BerandaHeadlineRoad Race Bojonegoro 2015 : Menjadi Hiburan Masyarakat Bojonegoro

Road Race Bojonegoro 2015 : Menjadi Hiburan Masyarakat Bojonegoro

OtomotifZone.com – Bojonegoro. Gelaran BG MLD Spot Ken 77 Roadrace kemarin di alun – alun kota Bojonegoro tergolong cukup sukses. Meski hanya dipadati sekitar 235 starter di 16 kelas yang dilombakan sudah cukup menjadi magnet para penonton kota Bojonegoro dan sekitarnya. Ini karena beberapa tim tangguh dari Jawatengah ikut meramaikan, seperti Yonk Ramadhika asal Wonogiri, Bam’s Racing Kudus dan Baturono Pati. “Jadwal semula akan dipakai ajang Seri GM FKPPI roadrace dan Supermoto, namun karena sirkuit kurang lebar jika dipakai Supermoto maka ijin yang sudah terbit tersebut saya pakai untuk melengkapi seri BG Open Roadrace sambil lalu menghibur masyarakat di Bojonegoro dan sekitarnya,” bilang Totok Suyanto selaku pihak penyelenggara dari BG Sport Club.

Totok Suyanto
Totok Suyanto

Jadwal balap motor di Jawatimur tergolong jarang jika dibandingkan jadwal Dragbike. Namun demikian animo pembalap utamanya para pemula A dan pemula 14 tahun sangat besar. Terutama para pembalap pemula Mp6 dari daerah yang jumlahnya kian bertambah. Dan ini sangat positif bagi perkembangan balap motor di Jawatimur. “Lesunya para pembalap Seeded Jawatimur bukan berarti menyurutkan regenerasi pembalap pemula, karena lebih dari 8 pembalap pemula B berkualitas kini meramaikan dikelas Mp6 dengan batasan maksimal usia 14 tahun. Bisa dilihat tim – balap yang ikut kebanyakan juga ikut andil dikelas ini,” terang Moy Arifin pimpinan lomba.

Wawan Welo
Wawan Welo

Kembalinya Feros Kuncir usai istirahat total karena jatuh di kota Bangkalan bulan lalu tak menyurutkan prestasi pembalap Lumajang ini. Karena di Mp4 dia masih unggul meski persaingan dari Wawan Welo sangat ketat. Wawan yang perkuat tim Yonk Ramadhika asal Wonogiri tersebut di kelas Mp3 dan Mp4 menasib sial. Karena di R1 selalu terjatuh usai fight keluar putaran balik jalan mas Tumapel. Kondisi ini dimanfaatkan beberapa pesaing tangguh seperti Idries, Fatah Nur Ahsan yang lebih diuntungkan dengan motor kencang.

Sedangkan di kelas seeded, Juni AS gagal podium teratas karena terganjal Soffan pembalap asal Sampang. Jupiter Juni spesifikasi Mp4 tersebut dipaksakan bersaing di Mp2 hingga finish. Karakter lamban Juni dimanfaatkan Soffan yang agresif. “Motornya belum kemampuan maksimal, nanti saja di gelaran balap motor Blitar saya akan lebih maksimal,” papar Juni AS.

Penulis : Diki | Foto : DIki

1 KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot