OtomotifZone.com – Sidoarjo. Sebagai pabrikan yang peduli keselamatan berkendara, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) terus mengkampanyekan keselamatan berkendara. Ini terbukti dengan diadakannya Safety Riding Training di MPM Safety Riding Center, Sedati, Sidoarjo.
“Tujuan diadakannya Safety Riding Training ini agar peserta lebih memahami dan mengetahui cara berkendara yang baik dan benar. Kali ini kami menggandeng Dinas Perhubungan melakukan training tersebut,” terang Suhari, Marcomm & Development deputy Division Head PT MPM.
“Harapannya setelah mengetahui dan memahami cara berkendara yang baik dan benar karyawan bersangkutan (Dinas Perhubungan) akan memberikan contoh kepada lingkungan sekitarnya,” lanjutnya.
Suhari juga menambahkan, bahwa safety riding training ini bersifat terbuka, artinya semua instansi atau perusahaan yang peduli keselamatan berkendara dapat mengajukan kerjasama dengan MPM.
Hal senada juga disampaikan Irvan Wahyudrajat, Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, “Secara continue kami bekerjasama dengan MPM untuk menyuarakan safety riding. Proses ini terus menerus, minimal satu bulan 3 kali kami mensosialisasikan ke sekolah-sekolah, dan 2 bulan sekali ke masyarakat,” ujarnya.
Irvan juga menambahkan, “Lewat edukasi seperti ini kepada masyarakat tentu akan memberikan banyak manfaat. Selain itu perkembangan teknologi motor khususnya dan perkembangan jalan akan lebih mudah diterima,” imbuhnya.

Sedangkan untuk materi pelatihan MPM menyiapkan instruktur-instruktur yang sudah berpengalaman untuk mendampingi peserta training.
“Materi yang kami berikan disini mencakup teori seperti pemahaman dasar safety riding, mengenali beberapa faktor penyebab kecelakaan. Sedangkan materi praktik meliputi cara naik-turun kendaraan, cara pengereman, cara menjaga keseimbangan, serta teknik bermanuver dan melewati jalan bergelombang,” terang Dimas Putra satria Kelana, Instruktur Safety Riding MPM.
“Khusus untuk peserta training Dinas Perhubungan prosentase teori lebih sedikit dibanding peserta umumnya dan lebih ke praktikum. Hal ini karena peserta Dinas Perhubungan secara teori jauh lebih jago. Maka dari itu jika digabung teori dan praktik pasti akan lebih bagus hasilnya,” tutup Dimas yang akan mewakili Indonesia bertanding kompetisi safety riding di Jepang dalam waktu dekat.
Penulis: Hendra Sonie | Foto: ist

