BerandaHeadlineSekarang Saatnya Beli Honda

Sekarang Saatnya Beli Honda

Ang Hoey Tiong, President Direktur HSC (tenggah), ditemani Rudy Surjanto, Direktur HSC(kanan) saat berbincang dengan Wendy Miharja, GM HSC (kiri)  usai jumpa wartawan tentang kenaikan harga jual atas menguatnya kurs dollar AS terhadap rupiah
Ang Hoey Tiong, President Direktur HSC(tengah), ditemani Rudy Surjanto, Direktur HSC(kanan) berbincang dengan Wendy Miharja, GM HSC (kiri) usai jumpa wartawan tentang  rencana kenaikan harga jual Honda atas menguatnya kurs dollar AS terhadap rupiah

OtomotifZone.com – Surabaya. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS akhir-akhir ini, sangat berdampak di dunia otomotif, salah satunya pabrikan Honda. Sebagai Distributor utama mobil Honda untuk wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara, Honda Surabaya Center (HSC) berencana menaikkan harga jual mobil seiring menguatnya dollar AS.

Rudy Surjanto, Direktur HSC dalam jumpa wartawan, Rabo (4/9) menyampaikankan, “Menguatnya nilai tukar dollar AS terhadap rupiah juga berimbas pada dunia otomotif. Honda tidak bisa mempertahankan harga jual saat ini dengan kondisi seperti ini. Banyak komponen mobil Honda yang masih diimpor. Terlebih untuk sedan Honda, sampai saat ini masih mengimpor secara utuh (Completely Built Up/CBU) dari Thailand.”

Rudy Surjanto, Direktur HSC "Saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli Honda."
Rudy Surjanto, Direktur HSC “Saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli Honda.”

“Rencananya, dalam minggu-minggu ini kami akan menyesuaikan harga jual. Kenaikan harganya kami perkirakan kurang dari 5% agar tidak sampai melebihi daya beli masyarakat,” tambah Rudy.

Sebelum berlakunya harga yang baru, harga lama masih diterapkan untuk stok yang tersedia. Setelah itu kemungkinan besar  memakai harga baru. “Nah, maka dari itu, saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli Honda,” tambahnya.

Dengan adanya kenaikan harga ini, HSC tetap optimis target penjualannya tercapai. Karena kebutuhan konsumen untuk memiliki mobil tidak bisa ditunda. Kenaikan harga ini tentu juga akan dialami merek-merek lain di Indonesia.

Wendy Miharja, General Manager HSC menambahkan, “Sampai Agustus 2013, HSC berhasil mencapai penjualan sebanyak 7.175 unit. Jumlah ini naik 62,44% dibanding  penjualan di periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.417 unit. Total penjualan HSC dalam kurun waktu 8 bulan pertama tahun ini merupakan yang terbesar sejak Honda hadir di Indonesia.”

“Saat ini, market share Honda di Jatim mencapai 6,8%. Kami optimis akan meningkat,apalagi pasar akan diramaikan Low MPV Honda yang banyak ditunggu masyarakat di awal tahun depan,” tutup Wendy

Sampai  Agustus 2013, peringkat pertama penjualan Honda diisi All New Honda Jazz dengan kontribusi sebesar 38%, yang  disusul Honda CRV sebesar 26% diperingkat kedua. Selanjutnya Honda Brio dan Honda Freed, masing-masing berkontribusi 14% dan 8% di peringkat tiga dan empat. Sedangkan sisanya diisi Sedan yaitu Honda City, Honda Civic, Honda Accord, Honda Oddysey dan Honda CRZ.

Penulis: Hendra Sonie | Foto: HS

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot