OtomotifZone.com – Yogyakarta. Belum lama ini tim redaksi berkunjung ke Yogyakarta. Dan tidak luput tim redaksi mampir ke Coto Makassar milik Achos Lalang. Lama tidak terlihat dalam dunia balap Nasional, Achos terlihat cukup sibuk dan untuk urusan balap tetap punya planning mencari talenta baru…
Pertama tim redaksi melihat lamgsung Achos sedang sibuk mengerjakan sendiri kontruksi baja yang tempat pengerjaannya pas di belakang warung Coto miliknya di JL. Raya Tajem Yogyakarta persisnya sekitar Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Ternyata eh ternyata, Achos sedang mempersiapkan pembangunan workshop team yang ingin membuat sendiri workshop bergaya bangunan insdustrial.

” Selama tidak turun balap, saya fokus di warung Coto saya dan sedang mempersiapkan Work Shop. Yang mana nanti workshop ini akan saya bangun di daerah sambirejo,” ujar Achos saat menceritakan langsung kepada Otomotifzone.
Lanjutnya ,”Targetnya mudah mudahan akhir Januari 2022 sudah bisa selasai dan bisa menjadi wadah baru team kami buat beride ide dan berkarya yang lebih maju lagi untuk kedepannya. Workshop yang saya buat ini nantinya terbuka untuk umum. Jadi siapapun yang ingin datang silahkan. Saya membuka pintu lebar lebar untuk teman yang ingin berdiskusi tentang dunia otomotif, tempatnya bakal asik buat ngobrol deh,”

Dalam pengerjaan workshop ini terlihat di bantu oleh pebalap andalan mereka Richard daeng gassing ,Yusrizal Safar alias kaboci.
Dan saat berkunjung ke Markas Coto Kaboci, kebetulan lagi kedatangan tamu dari Papua yang ternyata teman dekat sewaktu masih balap di Papua. Erick Warikar pemilik team Babe’s Racing Team dari Supiori yang juga ternyata ketua korwil IMI Supiori sekaligus beliau ketua DPRD Kabupaten Supiori saat ini yang memang sudah lama berkecimpung di dunia balap sebagai pelaku balap dan sekaligus pemilik team di Papua.

“Saya lagi berdiskusi dengan achos untuk bisa memback up anak saya dan mengarahkan untuk bisa menjadi pembalap profesional” singkat Erik Warika yang kebetulan akan mempercayakan untuk basic di d45 racing akademy yang memang sangat dekat dengan Achos.
“Jadi ini akan menjadi pemulaan yang baik buat anak saya Sean yang masih berusia 9 tahun . Semoga bisa menjadi salah satu talenta dari Papua yang bisa menjadi pembalap handal nantinya ,” tutup sang Ayah

