
OtomotifZone.com-Jakarta. Melihat gaya balapnya dibeberapa event nasional dan international, hampir semua orang sepakat kalau pembalap gokart yang satu ini pembalap masa depan Indonesia.
Sok tau..?? gak jugaalahh, karena ditahun 2014 OZ menjadi saksi sepak terjang anak umur 8 tahun ini bikin decak kagum, baik cara balapnya, gaya sebelum dan sesudah race diyakini Sergio M Malik Noor ini beberapa tahun kedepan menjadi idola seperti kaka sepupu Senna M Noor yang sudah punya nama beken dikancah Karting.
Yaa Sergio panggilan akrabnya, Putra Bunjamin Noor ini mampu menyedot perhatian ketika turun di ajang Asia Max Challenge 2014 dan Rotax Max Challenge Indonesia Sentul 2014 sudah terlihat bakat dan insting membalap yang baik. Pelajar yang baru naik kelas 3 Mentari International Jakarta School juga menurun bakat dari sang kaka Baricello yang turun dikelas Junioar.

Prestasi anak kelahiran 21 April 2006 ini terlihat sejak turun 2013 di seri 3 RMC round 3 2013 Sentul dengan menempati posisi 5 kelas cadet 60 cc dan posisi 2 rising star dikelas yang sama dan prestasi demi prestasi dan podium ditiap eventnya selalu diraih penyuka sepeda ini.
Sepak terjang pembalap Riser Shadaff Motorsport Jakarta ini semakin terlihat ketika ikut diajang Asia Max Challenge seri 1 hingga 3 yang digelar di Sepang dan Elite Malaysia Sergio selalu tampil agresif dan ekspresif ketika fight dengan para pembalap Asia lainnya. Semangat bertandingpun hingg pernah mengalami terbang di seri 3 Sepang malaysia memasuki R 2 pun mampu meneruskan balap meskipun di tikungan berikutnya harus mengubur impian untuk finish dan meraih podium karena mengalami trouble engine paska terbang tersebut tidak membuatnya patah semangat dan tetap tersenyum khas anak sebaya dan bermain dengan rivalnya saat balap.

bakat calon pembalap hebat masa depan terlihat jelas saat mengikuti RMC 2014 seri 2 dan 3 bulan Mei kemaren, turun di 2 kelas sekaligus, perjuangan ponakan Samsul BN ini mampu memborong 6 tropy kejuaraan dikelas Cadet 60 cc dan Micro Max, dimana seri di seri 2 yang digelar hari Sabtu merebut posisi 2 dikelas Cadet seeded dan rising star dan hebatnya di seri 3 yang digelar hari Minggunya, anak brilian ini mampu memboyong 4 tropy kejuaraan di kelas Cadet menyabet posisi teratas kelas seeded dan rising start dan dikelas Micro Max menyabet posisi 4 untuk seeded dan rising star.

Melihat cara gaya membalapnya cukup bikin deg-degan yang nonton dengan bersaing keras dan ketat saling over tacking dengan Rava Mahpud dikelas Cadet di beberapa tikungan membuat final kelas ini menjadi istimewa dan menjadi tontonan menarik, namun berkat ketenangan dan kesabarannya Sergio mampu finish terdepan yang hanya terpaut 0.029 detik.
Maju terus pembalap Indonesia…..
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

