BerandaRacing Roda 2GrasstrackReyno Aprilian Pangkas Jarak, Balikkan Keadaan di Final Kelas SE Open

Reyno Aprilian Pangkas Jarak, Balikkan Keadaan di Final Kelas SE Open

OtomotifZone.com – Keerom. Reyno Aprilian berhasil membalikkan keadaan di kelas final GTX 20 Special Engine 125-250 cc Open. Di Sirkuit Yuwanain MX, Arso II Kabupaten Keerom Sabtu (29/8). Pada Kejurnas Grasstrack Region VI Putaran I Papua 2026.

Sempat berada di belakang Joshua Pattipi yang memimpin sejak awal lomba. Pembalap berbendera Ubay MX perlahan memangkas jarak hingga akhirnya mampu melewati dan meninggalkan pembalap No-Limit Team 77 MX Papua tersebut.

Persaingan ketat memang langsung tersaji seru sejak awal balapan. Selain Reyno Aprilian, Dimas Lintang dan Joshua Pattipi sama-sama memiliki peluang merebut kemenangan sehingga jalannya kelas penutup ini sulit diprediksi.

Memasuki tiga lap pertama, Joshua Pattipi langsung mengambil kendali perlombaan. Ia membangun jarak cukup jauh dari Reyno dan Lintang.

Joshua tampil nyaman di posisi terdepan dengan kecepatan yang sulit terkejar. Sementara itu, persaingan bergeser ke posisi kedua dan ketiga ketika Reyno dan Lintang saling menekan untuk mengamankan posisi terbaik di belakang Joshua.

Kesalahan yang dilakukan Lintang kemudian membuka peluang bagi Reyno untuk mengambil alih posisi kedua.

Reyno juga memiliki keuntungan penting dalam balapan ini. Ia hanya mengikuti beberapa kelas sehingga kondisi staminanya masih terjaga.

Situasi tersebut membuat Reyno bisa lebih fokus menghadapi kelas Special Engine sebagai salah satu pertarungan terakhirnya. Memasuki lap keempat dari total tujuh putaran, ia mulai membaca perubahan performa motor Joshua.

Reyno kemudian perlahan memangkas jarak. Ia terus memacu motornya sekaligus meminimalkan titik pengereman agar bisa mendekati Joshua di setiap rintangan.

Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil. Lap demi lap, Reyno semakin dekat dengan Joshua hingga akhirnya mampu melewati dan meninggalkan rivalnya tersebut.

Reyno bahkan berhasil melakukan overlap terhadap dua pembalap di depannya. Aksi itu menjadi titik balik dalam perlombaan sekaligus memperlihatkan bagaimana Reyno memanfaatkan kondisi stamina dan strateginya untuk membalikkan keadaan di kelas SE Open.


“Ya, saya mengakui memang power dari Kakak Cua begitu kuat di tiga lap tersebut, sehingga saya sendiri mengalami kesulitan untuk mengejarnya. Namun, dengan strategi yang tidak begitu kuat, secara perlahan saya bisa mendekatkan kuda pacu saya,” jelas Reyno.

” Ini mungkin juga karena stamina saya terjaga, sebab tidak mengikuti kelas yang terlalu banyak, sehingga bisa fokus di kelas akhir ini,” ujar pembalap kelahiran Merauke.


Must Read