BerandaRacing Roda 2Drag BikePesona Pembalap U30, Asep Robot Buktikan Ketangguhan Ninja TU 155cc di Final...

Pesona Pembalap U30, Asep Robot Buktikan Ketangguhan Ninja TU 155cc di Final Series Black Dragbike Sentul

​Otomotifzone.com – Sentul, Julukan “tua-tua keladi” tampaknya sangat cocok disematkan kepada Asep Permana Siddiq, atau yang lebih akrab disapa Asep Robot. Salah satu pembalap Dragbike andalan Jawa Barat ini kembali membuktikan bahwa usia hanyalah sekadar angka.

Meski kini telah memasuki usia 32 tahun, pembalap bernomor start #80 ini masih memiliki daya saing yang luar biasa serta mental bertanding yang sangat apik saat berhadapan dengan pembalap-pembalap muda yang usianya jauh di bawahnya.

​Ketangguhan Asep Robot dibuktikan secara nyata pada ajang Final Series Black Dragbike 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, pada Minggu, 27 September 2026. Di tengah kondisi sirkuit yang basah akibat guyuran hujan, Asep berhasil melesat mulus dan merebut podium pertama di kelas Sport 2T Tune Up 155cc 120kg – Open.

​Gemblengan Keras dan Chemistry Apik dengan Ninja Garapan Ryan Mee
​Kiprah dan kematangan Asep Robot di lintasan lurus tentu tidak datang secara instan. Perlu diketahui, pembalap asal Sumedang, Jawa Barat ini dahulunya digembleng habis-habisan menunggangi Ninja 2-Tak di Yogyakarta, tepatnya di markas besar OTD Pekajaman.

​Pengalaman panjang serta jam terbang tinggi tersebut membuatnya tidak canggung saat membela YUKIDO Race Team Devisi Dragbike. Menunggangi motor Kawasaki Ninja racikan mekanik handal Ryan Mee, Asep mampu menaklukkan tantangan lintasan Sentul yang basah dan licin tanpa kendala berarti.

​Berdasarkan data Hasil race dari RJ Timing System, Asep Permana Siddiq mencatatkan waktu reaksi (R.T) 0.016 detik, dengan E.T 07.318 detik dan total Time akhir 07.334 detik. Catatan waktu tersebut berhasil mengungguli pesaing terdekatnya, Yudis Kurcaci dari Kubu Mawar X DND Engine yang berada di posisi kedua.

​Seusai balapan, Asep Robot mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian memuaskan di seri pamungkas ini.
​”Alhamdulillah dapat podium pertama. Sebetulnya tak menyangka bisa di urutan teratas. Mengenai trek Sentul yang memang basah, kita eksekusi semaksimal mungkin. Dan Ninja garapan Ryan Mee ini karakternya tak begitu buas, jadi enak aja saat dieksekusi,” tutur Asep Robot dengan nada rendah hati.

​Kemenangan ini menegaskan bahwa kombinasi antara jam terbang tinggi, mental juara, serta setingan motor yang pas mampu mengalahkan tantangan cuaca ekstrem dan sengitnya persaingan dari para talenta muda.

Must Read