Beranda blog Halaman 8

Resmi Dibuka Lebih Awal, Bupati Cup Keerom Seri II Siap Bergulir

Bupati Cup Keerom

OtomotifZone.com – Keerom. Kabupaten Keerom resmi meluncurkan Kejuaraan Daerah Bupati Cup Keerom Seri II lebih awal, Rabu (13/5/26), di Sirkuit Yuwanain MX Arso 2, Distrik Arso. Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP, langsung membuka ajang perlombaan tersebut.

Panitia menetapkan jadwal pelaksanaan kejuaraan ini pada 15 hingga 17 Mei 2026. Pembukaan yang berlangsung lebih awal ini merupakan keputusan Bupati agar ia dapat turut menyaksikan momen bersejarah tersebut. Hal ini ia lakukan mengingat adanya perjalanan dinas ke luar daerah yang bertepatan dengan jadwal awal pembukaan.

Berbagai pejabat dan tokoh penting turut hadir menyaksikan acara tersebut. Di antaranya Wakil Bupati Keerom Drs. Daud, M.Si., PLT Sekretaris Daerah Noak Wasanggai, unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, para Aparatur Sipil Negara, Ketua IMI Papua, tokoh adat, tokoh perempuan, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Keerom ini mengajak pemuda dan pemudi daerah untuk menunjukkan bakat serta prestasi di arena balap resmi, bukan di jalan raya. Melalui olahraga berprestasi, ia berharap generasi muda Keerom terhindar dari berbagai perbuatan buruk yang dapat merusak masa depan mereka. Ia pun menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Keerom membangun dan mempersembahkan Sirkuit Grasstrack Yuwanain khusus untuk seluruh warga Keerom.

“Arena ini kami persembahkan secara khusus bagi pemuda Keerom agar mereka bisa berprestasi. Selain mencetak atlet hebat, kami berharap ajang olahraga dan kegiatan lain semacam ini juga mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati kembali mengajak seluruh warga untuk terus mendukung berbagai program pembangunan yang berjalan di Kabupaten Keerom.

“Segala hal yang bisa warga Keerom persembahkan bagi Tanah Papua, mari kita wujudkan bersama. Kita akan membuka lahan persawahan, menanam jagung, dan mengembalikan kembali perkebunan kelapa sawit. Serta potensi lain demi memajukan Tanah Papua yang besar ini. Bangunlah kampungmu, bangunlah distrikmu, dan bangunlah wilayahmu sendiri. Jika Keerom maju, maka Papua pun akan ikut maju bersamanya,” tegasnya dengan semangat.

Bupati Cup Keerom

Sementara itu, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua menyampaikan harapan melalui Sekretarisnya, Andi Edi Djafar. Ia menilai Kabupaten Keerom sudah sangat aktif menyelenggarakan kejuaraan tingkat daerah. Oleh karena itu, ia mendorong agar Keerom juga berkesempatan menggelar salah satu rangkaian Kejuaraan Nasional di Wilayah Region VI.

“Kabupaten Keerom sudah sangat rajin dan aktif menyelenggarakan kejuaraan grasstrack tingkat daerah. Karena itulah kami sangat berharap Keerom dapat menjadi tuan rumah salah satu dari tiga seri Kejuaraan Nasional yang akan digelar di wilayah Papua tahun ini, yakni pada Juli di Papua, September di Papua Barat, dan November di Papua Selatan. Besar harapan kami agar Sirkuit Yuwanain ini bisa dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan seri pertama di Kabupaten Keerom,” harap Andi Edi Djafar.

Foto : Baku Balap

Satu Semangat Dua Tujuan, Satria Pandu Rebut Masa Depan Siap Raih Juara Keerom!!

Satria Pandu

OtomotifZone.com – Jayapura. Satria Pandu, pembalap muda asal Jayapura, kini menjadi sorotan dan perbincangan. Ia tak hanya gigih mengejar masa depan, tapi juga terus mengukir prestasi gemilang di dunia balap tanah. Pemuda kelahiran 2007 ini membuktikan satu hal. Kita bisa menyeimbangkan fokus menata masa depan sekaligus mewujudkan impian yang sudah lama disiapkan.

Padahal jadwalnya sangat padat dengan latihan dan jadwal lomba, pemuda berbakat ini tetap tak melangkah sembarangan. 2026 ini menjadi tahun istimewa untuknya, ia bersiap mengikuti seleksi Calon Bintara Polri. Di sisi lain, sebagai atlit grasstrack dan motocross kebanggaan Papua, ia pun giat berlatih demi menghadapi dua kejuaraan besar. Menariknya, jadwal kedua perlombaan itu ternyata berdekatan dengan masa seleksi Polri yang sedang ia persiapkan sekarang.

Namun bagi Satria Pandu, semua itu justru bukan beban berat. Berkat tekad kuat dan kemampuannya menentukan prioritas demi meraih cita-cita, ia justru bisa menjalani semuanya dengan tenang. Semangatnya ini tentu bisa jadi inspirasi keren buat teman-teman muda lainnya.

“Saya mengatur waktu sebaik mungkin dan kini lebih fokus menentukan hal-hal yang benar-benar mendukung tujuan jangka panjang saya, entah itu belajar, latihan fisik, maupun berlatih balap. Ke depannya saya ingin membangun masa depan yang cerah, baik dari pekerjaan, prestasi, maupun kehidupan pribadi. Semua ini saya lakukan agar bisa membanggakan kedua orang tua dan mengangkat derajat mereka,” jelas Pandu.

Selama dua tahun terakhir hingga masuk musim balap 2026, Satria sudah ikut serta dalam banyak kejuaraan bergengsi. Ia tak hanya berkompetisi di tingkat daerah saja. Pembalap yang pernah memperkuat Tim PON Papua saat bertanding di Aceh dan Sumatera Utara itu kini menargetkan prestasi lebih tinggi lagi: ia ingin namanya dikenal dan tercatat di kancah balap nasional.

Saat ini, Pandu akan berlaga di ajang Grasstrack Bupati Cup Keerom Seri II sekaligus bersiap menghadapi Kejuaraan Nasional Grasstrack Wilayah VI. Di perlombaan minggu ini, tim yang menaunginya pun menyatukan kekuatan demi meraih target terbaik. Kali ini mereka tampil dengan nama gabungan: “TURBOMOTOR ft. MELATIMOTOR-MRT-ARD79MX”. Seperti biasanya, tim yang kental dengan rasa kekeluargaan ini tetap konsisten mengejar target juara umum di dua kategori lomba.

Satria Pandu
Usai mengikuti kegiatan seleksi Polri, menyempatkan latihan bersama orang tuanya

Ini bukti nyata dari Satria, meski ia kini lebih memusatkan perhatian pada masa depan kariernya, perjalanan meraih prestasi di dunia olahraga tetap berjalan seiring dan tak kalah hebat.

“Sebagai orang tua, saya mendukung penuh dan mempersiapkan dua peluang bagus ini buat Satria. Tahun ini ia punya kesempatan emas untuk meraih masa depan lewat seleksi Polri sekaligus memburu prestasi terbaik sebagai pembalap asal Papua. Saya terus berdoa semoga kedua hal baik ini bisa berjalan lancar dan hasilnya berpihak pada Satria Pandu,” tambah Ahmad Dalimunthe, ayah tercintanya.

Kita tunggu aksi selanjutnya ya! Akankah Satria Pandu bisa rebut podium tertinggi di Bupati Cup Keerom Seri II dan mempersembahkan kemenangan itu untuk tim kebanggaannya?

Rakerprov IMI Jabar 2025 Digelar: Usung Semangat Persatuan di Momen Pamungkas Kepengurusan Daniel Mutaqien

Rakerprov IMI Jabar 2025 Digelar Mei 2026

Bandung, OtomotifZone.com – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengurus Provinsi Jawa Barat kembali menggelar agenda tahunan terpentingnya, yakni Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2025. Acara ini dilangsungkan pada hari Rabu, 13 Mei 2026, bertempat di Grand Pasundan Convention Hotel, Kota Bandung.

Pada gelaran tahun ini, IMI Jabar mengusung tema besar “Standing and Growing Together”, yang diperkuat dengan sub-tema sarat makna kedaerahan, “Jabar Sauyunan Keur Jabar Juara Jabar Istimewa”. Tema ini menjadi refleksi atas komitmen IMI Jabar untuk terus mengedepankan sinergi, kekompakan, dan persatuan seluruh elemen otomotif di Tanah Pasundan demi mencetak prestasi yang istimewa.

Antusiasme insan otomotif Jawa Barat dalam menyukseskan agenda ini terbilang sangat tinggi. Dari pantauan di lokasi, suasana ruang rapat tampak dipadati oleh para perwakilan klub. Tercatat Rakerprov kali ini dihadiri oleh 82 klub peserta penuh dan 49 klub peninjau yang siap mengawal jalannya evaluasi serta perumusan program kerja otomotif Jawa Barat ke depannya.

Rakerprov IMI Jabar 2025 Digelar Mei 2026

Lebih dari sekadar rapat evaluasi tahunan, Rakerprov IMI Jabar 2025 ini juga memiliki nilai historis dan emosional tersendiri. Pasalnya, forum ini menjadi Rakerprov terakhir di bawah masa kepemimpinan Daniel Mutaqien Syafiudin sebagai Ketua IMI Jabar.

Berbagai pembahasan krusial, mulai dari evaluasi kegiatan olahraga balap, pembinaan atlet, kalender event, hingga program wisata dan sosial otomotif, dibahas secara komprehensif. Melalui semangat “Jabar Sauyunan”, diharapkan fondasi yang telah dibangun pada era kepengurusan Daniel Mutaqien dapat diteruskan dan disempurnakan, sehingga IMI Jabar senantiasa menjadi barometer kemajuan otomotif di Indonesia.

Honda Daya Jayadi Racing Team Tunjukkan Performa Kompetitif di Putaran Perdana Kejurnas MotoPrix 2026 Region B Surabaya

Honda Daya Jayadi Racing Team Tunjukkan Performa Kompetitif

OtomotifZone.com, Surabaya – Tim balap binaan PT Daya Adicipta Motora (DAM), Honda Daya Jayadi Racing Team, sukses menunjukkan performa kompetitif pada ajang Kejuaraan Nasional MotoPrix 2026 Region B Putaran 1 yang berlangsung pada 9–10 Mei 2026 di Sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya. Bertarung di lintasan sepanjang 1.200 meter, tim Honda berhasil meraih podium melalui pebalap muda berbakat Agam Abdillah di kelas Bebek 4T Standar 150cc Beginner.

Tampil di kelas MP4 (Bebek 4T STD 150cc Beginner), Agam Abdillah menunjukkan semangat juang luar biasa sepanjang akhir pekan balap. Setelah mengalami insiden terjatuh pada Race 1 saat sedang berada di grup terdepan dan harus finis di posisi ke-15, Agam bangkit dengan performa terbaiknya pada Race 2. Sempat memimpin jalannya balapan, Agam berhasil mengamankan posisi kedua saat garis finish dan mempersembahkan podium penting bagi Honda Daya Jayadi Racing Team.

Sementara itu, pebalap Daffa Nugraha yang turun di kelas MP3 (Bebek 4T STD 150cc Rookie) juga menunjukkan perkembangan performa yang positif. Pada Race 1, Daffa finis di posisi ke-13 sebagai bagian dari proses adaptasi di seri pembuka.

Memasuki Race 2, Daffa berhasil tampil lebih solid dan kompetitif dengan memperbaiki hasil finish ke posisi ke-8. Peningkatan ini menjadi modal penting bagi Daffa untuk terus berkembang dan bersaing lebih baik di putaran berikutnya.

General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM, Handi, mengapresiasi kerja keras para pebalap dan tim sepanjang putaran perdana. “Podium yang diraih Agam Abdillah menjadi awal yang positif bagi Honda Daya Jayadi Racing Team di musim ini. Kami melihat potensi besar dari para pebalap muda binaan DAM, dan kami akan terus mendukung pengembangan mereka agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi di level nasional,” ujarnya.

Melalui partisipasi di Kejurnas MotoPrix 2026, Honda Daya Jayadi Racing Team kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan pebalap muda Indonesia sekaligus memperkuat eksistensi Honda di dunia balap nasional. Dengan semangat Satu Hati, DAM terus berupaya melahirkan generasi pebalap masa depan yang berprestasi.

Hasil Lomba Aspira Premio Drag Series 2026 Seri 2 Slawi, Persaingan Sengit Lahirkan Juara Terbaik

Gelaran Aspira Premio Drag Series 2026 Seri 2 resmi berakhir pada Minggu (10/5) di Sirkuit NP Alun Alun Hangganawa, Slawi, Tegal. Event balap lurus yang berlangsung selama satu hari penuh ini sukses menyedot perhatian para pecinta drag bike dari berbagai daerah.

Sejak pagi hari atmosfer paddock sudah dipenuhi para tim dan pebalap yang datang tidak hanya dari wilayah Tegal dan sekitarnya, namun juga dari luar kota hingga luar provinsi. Persaingan di setiap kelas berlangsung sengit karena seluruh pebalap tampil ngotot demi meraih hasil terbaik pada seri kedua musim 2026 ini.

Cuaca yang cukup mendukung membuat jalannya perlombaan berlangsung lancar. Para penonton yang memadati area sirkuit pun dibuat terhibur dengan aksi para joki yang tampil berani memacu motornya di lintasan lurus Alun Alun Hangganawa. Beberapa kelas bahkan berlangsung ketat hingga garis finish dengan selisih waktu yang sangat tipis.

Usai seluruh race selesai digelar, para pebalap terbaik akhirnya keluar sebagai juara di kelasnya masing-masing. Raihan podium di seri kedua ini tentu menjadi modal penting untuk persaingan perburuan poin pada putaran-putaran berikutnya di ajang Aspira Premio Drag Series 2026.

Pihak penyelenggara dari Club Motor Solo (CMS) mengaku bersyukur event berjalan aman dan meriah. Antusias peserta yang terus meningkat menjadi bukti bahwa Aspira Premio Drag Series masih menjadi salah satu ajang drag bike yang paling dinantikan para pecinta balap lurus tanah air.

Dengan berakhirnya seri 2 Slawi, para tim kini mulai bersiap melakukan evaluasi dan pengembangan motor demi menghadapi putaran selanjutnya yang dipastikan bakal berlangsung lebih panas.

Veda Akui Ada Perasaan Takut Usai Finish Pos 4 Di Moto3 Le Mans

OtomotifZone.com – Prancis. Balap perdana Moto3 Veda Ega Pratama dalam kondisi hujan di sirkuit Le Mans, Perancis sore kemarin (10/5) kembali membuat catat positif sendiri. Walau hanya 13 lap banyak pembalap yang tak bisa kontrol pacuan di trek basah.

13 lap adalah jumlah yang cukup sedikit mengingat balap seharusnya sekitar 20 lap. Gerak cepat mencari posisi terbaik inilah yang membuat rider-rider penghuni 10 besar klasemen sementara banyak yang terjatuh. Veda sendiri meski start dari urutan 6 tapi di R2 ada pembalap yang jatuh tepat di depannya.

Kekacauan di lap-lap awal banyak insiden membuatnya harus mengatur ritme power motor. Maklum, sepanjang sesi dari free practice dalam kondisi kering. Dan menjelang start suasana menjadi basah lembab.

Melorot sampai posisi 14 sempat terpikirkan apakah Veda benar-benar chaos hadapi situasi ini. Ternyata tidak! Dia bisa mengendalikan peforma motor yang melintir kesana kemari. Ada yang bilang bahwa Veda bisa naik posisinya gara-gara pembalap yang di depan terjatuh. Wah! Anda salah bro…

Lihat siapa yang mau terjatuh..

Veda juga sempat alami slide tapi dia bisa kendalikan balik. Dia pintar mengatur kombinasi gas dan rem. Perlahan maju-maju sampai di titik posisi 4. Sampai bendera berkibar..

“Sejujurnya, hari ini perasaan saya sangat baik. Saat pemanasan, saya hampir terjatuh dan sebelum balapan aku sedikit takut karena kondisi lintasan sangat sulit, terutama karena ini adalah balapan Grand Prix basah pertama saya. Jadi, sebelum start target hanyalah menyelesaikan balapan dan membawa pulang beberapa poin untuk tim,” ucap pembalap yang di juluki Boeing 954 Superjet ini oleh pengamat balap Eropa.

“Di awal balapan, saya kehilangan beberapa posisi karena ada momen berbahaya pas di depan, tapi setelah itu saya mulai merasa lebih nyaman lap demi lap. Saya berusaha tetap tenang, tidak terlalu agresif dan juga tidak terlalu hati-hati, hanya mencari ritme yang tepat. Saya melihat banyak pembalap terjatuh dan saya mencoba memanfaatkan situasi tersebut sambil tetap fokus. Di akhir balapan, saya mencoba mengejar grup podium, tetapi ban belakang mengalami penurunan performa yang signifikan di lap-lap terakhir. Bagaimanapun, finis di posisi ke-4 dalam balapan Moto3 Grand Prix basah pertama saya adalah hasil yang sangat positif bagi saya dan tim. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas kerja keras mereka akhir pekan ini,” ucap The Rocket Veda Ega Pratama.

Minggu depan balap di Catalunya. Ada memori baik kala Red Bull Rookies. Semangat!

Penulis : Hafid | Foto : Honda Team Asia

Bupati Keerom Cup Seri II: Lintasan Yuwanain Siap, 4 Motor Menanti Juara Umum

Bupati Keerom Cup
Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut. M.UP uji coba lintasan pada pembukaan Bupati cup Keerom Seri I

OtomotifZone.com – Keerom. Kabar menggairahkan bagi para penggemar balap tanah di Papua! Pada gelaran Bupati Keerom Cup Seri II di Sirkuit Yuwanain, Arso II, Kabupaten Keerom, pada tanggal 15 hingga 17 Mei 2026. Acara ini menjadi bagian dari perayaan HUT Kabupaten Keerom yang ke-23 tahun, dengan semangat membara dan penuh harapan.

Hadiah Menggiurkan: 4 Unit Motor untuk Para Juara Umum!

Para pembalap top dari berbagai daerah bersiap bertarung sengit karena panitia telah siapkan hadiah utama yang sangat menggiurkan sebanyak 4 unit sepeda motor untuk pemenang puncak klasemen juara umum. Bupati Keerom, Piter Gusbager, berikan hadiah ini sebagai apresiasi dan penyemangat khusus bagi para pembalap.

Secara rinci, Penyelenggara akan memberikan 3 unit motor matic Honda kepada pemenang masing-masing kategori utama. Sementara itu, juara umum khusus kategori lokal Keerom akan mendapatkan hadiah spesial berupa satu unit motor trail Honda CRF.

“Kita telah siapkan hadiah besar berupa 4 unit motor untuk juara umum. Tiga kategori akan mendapatkan Matic Honda, sedangkan kelas lokal Keerom khususkan dengan Honda CRF. Kami prioritaskan pembalap dari daerah sendiri. Hadiah pembinaan perkelas lainnya sudah sesuai regulasi dan akan diumumkan melalui grup dalam acara PPL malam nanti,” jelas Eko Ardiansyah, Ketua Panitia sekaligus pemilik klub Virabi MX Keerom yang menjadi penyelenggara utama.

Bupati Keerom Cup
Eko Ardiansyah (kiri) bersama Bupati Keerom Piter Gusbager

Lintasan Sirkuit Yuwanain Siap 90%

Kesiapan menjadi kunci sukses perlombaan, dan panitia telah bekerja maksimal. Belakangan ini, Eko bersama jajaran panitia dan pengurus otomotif provinsi telah periksa menyeluruh persiapan race, yang kini mencapai 90% kelengkapan.

“Kita telah siapkan lintasan dengan panjang 1,47 kilometer. Kepanitiaan hingga semua perangkat lomba juga sudah siap. Dalam 2-3 hari ke depan kekurangan dari lintasan akan terselesaikan, kami akan rapat terakhir pada tanggal 13 Mei. Kita jamin menjelang hari Rabu tidak ada pekerjaan lagi – siap bersantai dan menunggu hari balapan tiba,” ucapnya dengan penuh keyakinan.

Untuk menjamin akurasi dan profesionalisme, Eko telah undang time system dari MYLAPS Management Jogjakarta untuk kelola sistem transponder, sehingga setiap hasil balapan bisa terjamin akurasi dan kebenarannya.

Harga Tiket Ramah Kantong dengan Tujuan Lebih Luas

Panitia juga manjakan para penonton dengan kebijakan tiket yang ramah kantong. Pada hari Jumat (15 Mei), akses masuk ke sirkuit akan terbuka secara gratis. Sedangkan untuk hari Sabtu (16 Mei) dan Minggu (17 Mei) biaya masuk masing-masing sebesar 25 ribu dan 30 ribu rupiah agar masyarakat bisa menikmati aksi seru para pembalap.

Selain meriahkan HUT Kabupaten Keerom, kejuaraan ini memiliki tujuan lebih besar. “Kegiatan ini tidak hanya untuk merayakan hari jadi daerah. Bupati dan kami, ingin ambil langkah awal untuk fasilitasi pembalap Papua, khususnya dari Keerom, sebagai ajang uji coba sebelum menghadapi Kejurnas Grasstrack. Tentunya dengan melatih serta mempersiapkan pembalap berpotensi yang akan mengikuti Kejuaraan Seri 1 Kejurnas Region VI nantinya,” pungkas Eko.

Jorge Martin Juara Race MotoGP Le Mans, Aprilia Sejarah Podium 1-2-3

OtomotifZone.com – Prancis. Marc Marquez absen di main race MotoGP Le Mans, Prancis (10/5) hari ini. Sempat kami berfikir bahwasanya mungkin dirinya akan membalas kegagalan kemarin namun Marc ternyata mengalami patah jari kaki. Berharap ada kejutan lagi seperti sprint race kemarin. Ternyata Jorge Martin tak mengulangi aksinya kemarin. Penggantinya adalah Marci Bezzecchi yang langsung memimpin balap.

Fabio Quartararo sempat berikan kejutan di lap awal. Perdana YZR M1 V4 ada di tiga besar. Bolehlah untuk “Mesin Pendatang Baru” ini unjuk gigi di depan publik Quartararo. Tekanan gila monster-monster MotoGP membuatnya turun posisi walau masih bisa mengejar jarak dekat. Lap 11 berjalan posisinya di urutan 7.

Permainan di depan fokus tiga pabrikan berbeda. Aprilia, Ducati, KTM. Marco Bezzecchi, Pecco Bagnaia dan Pedro Acosta. Ketiganya punya gap dekat. Semua berusaha memperbaiki posisi. Tetapi ada serangan yang tak terduga. Jorge Martin mendekati mereka bertiga. belum sempat ada serangan Pecco sudah tersungkur lebih dulu sebelum R3.

Dibayangi mendung dari kejauhan dan beberapa kamera di motor pembalap terlihat ada bintik air. Nampaknya bakal ada perubahan posisi lebih atraktif. Martin merengsek ke posisi kedua pada lap 18. Bak Predator riding style pembalap satu ini. Gap mengejar Bez juga semakin mendekat. Akankah sebentar lagi ada aksi overtake?

Tunggu, ada Ai Ogura yang siap-siap bergabung dengan mereka di top rider. Gap mengejar Acosta juga semakin mendekat. Dan benar saja, lap 23 Aprilia ada di posisi 1-2-3. Sejarah langka akan mereka ukir di Le Mans. Tinggal menunggu siapakah pemenangnya diantara mereka di garis finish.

3 lap jelang finish head to head Bez vs Martin semakin ngeri. overtake Martin di R2 berhasil ia lakukan kepada Bez. Tapi setelah ini Martin ternyata bisa menjauh. Ada tanda-tanda bahwa dia akan memenangkan lagi race kali ini seperti sprint kemarin. Ogura juga semakin kencang mendekat i duo Aprilia Factory.

Bendera finish berkibar. Martin juara di ikuti Bez dan Ogura! Trio Aprilia berhasil finish terbaik sejak mereka bergabung di GP500 maupun MotoGP. 10 Maei 2026 menjadi tanggal bersejarah bagi mereka.

Moto3 Le Mans Hujan, Eksekusi Istimewa Veda Pos.4

OtomotifZone.com – Perancis. Situasi balap hari ini berubah drastis dari hari kemarin. Race awal di mulai kelas Mopto3 dalam keadaan hujan rintik-rintik. Sejumlah pembalap alami crash dari awal start. Rider-rider penghuni klasemen atas banyak yang cium tanah air alias terjatuh. Disini memantau gerak-gerik Veda Ega Pratama. Start dari posisi 6 dia sempat terlempar ke posisi 13!

Kalem memacu motornya dan konsentrasi dengan situasi yang cukup licin dia berhasil bangkit ke posisi 5 dalam 5 lap. Pembalap ujung tombak Honda Team Asia ini terus maju perlahan. Tenang tapi ada progres maju..

13 Lap saja dan akhirnya pembalap asal gunung Kidul ini finish di urutan 4. Usaha di luar dugaan karena sempat melorot di urutan bawah. Itupun sempat menabrak Uriarte yang jatuh di depannya.

Kena Long Lap Penalty, Thanat Laoongplio Tetap Juara Race 2 SS600 ARRC Buriram 2026

OtomotifZone.com – Thailand. Race kedua Round 2 ARRC – Asia Road Racing Championship sirkuit Chang, Buriram, Thailand hari ini (10/5) masih mencari pembuktian sosok Wahyu Nugroho yang sempat teken waktu terbaik pada sesi kualifikasi. Entah mengapa seperti mendapatkan penalty membuatnya start dari belakang. Tapi aksinya ini membuat takjub penonton. Start dari grid 14 bisa finish kelima.

Race kedua semua rider tanah air berharap memperbaiki posisi. Tak hanya Wahyu Nugroho saja namun semuanya yang kurang maksimal di race pertama. Bukan hal mudah. Apalagi menahan dan menyerang tuan rumah. Mereka lebih kuat jika bermain kelas 600. Kita yang agak kualahan..

Menit akhir ada duel tuan rumah antara Anupab Sarmoon dan Thanat Laoongplio. Sebuah manuver ciamik di R Keramat di lakukan Thanat kepada Anupab di luar dugaan. Garis finish di lintasi pemenangnya Tanat Laoongplio. Padahal dia sempat melakukan Long Lap Penalty.

Finish terbaik Race 2 Pembalap Indonesia di wakili Faerozi setelah duel sengit dengan Kitsada Tanachot.