OtomotifZone.com-Sentul. Leading point jauh dari para kompetitornya, membuat Prassetyo Hardja berniat untuk tampil sesantai mungkin dan tentunya tanpa beban diakhir musim kompetisi Eshark Rok Cup Indonesia 2022, itulah salah satu alasan Prass tampil sebagai syarat menuntaskan race dikelas senior, tentunya ada alasan lain.
Itulah yang dilakukan juara Asia kelas Junior dan Senior, Juara 4 dunia shifter Iame International Le Mans saat seri 6 atau seri pamungkas kompetisi karting nasional, Prassetyo sengaja turun dibabak qualifying hanya 1 lap kurang langsung masuk, hanya sebagai syarat mengikuti race berikutnya dan namanya muncul dalam catatan tranponder, itu yang dilakukan diseri 6 Minggu, 4 September 2022 kemaren di Sirkuit Karting.
Tentunya setelah hasil qualiying dengan waktu dibawah rata-rata pegokart lainnya, Prass otomatif start paling buncit saat Heat, memang dasarnya pembalap dengan segudang prestasi, meski start diurutan 22, lambat laun satu persatu pegokart dikelas senior dilaluinya dengan mudah, bahkan ditrack lurus Prass sempat overtake 4 pegokart sekaligus, dan hingga bendera finish dikibarkan setelah 8 putaran, adik ipar Senna SN ini sudah bertengger diposisi 5.

Menjadi hal makin mudah bagi Prass, start posisi 5 saat Prefinal terbukti hingga finish Prass langsung bertengger diposisi terdepan dan semakin didepan saat laga final dan meninggalkan lawan-lawannya dengan gap 7,699 detik, Prass melenggang sendirian tanpa tersentuh sejak lap awal ningga 22 putaran
Prass menyudahi pertarungan laga pamungkas, seri 6 Eshark Rok Cup Indonesia 2022 dengan sapu bersih, juara seri dan juara umum senior Rok, dan kemenangan ini mengukuhkan dirinya juara 2 kali berturut-turut dikelas yang sama.
Kemenangan Prass juga diikuti pembalap di team SN Racing, Abyan jaura seri dikelas Entry Level, sementara Ghibran “Ibam” R Febrian juara umum Cadet 2 kali berturut-turut.

Saat penulis iseng bertanya, kenapa QTT cuma 1 lap kurang, “sudah 2 tahun saya balapan seperti latihan, biar kompetisi makin seru, sengaja saya start paling belakang, karena sengaja qualifying cari waktu terjelek, tapi saya masih bisa overtake 17 pegokart di Heat, tentunya saya bersyukur bisa mempertahankan juara umum dikelas senior Rok, 2021 -2022, terima kasih teamboss SN Racing Senna SN, Mekanik, orang tua dan crew semua”, jelas Prass.
Memang bukan omongan terkesan meremehkan, namun selama 2 tahun ini, Prass mendominasi race, bahkan diseri 5 sebelumnya, Prass meninggalkan lawan-lawannya lebih dari 16 detik dari pembalap dibelakangnya.
Senna SN sebagai owner team tentunya bangga dengan hasil ini, “Alhamdulillah, team SN Racing baru 2 tahun kurang sudah mampu memberikan prestasi untuk para pembalapnya, Prass dan Ibam double winner kelas Senior dan Cadet 2021-2022, Abyan juara seri 6 entry level dan SN Racing runner up Team Champion, semoga tahun berikutnya bisa memberikan prestasi lebih lagi”, papar Senna SN, selaku team boss.
Rasa bangga juga terucap dari Handi Hardja, papah Prass, “Puji Tuhan, Prass masih tetap membuktikan prestasinya dikarting Indonesia, tetap rajin latihan dan fisik, tentunya saya bangga, Prass tetap konsisten raih juara”, diamini Ibu Neng sambil memegang trophy kemenangan.
Kemenangan ini membuat Prass mendapat hadiah uang 20 juta rupiah dari penyelenggara dan tiket untuk mengikuti Rok Super Final 2022 di South Garda Lonato, 19-22 Oktober 2022 mendatang.




