Beranda blog Halaman 71

Daya Group dan DAM Salurkan Bantuan serta Gelar Servis Gratis untuk Korban Bencana Tanah Longsor di Cisarua, Bandung Barat

Daya Group dan DAM Salurkan Bantuan serta Gelar Servis Gratis untuk Korban Bencana Tanah Longsor di Cisarua

PT Daya Adicipta Mustika atau yang dikenal dengan Daya Group bersama anak perusahaannya, PT Daya Adicipta Motora (DAM), menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana tanah longsor di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Daya Group bersama DAM menyalurkan bantuan pada Rabu, 10 Februari 2026.

Bantuan yang diberikan merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan dan sumbangan sukarela dari karyawan Daya Group dan PT Daya Adicipta Motora sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap sesama. Adapun bantuan yang disalurkan terdiri dari beras, minyak goreng, mie instan, makanan siap saji, alat mandi, serta kebutuhan harian lainnya yang sangat dibutuhkan oleh para korban bencana. Seluruh bantuan tersebut disalurkan melalui pihak terkait dan didistribusikan langsung ke lokasi pengungsian warga terdampak di sekitar Kecamatan Cisarua.

Corporate Secretary Director Daya Group, Anwar Joesoef, menyampaikan bahwa bencana tanah longsor yang melanda wilayah Cisarua membawa dampak besar bagi masyarakat, baik secara moril maupun materil. Oleh karena itu, Daya Group berupaya hadir untuk membantu meringankan beban para korban melalui penyaluran bantuan kemanusiaan yang melibatkan kepedulian perusahaan dan seluruh karyawan.

“Kami turut prihatin dan menyampaikan duka yang mendalam atas musibah tanah longsor yang terjadi. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan bersama seluruh karyawan Daya Group. Selain bantuan kebutuhan pokok, kami juga berupaya membantu mobilitas masyarakat melalui program servis gratis sepeda motor Honda bagi warga terdampak,” ujar Anwar.

Sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan, DAM juga menggelar program servis gratis bagi masyarakat terdampak bencana tanah longsor di Cisarua. Program servis gratis ini dilaksanakan pada tanggal 10–11 Februari 2026, guna membantu memastikan kendaraan masyarakat tetap dalam kondisi layak pakai untuk menunjang aktivitas sehari-hari pascabencana.

Kegiatan bantuan kemanusiaan ini sejalan dengan nilai budaya perusahaan yang terangkum dalam Triputra DNA, yaitu Integrity & Ethics, Excellence, Compassion, dan Humility. Melalui semangat Compassion, Daya Group terus berupaya hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta lingkungan sekitar, khususnya pada saat terjadi bencana dan kondisi darurat.

ADS 2026 Seri Pembuka di Banten Resmi Mundur ke 18-19 April

Mendadak Drag
Pembalap Thailand Mulai Memeriahkan Balap Drag Indonesia

OtomotifZone.com – Banten, Putaran pembuka Aspira Premio Drag Series (ADS) 2026 dipastikan akan berlangsung di Banten pada 18-19 April 2026. Jadwal tersebut mengalami perubahan dari rencana awal yang semula ditetapkan pada 11-12 April 2026.

Keputusan pengunduran jadwal ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara pihak penyelenggara pusat dengan promotor daerah. PBS selaku penyelenggara event di Banten mengajukan permohonan perubahan tanggal kepada Founder Aspira Premio Drag Series, Willy Octra.

Willy Octra menjelaskan, perubahan tersebut diputuskan setelah melalui rapat koordinasi yang digelar di Hotel Ambara.

“Waktu rapat di Hotel Ambara kemarin, pihak PBS diwakili oleh Tb. Bai Mahdi selaku Pengurus Provinsi IMI Banten menjelaskan mereka menginginkan event ADS Jawa ini digelar pada tanggal 18-19 April 2026. Kita setujui karena ini kesepakatan bersama dengan penyelenggara seri-seri selanjutnya. Sampai saat ini tanggal seri 2 sampai 5 tidak ada perubahan,” ujar Willy Octra kepada tim redaksi.

Dengan keputusan ini, maka seri pembuka ADS 2026 tetap berlangsung di Banten, hanya bergeser satu pekan dari jadwal semula. Sementara itu, jadwal putaran 2 hingga putaran 5 dipastikan tetap sesuai kalender yang telah diumumkan sebelumnya.

Mundurnya jadwal ini diharapkan memberi waktu persiapan yang lebih matang bagi panitia maupun para peserta yang akan tampil di seri pembuka musim 2026. Antusiasme tinggi diprediksi tetap mewarnai putaran perdana, mengingat ADS menjadi salah satu ajang drag paling dinanti di Pulau Jawa.

Soal 2026, Mink Powered by Bacon Angkat Bicara

Otomotifzone.com — JAKARTA. Mink Powered by Bacon, dalam perhelatan besar balap Vespa 2025 begitu dinantikan penampilannya. Oleh para pecandu balap Scooter Vespa.

Pada balapan Vespa yang diselenggarakan di Sirkuit Internasional Sentul Karting, Bogor — Jawa Barat selama 5 putaran itu. Mink Powered by Bacon disayangkan harus rela bertarung hanya 1 putaran saja.

Meski demikian, dengan kemunculannya secara mendadak dan walau hanya satu kali. Dia langsung melesat paling depan, dan berhasil podium pertama pada penampilannya.

Bacon
Quatt — Mink Powered by Bacon

Selaku pemilik dari Si Oranje berbadan kecil, Emir Rahman pun angkat bicara terkait timnya tersebut.

“2025 tetap bersyukur alhamdulillah. Meski ada 1 hal dan lain hal, tidak bisa lengkap balapannya. Faktor tidak terduga juga banyak mempengaruhi. Kita juga dapat banyak pelajaran dari 2025. Maklum kita ini tim kecil yang siap bertarung di kelas bergengsi,” terang Emir langsung kepada Penulis saat berkomunikasi. 

Atas dengan apa yang dialaminya tersebut, setiap yang sudah dilewatinya. Menjadi ajang pertimbangan untuk bagaimana tahapan selanjutnya. Termasuk untuk lanjut di 2026 ini.

“2026 ini masih kita konsolidasi internal agar bisa ditentukan balapannya. Dari sisi motor InsyaaAllah siap sudah. Tinggal mempersiapkan dukungan-dukungan lainnya,” lanjut dari pemilik FFA Small Frame garapan Babeh Condet.

Bacon
Rifqy Babeh Condet Scooter

Secara catatan yang ada, torehan hasil balap dari kuda besi bernama Si Quatt. Selalu berada di pertarungan baris terdepan balapan. Tentunya tidak luput dari torehan podium-podium membanggakan. 

Sebagai Engine Builder, Rifky — Babeh Condet Scooter. Secara siap, akan terus mengawal Quatt Mink untuk mengarugi pertarungan kelas 2T Small Frame FFA.

“Saya selaku bengkel, mengikuti apa Owner mau. Buat balap tentunya kita siap buat tarung,” singkat dari Iky sapaan dekatnya kepada Penulis. 

Akan Ada Yang Baru Dari Bondan Seto — AZ Tunning

Otomotifzone.com — YOGYAKARTA. Mekanik muda yang bergelut dengan mesin Vespa 2Tak asal Kota Istimewa Yogyakarta, Bondan Seto. Pada 2025 lalu, cukup menuai sejumlah positif.

Bondan sapaan dekatnya, pada balapan Scooter Vespa di Sirkuit Internasional Sentul Karting, Bogor – Jawa Barat. Membuat pertarungan FFA Small Frame jadi semakin seru.

Tidak hanya menambah kuota dari peserta yang berlaga. Namun dirinya berhasil memberikan bumbu penyedap, dari lezatnya tontonan setiap jalannya balapan.

Az tuning
Jafar Munir Pebalap Hamba Allah — AZ Tuning

Mengandalkan pebalap kawakan asal Jawa Barat, Jafar Munir. Hasil penutup dari putaran balap Vespa tersebut. Dirinya benar-benar mendominasi. Selain itu juga, catatan waktunya juga fantastis.

Untuk raihan waktunya pun, dirinya telah berhasil berada di angka 57 detik kecil. Selain itu juga berhasil, berada di barisan terdepan. Namun untuk hasil besarnya, disayangkan karena mengalami crash.

“Untuk seri terakhir kemarin sempat crash. Itu ada mentok mesin krengkes sebelah kanan. Sepertinya Jarar sudah nyaman, dan mungkin lupa kalo ada mentok,” kata Bondan sambil bercanda tipis kepada Penulis langsung.

Dirinya kembali menerangkan saat kejadian itu, “Untuk mesin aman mas, cuma ada luka sayatan pada kabel cukup parah. Alhasil tidak bisa lanjut. Untuk mesin Alhamdulillah aman,” terangnya.

Az tuning
Tim Hamba Allah — Az Tuning

Untuk mempersiapkan diri, guna menghadapi kerasnya pertarungan balap Scooter Vespa di 2026. Bondan memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

“Mesin sudah aman — siap. Kita mau coba perbaikan bodi bekas jatuh saja. Serta setting tipis-tipis aja. Selain itu juga mau tunggu duku kejelasan eventnya bagaimana biar bisa atur strategi,” lanjut dari Engine Builder AZ Tuning.

“Selain itu, nantinya juga akan ada yang baru dari tim. Seperti halnya, livery dan lainnya,” tutup dari Bondan Seto. 

Bahan Bakar Turbo Drag Bike Jadi Sorotan, Direktur IMI Pusat Angkat Bicara

Andalas Drag Series Putaran 2

OtomotifZone.com – Jakarta, Kebijakan penggunaan bahan bakar Turbo di kelas utama ajang Drag Bike nasional tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku balap. Menanggapi dinamika tersebut, Direktur On Road Sepeda Motor IMI Pusat, Medya Saputra, akhirnya buka suara terkait polemik yang berkembang.

Medya yang belum lama ini dipercaya mengemban jabatan strategis di tubuh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Ia memastikan akan segera melakukan pembahasan lanjutan, termasuk berkoordinasi dengan pihak Pertamina sebagai penyedia bahan bakar.

Medya Saputra

“Dalam waktu dekat saya akan melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai ini semua. Termasuk ke pihak Pertamina. Kita sudah siapkan plan A dan B,” ujar Medya Saputra.

Opsi Model Seperti Motoprix

Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah skema seperti yang diterapkan di Motoprix. Dalam kejuaraan tersebut, bahan bakar disediakan langsung oleh pihak penyelenggara.

Sebelum balapan dimulai, panitia dan peserta bersama-sama melakukan pengecekan serta pengukuran kadar oktan bahan bakar yang akan digunakan. Dengan sistem ini, seluruh pembalap mengetahui secara transparan spesifikasi bahan bakar yang dipakai sehingga meminimalisir potensi kecurangan.

Skema ini dinilai mampu menciptakan kesetaraan performa di lintasan sekaligus menjaga sportivitas.

Opsi Peserta Bawa Sendiri, Tapi Disetarakan

Selain itu, terdapat pula opsi lain yang selama ini sudah diterapkan di beberapa daerah di Sumatera. Dalam sistem ini, peserta diperbolehkan membawa bahan bakar masing-masing.

Namun, sebelum digunakan, dilakukan proses pengecekan dan penyetaraan. Oktan tertinggi yang ditemukan akan dijadikan patokan batas maksimal. Setelah perlombaan usai, bahan bakar yang tersisa di dalam tangki motor akan kembali diperiksa untuk memastikan kesesuaian dengan regulasi.

Tangki Kosong Jadi Alternatif?
Jika nantinya panitia memutuskan untuk menyediakan bahan bakar secara resmi, maka seluruh motor Drag Bike wajib masuk lintasan dalam kondisi tangki kosong. Hal ini menjadi salah satu poin krusial yang kini masih menjadi bahan diskusi dan perdebatan di internal penyelenggara maupun tim peserta.

Keputusan teknis akhir masih menunggu hasil pembahasan lanjutan antara IMI Pusat dan pihak terkait. Para pelaku Drag Bike pun kini menantikan regulasi resmi yang diharapkan mampu menjawab polemik sekaligus menjaga marwah kompetisi.
Kita tunggu saja keputusan final yang akan ditetapkan dalam waktu dekat.

Pertarungan Habis-Habisan Musim 2025, Ahmad Saugi Masih Belum Jelas di 2026

Otomotifzone.com — BEKASI. Salah satu pebalap tangguh, yang berkiprah pada balapan kelas Jepangan maupun Eropa. Ahmad Saugi nampaknya cukup kesulitan di 2026 ini.

Informasi Valid dinyatakan dari dirinya langsung, sampai saat ini. Untuk balapan Vespa di 2026 belum terikat kerjasama, dengan salah satu tim manapun. 

Tentunya ini mengejutkan. Pasalnya saat musim 2025 lalu, dirinya tampil penuh dengan perjuangan, hingga mendapatkan pundi-pundi kemenangan di berbagai kelas yang diikutinya.

Saugi
Ahmad Saugi 333

“Sampai saat ini masih abu-abu belum jelas. Dengan siapa dan bagaimanya di balapan Vespa 2026 nanti,” buka dari Ahmad Saugi langsung kepada Penulis saat berkomunikasi.

Pemilik nomor keramat 333 itu, tentunya bukan hanya pebalap yang sekedar menuntaskan balapan. Tapi dirinya, penuh tanggung jawab dari apa yang dijalankannya.

Terbukti, dan fakta menjelaskan. Saugi ini jatuh bangun berkali-kali, tidak sedikit mengalami crash dan kendala. Dari yang kecil sampai besar. Tapi dirinya selalu mengusahakan yang terbaik untuk tim. Termasuk menuntaskan tanggung jawabnya.

“Walau belum ada tawaran sama sekali, tapi saya tetap mempersiapkan fisik dan semuanya untuk yang lebih baik lagi,” tandas dari 333.

Juara Umum 2x, Kemana M. Nurgianto di Vespa 2026?

Otomotifzone.com — JAKARTA. Pemilik julukan si Leher Beton, Bang Anto sungguh memukau penampilannya di 2025. Dirinya kembali menjadi jawara kelas 220cc TU Open kembali, bersama Sejahtera Abadi Race Team Ganesha Lathe.

Pada 2024 pun, dirinya juga berhasil menjadi juara umum. Bersama dengan RAW Racing. Untuk kedua musim balap Vespa tersebut, dirinya sapu bersih kemenangan saat berlaga podium 1.

Untuk tahun 2026 ini, sebagai pemenang rutin pertarungan matic 220cc. Dirinya belum tersirat kabar bersama dengan siapa, nantinya akan balap Vespa jika berlaga.

Nurgianto
M. Nurgianto (2024)

“Untuk saat ini ada sejumlah tim yang udah komunikasi sama saya,” buka dari M. Nurgianto langsung kepada Penulis.

Dirinya melanjutkan, “Namun dari itu semua, belum dari salah satunya kita ambil keputusan deal. Masih mempertimbangkan antara satu dengan lainnya,” tandasnya kembali. 

Dari komunikasi ekslusif antara Redaksi dan Narasumber langsung. Pemilik nomor 26 ini, begitu diminati untuk bertarung di Vespa 220cc TU Open. Di atas kertas dan catatan, dirinya belum tersaingi.

Nantikan informasi selanjutnya dan selengkapnya, hanya di Otomotif Zone. 

Tampil Gemilang 2025, Aziz 2026 Langsung Digaet Tim

Otomotifzone.com — PUNCAK. Pemilik gelar juara umum 2T Large Frame Tune Up di balap Vespa 2025. M. Abdul Aziz tidak butuh waktu lama untuk dikontrak oleh berbagai tim vespa.

Dirinya langsung diminati oleh Zona Vespa Racing Team asal Tasikmalaya. Untuk dipercaya gass Small Frame FFA di 2026 mendatang.

Selain itu, dirinya juga memperpanjang ikatan bersama Hoentoe14 di mana dirinya itu keluar sebagai Jawara Umum Large Frame TU di 2025.

“Alhamdulillah buat pencapaian kemarin. Bismillah tahun ini ada beberapa tim yang saya akan bergabung ke mereka. Sejauh ini masih sampai per 2tak-an,” terang dari pebalap bernomor 19 kepada Penulis langsung.

Pria yang mengisi kesehariannya dengan membuka bengkel pribadi itu, secara siap untuk bertarung kembali di sengit dan penuh gengsinya balapan Vespa di 2026.

Tidak hanya 2 tim yang disebutkan di atas, nantinya akan ada 1 lainnya yang mana akan memakai jasa Aziz sebagai pebalap Vespa balapnya. 

Secara yakin, dirinya menyatakan hanya tinggal menunggu waktu atau informasi lanjutan dari pihak penyelenggara balapan untuk siap berlaga.

2 Gelar Juara Umum Berturut Vespa Berhasil, 2026 Putra Pea Target JU Matic

Otomotifzone.com — DEPOK. Pemilik gelar juara umum Vespa 2x berutut di kelas yang berbeda dalam event yang sama. Putra Purnama Alam, rupanya masih haus akan gelar yang belum tersampaikannya.

Tahun 2024 lalu dirinya berhasil menjadi jawara di 2T Large Frame TU, dan tahun 2025 kemarin ia berjaya sebagai Juara Umum lagi di kelas FFA Small Frame.

Menghadapi 2026, haus juara sudah begitu mencekik. Dirinya bertekad menjadi juara lagi, di kelas lainnya yakni 220cc Open (Vespa Matic). 

Putra pea
Putra Pea 122

Tentunya itu bukan suatu hal yang mudah untuk diwujudkan. Selain nantinya akan begitu keras dan sengit di pertarungan dalam Sirkuit. Untuk saat ini pun, dirinya pun belum menjalin ikatan kerjasama dengan tim manapun.

“Untuk sama SWI kemarin, belum ada informasi lanjutan. Sekarang, lainnya juga masih menunggu kabar dari tim manapun yang mau kerjasama,” terang Putra 122 langsung kepada Penulis. 

Zona Vespa Siapkan Pebalap dan Motor Baru di Pertarungan 2026

Otomotifzone.com — TASIKMALAYA. Tim balap vespa 2t, yang isinya jejeran para anak muda tangguh, yakni Zona Vespa Racing Team. Mempersiapkan amunisi dan tenaga baru di 2026.

Pada muasin balap baru tersebut, mereka secara siap untuk mengarungi kerasnya persaingan, dengan mengadakan unit balap motor terbaru beserta dengan pebalapnya.

“2026 ini kami siapkan unit baru, dengan pebalap baru yang sudah kami sepakati,” terang dari Sandi Firdaus, punggawa besar Zona Vespa langsung kepada Penulis.

Menurut agendanya, mereka akan diperkuat oleh M. Abdul Aziz, pebalap asal Puncak — Jawa Barat. Di mana dirinya akan menunggangi, FFA Small Frame garapan Zona Vespa.

“Untuk balapannya masih sama seperti kemarin agendanya. Kali ini mau coba lagi keberuntungannya,” tandas dari Sandi kembali.