Beranda Komunitas Komunitas Motor Pengurus Pengda HDCI Aceh 2016-2019 Dilantik Nanan Soekarna

Pengurus Pengda HDCI Aceh 2016-2019 Dilantik Nanan Soekarna

0
742

OtomotifZone.com – Banda Aceh. Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Komjen (Purn) Drs Nanan Soekarna, melantik Pengurus Daerah (Pengda) HDCI Aceh di Hermes Hotel Banda Aceh, Jumat (13/5) malam. Mereka yang dilantik oleh mantan Wakapolri tersebut adalah Fariz Reza Firmandez (Ketua), Miswar (Sekretaris), Suheri Santoso (Bendahara), serta beberapa anggota pengurus lainnya.

Hadir dalam acara pelantikan diantaranya Kapolda Aceh Irjen Pol Drs M Husein Hamidi, Wakil Walikota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin, Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Drs Kilat Purwoyudi M.Si, Ketua IMI Aceh Ibnu Rusdi SE dan sejumlah komunitas otomotif lain di Aceh.

Dalam sambutannya, Nanan Soekarna menjelaskan, HDCI dengan motto No Complain, No Accident, merupakan organisasi yang berbasis hobi berkendaraan motor Harley Davidson yang memiliki reputasi baik di Indonesia. HDCI dalam kiprahnya ikut membantu mengembangkan hobi di bidang otomotif dan mempromosikan pariwisata Indonesia.

“HDCI juga melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya dalam rangka kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu dan korban bencana alam,” ujarnya.

Nanan juga menghimbau para anggota HDCI agar dalam melaksanakan touring mengedepankan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam perjalanan. “Hal ini sesuai dengan program nasional dalam rangka meningkatkan keselamatan lalu lintas di jalan. HDCI harus mampu menciptakan citra positif kepada masyarakat dalam setiap kegiatan,” pesannya.

Ketua pertama HDCI Aceh, Fariz Reza Firmandez menambahkan, terbentuknya HDCI Aceh ini merupakan hasil kerjasama yang baik teman-teman pecinta motor besar Harley Davidson di Aceh. Dikatakan, HDCI bukanlah semata-mata klub tempat berkumpulnya pecinta motor gede (moge), tapi juga organisasi sosial kemasyarakatan yang terdaftar secara resmi, yang akan berusaha menciptakan citra positif kepada masyarakat dalam setiap kegiatan.

“HDCI bertekad agar ke depannya sesuai motto No Complain, No Accident. Artinya, harus menghindari komplain dari masyarakat, ugal-ugalan di jalan, serta menghindari kecelakaan dalam berkendara. Ini agar kita bisa lebih eksis dan diterima oleh masyarakat,” ujar Fariz.

Ia menambahkan, kegiatan di HDCI bukan hanya touring. Bersama Ditlantas Polda Aceh, HDCI juga memberikan pelatihan-pelatihan kepada peserta tentang basic riding course, safety instructor course, serta kegiatan-kegiatan sosial lainnya, terutama tentang keselamatan di jalan raya dan pengembangan olahraga otomotif pariwisata di Indonesia. “Kami mengajak komunitas otomotif untuk bersama-sama mempromosikan pariwisata Aceh”.

Sementara itu, Ketua Pengprov IMI Aceh, Ibnu Rusdi SE menyampaikan, pembentukan HDCI Aceh difasilitasi oleh IMI Aceh. “Ini tugas terberat selama saya menjabat Ketua Umum IMI Aceh, yang mana pada saat itu, pak Nanan yang juga Ketua Umum IMI Pusat mengarahkan IMI Aceh agar mempersiapkan pembentukan HDCI Aceh”, jelasnya.

Sebagai informasi, sejarah HDCI Aceh bermula pada tanggal 1 November 2014. Saat itu, sejumlah pecinta Harley Davidson Aceh mengadakan rapat pembentukan HDCI yang dipimpin oleh Ketua IMI Aceh, Ibnu Rusdi SE di kantor IMI Aceh. Rapat tersebut, secara aklamasi meminta Fariz Reza Firmandez untuk menjadi Ketua, bersama Miswar sebagai Sekretaris dan Heri Santoso, sebagai Bendahara.

Penulis: Noverry Darwin | Foto: Istimewa

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses