BerandaHeadlinePiggyback Injeksi : Seting Injeksi Paling Sederhana Ala Speedspark, Cukup Obeng Min

Piggyback Injeksi : Seting Injeksi Paling Sederhana Ala Speedspark, Cukup Obeng Min

OtomotifZone.com-Jogjakarta. Produsen manajemen mesin Speedsparks sejak awal berkonsentrasi pada pengembangan gadget injeksi. Paling istimewa adalah unlimited piggyback yang menyulap ECU standar jadi ECU stand alone. “Sayang pasar belum siap, karena butuh edukasi soal injeksi. Makanya kami menelurkan versi sederhananya, fuel controller,” kata Adrian, pemilik brand speedsparks.
Fuel controller ini mengatur ulang semprotan bahan bakar di tiga range putaran mesin. RPM rendah (0-3000), sedang (3000-7000), tinggi (7000-20.000). “Fuel controller ini mampu menambah atau mengurangi durasi injeksi bahan bakar dari ECU bawaan dari -20 sampai +50% tetapi belum bisa membuka limiter ECU,” lanjut pemilik Pilar Motor, di Pekayon, Bekasi itu.

Cara pemasangan
Cara pemasangan

Pemasangannya juga sederhana lho.Piggyback Fuel Controller terdiri dari 4 kabel. Kuning, biru, merah dan hitam. Cara pasangnya, kabel dari ECU yang menuju injector terdiri dari 2 kabel. Kabel 1 selalu dihubungkan dengan voltase 12 volt bisa dicek pake voltmeter. Kabel kedua adala kabel pulsa injeksi. Kabel ini yang dipotong. Kabel dari jurusan ECU disambung kabel kuning, sedangkan kabel biru disambungkan kabel yang menuju injektor. Kabel merah ke aki/saklar 12 volt dan hitam (body/massa). Selesai!
Buat tes, posisikan kontak ON. Jika monitor menyala, brarti sukses. Nyalakan mesin. Terlihat display Duration, RPM, Dutycycle serta seting persentase penambahan/penurunan durasi bukaan injector. Monitor ini sangat membantu melihat kinerja ECU, mengingat degan hanya memakai obeng min untuk menyetel durasi injeksi. Sentuhan sedikit saja sudah mengubah persentase. Sangat sulit jika hanya model putaran biasa. “Makanya harganya sedikit lebih mahal dibanding produk sejenis. Kita jual eceran Rp 900 ribu,” papar bapak dua putri ini.speedsparks2 copy
Nah, setelah di pasang ini, mesin injeksi anda mirip deh sama karburator. Pengaturan durasi itu mirip dengan menambah besar atau kecil ukuran spuyer karburator. Kalau durasinya ditambah berarti bikin setelan ‘basah’, begitu juga sebaliknya.

Gampang kan?

Penulis : Nometo Izaku | Photo : Nometo Izaku

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot