OtomotifZone.com – Jambi. Kejuaraan nasional MotorPrix di Region 1 Sumatera masuk putaran ketiga minggu ini. Giliran kota Muaro Tebo di Jambi yang jadi tuan rumah.
“Kami belum punya sirkuit permanen. Jadi mainnya terpaksa di seputaran komplek perkantoran Bupati Tebo. Aspalnya cukup bagus karena baru dibangun beberapa tahun ini,” ungkap Bripka Defri Nofriadi, Sekretaris Panitia Penyelenggara dari klub Ikatan Motor Energy Tebo Club (IMETC).
Nah, ciri khas sirkuit yang digelar di jalanan adalah banyak U turn alias tusuk konde. Begitu juga dengan sirkuit Seentak Galah Serengkuh Dayung di Muaro Tebo, Jambi. Ada 2 tusuk konde yang harus dilewati pembalap dengan tehnik khusus untuk menaklukkan sirkuit non permanen sepanjang 1.300 meter ini.
“Ini karakter sirkuit fullspeed. Dengan panjang lintasan 1.300 meter dimana skill pembalap teruji di 2 tikungan U turn. Berarti kemampuan gaya rolling speed dibutuhkan,” ulas Indra Zafella, owner Indela Racing Team dari Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.
Tentunya dibutuhkan setting khusus buat motor supaya bisa keluar masuk tikungan dengan gesit. “Kalo settingan motor memang khusus sebab gaya balapnya stop and go, artinya putar balik arah agak lebih banyak jadi butuh akselerasi awal lebih kuat,” sebut Reza Pahlevi, pembalap seeded dari Roy Prima Motorsport (RPM).
“Sungguh settingan jauh berbeda dibanding sirkuit permanen Manna seri 2 lalu. Disini mekanik bisa menerapkan kompresi lebih tinggi, konstruksi rangka dengan tipe sirkuit seperti ini lebih unggul yang speknya bebek. Mungkin rangka seperti Honda Sonic dan Suzuki Satria FU agak kerepotan,” pungkas Indra Zafella.
Yaps! Yang pasti kita tunggu saja hasilnya hari Sabtu dan Minggu, 16-17 April 2016. Siapa yang bisa bermain rolling speed, dia yang unggul mengasapi lawannya.
Penulis : Noverry Darwin | Foto : IMETC

