Porprov IX Kampar – Tim Balap Motor Pekanbaru Targetkan Juara Umum

0

Otomotifzone.com – Pekanbaru. Kontingen tim balap motor Pekanbaru sudah dari jauh hari melakukan training center (TC)  untuk menghadapi  Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Riau yang akan berlangsung di Kampar 27-30 Oktober mendatang. Persiapan itu dilakukan demi mengejar satu target yakni mendulang emas sebanyak banyaknya dan menjadi juara umum di cabang olah raga balap motor.

Untuk venue penyelenggaraan sendiri bakal digelar di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Kampar. Tentunya sirkuit tersebut sudah tidak asing lagi bagi empat pembalap Pekanbaru terlebih lagi venue tersebut pertama kali di gunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON)  XVIII Riau 2012 silam, Fadly Fauzi sendiri selaku pelatih menargetkan tiga emas dari empat kelas yang di perlombakan untuk bisa di bawa pulang oleh ke empat pembalapnya, hal tersebut tidaklah berlebihan jika melihat dari persiapan serta kesiapan tim balap motor Pekanbaru.

” Dari minggu kedua Agustus ini kita sudah melakukan training center (TC) dan tentunya hal tersebut demi mengejar target kita untuk menjadi juara umum di cabor balap motor yang memperlombakan 4 kelas dan kita berharap kontingen balap motor Pekanbaru mampu mendulang emas di tiga kelas diantaranya ” Buka Babe nama sapaan bagi Fadly Fauzie

Nantinya Robi Riswandi akan bertandem dengan Faisal Reza dikelas 150cc beregu dan dikelas 150cc perorangan Robi Riswandi kembali di pilih, Selanjutnya untuk dikelas 125cc perorangan Dikka Gustianda di percaya mampu bersaing dengan pembalap dari sebelas kontingen lainnya dan terakhir dikelas beregu 125cc Dikka Gustianda bersama Dika SN bakal menjadi duet yang cukup menakutkan.

Pemilihan pembalap sendiri didasari dari prestasinya selama setahun terakhir dan pastinya tim ini di manageri Deri Rivaldi, Aryanti selaku ketua korwil IMI Pekanbaru beraharap penuh pada skuad yang dipilihnya untuk mengharumkan nama besar Pekanbaru di Porprov IX Riau 2017.

” Tentunya kita berharap hasilnya sama dengan target yang kita tentukan bersama tim manager dan pelatih, saya rasa meraih juara umum itu cukup realistis melihat skuad tim sekarang ” Optimis Aryanti selaku ketua IMI Korwil Pekanbaru

Selamat berjuang Kontingen tim balap motor Pekanbaru semoga targetnya tercapai.

Penulis : Nana Triana |Foto : Istimewa

Jadwal IDC Kawahara drag bike seri 4 Purbalingga 2017

0

OtomotifZone.com – Jawa Tengah. Lomba IDC Kawahara drag bike seri 4, bakal digelar di kota Purbalingga, hari Minggu (03/09/2017). lomba ini dihajat Erdeve Racing Organizer Indonesia (EROI).

Berkaca pada seri sebelumnya di Sukoharjo, balapan motor trek lurus ini menarik banyak perhatian masyarakat dan pembalap.

Diprediksi, gelaran di kota knalpot Purbalingga bisa menarik lebih banyak penonton dan pembalap.

Lokasi sirkuit baru

Sebelumnya, OZ dapat bocoran informasi untuk seri empat digelar di lokasi baru, Jl. Benjaran Sari, Kembaran Kulon, Purbalingga.

“Lokasi itu belum pernah dijadikan sirkuit balap lurus, kita ingin suasana baru. alasan lainnya, sirkuit dekat dengan pemukiman warga dan aspalnya layak,” kata Humas EROI Deon A

Klasemen sementara kelas open IDC Kawahara drag bike 2017

Bicara kelas poin,Gerry Setiawan (Gery Percil) masih bercokol diposisi pertama, Asep Perman Sidiq (Asep Robot) diposisi ke-2, dan Alvan Imas Dwi Ananda (Alvan Cebonk) ke-3.

Sementara sang maestro drag bike Eko Chodox Sulistyo belum menyentuh lima besar alias posisi ke-6.

“Tidak ada kata tidak mungkin untuk bisa mencuri banyak poin, intinya tetap fokus dan perasaan yang bagus,” kata Eko.

Perlu diketahui, perolehan poin antara pembalap lima besar sangat tipis, pertarungan nanti bakal menjadi sengit.

Pertarungan dikelas pemula

Tak kalah seru, bakal ada juga pertarungan sengit joki pemula yang skillnya hampir menyaingi para sesepuh drag bike, yaitu Joko Percil dan Wildan Kecil yang tahun ini bergabung di tim Duri Bambit Sout Papua binaan Agil Puja.

Penulis : Rifky Libero | Photos: Rifky Libero

Skuter Listrik Viar Q1 Penuhi Aspek Legalitas

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Skuter listrik Viar Q1 ternyata bukan sekadar ‘Boys Toys’, melainkan sudah memenuhi aspek legalitas. Sebab, PT Triangle Motorindo, produsen Viar Motor telah melakukan serah terima 20 buah Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan plat Nomor Kendaraan/Nomor Polisi (Nopol) Viar Q1 kepada 20 konsumen pertama. Prosesi penyerahan tersebut dilakukan secara simbolik kepada 4 (empat) perwakilan konsumen Viar Q1.

Serah terima dilakukan oleh Tarcicius Djoko Mulyatno, Direktur Utama PT. Kencana Laju Mandiri, Yucuanto Susetyo, Direktur PT. Kencana Laju Mandiri, I Putu Riasa, Manager Bussiness PLN Distribusi Bali, dan Gino G. Souhuwat, Sales Manager PT. Robert Bosch Indonesia, di Kantor Pusat Pemasaran PT Triangle Motorindo, Sunter, Jakarta Utara.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir menyaksikan yaitu Marketing Head perwakilan PT. Global Digital Media (Blibli.com), serta perwakilan jaringan penjualan Viar Motor untuk wilayah Jabodetabek dan Banten.

Djoko mengatakan, penyerahan secara simbolis tersebut merupakan jawaban atas keraguan sebagian masyarakat yang kiranya masih mempertanyakan, apakah memang Viar Q1 ini sudah memenuhi aspek legalitasnya.

Djoko berharap dengan dilakukannya seremonial serah terima STNK, dan plat Nopol kepada konsumen menjadi bukti nyata. Kalau skuter listrik Viar Q1 sudah bisa dinikmati secara aman dan nyaman di jalan raya.

Bekerjasama dengan Bosch dan Universitas Gadjah Mada (UGM), skuter listrik Viar Q1 merupakan motor listrik pertama yang memiliki legalitas untuk dikendarai di jalan raya. Diproduksi di Semarang, Jawa Tengah, Viar Q1 dikatakan Djoko dikembangkan demi memenuhi kebutuhan transportasi  masyarakat. “Mengusung konsep desain simpel, modern, efisien, mudah, murah dan bebas polusi,” sergahnya.

Naskah & Foto : Alun Segoro

Wujud Eksistensi Oli STP Lewat Dua Varian Terbaru

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Lama tak muncul di kancah perpelumasan, STP (Scientifically Treated Petroleum), salah satu pemain kelas dunia belum lama ini kembali naik ke permukaan. Dengan menciptakan pelumas otomotif berteknologi tinggi, STP SYN Full Synthetic Motor Oil Series.

Melalui PT Laris Chandra, sole distributor nya di Indonesia, STP memperkenalkan 2 (dua) varian STP SYN Full Synthetic Motor Oil Series. Yaitu berspesifikasi SAE 5W-20 dan SAE 5W-30, dengan kemasan masing-masing 1 QT (946 mL).

Menurut Tony Chandra, Director PT Laris Chandra, STP SYN Full Synthetic Motor Oil dirancang sesuai perkembangan teknologi mobil dan kondisi iklim di Indonesia. “Kami perkenalkan keduanya, untuk merawat, menjaga serta memperpanjang usia mesin. Diperkuat desain botol elegan dan berkelas, warna silver berpadu emas,” tuturnya.

Marc Jarvis, General Manager Spectrum Brand, produsen oli STP di Amerika Serikat mengatakan besar harapan STP SYN Full Synthetic Motor Oil series, yang telah dirancang dan diimpor dari USA ini, mampu memenuhi keinginan para pemilik kendaraan di segmen menengah-atas.

“Konsumen di Indonesia tidak perlu kuatir dan ragu lagi. Karena kami telah berpengalaman lebih dari 60 tahun, dalam menciptakan produk berkualitas yang diakui dunia,” pungkasnya. Produk terbaru ini diakui Jarvis merupakan pelumas Full Synthetic dengan API Service SN dan ILSAC GF-5, diperkaya Premium Additives Package. Didalamnya terdapat Scientifically Engineered Anti-Wear Additives.

“Formula tersebut memberi perlindungan ekstra pada mesin mobil, dari kerusakan akibat gesekan antar metal. Juga perlindungan pada temperatur panas dan dingin, dalam kondisi kerja berat bertekanan tinggi,” tandas Jarvis.

Terdapat pula Advanced Friction Modifiers, dapat mengurangi hambatan pada komponen bergerak. Sehingga tingkatkan efisiensi kerja mesin, dan menjaga akselerasi tetap stabil. Dengan begitu, konsumsi bahan bakar menjadi lebih sedikit.

Dilengkapi Antioxidant, melindungi dari karat dan korosi. Mampu mencegah dampak negatif etanol/air dalam pelumas, yang bisa bikin kegagalan mesin. Begitupula Powerful Cleaning Agent, merupakan aditif deterjen premium.

Berfungsi membersihkan/mengurangi deposit berbahaya pada piston. Sekaligus penetralisir terbentuknya kerak dan lumpur, agar kebersihan ruang mesin dan komponen kritikal turbo tetap terjaga.

Meski memiliki beragam keunggulan, namun STP SYN Full Synthetic Motor Oil tetap dipasarkan dengan harga terjangkau yaitu Rp150.000 / botol.

Naskah & Foto             : Alun Segoro

Busi NGK Racing Tunjuk Tim Balap Sebagai Distributor

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Performa motor balap di ajang balapan tentu didukung berbagai aspek. Diantaranya tunggangan yang yahud dan spare part yang berkualitas. Salah satu komponen penting tentu saja busi. Supaya kuda pacu gak ngadat dan bisa ngacir di lintasan.

 

Hal ini disikapi secara konsisten oleh PT NGK Busi Indonesia, produsen busi merek NGK di Tanah Air. NGK yang selama ini juga dikenal sebagai merek ternama penghasil busi harian, tentu tak lepas dari riset dan pengembangan busi di sektor adu kebut di sirkuit.

 

Karena itu belum lama ini NGK kembali memperkenalkan busi racing terbaru, dengan menggandeng tim balap nasional sebagai kepanjangan tangan ke konsumen di lingkup balap. Adapun busi racing yang baru diluncurkan tersebut yaitu NGK Busi Racing Competition.

Perkenalan busi ini kiranya kian melengkapi jajaran produk sebelumnya, yakni busi NGK Standar, G-Power dan Iridium. Sementara tim balap nasional yang digandeng NGK sebagai ‘distributor utama dadakan’ ini adalah Bahtera Racing dan Trijaya Racing Team. NGK pun tidak main-main, pasalnya keduanya bisa dibilang sebagai tim balap papan atas di Indonesia.

Seperti diketahui, Bahtera Racing Team, asal Tulungagung, Jawa Timur, merupakan tim yang pada musim balap tahun lalu mengantongi gelar Juara Nasional. Pebalapnya Syahrul Amin berprestasi di Kelas Sport 150cc dan 250cc, menggunakan pacuan pabrikan sudut biru.

Sedangkan dari pabrikan sudut merah, Trijaya Racing Team, sebagai salah satu skuad elit asal Kota Kembang, Bandung, Jawa Barat, juga dirangkul NGK. Maklum, pebalap andalannya, Rudi Hadinata acap kali merengkuh gelar juara dalam setiap aksinya.

“Menggandeng tim balap sebagai distributor, untuk memasarkan busi balap terbaru ini kiranya lebih tepat sasaran. Secara jaringan, jelas tim balap lebih mengerti kemana harus memasarkannya,” jelas Eko Handoko, Sales Manager OEM PT NGK Busi Indonesia. Apalagi menurutnya, sejauh ini kebesaran nama tim Bahtera dan Trijaya juga menjadi salah satu tolok ukur riset dan pengembangan busi NGK di dunia balap.

Meski perlu diketahui pula, NGK Busi Racing sebelumnya sudah dipakai tim balap pabrikan sejak 3 tahun lalu. Diantaranya Astra Honda Racing Team (AHRT) dan Yamaha Racing Indonesia (YRI). Busi balap yang dipakai kedua tim pabrikan itu, merupakan busi yang saat itu masih diproduksi di Jepang.

Kalau di Jepang, sekarang ini busi balap NGK ready buat semua cc motor. “Tapi di Indonesia untuk permulaan, kita pasok 3 (tiga) jenis dulu. Yakni buat motor bebek, 150cc ke atas dan 250cc. Jika ada permintaan untuk motor 600cc, bisa kami pesankan ke Jepang. Dengan catatan, minimal 10 pcs,” pungkas Eko.

Untuk target penjualan, AB Andra S, selaku Aftermarket Sales Manager PT NGK Busi Indonesia mengatakan tidak mengejar kuantitas. “Sasaran utama kami adalah brand awareness. Kuantitas tidaklah besar, tak sampai 5% dari keseluruhan penjualan busi NGK,” ucap Andra.

Ia menambahkan, karena sudah digunakan tim balap pabrikan, dan memakai Bahtera serta Trijaya Racing sebagai distributor. Maka on progress beberapa tim balap juga cukup banyak yang sudah memesan. “Berarti kan demand sudah ada. Tinggal terus kami coba kuatkan brand awareness-nya,” tandas Andra. PT NGK Busi Indonesia baru akan mendistribusikan NGK Busi Racing mulai 1 September 2017. Mengenai harga, pihak NGK memberi bocoran sekitar Rp 400 – Rp 500 ribu/pcs.

Naskah & Foto : Alun Segoro                        

 

Biro drag bike: Tak taat aturan langsung diskualifikasi

0

OtomotifZone.com – Cimahi. Biro drag bike IMI Jabar, Adreas Yosep menghimbau kepada seluruh pembalap drag bike yang mengikuti kelas wajib, agar menggunakan wearpack saat balapan.

hal itu disampaikan tengah lomba berlangsung di Cimahi, sirkuit Brigif Kujang II, (20/08/2017). Budaya drag bike memang masih tabu dengan wearpack.

 

Kembali biro drag bike tegaskan penggunaan wearpack hukumnya wajib. “Tidak ada toleransi berkenaan dengan safety, karena ini penting untuk keselamatan pembalap” kata Yosep.

Bagi yang melanggar aturan, dikenakan sanksi diskualifkasi. “Sebetulnya sosialisasi terkait keamanan pembalap sudah dilakukan tahun lalu, tapi sekarang masih saja tidak di indahkan, kalau tidak ada sanksi tegas kapan drag bike bisa maju,” kata Yosep lagi.

Tak cukup disitu, ia menambahkan wearpack harus dikenakan dengan baik dan benar. Sanksi tegas diberlakukan mulai di putaran 2, drag bike IMI Jabar 2017.

Kelas wajib wearpack:

1.Kelas bebek 4 tak tune up s/d 130cc
2. Kelas sport rangka standar s/d 155cc
3. Kelas matic s/d 200cc
4. Kelas bebek 4 tak tune up s/d 200cc
5. Kelas rookie jabar sport rangka standar s/d 155cc
6. Kelas rookie jabar matic s/d 200cc
7. Matic 200cc T.U frame standar wanita
8. Matic 150cc frame standar wanita

Pada kejurda drag bike IMI Jabar 2017 putaran satu yang lalu, pembalap wanita masih belum menggunakan wearpack. “Kelas wanitakan baru dibuka, jadi saya masih toleran dengan itu. Tapi untuk seri depan pertaturan tetap peraturan harus ditegakan,” tutup Yosep.

Penulis : Jody Rusli | Photos : Jody Rusli

Bagaimana Cara Menjadi Peserta Honda Bikers Day?

OtomotifZone.com – Jakarta. Mungkin selama ini banyak sobat bikers, khususnya bikers Honda, yang ingin ikut serta menghadiri perhelatan akbar Honda Bikers Day (HBD). Namun bertanya-tanya bagaimana sih untuk bisa hadir dan menjadi pesertanya? Apakah sekadar datang saja, tanpa registrasi, atau seperti apa?

Nah ternyata caranya mudah banget sob! Untuk dapat mengikuti kegiatan HBD ini, bikers cukup melakukan pendaftaran langsung di lokasi acara. Dengan membawa kartu Honda Community ID, atau membawa kartu identitas pribadi. Dalam gelaran HBD kali ini, bikers juga dapat mendaftar sebagai Honda Community, dan secara langsung memiliki Honda Community ID. Caranya cukup dengan membawa Surat Izin Mengemudi Golongan C (SIM C) dan Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK) motor ke booth pendaftaran. Gampang sekali bukan?

Sebagai informasi, selain HBD sukses digelar secara Region di kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Selanjutnya gathering akbar bikers Honda ini juga akan berlangsung di berbagai kota besar Indonesia lainnya. Seperti di Pontianak, 9 September 2017, yang rencananya diikuti sekitar 108 komunitas, terdiri dari 2.500 bikers. Hasil kerjasama dengan main dealer Astra Motor Pontianak, Kalimatan Barat.

HBD Regional rencananya akan ditutup di Makassar, Sulawesi Selatan, yang digelar 23 September 2017, dengan target peserta mencapai 3.000 bikers dari 97 komunitas. Di Makassar, PT Astra Honda Motor (AHM) bekerjasama dengan Main Dealer Astra Motor Makasar, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Maluku Selatan.

Sebagai puncak rangkaian HBD Regional, bikers seluruh Indonesia diajak berkumpul pada silahturahmi akbar bikers Honda di HBD Nasional, yang diselenggarakan 14 Oktober 2017 di Lanud Gading, Gunungkidul, Yogyakarta. Bagi bikers komunitas dan perwakilan club yang ingin hadir dan berpartisipasi dalam acara nasional ini, dapat melakukan pendaftaran secara online melalui http://hondacommunity.net/, mulai dibuka pada 11 September 2017. Buruan daftar yuk guys

Naskah : Alun Segoro | Foto : AHM 

​Profil Airbrusher: Ocim Ndizain, Jangankan Motor atau Mobil, Cewek Juga di Airbrush

0

OtomotifZone.com – Mojokerto. Eiiits..jangan ngeres dulu mas bro n mbak bro baca judul diatas.. Yuk baca profil Airbrusher yang satu ini. Sebagai seniman tulen, Chosim Kusbiyanto punggawa Ocim Ndizain sudah 22 tahun berkarya dan sangat lihai dalam memainkan pen brushnya.

Tidak tanggung – tanggung, semua pekerjaan yang menyangkut airbrush dia sikat tanpa terkecuali.

“Selama itu menyangkut airbrush, apapun kesulitannya, saya terima dan saya kerjakan sesuai kemampuan saya,” buka Ocim sapaan akrabnya saat disambangi OtomotifZone di workshopnya sambil ritual pagi minum kopi.

Lebih lanjut seorang airbrusher ini bercerita, bahwa kecintaannya pada dunia airbrush yang saat ini digelutinya berawal dari keisengan pada tahun 1995.

“Saya belajar airbrush ini secara otodidak (belajar sendiri) di bengkel motor tua punya pak de. Singkat cerita, pak de saya diberi pen brush oleh temannya. Karena tidak bisa memakainya, pen brush itu hanya jadi pajangan. Sayapun iseng mencoba mengairbrush. Dari coba-coba itu akhirnya saya ketagihan dan terus mengasah kemampuan saya. Akhirnya pak de memberikan pen brush itu kepada saya,” kenang pria asli Mojokerto berbadan subur ini.

Ketatnya persaingan bisnis di dunia airbrush menuntut Ocim terus berkreasi mengikuti perkembangan airbrush di tanah air. Diapun mulai mewadahi para pecinta airbrush, hingga menerima tantangan body painting.

“Saya sadar bahwa dunia airbrush ini harus diwadahi agar tetap eksis. Oleh karena itulah saya mendirikan Pasukan Oret – Oret yang dikenal dengan sebutan Potret. Disini kami sharing dan berdiskusi tentang perkembangan dunia airbrush. Sampai – sampai saya mendapat tawaran body painting,” cerita Ocim semangat.

Ocim (kedua kiri) bersama Ocim Ndizain Crew

“Berbekal pengalaman dan ilmu airbrush yang saya punya, saya memberanikan diri menerima tantangan body painting yang mayoritas peminatnya cewek. Alhamdulillah ternyata konsumen suka dengan karya body painting saya,” senyum Ocim bahagia.

“Untuk harga airbrush kisarannya mulai dari 1jt – 5 jt, tergantung kualitas bahan dan karakter desain (untuk motor), dan itu bergaransi. Sedangkan untuk body painting tergantung karakter gambar dan tingkat kesulitan,” tegasnya.

Salah satu hasil karya Ocim Ndizain

OZ pun gak heran dengan kemampuan Ocim. Terbukti, sederet penghargaan yang dicapai Ocim pada even kontest modifikasi lokal maupun Nasional di tanah air yang pernah diikutinya.

Kontest Modifikasi kelas Airbrush yang pernah diikuti 

-Customatic Yamaha

-Honda Modif Contest

-Kustomfest

-Umiild Contest
-Juara bergengsi jadi champion di paint battle 24 hour kustomfest

-Pernah juara 1,2,3 di semua even kontes yang diikuti

-Pernah mengikuti Helmet Contest

OCIM NDIZAIN

Jln. kemantren 150 Gedeg, Mojokerto – Jawa Timur

085645099993, 082257533339

Melayani Airbrush full, Tema 3D, Realist

Penulis: Hendra Sonie | Foto: HS

Motor Klasik India Rambah Pulau Dewata

0

OtomotifZone.com – Bali. Tahun kedua operasionalnya di Indonesia, Royal Enfield, merek sepeda motor bagian dari Eicher Motors Limited, resmi membuka Dealer pertamanya di Pulau Dewata. Tepatnya di Sunset Road, Kuta – Badung, Bali, Sabtu (26/8).

Kehadiran Dealer ini dimaksudkan menjadi tujuan utama penggemar motor di Bali, agar lebih mudah mengakses Royal Enfield. Karena sebelumnya baru tersedia di Dealer eksklusif di Pejaten dan Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan.

Arun Gopal, International Business Head Royal Enfield, dan Ade Sulistioputra, Managing Director PT Distributor Motor Indonesia (DMI) mengatakan Royal Enfield fokus memberi pengalaman pure motorcycling kepada pelanggan.

“Kami lihat kemajuan yang signifikan di beberapa target pasar kami di Asia. Khususnya di Indonesia. Dimana budaya leisure motorcycling menjadi kian popular, di kalangan komunitas motor,” terang Arun.

Pada tahap ini, lanjut Arun, fokus Royal Enfield memperluas jangkauan secara perlahan, melalui jaringan retail dan layanan di Indonesia yang kini telah hadir di Bali, salah satu destinasi riding paling indah di dunia. “Melalui Dealer ini, kami ingin menciptakan ekosistem yang kuat. Didukung sarana operasional yang lengkap, kegiatan-kegiatan riding, dan program lainnya”, kata Ade.

Serangkaian apparel dan aksesoris Royal Enfield juga tersedia di store tersebut. Termasuk berbagai lineup motor seperti Bullet, motor tertua yang telah diproduksi sejak 1932, dan tersedia dalam kapasitas 350cc dan 500cc. Lalu motor retro style street Classic, tersedia dalam kapasitas 500cc dan 350cc, café racer Continental GT 535cc dan highway cruiser Rumbler 500cc.

Rangkaian riding gear Royal Enfield terdiri dari jaket, celana, sarung tangan, multi-utility head-gear, rapid-dry t-shirt, dan base layers (perlengkapan riding yang dapat menjaga stabilitas temperatur tubuh saat berkendara dalam berbagai kondisi cuaca).

“Selain itu, kami juga memiliki koleksi lifestyle gear seperti jaket, jeans, dan sepatu yang nyaman untuk dipakai dalam aktifitas sehari-hari,” ucap Arun.

Di Bali, untuk pertama kalinya motor yang telah mengekspor ke lebih dari 50 negara di seluruh dunia termasuk Amerika Serikat, Inggris, beberapa negara Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah dan Asia Tenggara ini juga menyediakan sarana menjelajah keindahan alam melalui program penyewaan motor (rental program).

“Kami ingin memberikan kenyamanan dan pengalaman tersendiri kepada wisatawan maupun penduduk local, yang ingin menjelajah keindahan Bali, lewat sensasi mengendarai motor klasik Royal Enfield,” tukas Ade.

Memproduksi motor pertamanya pada tahun 1901 di kota Redditch, Inggris, Royal Enfield telah berkecimpung di industri roda dua selama lebih dari satu abad. Dengan sejarah khas Inggris yang kuat selama 116 tahun, mencakup masa dua perang dunia, serta berada di lini depan dalam sejarah otomotif Inggris.

Kemudian sejak 1950 Troyal enfield berekspansi dari Inggris ke Chennai India, tempat produksinya saat ini.  Dikenal dengan model klasik dan easy riding nya, Royal Enfield yang telah beroperasi melalui lebih dari 680 Dealer di India memiliki target memproduksi sebanyak 825.000 unit motor pada akhir tahun finansial 2017 – 2018. Ini dilakukan untuk memimpin dan memperluas pasar global motor ukuran menengah (250-750cc).
Naskah : Alun Segoro | Foto : DMI

Ayo Komunitas dan Club Motor Ikut Safety Campaign Award 2017!

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Sejak lama pastinya Indonesia bertekad mengurangi jumlah korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Ditargetkan pada tahun 2020, sebanyak 50 persen korban jiwa akibat lakalantas akan berkurang. Demi tercapainya tujuan tersebut, dibutuhkan komitmen bersama berbagai pihak. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak swasta, komunitas dan masyarakat luas.

Terkait hal tadi, Adira Insurance untuk keempat kalinya menggelar ‘Safety Campaign Award 2017’ (SCA), sebagai salah satu bagian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk ‘I Wanna Get Home Safely!’ (IWGHS). Ajang SCA diperuntukan bagi komunitas atau club motor se-Jadetabek, untuk mengkampanyekan pentingnya menjaga keselamatan di jalan.

Lewat SCA, bikers diajak berkompetisi membuat kegiatan kampanye unik, dengan tetap mengacu pada konsep road safety yang baik dan benar. Pesan dari kampanye tersebut diharapkan tersebar luas, dan memberi impact berlipat ganda. Bagi peningkatan kesadaran masyarakat, atas pentingnya keselamatan jalan.

SCA 2017 resmi dibuka Hananta Praditya, Direktur Adira Insurance, di Bangi Kopitiam, Pasar Minggu beberapa hari lalu. Dalam kesempatan itu diselenggarakan juga diskusi bertajuk keselamatan jalan. Berbasis pada pengguna jalan dan upaya pra dan pasca kecelakaan.

“Ajang ini digelar sebagai bentuk apresiasi Adira Insurance, terhadap komunitas motor yang aktif mengkampanyekan keselamatan di jalan. Guna menurunkan angka fatalitas kecelakaan,” ujarnya.

Menurut Hananta, adapun yang membedakan penyelenggaraan SCA 2017 dengan sebelumnya adalah penambahan jumlah serta peningkatan kualitas mentor. Sehingga dapat mendampingi dan menjadi fasilitator yang baik bagi peserta.

Jadi, mulai sekarang bikers yang tergabung dalam komunitas atau club motor, bisa langsung mendaftarkan kelompoknya. Melalui website www.gethomesafely.co.id, selama periode 19 Agustus – 15 September 2017.

Setelah mendaftar, akan masuk seleksi pertama yakni Tahap Proposal. Komunitas atau club motor harus membuat proposal satu kegiatan, berkaitan dengan keselamatan di jalan (road safety). Pada tahap ini akan dipilih 10 terbaik.

Lalu berlanjut ke Tahap Implementasi. Dimana 10 terbaik tadi mengimplementasikan kampanye keselamatan jalan, yang telah dirancang di tahap proposal. Didampingi para mentor yang ahli di bidang road safety.

Selanjutnya akhir dari rangkaian kegiatan SCA adalah Tahap Presentasi. Komunitas atau club motor terpilih akan diundang, melakukan presentasi di hadapan dewan juri. Dewan juri akan menilai mereka yang berperan aktif, dalam melakukan kegiatan keselamatan di jalan (road safety).

Penilaian sesuai kriteria diantaranya public exposure, manfaat dan keterlibatan pihak lain (multiplier effect), dampak yang dihasilkan (impact), konsep kegiatan, serta inovasi dan keunikan.

Naskah : Alun Segoro | Foto : Adira Insurance