OtomotifZone.com – Purwokerto. Mungkin nama Wahyu Widodo sempat tenggelam bagaikan ditelan bumi. Namun pada Motoprix 2018 dirinya kembali muncul meski tidak turun sejak awal putaran. Dirinya bernaung bersama tim Hutan Kayu Pells Racing tim privater wani ngeyel. Wahyu mampu kembali tunjukan kualitasnya.
Tim Hutan Kayu memang sudah terkenal dibelantara balap motor Indonesia. Namun namanya lebih terkenal di dunia kontes motor dan Drag Bike. Akan tetapi mereka menjajal balap road race. Dan Pells Racing Solo dipercayai untuk menangani mesin sang maestro.
Sebenarnya tim Hutan Kayu sendiri turun di Road Race sejak putaran pertama. Namun sang owner memilih mesin Honda Sonic disulap menjadi mesin dengan spesifikasi MP3. Entah kenapa dan mengapa, sang owner memilih menaikan kasta motornya menjadi kuda pacu MP1 untuk ikut bersaing di kelas bergengsi itu.

” Awalnya kan motor itu speknya MP3 mas. Saya buat terus yang naik Aditya Yana. Namun setelah itu saya disuruh naikan ke MP1. Saya lalu ambil keputusan gunakan Wahyu Widodo untuk menjadi pembalapnya,” ujar Pells langsung ditemui Otomotifzone.
Kepercayaan Pells kepada Wahyu untuk memecut mesin garapannya itu ada perhitungan. Dan ternyata perhitungan itu sangat matang. Terlebih hasil yang didapat juga sangat joss.
” Kita pilih Wahyu karena dia bagus. Sayang sayang to mas pembalap bagus tapi tidak ada yang pakai akhirnya kita ajak balap mas. Dan hasilnya Alhamdulillah mas ini pembuktian dari Allah,” jelas pria murah senyum itu.
Melihat prestasi memang sangat memukau. Di Honda Dream Cup putaran pertama, Wahyu Widodo mampu menduduki posisi kedua di Race 2. Dan pada putaran kedua di Surabaya, Wahyu kembali podium di posisi ketiga di Race 2. Dan di putaran akhir di DIY akhir pekan kemarin, Wahyu mampu menjadi raja di kelas HDC1. Dan total point , Wahyu mampu menduduki posisi ketiga klasemen akhir dengan total point 56. Pada akhir pekan ini, Pells ingin kembali ke jalur positif untuk
” Kalau juara semoga amin mas, doakan saja semoga bisa menjadi juara,” tutup Pells




