Beranda Motor Modifikasi Motor Paing Saddewa : Jawara Yokohama Asal Bekasi

Paing Saddewa : Jawara Yokohama Asal Bekasi

0
5475

OtomotifZone.com – Bekasi. Satu lagi karya rumah modifikasi Puspa Kediri Custom (PKC) yang layak diacungi jempol. Paing Saddewa, julukan motor custom yang digarap bengkel yang terletak di Jl. Rambutan No. 54 RT 09 / RW 11, Graha Indah, Jati Mekar, Jati Asih, Bekasi.

Berbahan dasar CBR250 tahun 2014 yang bermodalkan mesin berteknologi injeksi, kiranya menjadi tantangan tersendiri bagi PKC saat meng-custom nya menjadi model klasik dan nyaris berubah total.

Aris, builder bengkel rumahan langganan juara ini mensiasatinya dengan seksama. Sedikit demi sedikit, kru dari bengkel yang kerapkali memboyong hadiah di event bergengsi sekelas Kustomfest, Suryanation Motorland dan Honda Modif Contest (HMC) ini menuntaskan rombakannya.

Walhasil Paing Saddewa selesai dikerjakan. Malahan ketika ikut serta di ajang kontes custom bergengsi tingkat dunia, ‘26th Yokohama Hot Rod Custom Show 2017’, Jepang, Desember lalu, motor ini sukses meraih penghargaan bergengsi dari Chopper Journal. Ia mampu menyisihkan ratusan peserta kontes dari seluruh dunia.

“Tantangan menggarap motor ini ketika mengubah kelistrikan DC injeksi ke DC karburator. Serta memposisikan rem kaki yang berfungsi langsung ke dua roda. Apalagi part susah diperoleh. Jadi kami siasati dengan membuat sendiri,” tukas Aris.

Untuk penempatan tersebut harus menyesuaikan dengan part yang ada. Agar cocok dan fungsional saat motor dikendarai. “Rem berfungsi baik, walaupun tanpa rem tangan. Apabila rem kaki diinjak, kedua roda berhenti. Diawali roda belakang yang berhenti, sepersekian detik kemudian roda depan berhenti,” terangnya.

Air radiator di motor klasik injeksi ini juga tetap berfungsi seperti semula. Bedanya, penempatan cadangan air ada di box bagian bawah. Sedangkan box bagian atas untuk kelistrikan. “Air radiatornya kami gunakan Yamaha Special Engine,” tandas Aris lagi.

Aya Sofia, owner sekaligus builder PKC mengakui untuk pemilihan warna seharusnya di bagian rangka hijaunya lebih tua dibanding tangki. “Tapi sekarang kalau dilihat sekilas, warna hijau rangka dan tangki nyaris sama. Tapi ya sudahlah,” sergahnya.

Memang selama ini ketika membuat motor custom, beberapa kali PKC selalu menyematkan nama-nama unik. Seperti Paing Saddewa, Kliwon dan lainnya. “Kalau soal nama, Saddewa itu penggalan nama Ayah sang pemilik. Sedangkan Paing, karena motor ini selesai digarap pada hari Paing menurut kalender Jawa,” jelas Aya.

Beberapa ubahan pada Paing Saddewa antara lain, ban Avon Speed size 300-21 (depan dan belakang), velg TK size 21-185, tromol aftermarket, gear set Honda Tiger spek 38-13, pipa rangka utama size 32-26 dan lampu aftermarket.

Naskah : Alun Segoro  | Foto : Puspa Kediri Custom

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses