Beranda Headline Sribayu Cup, Sukses Pancing Pembalap Pemula Bermunculan

Sribayu Cup, Sukses Pancing Pembalap Pemula Bermunculan

0
2276
pemula Jabar menggeliat
pembalap pemula Jabar

OtomotifZone.com-Tasikmalaya. Mimpi Jabar regenarasi pembalap road race yang malang melintang dikancah nasional rupanya tinggal menunggu waktu saja lho, hal tersebut terlihat saat gelaran Sribayu Cup putaran 2 Minggu kemaren (15/5) di sirkuit Bukit Peusar Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dari total 344 starter yang turun 21 kelas, secercah harapan muncul ketika melihat daftar starter dikelas MP6-Pemula s/d 14 tahun dan MP5-Pemula s/d 16 tahun, dimana di 2 kelas krusial tersebut dihuni 15 pembalap untuk MP6 dan 19 pembalap dikelas MP5.

Nabil Devana semangat kembali
Nabil Devana, pemula Jabar

Geliat ini cukup membuat promotor bangga dan lega, event yang rencana akan digelar 3 seri ini sudah sedikit membuahkan hasil memunculkan kembali minat pembalap-pembalap baru bermunculan dievent tersebut, meski masih didominasi pembalap wilayah priangan timur, namun munculnya mereka sudah merupakan angin segar ditengah miskinnya pembalap pemula potensial Jawa Barat saat berlaga di event besar.

Hardi. promotor
Hardi Catur, promotor gelaran

“kami selaku penyelenggara event, cukup bangga, akhirnya diseri ke-2 ini mereka berani muncul dalam  jumlah banyak, ini angin segar, semoga kedepannya mereka menjadi calon pembalap handal seperti para pembalap seeded kita yang banyak berprestasi dikancah nasional maupun regional”, papar Hardi Catur W, wakil dari Sribayu management, promotor gelaran.

Jabar memang terkenal pembalap lokal, ketika event digelar ditempat yang dekat dengan domisili mereka, barulah mereka turun, namun dari hasil pemetaan OZ selama liputan, justru itu sebuah keuntungan bagi promotor dan regulator untuk mendapat data pembalap-pembalapnya untuk bisa diambil dan dibina menjadi lebih matang.

crew dan penonton tidak tertib
penonton dan crew masuk sirkuit

Suksesnya gelaran tersebut belum diimbangi dengan penataan penonton dan crew yang dengan mudahnya memasuki sisi lintasan dan membuat para pembalap cenderung sangat takut untuk bejek gas karena takut menghantam para penonton yang dengan santainya duduk dibibir sirkuit, yang menurut mereka dianggap hiburan santai tanpa resiko besar.

“memang kami menyadari kekurangan tersebut, kami sudah menggunakan jasa pengamanan, namun ternyata kurang efektif dalam bekerja dan menghalau penonton dan crew, insya Allah seri 3 akan kami benahi”, papar Hardi.

juri pengprov
H Iyan (kanan) bersama Ardy, juri pengprov

Hal tersebut juga dipaparkan para Juri lomba, “panitia harusnya bisa mensterilkan sirkuit permanen dari para penonton dan crew, kehadiran mereka disisi lintasan sangat membahayakan dirinya dan pembalap, catatan penting penyelenggara, agar seri berikutnya diperbaikilah”, ujar H Iyan Cahyan  dan Ardy.

PR bersama, bagaimana event berjalan lancar tanpa ada accident penonton dan pembalap, panitia harus tegas memberi rambu-rambu aturan jelas agar semua menonton dengan nyaman dan aman, memang sirkuit Bukit Peusar sudah memiliki tribun penonton, namun lobang penonton untuk masuk lintasan tidak terjaga dengan baik.

ayo berbenah…..apalagi sirkuit ini akan menjadi tempat penyelenggaraan PON XIX, september mendatang.

penulis dan photo : Edi Batrawan

 

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses