Beranda Umum Tips & Trick Pengereman Berbunyi Seperti Gesekan Besi, Hati-hati Bikin Kantong Jebol!!!

Pengereman Berbunyi Seperti Gesekan Besi, Hati-hati Bikin Kantong Jebol!!!

0
376

OtomotifZone.Com – Jakarta. Penting bagi kalian para pengguna kendaraan. Terutama kalian yang menggunakan kendaraan setiap hari. Redaksi OtomotifZone akan sedikit mengingatkan kalian agar selalu cek kondisi kendaraan anda yang akan digunakan. Terutama pada bagian pengereman. Bisa jadi ini karena kanvas rem kalian sudah habis. Bila sudah habis sampai berbunyi seperti gesekan besi, jangan dipaksa.

Pengereman merupakan hal sangat penting pada kendaraan anda. Itu harus kalian ingat dan jangan kalian sepelekan. Kalian wajib mengecek bagian pengereman kalian sebelum berkendara agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Meski terasa pada tuas rem masih bisa menghentikan laju kendaraan anda, kalian harus waspada.

Kerap sekali para pengendara terutama roda dua menyepelekan sesuatu pada pengereman. Rem berbunyi seperti gesekan besi ini biasanya terjadi akibat Kanvas rem sudah habis. Namun kita tidak sadar dan tetap memaksakan. Akibatnya apa? Pastinya piringan disc kita kemakan. Lalu apa resikonya?

Nah kali ini tim redaksi akan memberi tau salah satu resiko. Sebenarnya dengan bunyinya rem disck seperti gesekan besi pastinya pengereman tidak normal seperti biasanya. Dan bila dipaksakan sampai disc kemakan, saat kita ganti terasa rem sangat dalam. Lebih baik kita ganti sebelum pengereman kita bunyi. Ini juga berlaku untuk jenis pengereman jenis tromol.

Sebab bila kita paksakan nantinya, kita yang seharusnya mengganti hanya kanvas rem, mau tidak mau harus mengganti disc atau tormol kendaraan kita juga. Karena pastinya bagian disc yang sudah kemakan maka nantinya tidak akan bekerja normal 100 %. Honda selaku prudusen motor ternama tanah air juga mewanti wanti kita semua mengenai pengereman.

“ Bagian penting lain dari sepeda motor adalah sistem pengereman. Pada sistem pengereman, terdapat kanvas rem apabila semakin menipis atau sudah aus maka sangat disarankan untuk segera diganti. Komponen ini biasanya diganti jika indikator keausan yang dipasangkan di dalam mekanisme rem sudah menunjukkan keausan dengan estimasi sekitar 20.000 km atau tergantung dengan kondisi jalan dan cara pakai kendaraan,” jelas Ade mekanik dari Honda.

Lanjutnya,” Kanvas rem menjadi komponen yang harus rutin diganti karena berhubungan langsung dengan keselamatan pengendara saat berkendara. Seperti yang kita tahu ada begitu banyak kecelakaan yang terjadi karena rem blong atau cengkraman rem yang kurang kuat. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh kondisi kanvasnya yang sudah aus atau sudah mulai menipis sehingga tidak berfungsi optimal,”

Anjuran penggantian Kanvas ini memang penting. Jangan sampai kantong kita jebol karena memaksakan kanvas yang sudah habis ya.

Editor : Suhendri Wibowo | Penulis : Dewantara AR.