OtomotifZone.com – Palembang, Bursa perebutan kursi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Selatan periode 2026–2030 mulai memanas. Sejumlah nama mulai mencuat, salah satunya Dharmawan alias Iwan Ma’ruf, sosok yang bukan pendatang baru di dunia otomotif Sumatera Selatan.
Jauh sebelum berbicara soal organisasi, Iwan Ma’ruf sudah lebih dulu merasakan kerasnya persaingan di lintasan. Pada era 1980-an, pria yang kini dikenal sebagai Ketua Komunitas Slalom Sumsel tersebut tercatat sebagai pembalap slalom dan berhasil menorehkan sejumlah prestasi di zamannya.
Artinya, dunia otomotif bukan sesuatu yang baru bagi Iwan.
Ia tumbuh dari dunia balap, memahami bagaimana rasanya menjadi seorang pembalap, merasakan atmosfer kompetisi, hingga mengetahui tantangan yang dihadapi para pelaku olahraga otomotif dari dekat.
Kini, puluhan tahun setelah aktif di lintasan, Iwan Ma’ruf kembali muncul dengan peran berbeda. Bukan lagi sebagai pembalap yang mengejar waktu tercepat di lintasan, melainkan sebagai salah satu figur yang disebut siap mengambil bagian dalam pertarungan menuju kursi Ketua IMI Sumatera Selatan.

Dari Lintasan, Komunitas hingga Dunia Profesional
Kiprah Iwan Ma’ruf di dunia otomotif tidak berhenti setelah dirinya meninggalkan dunia balap. Ia tetap menjaga hubungan dengan komunitas otomotif dan saat ini dipercaya sebagai Ketua Komunitas Slalom Sumsel.
Posisi tersebut membuatnya tetap dekat dengan para pelaku otomotif, khususnya komunitas dan pegiat slalom di Sumatera Selatan.
Di sisi lain, Iwan juga memiliki pengalaman di dunia profesional. Saat ini ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Hilir (PT. PDPDE Hilir).
Perpaduan antara pengalaman sebagai mantan pembalap, aktivitas di komunitas serta pengalaman mengelola organisasi dan dunia profesional menjadi modal yang membuat pencalonan Iwan Ma’ruf menarik untuk dicermati.
Bukan Sekadar Nama Baru di Bursa
Masuknya Iwan Ma’ruf dalam bursa calon Ketua IMI Sumsel juga menghadirkan perspektif berbeda.
Ia datang dengan pengalaman sebagai orang yang pernah berada langsung di balik kemudi mobil balap. Dunia yang dahulu dijalani dengan mengejar prestasi di lintasan kini berpotensi dilanjutkan melalui jalur organisasi.
Bagi dunia otomotif, pengalaman seperti ini tentu memiliki nilai tersendiri.
Sebab, memahami olahraga otomotif tidak hanya berbicara mengenai kendaraan, kompetisi dan regulasi. Ada atlet, mekanik, tim, komunitas hingga penyelenggara yang menjadi bagian dari ekosistem olahraga otomotif.
Dengan pengalaman panjang tersebut, Iwan Ma’ruf memiliki modal untuk memahami dunia otomotif dari dua sisi: sebagai pelaku yang pernah bertarung di lintasan dan sebagai figur yang kini berada di lingkungan organisasi serta profesional.
Menunggu Arah Perjalanan Musprov IMI Sumsel
Dengan mulai munculnya nama Dharmawan alias Iwan Ma’ruf, persaingan menuju Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Sumatera Selatan periode 2026–2030 dipastikan semakin menarik untuk diikuti.
Apalagi, Iwan bukan hanya membawa nama sebagai calon. Ia membawa cerita panjang dari dunia balap era 80-an hingga tetap aktif di lingkungan otomotif Sumatera Selatan sampai hari ini.
Dulu ia mengejar kemenangan di lintasan.
Kini, tantangannya berbeda.
Jika benar maju dalam perebutan kursi Ketua IMI Sumsel, Iwan Ma’ruf akan menghadapi pertarungan baru—bukan melawan stopwatch, melainkan membawa visi dan gagasan untuk menentukan arah olahraga otomotif Sumatera Selatan empat tahun ke depan.
Dari pembalap era 80-an, kini masuk bursa calon Ketua IMI Sumsel. Iwan Ma’ruf jelas bukan nama yang bisa dipandang sebelah mata.
