
OtomotifZone.com-Sentul. Tidak seperti biasanya gelaran event sekelas kejurnas dengan titel Rotax Max Challenge 2014 2 seri dalam satu gelaran. Iya bro.. bener.. biasanya kan event apapun selalu digelar Sabtu-Minggu itu untuk 1 gelaran, tapi garapan Fast Track speed Zone yang usai digelar Sabtu-Minggu, 14-15 Juni 2014 kemaren berturut-turut digelar seri 2 dan seri 3 RMC dari total 5 seri ditahun 2014.
Roda politik dengan pemilu legislatif dan pemilu presiden menjadikan banyak sekali event yang sudah booking tanggal harus kocar-kacir akibat bentrok dengan urusan politik yang keberpihakan sama dunia otomotif relatif sangat kecil. Imbas dari masalah politik diatas juga mengganggu jadwal RMC seri 2 dan seri 3.

“Kami sangat pusing sebenarnya, kalau kita hanya menggelar seri 2 saja bulan depan sudah jelang bulan puasa, otomatis kita masih punya hutang 3 seri lagi, sementara kejuaraan dunia yang akan digelar di Valencia Spanyol akan bergulir bulan November, akhirnya kami memutuskan seri 2 dan 3 kita gabung menjadi satu waktu” jelas Ade Satyaningtyas selaku ketua penyelenggara event single sitter ini.
Seri 2 yang digelar di hari Sabtu dan seri 3 dihari Minggu memang banyak memeras otak para mekanik team, karena event yang biasanya digelar heat 1 dan 2 event kali ini hanya digelar 1 heat demi efisiensi waktu namun bagi mekanik sebenarnya menyulitkan sekali untuk menemukan setingan engine yang pas apalagi cuaca yang kadang panas juga hujan. “ada untung ruginya sebenarnya, namun mekanik pun harus peras otak gimana caranya tungganganya kenceng tanpa trouble karena waktunya sangat mepet” jelas Dicky Setiawan kepala mekanik TKM PDB Racing Jakarta.
Mengenai efisiensi waktu juga diamini Oke D Junjunan selaku promotor dan pemegang Rotax Indonesia,” sebenarnya kami tidak ingin menggelar 2 seri sekaligus, tapi karena mepetnya waktu karena pemilu dan puasa Ramadhan kita terpaksa memangkas waktu gelaran 2 event disatukan, untungnya sih ada beberapa posting efisiensi namun beberapa hal kita harus keluarkan budget doble, namun test case ini berjalan dengan baik sempurna, bisa saja tahun depan di seri 2 dan 3 akan diberlakukan seperti sekarang ini”.
2 event dengan beda cuaca yang sangat extreme di hari Sabtu dan Minggu juga melahirkan para juara yanga berbeda ditiap kelasnya, Podium 1 ditiap kelasnya diraih driver yang berbeda namun persaingan di 2 seri ini tetap seru dan mendebarkan terutama dikelas Comer Cadet.

Ada catatan menarik di event RMC kali ini, 4 kelas dari kecuali Gear box dan Master, pembalap luar negeri asal Malaysia, Thailand dan Singapura ikut andil dan bersaing ketat dengan pegokart Indonesia.
Ethan Yang Brown dan Kalen Alexander Chin asal Singapura mengikuti kelas Comer Cadet, dikelas Micro Max ada Aalia Zaafira dan Putra Adam Halim asal negeri Mahatir Muhamad, dari negeri Gajah Putih Thailand ada Veravich Wongsanganan dikelas Junior Max dan dikelas Senior pegokart Malaysia hadirFirki Rahim yang turun dalam team IS racing.
Hadirnya beberapa driver luar negeri memberi angin segar betapa event Tanah air tidak kalah berkualitas dibanding event yang sama dinegara mereka dan menjadi tolok ukur prestasi bagi pembalap kita.
Pingin tau serunya persaingan para driver handal Indonesia kita tunggu seri 4 dan 5 bulan Agustus dan September mendatang.
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

