Beranda Headline Qualifying Kurang Maksimal, Pegokart Indonesia Extra Kerja Keras Saat Race

Qualifying Kurang Maksimal, Pegokart Indonesia Extra Kerja Keras Saat Race

0
4250
Keanon santoso bersama mekanik
Keanon santoso seletah qualifying practice

OtomotifZone.com-Portimao, Portugal. Melihat hasil latihan  bebas hingga latihan resmi yang digelar penyelenggara di Rotax Max Challenge grand Finals Rabu sore ini waktu setempat, Kartodromo Internacional Algarve Portimao Portugal masih belum bersahabat dengan ke-5 pegokart Indonesia dimana saat Qualifying practice yang baru  usai posisi paling bagus justru diraih Keanon Santoso, dimana dirinya berada digroup  Ganjil berada diposisi 16 dari 36 pegokart dengan waktu 1:03.002, sementara Nabil Hutasuhut berada diposisi 36 digroup genap, sebelum kena DQ gara-gara hanya faktor pasang ring kecil untuk dudukan knalpot, seharusnya Nabil berada diposisi 28.

Senna SN satu-satunya pegokart Indonesia dikelas DD2
Senna SN sebelum berlaga

Demikian juga dengan 2 pegokart Indonesia dikelas Senior Max, Silvano Christian dan Julio Prost berada diposisi 36 dimasing-masing goup, sementara Senna SN yang turun dikelas DD2 menempati urutan 21 hasil qualifying group dengan waktu 59.366.

Dengan hasil ke-5 pegokart saat turun disesi qualifying, berikut ranking berdasarkan kelas.

2 TKm dan Silvano
3 pegokart Indonesia photo bersama

Senior Max

Berdasarkan hasil qualifying dikelas Senior dari penggabungan group genap dan ganjil, kedua pegokart Indonesia dikelas ini masih harus bekerja keras saat penyisihan yang akan digelar besok Kamis 912/11).

Ananda Julio Prost berada diranking 70 besar, sementara Silvano Christian berada diposisi juru kunci 72 dari total 72 pegokart dari 39 negara.

DD2

Senna SN akhirnya berada di ranking 42 dari 72 pegokart dunia hasil qualifying practice secara keseluruhan dari penggabungan  2 group.

Junior Max

Untuk kelas Junior Max, 2 pegokart Indonesia asal TKM racing, Keanon Santoso berada di ranking 46 sementara Nabil Hutasuhut berada diposisi 72, juru kunci karena DQ.

Penulis :Edi Batrawan | Photo team

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses