuk hadir dan berkontribusi bagi kemajuan komunitas. Semangat Solid, Kompak, dan Brotherhood terasa nyata sepanjang acara berlangsung, yang kemudian ditutup dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan.
Dengan suksesnya gelaran Kopdargab ini, PMHB berharap seluruh klub dan komunitas dapat terus bersinergi, mematuhi aturan lalu lintas, serta selalu mengutamakan keselamatan berkendara dengan semangat #Cari_Aman. Diharapkan pula seluruh anggota dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat luas di Kota Bekasi.
“Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan semakin guyub selamanya,” tutup Sist Gitry.
OtomotifZone.com – Jakarta, Pebalap Drag Bike nasional, Bayu Ucil, kini mulai mengalihkan fokusnya pada pembinaan generasi penerus. Sosok yang dikenal luas di dunia balap lurus Indonesia itu tengah serius mempersiapkan putra pertamanya, Ariendra Pandu Putra, untuk menapaki karier di dunia balap motor Tanah Air.
Pandu—sapaan akrabnya—saat ini telah aktif turun di ajang Pocket Bike, salah satu kelas pembibitan balap motor yang menjadi fondasi penting bagi pebalap muda sebelum naik ke jenjang lebih tinggi.
“Sekarang Pandu main di MiniGP. Dan rencana ke depannya kita akan naikkan ke MiniSport dulu. Saya sekarang juga sudah mulai memfokuskan anak saya balap, mas,” ujar Bayu Ucil langsung kepada tim redaksi.
Pilih Road Race, Bukan Drag Bike
Meski dikenal sebagai salah satu pebalap Drag Bike nasional yang konsisten berprestasi, Bayu memiliki alasan tersendiri mengapa sang anak tidak diarahkan mengikuti jejaknya di balap lurus. Ia justru memilih jalur Road Race sebagai fondasi karier Pandu.
“Mungkin jenjang kariernya kalau Road Race ke depan lebih jelas, mas. Dan kalau balap Road Race memang harus sejak dini. Sedangkan kalau mau main di Drag Bike bisa nanti-nanti,” jelasnya.
Menurut Bayu, pembinaan sejak usia dini menjadi kunci utama dalam membangun mental, teknik, serta pemahaman balap yang matang. Road Race dinilai memiliki jenjang kompetisi yang lebih terstruktur, mulai dari kelas pembibitan hingga level nasional bahkan internasional.
Talenta Muda yang Patut Diperhitungkan
Di ajang MiniGP, Pandu sudah menunjukkan perkembangan signifikan. Meski masih sangat belia, performanya di lintasan mulai menjadi ancaman bagi para rival seusianya. Skill dan keberaniannya saat bertarung di arena balap membuat namanya mulai diperhitungkan.
Pandu merupakan pebalap kelahiran 2019 dan pada tahun 2026 ini genap berusia 7 tahun. Di usia yang masih sangat dini, ia sudah mengoleksi sejumlah prestasi di kelas MiniGP.
Bayu pun telah memasang target jangka menengah untuk sang anak.
“Target insyaallah dua tahun lagi sudah bisa naik MiniSport. Dan sebenarnya Pandu balap saya suka, tapi anak balap saya lebih deg-degan dibanding tim saya balap,” tutup Bayu sambil tersenyum.
Tetap Aktif Balap dan Bangun Tim
Selain masih aktif sebagai pebalap Drag Bike, Bayu Ucil juga menjalankan usaha serta mengelola tim balap Road Race yang sudah cukup dikenal di kalangan pecinta balap nasional. Tim tersebut dihuni sejumlah pebalap muda potensial yang kerap menjadi pesaing kuat di berbagai kejuaraan.
Dengan pengalaman panjang di dunia balap serta dukungan tim yang solid, langkah Bayu dalam membina Pandu terlihat semakin terarah. Melihat usia yang masih sangat muda namun sudah mengantongi banyak prestasi, Ariendra Pandu Putra berpotensi menjadi salah satu talenta masa depan balap motor Indonesia yang patut diperhitungkan.
OtomotifZone.com – Jakarta, Legenda MotoGP asal Australia, Casey Stoner, mengungkap dua aspek utama yang membuat Marc Marquez begitu dominan di ajang MotoGP. Menurutnya, keunggulan Marquez bukan sekadar soal bakat dan kecepatan murni, melainkan kecerdasan balap dan pemahaman dalam membangun jalannya lomba.
Stoner memang tak pernah berduel langsung dengan Marquez di lintasan. Ia pensiun pada 2012 di usia 27 tahun dan posisinya di tim Repsol Honda kemudian digantikan oleh rider Spanyol tersebut. Namun, sebagai pengamat sepanjang karier Marquez, Stoner menilai ada evolusi besar dalam pendekatan balap sang juara dunia.
“Tidak ada yang meragukan talenta dan kecepatannya. Kalau ada yang meragukannya, ada yang salah,” ujar Stoner dalam wawancara eksklusif dikutip dari Crash.
Lanjutnya, “Tapi banyak pebalap terjebak pada hal yang sama. Ada banyak rider cepat, tapi tidak banyak yang benar-benar menggunakan kapasitas penuh race craft mereka. Di situlah Marc mengalahkan mereka sekarang.”
Sang legenda angkat bicara secara pengalaman. Karena kita tau Stoner bukan pebalap yang kemarin sore balap. Jadi dia tau betul apa yang terjadi dan sangat mengamati dunia balap terutama MotoGP meski dirinya sudah gantung helm
OtomotifZone.com – Jakarta, Morris Garages (MG) Motor Indonesia kembali menghadirkan pengalaman langsung bagi komunitas penggemar kendaraan listrik melalui kunjungan MG EV Community (MGEVC) ke booth MG pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Dalam kesempatan ini, para anggota komunitas berkesempatan melihat lebih dekat SUV listrik terbaru dari MG, MGS5 EV, untuk pertama kalinya.
Berangkat dari real family journeys, MG mengembangkan MGS5 EV dengan pendekatan yang berpusat pada konsumen. SUV listrik ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata keluarga Indonesia dengan menghadirkan keseimbangan antara kenyamanan dan keamanan dalam satu kendaraan yang relevan untuk berbagai aktivitas, mulai dari rutinitas harian hingga perjalanan akhir pekan bersama.
Secara desain, MGS5 EV dirancang dengan proporsi yang seimbang untuk mendukung aktivitas harian, menghadirkan kabin yang terasa lega dan fungsional. Dimensi panjang 4.476 mm, lebar 1.849 mm, tinggi 1.621 mm, serta wheelbase 2.730 mm menciptakan ruang yang nyaman bagi seluruh penumpang. Fleksibilitas kabin diperkuat dengan bagasi berkapasitas hingga 1.441 liter melalui konfigurasi kursi belakang 60:40, dan aksesnya semakin mudah berkat fitur Hands-Free Power Tailgate.
“Kesan pertama saya melihat MGS5 EV, mobil ini terlihat gagah dengan tetap mempertahankan karakter sporty khas MG. Spesifikasinya juga terasa menarik, mengingat basisnya mirip MG4 EV, namun dikemas dalam bentuk SUV yang lebih praktis. Dari awal, MGS5 EV terasa dekat dan mudah diterima untuk penggunaan harian,” ujar Syamsul Arifin, Chairman MG EV Community.
Masuk ke dalam kabin, MGS5 EV menghadirkan suasana yang terang dan lapang melalui panoramic sunroof, menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi seluruh keluarga. Ruang baris kedua yang lega memberi keleluasaan bagi anak-anak untuk bergerak, sementara kursi ergonomis menjaga kenyamanan selama perjalanan jarak jauh. Motion Comfort System turut meredam getaran dan guncangan, sehingga perjalanan harian terasa lebih halus dan stabil, baik di tengah lalu lintas perkotaan maupun saat menempuh jarak lebih jauh.
“Yang paling menarik perhatian saya adalah detail di dalam kabinnya. Desainnya terlihat berkelas, tapi tetap mudah digunakan karena masih mempertahankan tombol analog. Buat saya, kombinasi ini membuat MGS5 EV terasa lebih praktis dan ramah untuk berbagai kalangan,” ujar salah satu anggota MG EV Community.
Untuk menghadirkan rasa aman dan tenang sepanjang perjalanan, MGS5 EV dibekali MG Pilot dengan 15 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang membantu pengemudi tetap fokus dan percaya diri di berbagai kondisi lalu lintas. Kemudahan berkendara ini semakin lengkap melalui integrasi aplikasi i-SMART, yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan, mengatur pengisian daya, hingga menyiapkan kabin sebelum perjalanan dimulai, sehingga aktivitas harian terasa lebih praktis, cerdas, dan terkoneksi.
“MGS5 EV merupakan representasi komitmen MG untuk terus menghadirkan kendaraan yang relevan dengan keseharian keluarga Indonesia. Kami percaya mobil keluarga harus terasa dekat, mudah digunakan, dan memberi rasa percaya diri dalam setiap perjalanan. Melalui MGS5 EV, kami ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih bermakna bagi seluruh anggota keluarga, Because Everyone Matters,” ujar Jason Huang, CEO MG Motor Indonesia.
Sebagai bagian dari penawaran spesial untuk 1.500 konsumen pertama, MG menghadirkan paket launch eksklusif dengan harga mulai dari Rp 333,9 juta untuk varian MGS5 EV Ignite dan Rp 355,9 juta untuk varian MGS5 EV Magnify. Khusus untuk MGS5 EV Magnify, MG juga menyiapkan paket peningkatan menarik, mencakup:
Jok berlapis kulit
Pengaturan jok elektrik 6 arah untuk pengemudi dan penumpang depan
Ventilasi jok depan
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang MG kepada konsumen Indonesia, seluruh varian MGS5 EV didukung program kepemilikan yang menyeluruh, yaitu:
OtomotifZone.com–Jogjakarta. Mimpi menjadi pembalap kelas regional hingga nasional semakin dekat terwujud bagi James Prince Richel Thenu, pembalap muda berbakat asal Papua Barat Daya yang tengah mengukir jejaknya di dunia balap motor Indonesia. Belum lama berkiprah, ia kini meraih kesempatan emas untuk meramaikan kompetisi yang lebih bergengsi Mandalika Racing Series (MRS) di kelas Junior Sport 150cc U15 sebagai debut perdana kariernya.
DRS35 Academy Latih Khusus, James Siap Bersaing di Sirkuit Mandalika
Doni Racing School (DRS35 Academy) akademi yang telah banyak mencetak pembalap berprestasi melakukan pembinaan intensif terhadap James dalam dua bulan terakhir. Beberapa waktu belakangan, ia bahkan mengikuti TrackDay di Sirkuit Mandalika bersama tim akademinya. Mengasah teknik dan kepercayaan diri di lintasan yang akan menjadi adegan pertarungannya nanti. Ia gunakan ilmu dan pengalaman dari akademi ini sebagai modal berharga untuk tumbuh dan berkembang sebagai pembalap yang tangguh.
Pihak Terkait Bakal Luncurkan Nama Tim Secara Resmi, Siapkan Kejutan Bagi Pecinta Otomotif
Mengenai nama tim yang akan ia perkuat, pihak terkait menyatakan bahwa mereka akan meluncurkannya secara resmi dalam waktu dekat. Sebagai pembalap baru yang tampil perdana di ajang MRS. Mereka berharap dapat memberikan kejutan menyenangkan bagi seluruh pecinta otomotif tanah air.
Kesehatan dan Karakter adalah Prioritas Utama
Erick Thenu, ayah dari James, mengungkapkan harapannya yang mendalam kepada sang putra. “Harapan kami sebagai orang tua terhadap James adalah. Keselamatan, kesehatan, serta pembentukan karakter yang tangguh, disiplin, jujur dan terutama Attitude,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “Kami berharap James menjadi Atlet Balap Motor dari Provinsi Papua Barat Daya yang berprestasi, pantang menyerah saat gagal. Dan menjadikan balap sebagai wadah positif untuk berprestasi. Karena Kemenangan bukanlah segalanya, sehingga James tetap rendah hati, tidak sombong saat menang, dan menerima kekalahan sebagai motivasi untuk bangkit.”
Dengan semangat dan dukungan penuh dari keluarga serta akademi. James Prince Richel Thenu siap menunjukkan bahwa bibit pembalap berbakat dari tanah Papua mampu bersaing di kancah yang lebih luas. Mari kita tunggu aksi gemilangnya di ajang Mandalika Racing Series dan doakan agar ia meraih langkah penting menuju cita-citanya sebagai pembalap yang membanggakan daerah dan bangsa!
OtomotifZone, Viterbo – Kabar membanggakan datang dari benua biru. Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang lantang di podium tertinggi Sirkuit Internasional Viterbo, Italia. Pegokart andalan Indonesia, Qarrar Firhand (#205), sukses menyabet gelar Juara 1 di kelas bergengsi OK pada ajang WSK Euro Series 2026 Round 1, yang berakhir Sabtu (14/2).
Kemenangan ini terasa sangat spesial karena Qarrar tampil begitu dominan, mengalahkan puluhan rival berat dari berbagai negara Eropa di “kandang” gokart dunia.
Dominasi “Lights to Flag”: Tak Tersentuh Sejak Start Berdasarkan data resmi balap (Official Result), penampilan Qarrar di babak Final bisa dibilang sempurna. Memulai balapan dari Pole Position, pembalap yang bernaung di tim Ward Racing (Swedia) ini langsung melesat memimpin rombongan.
Melihat Lap Chart, konsistensi Qarrar sungguh mengerikan. Dari total 12 lap yang dilombakan, posisi Qarrar tidak tergoyahkan sama sekali. Ia memimpin dari lap pertama hingga bendera finis dikibarkan (Lights to Flag victory).
Tidak main-main, Qarrar menyelesaikan balapan dengan total waktu 13:09.679. Ia meninggalkan rekan setimnya sendiri, Benjamin Manach (#204), di posisi kedua dengan gap yang sangat jauh untuk ukuran gokart profesional, yakni 4.679 detik! Sementara posisi ketiga diisi oleh Bosco Arias (#227) dari tim Ricky Flynn Motorsport yang tertinggal hampir 13 detik.
Best Lap Qarrar tercatat di angka 1:05.366 pada Lap ke-8, membuktikan bahwa ritme balapnya makin “panas” dan stabil justru di pertengahan hingga akhir lomba.
Paket Senjata Kelas Wahid: Parolin – TM Kart Kunci kemenangan ini tentu tak lepas dari skill mumpuni Qarrar yang dipadukan dengan paket teknis level dewa. Qarrar membesut sasis Parolin yang dikawinkan dengan mesin TM Kart dan ban LeCont.
Kombinasi ini adalah “Holy Trinity” di dunia karting Eropa:
Parolin Racing Kart: Sasis asal Italia yang dikenal sangat presisi dan lincah, khususnya untuk karakter sirkuit teknikal seperti Viterbo.
TM Kart: Mesin 2-tak “monster” yang mendominasi podium kejuaraan dunia FIA Karting berkat torsi dan top speed-nya.
LeCont: Ban high-performance yang menuntut manajemen ban yang cerdas dari pembalap agar grip tetap optimal hingga lap akhir.
“Lone Wolf” dari Asia Menembus Eropa Melihat daftar entry dan hasil balap, Qarrar Firhand menjadi satu-satunya nama Indonesia—dan Asia—yang bertarung di barisan depan melawan dominasi pembalap tuan rumah Italia, Swedia, hingga Spanyol. Ini membuktikan mentalitas baja remaja berusia 14 tahun tersebut yang tidak gentar dikepung “pasukan Eropa”.
Di balik baju balap (racing suit) yang dikenakannya, terlihat dukungan penuh dari “BUMN Raksasa” Indonesia. Logo Pertamina, BRI, dan Telkomsel (Simpati) terpampang jelas, menjadi simbol bahwa Qarrar membawa harapan bangsa di pundaknya.
Misi Menuju F1: “Tak Ada Alasan Berhenti” Kemenangan di Viterbo ini adalah buah dari kerja keras dan investasi panjang. Dalam sebuah wawancara dengan Medcom.id (16/12/2025), Qarrar menegaskan bahwa pilihannya untuk terjun total di Eropa bukan sekadar hobi.
“Usaha, waktu, dan biaya yang sudah dikeluarkan membuat saya merasa tak punya alasan untuk berhenti di tengah jalan,” ungkap Qarrar.
Pemuda yang kini genap berusia 14 tahun tersebut memiliki visi yang sangat jelas: Formula 1. “Saya percaya memiliki potensi untuk melangkah ke sana. Karena itu, saya memilih untuk terus bekerja sekeras mungkin dan berusaha menjadi versi terbaik diri saya di setiap kesempatan,” tambahnya.
Kemenangan mutlak di WSK Euro Series Round 1 ini menjadi pembuka musim 2026 yang manis. Jika konsistensi ini terus terjaga, bukan mustahil jalan Qarrar menuju panggung motorsport tertinggi akan semakin terbuka lebar.
OtomotifZone.com– Solo. Halo-halo para pemilik mobil Toyota. Menyambut bulan suci Ramadhan dan tradisi mudik Lebaran 2026, Nasmoco kembali memanjakan pecinta otomotif dan warga Solo Raya dengan menggelar pameran spesial bertajuk “Lebaran Akbar”.
Pameran ini berlangsung di Atrium Solo Paragon Mall 12-17 Februari 2026, menghadirkan deretan lini produk Toyota terbaru serta beragam penawaran eksklusif dan kemudahan pembelian Toyota.
Pameran ini hadir sebagai jawaban bagi masyarakat yang mendambakan kendaraan aman, nyaman, dan tangguh untuk perjalanan pulang kampung dan silaturahmi memanfaatkan moment lebaran tahun ini.
President Director Nasmoco Group, Benny Redjo Setyono mengatakan, Nasmoco memahami bahwa mudik bukan sekadar perjalanan, melainkan momen berharga bersama keluarga yang harus didukung oleh kendaraan yang nyaman dan prima.
“Kami mengundang seluruh masyarakat Solo dan sekitarnya untuk datang dan memanfaatkan benefit kemudahan pembelian Toyota di pameran Lebaran Akbar yang kami gelar di Solo Paragon Mall. Ini adalah waktu terbaik memiliki Toyota impian dengan keuntungan maksimal sebelum masa mudik tiba,” ujar Benny Redjo Setyono.
Nasmoco menghadirkan dua unit display, yaitu Innova Zenix Hybrid EV dan Fortuner VRZ GR TSS dengan unit test drive Innova Zenix dan Veloz Hybrid.
Promo & Benefit Melimpah Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat menikmati berbagai kemudahan melalui program khusus, di antaranya: Bunga Nol Persen & Paket Kredit Ringan: Cicilan rendah dan pilihan tenor fleksibel yang disesuaikan dengan rencana finansial jelang Lebaran. DP Spesial: Uang muka terjangkau untuk model-model terlaris seperti Toyota Calya, Avanza, Veloz, hingga Innova Zenix. Gratis Asuransi All Risk sepanjang tenor Dobel Subsidi hingga Rp 5 juta dan Spesial Program Bombastis (unit tertentu) Hadiah Langsung: Merchandise eksklusif bagi pengunjung yang melakukan test drive dan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) di lokasi. Layanan Trade-In: Solusi praktis tukar tambah mobil lama dengan Toyota baru secara cepat dan transparan.
Fokus pada Keamanan Mudik Selain fokus pada penjualan, melalui ajang “Lebaran Akbar” ini, Nasmoco juga mengedukasi pelanggan mengenai pentingnya servis berkala sebelum melakukan perjalanan jauh. Setiap pembelian unit di pameran ini sudah termasuk paket layanan purna jual yang memastikan kendaraan siap menghadapi jalur mudik 2026.
Segera kunjungi pameran Lebaran Akbar Nasmoco dan jadikan mudik tahun ini lebih berkesan bersama Toyota!
OtomotifZone.com – Jakarta, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat resmi menyampaikan hasil investigasi atas insiden kecelakaan yang merenggut nyawa pebalap Awhin Sanjaya pada gelaran Grand Final Sumatera Cup Prix 2025 yang berlangsung 14 Desember di Sabaq Internasional Circuit, Jambi.
Investigasi dilakukan oleh Tim Investigasi yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Nomor 269/IMI/SK-ORGAN/XII/2026. Dalam prosesnya, tim menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Panitia Penyelenggara, Pengawas Perlombaan, Steward, para pembalap, hingga Chief Mekanik, guna mengkaji secara menyeluruh kronologi dan faktor-faktor yang berkaitan dengan insiden tersebut.
Atas nama Pengurus IMI Pusat, organisasi menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum Awhin Sanjaya akibat kecelakaan dalam kegiatan balap tersebut. Peristiwa ini dinilai sebagai kehilangan besar bagi dunia balap nasional dan seluruh insan olahraga otomotif Indonesia. Hasil kerja Tim Investigasi juga telah disampaikan langsung oleh Ketua Umum IMI kepada keluarga almarhum.
Hasil Penelaahan Awal
Berdasarkan hasil penelaahan dan evaluasi awal, IMI Pusat menegaskan beberapa poin penting:
1. Murni Racing Accident
Insiden tersebut dinyatakan sebagai racing accident yang terjadi dalam konteks olahraga balap dengan tingkat risiko tinggi. Tidak ditemukan unsur kesengajaan maupun pelanggaran personal dari pihak pembalap.
2. Keselamatan sebagai Prioritas Utama
IMI menegaskan bahwa aspek keselamatan (safety) harus menjadi prioritas dalam setiap penyelenggaraan event. Penyelenggara, promotor, dan klub pelaksana diwajibkan melakukan peningkatan serta penguatan sistem keselamatan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
3. Kepatuhan terhadap Regulasi Seluruh kegiatan balap wajib memenuhi standar pengamanan event dan dilaksanakan sesuai regulasi serta ketentuan PNOKB yang berlaku tanpa pengecualian, demi menjamin keselamatan pembalap, ofisial, serta seluruh pihak yang terlibat.
IMI Pusat juga menyatakan komitmennya untuk melakukan evaluasi lanjutan serta mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan guna meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan standar keselamatan dalam setiap penyelenggaraan event balap ke depan.
Organisasi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama, demi mewujudkan dunia balap Indonesia yang semakin aman, profesional, dan bertanggung jawab.
Keselamatan di jalan bukan hanya soal kemampuan mengendarai kendaraan, tetapi tentang seberapa baik kita membaca situasi di depan. Fokus dan kewaspadaan membuat pengendara mampu melihat lebih jauh, memahami pergerakan kendaraan lain, mengenali kondisi permukaan jalan, hingga mengamati aktivitas di sekitar seperti pejalan kaki atau kendaraan yang tiba-tiba keluar dari gang.
Dengan analisa yang tepat, pengendara dapat mengatur kecepatan secara bijak, menjaga jarak aman, serta menentukan jalur yang paling aman sejak awal. Inilah yang membedakan pengendara yang antisipatif dengan pengendara yang hanya bereaksi saat bahaya sudah di depan mata.
Sebaliknya, ketika gagal mengidentifikasi kondisi jalan, keputusan yang diambil seringkali bersifat spontan dan panik. Reaksi menjadi terlambat, ruang gerak semakin sempit, dan risiko kecelakaan pun meningkat.
Penyebab Umum Gagal Mengidentifikasi Kondisi Jalan
1. Terburu-buru dan Dikejar Waktu Keinginan untuk cepat sampai sering membuat pengendara mengabaikan situasi sekitar. Fokus hanya tertuju pada tujuan akhir, bukan pada proses perjalanan yang aman.
2. Menggunakan Ponsel Saat Berkendara Membalas pesan, menerima telepon, atau melihat navigasi tanpa berhenti sejenak dapat memecah konsentrasi. Sekilas saja kehilangan fokus, potensi bahaya bisa terlewat.
3. Sikap Egois di Jalan Raya Merasa paling benar, memaksakan menyalip, atau enggan mengalah menutup ruang untuk berpikir jernih. Jalan raya adalah ruang bersama yang membutuhkan empati dan saling menghargai.
4. Kurangnya Antisipasi dan Prediksi Bahaya Pengendara yang tidak terbiasa memprediksi kemungkinan di depan akan selalu berada dalam posisi reaktif. Padahal, keselamatan dibangun dari kemampuan membaca potensi risiko sebelum terjadi.
5. Kondisi Fisik dan Mental yang Tidak Prima Lelah, mengantuk, atau emosi yang tidak stabil dapat menurunkan ketajaman analisa. Berkendara membutuhkan kondisi tubuh dan pikiran yang siap.
Ludhy Kusuma selaku Instruktur Safety Riding Center PT Daya Adicipta Motora menyampaikan, “Banyak kecelakaan terjadi bukan karena pengendara tidak bisa mengendarai motor, tetapi karena kurang fokus membaca situasi di depan. Berkendara adalah soal prediksi. Semakin jauh kita melihat dan menganalisa potensi bahaya, semakin besar kesempatan kita untuk menghindarinya. Tetap tenang, tidak terburu-buru, dan menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama adalah kunci utama dalam setiap perjalanan.”
Safety Riding Center PT Daya Adicipta Motora menegaskan bahwa keselamatan di jalan dimulai dari fokus, kesabaran, dan kepedulian terhadap diri sendiri serta pengguna jalan lainnya.
Mari selalu #Cari_Aman dengan menjaga konsentrasi, menghindari gangguan saat berkendara, dan menyiapkan langkah aman sejak dini agar perjalanan tetap nyaman tanpa harus serba dadakan di jalan raya.