OtomotifZone.com-Temanggung. Event di sirkuit baru wilayah kota tembakau tepatnya di sirkuit Kedungumpul, Temanggung 9 Desember 2018 adalah salah satu pesta rakyat di wilayah aktif pergelaran balap garuk tanah Jawa Tengah. Bernama Kratingdaeng Supergrasstrack Motocross Championship garapan Yahman Production EO sekaligus penggarap lahan baru ini lagi-lagi ikut mempromosikan balap yang banyak menonjolkan beberapa kelas pemula khususnya.
“Mendatangkan senior selain pembalapnya tidak ada juga kurang diminati kalau hanya setingkat Kejurda saja. Lebih baik agar tontonan menarik porsi untuk pemula dan kelas Open dibuat lebih. Total 290 starter hadir menyemarakkan acara ini,” ucap Yahman EO asli Temanggung yang terus berupaya mencari lokasi baru sirkuit besar dan akhirnya mendapatkan tempat yang cukup luas di lapangan Kedungumpul, Temanggung Kota.
Beruntung kelas-kelas tiap sesi terus ramai. Salah satunya kelas untuk pemula Grasstrack yang terbagi beberapa kategori dari Bebek Standar, Bebek Modifikasi, FFA, Bebek 2T, sampai kelas usia 17th. Belum lagi mereka yang ikut kelas Open.
“Kalau di event seperti ini bisa ikut banyak. Saya sembilan kelas pemula dan open. Lumayan capek,,” kata Peter Batu Karang, lokal hero yang lumayan dapat banyak hasil kejar amplop kemarin. Peter ikut sembilan kelas dengan tujuh podium dua di antaranya podium tertinggi.
Memang ada berkah di balik banyaknya kelas. Kalau dalam lagu ada Madu dan Racun tapi kali ini judulnya Madu dan Jamu. Madu bagi mereka yang berhasil podium banyak. Jamu bagi mereka yang menganggap sebagai pelajaran dan jam terbang.

“Kalau tidak podium besuk masih ada event lagi. Untungnya di Jateng tiap event hampir menggelar kelas yang sama,” kompak mereka sehabis balap.
Pemula adalah aset berharga sebuah pertunjukan di Grasstrack. Tanpa mereka akan garing..
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

