OtomotifZone.com-Kolaka, Sulawesi Tenggara. Pembalap pemula ini memang bikin geger di Region 5 tahun 2018 ini, setelah harus berjuang keras atas tuduhan manipulasi umur diajang MotoPrix region 5, diajang PorProv XIII sultra 2018 cabor balap motor yang digelar Sabtu-MInggu (8-9/12) di sirkuit bundaran Antam Kolaka, Muhammad Arsharuddin kembali menjadi buah bibir.
Pembalap yang tinggal di kota Kendari ini diajang PorProv membela kabutan Muna bersama Tuahatu bersaudara, ternyata pilihannya tepat bergabung dengan seniornya, Handi dan Tedy Tuahatu.
Arsharuddin memang bikin publik Sulawesi Tenggara terutama Kolaka terbelalak, dimana dalam ajang tersebut, Arsharuddin mampu menyumbang 4 medali emas untuk team yang terlihat paling solid dan kompak, keperkasaan pembalap kontroversi ini diraih dikelas Bebek 4T 125 cc pemula perorangan dan beregu campuran, serta 2 medali emas diraih dikelas Bebek 4T 150 cc pemula perorangan dan beregu campuran, kedua emas beregu campuran diraih bersama sang senior Tedy Tuahatu.

keberhasilan dikelas beregu, memang Arsharuddin mendapat kawalan ketat Tedy dan melenggang aman tak tersentuh, namun dikelas perorangan, Arsharuddin dikelas bebek 4T 125 cc bak mendapat durian runtuh setelah pembalap kota Kendari, Yudhi Prayogo tersungkur di lap terakhir 2 tikungan sebelum bendera finish dikibarkan, sungguh sangat menyakitkan bagi team Kendari tentunya, dan emas dikelas Bebek 4T 150cc, kembali Arsharuddin meraih emas setelah seterunya dari Kota Kendari kembali mampu diovertake meksi sempat memimpin beberapa lap awal.

Dominasi Arsharuddin meraih 4 emas memang membuat geger, kontroversi seri 1 MP region 5 2018 kembali mencuat di PorProv XIII kolaka 2018 dengan mampu sumbang 4 emas dan menghantar kabupaten Muda merebut predikat juara umum cabor balap motor.
Mantap Arsharuddin…
Penulis dan photo : Edi Batrawan

